cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD 25 KOTO KACIAK TERHADAP CAHAYA DAN SIFATNYA Sovia, Julita; Difa; fani; indah; Kamelia; Ade marlia
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan pemahaman siswa kelas V SD Negeri 25 Koto kaciak pada materi sifat Cahaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap onsep-konsep abstrak seperti pembiasan, pemantulan, merambat lurus, menembus benda bening. Metode yang digunakan adalah pra eksperimen dengan desain One Group pre-test post-test yang melibatkan 9 siswa kelas 5 SD Negeri 25 Koto Kaciak sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data berupa tes pre-test dan post-test serta observasi aktivitas siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan rata-rata pre-test sebesar 56,11 dan post-test 68,33. Uji t menunjukkan nilai thitung >t tabel (2,982>2,306), sehingga disimpulkan bahwa model Discovery Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI 25 KOTO KACIAK Difa Nikita; Fani Dwi Rosyta; Tiara Putri3; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengenali masalah yang berkaitan dengan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV di SD Negeri 25 Koto Kaciak. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengajar kelasIV disekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan berbagai permasalahan serta tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan pembelajaran IPS di kelas IV di sekolah tersebut melalui wawancara dengan pengajar di SD Negeri 25 Koto Kaciak. Temuan yang didapat menunjukkan adanya beberapa masalah dalam pembelajaran IPS di antara siswa sekolah dasar, yang diakibatkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal mencakup kurangnya minatsiswa terhadap pelajaran IPS, rendahnya motivasi belajar disebabkan kurangnya dukungan dari orang tua atau lingkungan sekitar, serta variasi dalam kemampuan belajar siswa. Sementara faktor eksternal mencakup metode pengajaran yang dianggap membosankan sehingga siswa cepat kehilangan ketertarikan, pendekatan belajar yang kurang tepat, dan alat bantu belajar yang kurang menarik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN DAN MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPS SISWA KELAS III SDN 05 AIA DALIAK Ilham Rhamadan; Rangga Leonardi; Reza Milasta Adibya; Fitriani4
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini itu dilatarbelakangi oleh rendahnya keatifan dan hasil belajar siswa kelas III SDN 05 mato aia Daliak dalam mata pembelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS). jadi permasalahan ini teridentifikasi bersumber dari metode pembelajaran yg terlalu monoton dan berpuat pada guru (Teacher Centered) yg mengakibatkan siswa menjadi pasif atau bosan. penelitian ini itu bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan dan menganalisis penibgkatan keatifan serta hasil belajar pada siswa melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. metode penelitian ini yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas PTK yang mengadaptasi model kimmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus. setiap siklus terdiri dari empat tahapan. perencanaan, pelaksanaan, pengamatan , dan refleksi. subjek penelitian adalah pada guru kelas III, yaitu Yessi Estafiza, S.Pd dan 20 orang siswa. pada teknik pengunpulan data meliputi observasi wawancara dokumentasi dan hasil tes belajar. data analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantif dari hasil penelitian menunjukan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. persentase keaktifan siswa meningkat dari 20% pada kondisi awal menjadi 55% pada siklus I dan mencapai 85% pada siklus II kemampuan bekerja sama pada siswa juga meningkat dari 25% menjadi 60% pada siklus I dan 90% pada siklus II. jadi peningkatan ini berdampak positif pada hasil belajar, dimana nilai rata rata kelas itu naik dari 58 pada pra siklus menjadi 72 pada siklus I dan 86 pada siklus II, dengan ketuntasan nya belajar klasikal mencapai 95% pada akhir penelitian. jadi bisa disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw secara efektif pada memecahkan masalah pembelajaran, meningkatkan keatifan dan hasil belajar IPS siswa kelas III SDN Aia Daliak
RENDAHNYA LITERASI DAN MINIMNYA MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP PEMAHAMAN PETA SISWA KELAS IV UPT SDN 24 BARIANG RAO-RAO Dea Resti Enjeli; Sandra Lidia; Mutia Septia Putri; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis rendahnya kemampuan literasi serta keterbatasan dalam media digital terhadap pemahaman peta dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi siswa kelas IV UPT SDN 24 Bariang Rao-Rao. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi langsung serta wawancara mendalam dengan guru dan siswa dalam kelas. Dari hasil pengamatan, terdapat 26 siswa di mana beberapa di antaranya mengalami kesulitan dalam mengerti aspek-aspek peta seperti arah, skala, dan simbol. Kesulitan ini muncul karena pengajaran yang hanya mengandalkan peta fisik tanpa adanya dukungan visual dari media digital. Dari wawancara dengan guru juga mengungkapkanbahwa keterbatasan dalam penggunaan alat digital disebabkan oleh berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru saat menggunakan perangkat seperti proyektor dan ketiadaan pelatihan tentang penggunaan media digital. Oleh karena itu, materi peta hanya disampaikan melalui penjelasan secara verbal dan visual yang bersifat statis, yang tidak dapat mengoptimalisasi pemahaman siswa, sehingga pembelajaran IPS terasa kurang menarik dan siswa lebih cenderung pasif. Wawancara dengan siswa mengindikasikan bahwa mereka menemukan kesulitan dalam membaca peta akibat kurangnya visualisasi yang menarik serta relevan. Penelitian ini merekomendasikan diadakannya pelatihan yang intensif bagi guru berkaitan dengan penggunaan media digital yang sederhana, agar pemahaman peta siswa bisa meningkat secara lebih efektif.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN 21 KANDANG BANIAH Andini Nadya Putri; Rieva Auzirah Rianto; Rina Efriyani; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penilisan ini adalah ingin menjabarkan hasil analisis permasalahan pembelajaran IPS yang ditemukan peneliti dilapangan. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 21 Jorong Kandang Baniah , Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diate, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan dalam penelitian ini yakni menggunakan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis studi dokumen, observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data analisis studi dokumen berupa hasil jawaban siswa dalam menjawab soal evaluasi/ soal ulangan harian untuk mendapatkan data terkait materi yang sulit. Data berupa foto wawancara, tangkapan layar wawancara, rekaman suara, dan video. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Penelitian ini dilakukan dengan tahap lapangan, pra-lapangan, dan tahapan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan belajar IPS dibuktikan dengan hasil nilai ulangan yang dibawah KKM. Kesulitan belajar IPS pada peserta didik kelas V SDN 21 Jorong Kandang Baniah terjadi pada beberapa materi. Faktor yang menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan belajar IPS yaitu peserta didik kurang tertarik terhadap mata pelajaran IPS, peserta didik membutuhkan waktu yang cukup lama, Faktor yang ketiga karena sumber belajar yang ada di sekolah terbatas, Faktor yang keempat karena penggunaan media pembelajaran yang tidak digunakan dalam pembelajaran IPS. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar dilakukan oleh guru dan peserta didik. Upaya yang dilakukan guru adalah memberikan perhatian khusus dan penjelasan ulang materi kepada peserta didik. Dan Upaya yang dilakukan peserta didik adalah bertanya materi ke guru, orang tua, saudara, dan guru les, mencari materi di beberapa sumber seperti buku dan internet.
PENGARUH MEDIA AJAR BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 10 PASAR MUARA LABUH Cania, Putri; elka; ilham; rangga; ayu; tiara; Ade Marlia
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual terhadap hasil belajar mata pelajaran IPAS siswa kelas IV di SD Negeri 10 Pasar Muara Labuh. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pemanfaatan teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran IPAS yang memadukan aspek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Media audio visual dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan menyenangkan, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 19 siswa kelas IV yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata setelah penggunaan media audio visual, yang berarti terdapat pengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat dijadikan alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini juga memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan siswa masa kini.
STUDI KASUS PERMASALAHAN GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA KELAS IV DI SDN 13 BANGKO KOTO BARU Putri Cania; Elka Juspa Sari; Ayu Herma Nengsih; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengenali permasalahan-permasalahan yang ada dalam pelaksanaanpengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Studi ini dilakukan di SD Negeri 13 Bangko KotoBaru dengan menerapkan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitianini adalah penelitian studi kasus. terhadap pengajar di kelas IV. Hasil dari penelitian ini mengungkapkanbahwa siswa menghadapi masalah yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti lingkungan sekolah dankeluarga, serta faktor internal yang mencakup kecerdasan, minat, bakat, motivasi, emosi, dan kesehatan mental. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar Ilmu Pengetahuan Sosial adalah kurangnya minat siswa terhadap pelajaran tersebut, siswa memerlukan waktu yang relatif lama untuk memahami materi, dan faktor ketiga adalah terbatasnya sumber belajar yang tersedia di sekolah. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan belajar dilakukan oleh guru dan siswa. Usaha yang dilakukan oleh guru adalah memberikan perhatian khusus serta menjelaskan kembali materi kepada siswa. Dan usaha yang dilakukan oleh siswa adalah mengajukan pertanyaan tentang materi kepada guru, orang tua, saudara, serta tutor, serta mencari informasi di berbagai sumber seperti buku dan internet.
TANTANGAN GURU DALAM MENGAJARKAN MATERI ABSTRAK IPS KEPADA SISWA KELAS VI SD 07 MUDIAK LAWE Siska Aldista Fauziah; Suci Rahayu; Muhammad Danil Adli; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di jenjang Sekolah Dasar (SD) kerap menghadapi tantangan tersendiri, terutama saat menyampaikan materi yang bersifat abstrak seperti konsep ekonomi: konsumsi, distribusi, dan produksi. Konsep-konsep ini sulit dipahami oleh siswa karena tidak dapat diamati secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sekolah-sekolah dengan keterbatasan fasilitas dan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh guru kelas VI di SD Negeri 07 Mudiak Lawe dalam mengajarkan materi ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, serta analisis dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa kendala utama, antara lain: rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep abstrak karena kurangnya visualisasi konkret, terbatasnya pemanfaatan metode pembelajaran yang variatif dan kontekstual, serta lemahnya keterkaitan materi dengan pengalaman langsung siswa di lingkungan sekitar. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih aplikatif dan berorientasi pada pengalaman nyata agar siswa dapat memahami konsep-konsep ekonomi secara lebih mendalam dan bermakna.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SDN 07 MUDIK LAWE Resty, Dea; Ade Marlia; danil; mutia; siska; suci
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Mudik Lawe. Penelitian ini berakar dari rendahnya ketertarikan dan hasil belajar siswa pada topik bilangan cacah, yang diduga disebabkan oleh minimnya variasi dalam metode pengajaran yang diterapkan oleh guru. Untuk mengatasi tantangan ini, media pembelajaran Kahoot diimplementasikan sebagai alat untuk evaluasi dan pembelajaran yang interaktif dan memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental serta desain One Group Pretest-Posttest Design. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 18 siswa kelas V. Alat pengumpul data meliputi tes pretest dan posttest, kuesioner,. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pretest ke posttest. Melalui analisis uji-t, diperoleh bahwa nilai t-hitung melebihi t-tabel, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Kahoot terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa media Kahoot efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi bilangan cacah di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI 14 LADANG KONSI Indah Novita M.Alim1; Kamelia Kontesa; Sovia Putri Julita; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengkaji tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar, dengan penekanan pada SDN 14 Ladang Konsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai rintangan yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran IPS, yang merupakan mata pelajaran krusial dalam membentuk pemahaman siswa mengenai lingkungan sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian mengungkapkan enam kendala utama yang saling terkait, yaitu rendahnya minat siswa terhadap materi IPS, keterbatasan media dan fasilitas pendukung, serta waktu pembelajaran yang terbatas. Kendala-kendala ini memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian tujuan pendidikan IPS. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa dengan penerapan solusi yang kreatif dan inovatif, seperti Dengan memanfaatkan media yang sederhana, menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual, serta mengembangkan bahan ajar secara mandiri, berbagai kendala tersebut dapat diatasi. Oleh karena itu, dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan pemangku kebijakan, sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS di tingkat sekolah dasar