cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH UNTUK MEMBANGUN KARAKTER KEPEDULIAN DAN KEDISIPLINAN Veryliana Purnamasari; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v6i2.12047

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis scientific approachKeindahan Alam Negeriku yang layak bagi kelas IV SD untuk membangun karakter kepedulian dankedisiplinan dan mengetahui keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan  pengembanganyang mengacu pada model Borg Gall. Subjek uji coba siswa kelas IV SDN Salamrejo Sentolo, KulonProgo. Subjek uji coba awal terdiri atas 4 siswa. Subjek uji coba lapangan terdiri atas 10 siswa yangbelum terlibat dalam uji coba awal, dan subjek uji lapangan operasional terdiri atas 39 siswa dari kelasIVA dan kelas IVB. Hasil penelitian berupa perangkat pembelajaran yang meliputi: silabus, RPP, LKS,dan instrumen penilaian. Hasilnya menunjukkan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkanlayak menurut ahli materi dan ahli pembelajaran dengan kategori penilaian sangat baik. Perangkat pembelajaran dinilai efektif karena hasil uji t pada karakter peduli sebesar 4,854 dan karakter disiplinsebesar 1,926 lebih besar dari t table yaitu 1,684 sehingga menunjukkan ada perbedaan yang signifikanterhadapkarakterdisiplindanpeduliantarasiswayangmengikutipembelajarantanpaperangkatpembelajarandanyangmenggunakanperangkatpembelajaranhasilpengembangan.Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, scientific approach, karakter LEARNING SOFTWARE DEVELOPMENT BASED ON SCIENTIFIC APPROACH TO BUILD CHARACTER OF CARE AND DISCIPLINE Abstract: This study aims to (1) produce a learning device based on scientific approach that can befeasible to develop the character of elementary school fourth graders especially caring and disciplinecharacter and (2) determine the effectiveness of learning device based on scientific approach that candevelop the character of elementary school fourth graders especially caring and discipline character.This was a research and development (R D) study consisting of ten stages, namely: (1) preliminarystudy and data collection, (2) planning, (3) product draft development, (4) preliminary field tryout, (5)revision of the tryout result, (6) field tryout, (7) product finalization based on the field tryout result, (8)operational field testing, (9) final product finalization and (10) dissemination and implementation. Thetryout subjects were Grade IV students of SDN Salamrejo Sentolo Kulon Progo. The preliminary fieldtryout subjects consisted of four students. The main field testing subjects consisted of ten studentswho were not involved in the preliminary field tryout. The operational field tryout subjects consistedof 39 students from Grade IV A and Grade IV B.The result of this research is a learning device consistingofasyllabus,lesson plans, student worksheets, and assessment instruments. The resultsof expertshowthatthelearningdevicehasbeendevelopedisfeasibleaccordingtothematerialexpertandlearningexpertwithexcellentassessmentcategory.Thedeviceisalsoconsideredaneffectivelearningbecausethe results of the t test on the character of caring are 4.854, in the character of the discipline1.926 which greater than t table is 1.684 indicating significant difference of the character of disciplineand care among the students who follow the teaching and learning and those without using learningdevice. Keywords: development, learning device, scientific approach, characters  
PENINGKATAN SOFT SKILLS TANGGUNG JAWAB DAN DISIPLIN TERINTEGRASI MELALUI PEMBELAJARAN PRAKTIK PATISERI Siti Hamidah; Sri Palupi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.1299

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan soft skills tanggung jawab dan disiplin mahasiswa pendidikan Teknik Boga FT UNY yang terintegrasi melalui pembelajaran praktik Patiseri. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan subjek mahasiswa peserta kuliah Patiseri I yang berjumlah 38 mahasiswa. Instrumen pengumpul data berupa ekspresi diri dan evaluasi antarteman yang dikembangkan dari rambu-rambu tanggung jawab dan disiplin. Data dianalisis dengan teknik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran praktik, baik dalam kerja kelompok maupun individu mahasiswa telah mampu menunjukkan kinerja tanggung jawab persiapan diri, persiapan kerja, proses produksi, penyajian, dan berkemas antara hampir selalu dan konsisten. Demikian halnya dengan kinerja disiplin telah memberi makna bagi penguasaan soft skills antara hampir selalu dan konsisten. Kata kunci: tanggung jawab, disiplin, pembelajaran terintegrasi IMPROVING
SOSOK MANUSIA INDONESIA UNGGUL DAN BERKARAKTER DALAM BIDANG TEKNOLOGI SEBAGAI TUNTUTAN HIDUP DI ERA GLOBALISASI Amat Mukhadis
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v2i2.1434

Abstract

Abstrak: Tuntutan utama peradaban teknologi pada era global adalah kiat menyinergikan berbagai informasi dijadikan proposisi sebagai kerangka pikir dalam pemecahan masalah. Karakteristik dialektika teknologi era ini menuntut adanya pergeseran pola berpikir, kiat pemenuhan kebutuhan, ranah dan tingkat kompetisi, serta budaya untuk survival. Suatu bangsa yang menguasai pemanfaatan dan pengembangan teknologi berpotensi “menguasai dunia”. Dewasa ini terjadi pergeseran ranah persaingan pada keunggulan kualitas dan aksessibilitas suatu produk yang mengarah pada kecepatan, fleksibilitas, dan kepercayaan yang didukung kemampuan learning how to learn dan networking. Keadaan ini membutuhkan sumber daya manusia berkepribadian arif dan hikmat, mengedepankan excellent competence, godly character, sustainable self-learning, dan spiritual dis-cernment sebagai kunci keberhasilan dalam pemanfaatan, pengembangan dan pelestarian kekayaan geografis, demografis, sosial- budaya. Karakteristik sosok manusia ini berpotensi mampu mengembangkan kemampuan emulatif, yaitu human-ware, info-ware, organo-ware, dan techno-ware untuk menghasilkan produk teknologi yang ”high quality, low-cost, low-risk, high comptitieve” di era global. Kata Kunci: manusia unggul dan berkarakter, kemampuan emulatif, bidang teknologi, era globalisasi INDONESIAN HUMAN RESOURCES OF EXCELLENCE AND DIVINE CHARACTER IN TECHNOLOGY AS A LIFE DEMAND IN THE GLOBALIZATION ERA Abstract: The main demand of technological civilization in the global era is the knack in synergizing varied information to build a proposition as a framework in the problem solution. The characteristics of the dialectic technology era demands a shift in the mindset, the knack in meeting the demands, the domain and level of competition, and the culture of survival. A nation possessing the capacity to make use and develop technology has the potential of “ruling the world.” Nowadays, there is a shift in competition domain in the excellence of product quality and accessability leading to speed, flexibility and trust supported by the ability of learning how to learn dan networking. This condition requires human resources having the characteristics of being wise, prioritizing excellent competence, godly character, sustainable self-learning, and spiritual dis-cernment as the key of success in making use, developing, and sustaining the geographical, demographic, and socio-cultural richness. The human characteristics of this sort have the potential of developing emulative ability, i.e., human-ware, info-ware, organo-ware, and techno-ware to yield technology products of ”high quality, low-cost, low-risk,and highly competitive” in this global era. Keywords: human resources of excellence and divine character, emulative ability, technology, globalization era
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF PROFETIK Moh. Roqib
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 3 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.2747

Abstract

Abstrak: Nabi merupakan manusia berkarakter unggul dan ideal secara fisik dan psikis yang mampu menjalin komunikasi efektif dengan Tuhan dan malaikat serta menjadi rujukan setiap umat manusia dengan dasar pegangan kitab suci yang diturunkan kepadanya. Dengan potensinya, nabi mampu menyampaikan risalah yang visioner untuk membangun umat agar mereka semakin sejahtera secara utuh. Dengan empat sifat utama yang dimilikinya, yakni shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, nabi menjadi figur yang selalu berpedoman pada nurani dan kebenaran, menjaga profesionalisme dan komitmen, mengusai keterampilan berkomunikasi, sekaligus mampu menyelesaikan masalah. Inilah nilai-nilai profetik yang diharapkan menjiwai pendidikan karakter yang ingin dibangun. Pendidikan profetik secara operasional akan menginternal dalam unsur-unsur pendidikan seperti tujuan, peserta didik, pendidik, kurikulum, media, dan evaluasi yang kesemuanya memuat sendi-sendi utama keprofetikan. Pendidikan karakter dalam perspektif profetik ini sebagai tawaran baru yang patut dipertimbangkan. Kata Kunci: pendidikan karakter, perspektif profetik, visioner CHARACTER EDUCATION IN A PROPHETIC PERSPECTIVE Abstract: The prophet is a human of noble character and ideal physically and psychologicall, who has the capability to communicate effectively with God and the angels and becomes the reference for man based on the holy book revealed to him. With his potentials, the prophet is capable of passing the vissionary teachings to build the community so that the members can be more holistically prosperous. With his four main characters, i.e., truthful, trustworthy, informative, and intelligent, the prophet becomes the figure who always follows the guidance of conscience and truth, maintains professionalism and commitment, masters the communication skills, and is simultaneously capable of solving problems. These are the prophetic values which are expected to inspire the character education developed. Prophetic education will operationally be internalized in the education elements such as goals, learners,educators, curriculum, media,, and evaluation, all of which contain the main prophetic aspects. Character education in this prophetic perspective is a new alternative that is worth considering. Keywords: character education, prophetic perspektive, vissionary
PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS AL-QURAN Hakim, Rosniati
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2788

Abstract

Abstrak: Pembentukan kepribadian manusia (character building) yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta didik. Peletakan dasar-dasar pendidikan agama adalah kewajiban orang tua dan juga menjadi tugas guru, masyarakat, dan pemerintah melalui berbagai lembaga pendidikan. Tulisan ini membahas tentang pentingnya pendidikan Al-Quran, pendidikan berbasis Al-Quran, dan pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan. Pendidikan adalah sebuah proses yang tidak berkesudahan yang sangat menentukan karakter bangsa pada masa kini dan masa datang. Apakah suatu bangsa akan muncul sebagai bangsa yang berkarakter baik atau bangsa berkarakter buruk, sangat tergantung pada kualitas pendidikanyang dapat membentuk karakter anak bangsa tersebut. Pembentukan karakter melalui pendekatan pendidikan Al-Quran selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak mulia, diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat peserta didik sebagai anak bangsa. Kata Kunci: karakter, kepribadian, pendidikan al-quran, akhlak, peserta didik LEARNERS’ CHARACTER BUILDING THROUGH AL-QURAN-BASED EDUCATION Abstract: the shaping of balanced, healthy and strong human character (character building) is highly influenced by religious education and the internalization of the religious values within the learners. The laying down of the religious education foundations is the obligation of the parents as well as the task of the teachers, the community, and the government through various educational institutions. This paper discusses the importance of the Al-Quran education, Al-Quran-based education, and the learners’ character building through education. Education is an endless process which determines the nation’s character today and in the future. Whether a nation will emerge as a nation of good or bad character highly depends on the quality of education that shapes the character of the children of the nation. Building the noble character through the Al-Quran education approach, other than being part of the process of building the noble character, is expected to become the cornerstone in improving the learners’ status and prestigeas children of the nation. Keywords: characters, personalities, alquran education, morals, learners
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR PROVINSI BENGKULU Abdul Muktadir; Agustrianto .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 3 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.5636

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan  menghasilkan model bahan ajar mata pelajaran muatan lokal berbasis kearifan lokal di provinsi Bengkulu. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan model Borg  dan  Gall dikombinasikan dengan  pengajaran bahasa dari Jolly Balito dan Richards. Secara garis besar penyusunan bahan ajar terdiri dari empat langkah, yakni: (1) identifikasi kebutuhan; (2) pengembangan silabus; (3) produksi bahan ajar; dan (4) evaluasi bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Bengkulu masih ada yang belum dibukukan dan  tersebar di wilayah provinsi Bengkulu. Dari  analisis karakter ditemukan karakter baik lebih dominan, misalnya: religius, pekerja keras,  demokratis, toleransi, hormat, peduli, cinta damai, dan bertanggung jawab. Karakter buruk contohnya: pemalas, licik, kikir, dan kejam. Mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan adalah bahasa Inggris,  bahasa Rejang, lagu daerah, keterampilan anyaman, dan pertanian. Pemanfaatan cerita rakyat dalam bahan ajar adalah muatan lokal bahasa Rejang yang dituliskan ke bahasa daerah (ka, ga, nga). Akan tetapi, pemanfaatan tersebut belum sampai pada tahap analisis karakter tokoh cerita. Dengan demikian, cerita rakyat belum dimanfaatkan dalam bahan ajar muatan lokal secara optimal.     Kata Kunci: bahan ajar, muatan lokal, cerita rakyat, dan karakter MODEL DEVELOPMENT OF LOCAL SUBJECT CONTENT BASED ON LOCAL WISDOM TO IMPROVE CHARACTERS IN PRIMARY SCHOOL IN THE PROVINCE BENGKULU Abstract: This study aims to produce a model of instructional materials Local Content subjects, based on local wisdom in the province of Bengkulu. This research is the development, models of Borg and Gall combined with the teaching of the language of Jolly Balito and Richards. Broadly speaking, the preparation of teaching materials consists of four steps: (1) identification of needs; (2) the development of the syllabus; (3) production of teaching materials; and (4) evaluation of instructional materials. The results showed that, some folklore Bengkulu is not yet recorded, and spread in the province of Bengkulu. From the analysis of character, good character is more dominant discovered, for example: religious, hardworking, democracy, tolerance, respect, caring, peace-loving and responsible. Bad character for example:  lazy,  sly, greedy, and cruel. Local Content subjects taught are English, Rejang, folk songs, woven skills, and agriculture. Utilization of folklore in teaching materials with Local Content Rejang language that write to the local language (ka, ga, nga). However, the utilization has not reached the stage of analysis of  the character of the story. Thus, folklore untapped resource in the Local Content optimally.   Keywords: teaching materials, local content, folklore, and character
MODEL SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY TEMATIK INTEGRATIF UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER HORMAT DAN TANGGUNG JAWAB SISWA Mugi Prayitno, Santo; Nur Wangid, Muhammad
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 6, No. 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.8623

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Subject SpecifiPedagogy (SSP) tematik integratif yang dapat meningkatkan karakter siswa kelas IV sekolah dasar, ter utama karakter hormat dan tanggung jawab. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui efektivitas SSP tematik integratif dalam mengembangkan karakter hormat dan tanggung jawab peserta didik kelas IV SD Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan, yang terdiratas beberapa tahapan, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) mengembangkan produkawal; (4) uji coba awal; (5) revisi produk utama; (6) uji coba lapangan; (7) revisi terhadap produk operasional; (8) uji coba lapangan produk operasional; (9) revisi produk final; (10) penyebaran dan implementasi. Subjek uji coba adalah siswa kelas IV SD Karanganyar. Subjek uji coba satu-satu terdiri atas 3siswa. Subjek uji coba kelompok kecil terdiri atas 10 siswa yang belum terlibat dalam uji coba satusatu, dan subjek uji lapangan terdiri atas 30 siswa dari kelas IV A dan kelas IV B. Hasil penelitian inberupa komponen SSP yang meliputi: silabus, RPP, LKS, dan instrumen penilaian. Hasil penilaianmenunjukkan bahwa silabus yang dikembangkan mendapat skor aktual 42 termasuk kategori “sangatbaik”. RPP yang dikembangkan mendapat skor aktual 53 termasuk kategori “baik”, LKS yang dikembangkan mendapat skor aktual 43 termasuk kategori “baik” dan instrumen penilaian yang dikembangkan dinyatakan valid termasuk kategori “baik”. Kata Kunci: pengembangan, subject specific pedagogy, tematik integratif, karakter SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY THEMATIC INTEGRATIVE MODEL FOR THE DEVELOPMENT OF STUDENTS’ RESPECT AND RESPONSIBILITY CHARACTER VALUES Abstract: This research aimed at producing a learning package in the form of thematic-integrativeSubject Specific Pedagogy (SSP) that could improve the character of the fourth grade of elementary school, especially the character of respect and responsibility. This research also aimed to find theeffectiveness of the thematic-integrative SSP in developing the character values of respect and responsibility of the fourth grade students of SD Karanganyar. This research and development consistedof a number of steps: (1) preleminary study; (2) planning; (3) early product development; (4) limitedtry-out; (5) revision of the main product; (6) field try-out; (7) revision on operational product; (8) fieldtry-out of the operational product; (9) final revision of product; (10) dissemination and implementation. The try-out subjects were Grade IV students of SD Karanganyar. The subjects of one-one tryout consisted of 3 students. The subjects of small group try-out consisted of 10 students who had nobeen involved in the one-one try-out, while the subjects of field try-out consisted of 30 students 30students of Grades IV A and IV B. The results of the research were SSP components consisting of: syllabus, learning implementation plans, students’ worksheets, and evaluation instrument. The results othe evaluation showed that the developed syllabus obtained an actual score of 42, which belonged tothe “very good” category. The learning implementation plans (RPP) developed gained an actual scoreof 53, which belonged to the “good” category, the students’ worksheet (LKS) got an actual score of 43which belonged to the “good” category, while the evaluation instrument developed was consideredvalis and belonged to the “good” category. Keywords: development, subject-specific pedagogy, thematic integrative, character
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KREATIF DAN BERSAHABAT Mei Wahyuni; Ali Mustadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v6i2.12056

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran collaborative learning berbasis kearifan lokal yang layak untuk meningkatkan karakter kreatif dan bersahabat siswa; dan mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran collaborative learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan karakter kreatif dan bersahabat siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan mengacu pendapat Borg Gall. Desain pengembangan perangkat pembelajaran ini meliputi 10 langkah, yaitu (1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan draft produk; (4) uji coba awal; (5) merevisi hasil uji coba terbatas; (6) uji coba lapangan; (7) penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan; (8) uji coba lapangan operasional; dan (9) penyempurnaan produk akhir (10) diseminasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN I Bantul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran ini layak digunakan menurut ahli materi dan ahli pembelajaran dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap karakter kreatif dan bersahabat antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan perangkat pembelajaran collaborative learning berbasis kearifan lokal dan yang tidak menggunakan perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Kata Kunci: perangkat pembelajaran collaborative learning, kearifan lokal, karakter DEVELOPING COLLABORATIVE LEARNING KITS BASED ON LOCAL WISDOM TO ENHANCE CREATIVE AND FRIENDLY CHARACTER Abstract: This study aims to (1) produce a collaborative learning kit based on local wisdom that is feasible to enhance creative and friendly character; and (2) find out the effectiveness of the collaborative learning kit based on local wisdom to enhance creative and friendly character. This study is a research and development refering to the opinion of Borg Gall. The design of learning kits consists of ten steps, including (1) research and information collection; (2) planning; (3) developing preliminary form of draft product; (4) preliminary field testing; (5) main product revision; (6) main field testing; (7) operational product testing; (8) operational field testing; and (9) final product revision; (10) dissemination. Subjects were fourth grade students Bantul. The results show that the learning kit is effective to enhance creative and friendly character of students according to the material expert and learning expert with excellent ratings category. Based on the result show that there are significant differences in cre- ative and friendly character of students who take the study with collaborative learning kits based on local wisdom with those who do not use learning kits. Keywords: collaborative learning kits, local wisdom, characters
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERKULIAHAN Winarni, Sri
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1291

Abstract

Abstrak: Membangun insan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkarakter dan bermartabat berarti mengintegrasikan pendidikan karakter dalam seluruh kegiatan di kampus. Strategi implementasi pendidikan karakter di kampus mestinya menyasar kepada seluruh sivitas akademika: mahasiswa, dosen, dan pegawai yang dilakukan melalui perkuliahan, kegiatan mahasiswa, dan manajemen. Model Nested dapat digunakan untuk mengintegrasikan beberapa keterampilan belajar: keterampilan berpikir, keterampilan sosial, dan keterampilan mengorganisir, dan juga soft skill. Pengintegrasian pendidikan karakter dalam perkuliahan dapat dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai karakter dalam perencanaan (silabus dan RPP), bahan ajar dan media, implementasi di kelas, penilaian, monitoring, dan evaluasi kegiatan secara keseluruhan. Kata Kunci: integrasi pendidikan karakter, perkuliahan
PRAKSIS IDEOLOGI TRI HITA KARANA DALAM STRUKTUR DAN KULTUR PENDIDIKAN KARAKTER KEJURUAN PADA SMK DI BALI Putu Sudira
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 1, No. 1 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v1i1.1313

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan struktur, kultur, dan nilai-nilai luhur pendidikan karakter kejuruan pada SMK di Bali dalam praksis Ideologi Tri Hita Karana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan desain comprehension of the meaning of the action and text, dilaksanakan di Kabupaten Buleleng, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Badung, dan Kotamadya Denpasar. Pembangkitan data menggunakan teknik: (1) interview kualitatif, (2) observasi partisipatif, (3) analisis dokumen, dan (4) analisis situs. Struktur pendidikan kejuruan di SMK di Bali karakternya sangat dipengaruhi oleh ideologi Tri Hita Karana. Kultur pendidikan kejuruan di SMK ada tiga yaitu budaya belajar, budaya bekerja, dan budaya melayani. Nilai-nilai luhur yang berkembang adalah nilai hidup bersama secara seimbang dan harmonis kepada Tuhan, terhadap sesama, dan terhadap lingkungan hidup. Kata Kunci: Tri Hita Karana, Pendidikan karakter, Kejuruan