cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE TYPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 09 AIA JANIAH LOLO Yulia Fitriani; Esa Yulimarta; Desmaneni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.118

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Salah satu solusi permasalahan tersebut menggunakan model cooperative type group investigation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana proses peningkatan hasil belajar pada pembelajaran IPAS dengan menggunakan model cooperative type group investigation di kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo, pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan dua kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berhasil dalam peningkatan hasil belajar IPAS siswa dan sejalan dengan proses pengamatan aktivitas guru siklus I dengan persentase 72% dan siklus II dengan persentase 91% terdapat peningkatan sebesar 19%. Hasil pengamatan aktivitas siswa siklus I dengan persentase 67% dan siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 23%. Hasil penelitian siklus I terdapat ketuntasan hasil belajar IPAS siswa dengan persentase71% dan pada siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 19%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type group investigation ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.
Bimbingan dan Konseling Bukan Hanya untuk Masalah (Mengungkap Manfaat Bimbingan dan Konseling dalam Pengembangan Diri) Mhd Dimasif; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.119

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, layanan bimbingan dan konselor (BK) di sekolah sering dianggap terbatas sebagai cara untuk mengatasi perilaku menyimpang siswa. Meskipun demikian, BK memainkan peran strategis dalam mendukung pengembangan diri setiap siswa. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan berbagai manfaat BK bagi pembentukan karakter siswa dalam hal emosional, sosial, akademik, dan profesional. Terbukti bahwa BK meningkatkan kesehatan mental, menciptakan nilai-nilai positif, dan membantu perencanaan masa depan melalui pendekatan preventif, pengembangan, dan kolaboratif. Data dari Kementerian Kesehatan, UNICEF, dan Kemendikbudristek menunjukkan bahwa layanan BK yang humanistik dan adaptif diperlukan untuk mengatasi perubahan digital dan tantangan lainnya. Artikel ini juga menekankan pentingnya perubahan paradigma masyarakat bahwa BK berlaku untuk semua siswa yang ingin berkembang menjadi orang yang tangguh dan berkarakter, bukan hanya siswa yang bermasalah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA PESERTA DIDIK KELAS VA UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH Wilsa Gustavia Rilla; Animar Fauziah; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.143

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Matematika pada peserta didik kelas VA UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas VA UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh yang peneliti lakukan dari 22 April s/d 2 Mei 2025 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian proses dan hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase tuntas 46,43%, pada siklus I memperoleh persentase tuntas sebesar 48,22%, dan siklus II 83,93%. Proses dan hasil pembelajaran pada siklus I aspek guru memperoleh persentase 86,56% dan pada siklus II memperoleh persentase 95,16%. Pada aspek peserta didik memperoleh persentase 85,42% dan pada siklus II memperoleh persentase 95,32%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PJBL) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada peserta didik kelas VA UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 04 BARIANG RAO-RAO KECAMATAN SUNGAI PAGU Iola Amelia Arsanti; Ernawarnelis; Desmaneni; Dian Sarmita; Siska Widyawati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V UPT SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain posttest only control group design, melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa reward dan kelas kontrol tanpa reward. Instrumen penelitian berupa tes esai digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, serta uji t menghasilkan thitung = 12,496 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III UPT SDN 04 SUNGAI ARO KABUPATEN SOLOK SELATAN Reni Sesmita; Afrimon; Yosi Lara Jenita; Yelly Martaliza; Esa Yulimarta
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.145

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa di kelas III SDN 04 Sungai Aro. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas III SDN 04 Sungai Aro pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap pertemuan dilakukan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil Penelitian Tidakan Kelas persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 adalah 63,53% pertemuan 2 adalah 69,23% dan siklus II pertemuan 1 adalah 63,63% pertemuan 2 adalah 92,30%. Persentase akktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 61,11% pertemuan 2 adalah72,22% dan siklus II pertemuan 1 adalah 83,33% pertemuan 2 adalah 94,44%. Hasil belajar siswa meningkat dari pra-siklus menjadi 34,49% meningkat menjadi 41,38% pada siklus I , dengan peningkatan 10,35%. Hasil belajar siswa meningkat dari 41,38% pada siklus I menjadi 86,21% pada siklus II dengan peningkatan 44,83%. Dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Kelas III SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN LITERASI PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 25 KOTO KACIAK KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Wiwit Tri Nolya; Esa Yulimarta; Eka Puji Lestari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam meningkatkan kegiatan literasi peserta didik kelas IV di SDN 25 Koto Kaciak, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam kegiatan literasi, mencakup peran sebagai pendidik, pengajar, sumber belajar, fasilitator, pembimbing, dan motivator. Guru secara aktif memfasilitasi kegiatan literasi harian selama 15 hingga 20 menit sebelum pelajaran, dengan dukungan dari kepala sekolah. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan bahan bacaan dan kemampuan membaca peserta didik. Solusi yang diterapkan mencakup penyesuaian strategi pembelajaran, pelibatan orang tua, dan pelatihan guru. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan kegiatan literasi memerlukan sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KURIKULUM MERDEKA SISWA KELAS V Sovia Ramina; Dian Sarmita; Yunadil Husni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 24 Lundang, serta faktor-faktor yang mempengaruhi dan metode pembelajaran yang digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukan rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa berada pada kualifikasi hampir cukup dengan nilai 42, dengan kesulitan utama pada pemahaman makna tersirat dan menarik kesimpulan. Faktor yang mempengaruhi meliputi aspek psikologis, media dan metode pembelajaran yang kurang variatif, serta dukungan lingkungan yang minim. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi membaca bersama, diskusi, dan tanya jawab, namun masih perlu inovasi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Peneliti merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran interaktif dan peningkatan dukungan lingkungan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV Nadia Indah Putri; Isnaniah; Eka Puji Lestari3; Afrimon; Yulia Rahmi Fitri
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.148

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data penelitian menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar bervariasi, seperti strategi pembelajaran kontekstual (CTL), strategi pembelajaran berbasis permainan, serta pemberian penghargaan baik secara verbal berupa pujian maupun non-verbal berupa hadiah. Strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam pembelajaran Matematika terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran dan antusias siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe pada mata pelajaran Matematika.
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS NARASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PESERTA DIDIK KELAS IV-C UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH Jenas Pangestu; Zulmi Aryani; Peki Fitra Sandi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis narasi peserta didik melalui penggunaan media video sebagai alternatif pembelajaran. Media video diharapkan mampu meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek guru kelas, kepala sekolah, dan peserta didik kelas IV-C. Teknik pengumpulan data melipiti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, penggunaan media video dalam pembelajaran diterapkan secara terstruktur dan terarah. Kedua, keterampilan menulis sebanyak 13 oang peserta didik berhasil mencapai nilai tuntas, sementara 4 orang peserta didik berada pada kategori tidak tuntas. Ketiga, keunggulan media video meningkatkan perhatian dan motivasi belajar, memahami konsep naratif secara lebih konkret dan kontekstual, memperkaya kosa kata dan struktur kalimat, dan membantu peserta didik dengan adanya ilustrasi visual dalam video. Kekurangan media video menimbulkan ketergantungan terhadap tayangan visual, peserta didik dengan gaya belajar auditorial atau kinestetik tidak mendapatkan manfaat maksimal dari video, dan akan menyebabkan terkendala bagi peserta didik yang memiliki kemampuan menangkap informasi secara lambat. Keempat, terbatasnya fasilitas pendukung, seperti infokus, laptop, dan speaker.
PERAN GURU KELAS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 02 SIKUMBANG KECAMATAN SUNGAI PAGU Habil Alansyah; Ade Marlia; Rosi Satria Ardi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.150

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa kelas IV yang mengalami kesulitan belajar, khususnya dalam mata pelajaran Matematika. Kesulitan yang dialami mencakup lemahnya pemahaman konsep dasar berhitung, terutama dalam operasi perkalian dan pembagian, rendahnya motivasi belajar, serta kurangnya metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan kepala sekolah, guru kelas, dan siswa SD Negeri 02 Sikumbang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder. Analsis data memiliki tahapan yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verivication. teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber, triangulasi data dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dalam mengidentifikasi kesulitan siswa melalui observasi, evaluasi, dan interaksi langsung. Guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti ceramah, diskusi, praktik langsung, penggunaan media visual, serta pembelajaran remedial. Selain itu, guru juga memberikan pendekatan individual, motivasi belajar, menciptakan suasana kelas yang kondusif, dan bekerja sama dengan orang tua. Upaya ini berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa, partisipasi aktif, serta hasil belajar yang lebih baik, khususnya dalam Matematika