cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SD DI PROVINSI SULAWESI UTARA Deitje A. Katuuk
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2173

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pendidikan karakter bagi siswa SD. Un- tuk menyusun instrumen dan buku tentang pendidikan karakter, perlu dilakukan studi yang kom- prehensif tentang pendidikan karakter yang dilakukan guru di SD. Temuan ini akan membantu siswa SD untuk memiliki karakter sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Penelitian ini merupakan pe- nelitian pengembangan yang dirancang dalam dua tahap. Pada tahap satu penelitian ini untuk meng- indentifikasi pendidikan karakter yang dilakukan pada siswa SD. Penentuan lokasi penelitian diten- tukan secara purposive pada SD, baik negeri maupun swasta di wilayah provinsi Sulawesi Utara. Tek- nik pengumpulan data dengan observasi partisipasi, FGD, angket, dan wawancara. Data yang diper- oleh kemudian dianalisis dengan menggunakan kategori. Hasil penelitian tahap pertama sebagai be- rikut. (1) Pembentukan karakter siswa SD termasuk dalam 3 kategori yaitu sangat baik, baik, dan kurang baik. (2) Pada umumnya, pendidikan karakter diajarkan pada siswa tidak secara tersendiri, namun termasuk dalam mata pelajaran tertentu seperti IPS dan PKn. (3) Materi pendidikan karakter diajarkan pada siswa jika ada topik tertentu dalam mata pelajaran tersebut yang ada kaitannya. (4) Sekolah telah menerapkan aturan tertentu dan siswa harus mengikutinya seperti peraturan dan tata tertib sekolah. Kata Kunci: instrumen, pendidikan karakter, dan siswa SD
PENANAMAN NILAI KARAKTER TANGGUNG JAWAB DAN KERJA SAMA TERINTEGRASI DALAM PERKULIAHAN ILMU PENDIDIKAN Rukiyati Rukiyati; Y. Ch. Nany Sutarini; P. Priyoyuwono
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2797

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman nilai tanggung jawab dan kerja sama dan menganalisis hasil belajar mahasiswa mengenai nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama yang dilaksanakan secara terpadu di dalam perkuliahan Ilmu Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif–naturalistik interpretif. Setting penelitian adalah di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Kellas E dan mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Kelas A yang mengambil matakuliah Ilmu Pendidikan. Penentuan subjek penelitian dilakukan secara purposif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi kelas. Keabsahan data diperoleh dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan model Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran nilai tanggung jawab yang diintegrasikan ke dalam perkuliahan Ilmu Pendidikan telah berjalan baik melalui penugasan kelompok dengan pokok bahasan: Pemikiran dan Karya-karya Tokoh Pendidikan. Proses pembelajaran nilai kerja sama telah berhasil diintegrasikan di dalam perkuliahan Ilmu Pendidikan dengan pokok bahasan: Kompetensi Guru Profesional, dengan metode permainan “Amplop”. Hasil pembelajaran nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama telah sesuai dengan yang diharapkan. Subjek mengetahui, merasakan arti penting nilai tanggung jawab dan kerja sama serta melaksanakan nilainilai tersebut dengan berpartisipasi di dalam kelompok. Nilai-nilai pengiring yang muncul selama proses pembelajaran, yaitu nilai keakraban, keluasan wawasan, kreativitas, dan suasana perkuliahan menjadi lebih aktif. Kata Kunci: penanaman nilai, kerja sama, tanggung jawab, pendidikan karakter THE NURTURANCE OF THE VALUES OF RESPOSIBILITY AND COOPERATION INTEGRATED IN THE EDUCATIONAL SCIENCE COURSE Abstract: This research aimed at describing the process of inculcation of the values of responsibility and cooperation, and the students’ learning outcomes on the values of responsibility and cooperation, conducted integratedlyin thecourse of Educational Science (Ilmu Pendidikan). This research employed interpretive qualitative-naturalistic approach. The setting of the research was the Faculty of Sports, Yogyakarta State University. The subjects were allthe students of Class E majoring in Physical Education, Health, and Recreation or Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) and the stu- dents of Class A majoring in Sport Coaching Education or Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO). The subjects were determined purposively. Data were collected through interview and classroom observation. The validity of the data was obtained through the triangulation of the sources and methods. The data were analyzed using the analysis model of Miles and Huberman. The results of the research proved that the teaching and learning process of the value of responsibility integrated in the Educational Science class was well done through group assignments with the topics of: Pemikiran dan Karya-karya Tokoh Pendidikan (Thoughts and Works of Figures in Education). The teaching and learning process of the value of cooperation has been successfully integrated in the Educational Science course under the topic of Professional Teacher’s Competence, using the “Envelope” game technique. The results of the teaching and learning of the values of responsibility and cooperation already met the expected outcomes. The subjects understood and internalized the essence of the values of responsibility and cooperation, and implemented the values by taking part in group activities. Supporting values that emerged during the teaching and learning process were; good rapports, breadth of insights, creativity, and a more active class atmosphere. Keywords: valuenurturance, cooperation, responsibility, character education
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Luncana Faridhoh Sasmito; Ali Mustadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 6, No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.8613

Abstract

Luncana Faridhoh Sasmito dan Ali Mustadi  Abstrak: Penelitian bertujun untuk: (1) menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) tematik-integratifberbasispendidikankarakterdan(2)mengetahuikeefektifanLKPDtematik-integratifberbasisnilaipendidikankarakterpadapesertadidikkelasIVSDNTurusKediriyangdikembangkan.PenelitianpengembanganinimengaculangkahyangdikembangkanolehBorgGall.SubjekpesetadidikkelasIVSDNTurusKediri.Teknikpengumpulandatamenggunakanwawancara,observasi,danangket.Teknik analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data peningkatan karakterkreatif dan kerja keras dianalisis dengan menggunakan uji t-pair dan independen t-test dengan taraf sig-nifikansi 0,05. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, LKPD ditinjau dari aspek penyajian, danpengintegrasian karakter menurut ahli evaluasi dan ahli kurikulum mendapatkan skor 4 berkategori“baik”. Penerapan LKPD secara umum dapat terlaksana mendapatkan skor 4 dengan kategori “ baik”.Kedua, hasil uji coba LKPD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan karakter kreatif dengan nilaisignifikansi0,0040,005.HasilujicobaLKPDberpengaruhsignifikanterhadappeningkatankarakterkerjakerasdengannilaisignifikansi0,0000,005.Kata Kunci: lembar kerja peserta didik (LKPD), tematik-integratif, karakter kreatif, dan kerja keras   DEVELOPING LEARNERS’ TEMATIK-INTEGRATIVE  WORKSHEET BASED ONCHARACTER EDUCATION FOR PRIMARY SCHOOL STUDENTS Abstract: This research aimed to: (1) generate thematic-integrative Learners’ Worksheet (LKPD) basedon character education and (2) determine the effectiveness of the thematic-integrative Learners’ Worksheet(LKPD) based on character education for the fourth grade students of SDN Turus Kediri. Thestudy referred to the research and development procedures developed by Borg Gall. The subjects ofthe research were the fourth grade students of SDN Turus Kediri. The techniques of collecting dataused interviews, observations, and questionnaires. The data analysis used was a quantitative descriptiveanalysis technique. Data on the enhancement of creativity and hard work character values wereanalyzed using t-pair test and independent t-test with a significance level of 0.05. The research showedthe following results. First, from the aspects of presentation and integration of the character accordingand to the expert evaluation and curriculum experts, the LKPD, witha score of 4, was categorized"good." The implementation of LKPD was generally well done with a score of 4 and was in the "good"category. Second, the results LKPD try-out brought about a significant effect on the improvement ofthe creative character with a significance value of  0.004 0.005. The LKPD try-out resulted in a significanteffectontheincreaseofhardworkcharacterwithasignificantvalueof0.0000.005.Keywords:learners’worksheets(LKPD),thematic-integrative,characterofcreativeandhardwork
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA LECTORA PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF UNTUK PENINGKATAN NILAI KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ervina Wahyuningsih; Ali Mustadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.10729

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia Lectora yang layak dan efektif dalam pembelajaran tematik-integratif pada subtema “Kebiasaan Makanku” untuk meningkatkan nilai karakter kelas IV SD. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Borg Gall yang dimodifikasi Sukmadinata yang dikelompokkan atas tiga prosedur pengembangan: (1) studi pendahuluan; (2) pengembangan; dan (3) uji coba dan revisi. Masalah pokok penelitian adalah peningkatan nilai karakter kerja keras dan peduli lingkungan di SD Negeri 03 Jaten Karanganyar. Subjek uji coba perorangan terdiri atas 6 peserta didik, uji coba kelompok kecil 10 peserta didik, uji coba lapangan dan efektivitas 27 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, angket, dan lembar observasi before-after. Teknik analisis data menggunakan konversi data kuantitatif ke data kualitatif dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan multimedia yang dikembangkan berkategori “sangat baik” sehingga layak digunakan. Uji efektivitas menunjukkan persentase peningkatan karakter sebesar 75% dan t hitung t tabel, yaitu -7,211 -1,710 sehingga hal ini sangat efektif. Kata Kunci: multimedia Lectora, pembelajaran tematik-integratif, nilai karakter
PENGEMBANGAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL HAMEMAYU HAYUNING BAWANA (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya) Wagiran Wagiran
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 3 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.1249

Abstract

Abstrak: Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki karakter kuat bersumber dari nilai-nilai yang digali dari budaya masyarakatnya. Nilai-nilai kearifan lokal bukanlah penghambat kemajuan di era global, namun menjadi kekuatan transformasional yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal keunggulan kompetetif dan komparatif suatu bangsa. Oleh karena itu, penggalian nilai-nilai kearifan lokal merupakan langkah strategis dalam upaya membangun karakter bangsa. Hamemayu Hayuning Bawana merupakan filosofi yang mengandung dimensi karakter secara komprehensif. Hamemayu hayuning bawana bermakna selalu mengupayakan peningkatan kesejahteraan rakyat dan mendorong terciptanya sikap serta perilaku hidup individu yang menekankan keselarasan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Allah dalam melaksanakan hidup dan kehidupan. Kata Kunci: budaya lokal, kearifan lokal, pengembangan karakter, hamemayu hayuning bawana CHARACTER DEVELOPMENT BASED ON LOCAL WISDOM HAMEMAYU HAYUNING BAWANA(Identification of Character Values Based on Culture)Abstract: Abstract: great nation is a nation that has a strong character derived from the values exposed from the culture of the people. The values of local wisdom is not inhibiting progress in the global era, but a tremendous transformational force in improving the quality of human resources as a competitive advantage and comparative capital of a nation. Therefore, extracting the values of local wisdom is a strategic step in building national character. Hamemayu Hayuning Bawana is a philosophy that contains a comprehensive dimensional character. Hamemayu hayuning bawana means always strive to increase the welfare of the people and encouraging attitudes and behavior of individuals who emphasize the harmony between human, between human and nature, and between human and God in carrying out life and living. Keywords: culture, character, local wisdom, hamemayu hayuning bawana
POLA PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP SISWA SEKOLAH DASAR Murniyetti Murniyetti; Engkizar Engkizar; Fuady Anwar
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v6i2.12045

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendidikan karakter terhadap siswa yangdilaksanakan oleh empat sekolah dasar berkategori unggul di Kota Padang Sumatera Barat. Penelitianmenggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus (qualitative case study design). Sumberdata penelitian diambil dari dua belas orang informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru kelas,guru Pendidikan Agama Islam, guru seni dan guru olah raga yang dipilih dari empat sekolah dasartersebut menggunakan teknik purposive. Data penelitian diambil melalui wawancara secara mendalam(indepth interview) kepada seluruh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapantema penting tentang pola pelaksanaan pendidikan karakter efektif yang dilaksanakan terhadap siswadi empat sekolah tersebut. Delapan tema tersebut dilaksanakan melalui: (1) materi pembelajaran; (2)aturan-aturan sekolah (disiplin, peduli lingkungan, tanggung jawab); (3) perlombaan sains antarsiswa(kreatif, gemar membaca, rasa ingin tahu); (4) ajang penghargaan siswa berprestasi (menghargai, kerja keras,demokratis, peduli); (5) peringatan hari kebangsaan (semangat kebangsaan, cinta terhadap tanah air,menghargai, peduli); (6) praktik ibadah dan bimbingan kerohanian (jujur, religius, tanggung jawab); (7)kegiatan pramuka (kreatif, peduli sosial, kerja keras, jujur, bersahabat, cinta damai demokratis); (8) adanyakelas talenta dan musik (kreatif dan bekerja keras, menghargai). Kata Kunci: pola, pendidikan karakter, siswa sekolah dasar  PATTERNS OF CHARACTER EDUCATION OF PRIMARY SCHOOL STUDENTS  Abstract: This study aims to determine the pattern of character education to students conducted by asuperior category of four elementary schools in the city of Padang, West Sumatra. The study used aqualitative method through a case study approach. Sources of data were taken from twelve informantsconsisting of the principal, classroom teacher, a teacher of Islamic education, art teacher andsports teacher selected from four elementary schools using purposive technique. Data were takenthrough in-depth interviews (depth interview) to all informants. The results showed that there areeight important themes on the pattern of implementation of effective character education conductedon students in four schools. Eight themes are carried through: (1) the learning materials; (2) the schoolrules (discipline, care for the environment, responsibility); (3) competition between students of science(creative, fond of reading, curiosity); (4) awards outstanding students (respect, hard work, democratic,caring); (5) commemoration day of nationality (the national spirit, love of the homeland, respect, care);(6) the practice of worship and spiritual guidance (honest, religious, responsibility); (7) scouting(creative, social care, hard working, honest, friendly, peace-loving democratic); (8) their talents andmusic classes (creative and work hard, respect).Keywords: pattern, character education, primary school students
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KERJA KERAS DAN KERJA SAMA DALAM PERKULIAHAN Ikhwanuddin .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.1300

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berusaha mengintegrasikan pendidikan karakter pada mata kuliah Konstruksi Bangunan dan Menggambar I lewat penelitian tindakan kelas dengan strategi pembelajaran cooperative learning. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan menggambar bangunan. Langkah penelitian adalah rencana, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa peserta kuliah KBM I tahun 2011 pada jurusan PTSP FT UNY. Metode implementasinya adalah (1) penyampaikan nilai-nilai karakter pada saat penyampaian teori konstruksi sebagai dasar penyelesaian tugas; (2) penyampaian nilai-nilai dikaitkan dengan isi materi teori konstruksi; dan (3) pemantauan internalisasi nilai melalui wawancara dan konsultasi tugas mingguan Indikator kerja keras berupa kedisiplinan berkonsultasi dan kualitas tugas, sedang indikator kerjasama berupa pembagian peran, komunikasi, interaksi, dan inisiatif dalam kelompok belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter kerja keras dan kerja sama mampu meningkatkan skill dan prestasi belajar mahasiswa. Prestasi belajar dianggap sebagai efek samping pendidikan karakter pada proses pembelajaran. Kata Kunci: kerja keras, kerjasama, kemampuan menggambar, prestasi
PENDIDIKAN KARAKTER NONDIKOTOMIK (Upaya Membangun Bangsa Indonesia Seutuhnya) Maksudin .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v2i2.1435

Abstract

Abstrak: Hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia sesuai dengan fitrahnya. Fitrah manusia memiliki sifat dasar “hanief” cenderung positif, baik, dan benar. Salah satu upaya untuk memelihara dan mengembangkan fitrah adalah melalui pendidikan nondikotomik yang mendasarkan diri pada integrasi agama dan sains. Pendidikan karakter nondikotomik dapat dijadikan alternatif untuk memberikan solusi dalam membangun bangsa Indonesia seutuhnya. Pendidikan nondikotomik merupakan konsep yang utuh, terintegrasi, dan komprehensif antardiri, keluarga, masyarakat, sekolah, dan pemerintah karena pada hakikatnya pendidikan karakter nondikotomik merupakan tanggung jawab bagi setiap insan, warga negara yang harus memberdayakan dan mengembangkan diri, keluarga, dan masyarakat secara nasional dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan akhir pendidikan karakter nondikotomik adalah terwujudnya keluaran pendidikan yang memiliki karakter saintis yang agamawan dan agamawan yang saintis. Kata Kunci: pendidikan karakter, nondikotomik, agama dan sains NONDICHOTOMIC CHARACTER EDUCATION (Efforts to Build A Holistic Indonesian Nation) Abstract: The essence of education is humanizing humans in accordance with their nature. The human nature has its hanief basic characteristic which tends to be positive, good, and right. One of the efforts to maitain and develop this basic nature is through nondichotomic education which bases itself on the integration of religion and science. Nondichotomic character education can be an alternative sulution in building a holistic Indonesian nation. Nondichotomic education is a holistic, integrated, and comprehensive concept of interindividuals, family, community, school, and the government, because, in principle, nondichotomic character education is the responsibility of every human being, citizen who has to empower and develop oneself, family, and community, nationally in a life system of a nation and a country. The final goal of nondichotomic character education is to realize the education output having the characterics of religious scientists and scientific religious persons. Keywords: character education, nondichotomic, religion, science
NILAI –NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA BALI I Nyoman Suwija
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1453

Abstract

Abstrak: Materi pembelajaran bahasa Bali sangat kental dengan nilai-nilai budaya Bali yang dijiwai oleh ajaran agama Hindu cukup banyak mengandung nilai-nilai karakter bangsa. Materi pelajaran yang meliputi bidang sastra, linguistik, dan sosiolinguistik, termasuk paribasa Bali, tembang Bali, dan lagu-lagu pop Bali sarat dengan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa. Hal itulah yang perlu dipahami, serta digali lebih jauh, akhirnya direvitalisasi dan disampaikan kepada para anak didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, para guru bahasa Bali dapat ikut berperan dalam penanaman nilai-nilai pendidikan karakter. Kata Kunci: pendidikan karakter, revitalisasi, dan bahasa Bali CHARACTER EDUCATION VALUES IN BALINESE LANGUAGE LEARNING Abstract: Balinese language learning material which is strongly related to Balinese cultural values imbued by the teachings of Hindu religion which has pretty much contains of the nation’s cultural values. Subject matter which include in literature, linguistics, and sociolinguistics including Balinese proverb, Balinese song, and Balinese pop songs has educational values of the nation's character. That is what needs to be understood, and explored further, eventually revitalized and presented to the students in the process of learning. Thus, the Balinese language teachers can play a role in the cultivation of the values of character education. Keywords : character education, revitalization, and Balinese language
PENDIDIKAN KARAKTER PADA CLASSIC FAIRY TALES Afiifah Al Rosyiidah
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 3 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.2748

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kandungan, (2) teknik penyampaian, (3) persamaan dan perbedaan aspek pendidikan karakter yang terdapat dalam classic fairy tales versi bahasa Inggris dan Indonesia. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) Kandungan aspek pendidikan karakter dalam classic fairy tales versi bahasa Inggris dan Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam lima hubungan karakter. (2) Teknik penyampaian aspek pendidikan karakter dalam lima puluh classic fairy tales versi bahasa Inggris dan Indonesia terdiri dari dua bentuk, yaitu teknik langsung dan tidak langsung. (3) Persamaan dan perbedaan yang ditemukan pada classic fairy tales versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dapat digolongkan ke dalam tiga tipe, yaitu tidak memiliki perbedaan, memiliki persamaan substansi tetapi berbeda varian karakter, dan memiliki perbedaan substansi pendidikan karakter namun ada beberapa persamaan. Kata Kunci: pendidikan karakter, classic fairy tales, teknik penyampaian CHARACTER EDUCATION IN CLASSIC FAIRY TALES Abstract: This study aimed to describe (1) the contents, (2) the techniques of delivery, and (3) the similarities and differences between character education aspects in classic fairy tales in the English and the Indonesian versions. This was a descriptive study in the form of a textual study. This results of the study are as follow. (1) The contents of character education aspects in fifty classic fairy tales written by four writers in the English and the Indonesian versions can be grouped into five character value relations. (2) The techniques of delivery of character education aspects in fifty classic fairy tales consist of two forms: the telling technique and the showing technique. (3) The similarities and differences between character education aspects in classic fairy tales in English and Indonesian can be grouped into three types: no differences, with differences in character variants but similar in substance, and with both differences and similarities in the substance of character education. Keywords: character education, classic fairy tales, techniques of delivery