cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PERKULIAHAN ETIKA DAN PROFESI KEGURUAN Nur Endah Januarti
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.044 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i2.16258

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas kajian dalam implementasi pendidikan karakter melalui perkuliahan etika dan profesi keguruan di Jurusan Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Hal ini dilatarbelakangi  permasalahan tentang tantangan pendidikan di  masa depan yang terletak pada usaha menyiapkan calon guru yang memiliki karakter sehingga dapat menjawab berbagai permasalahan zaman. Pendidikan guru di perguruan tinggi perlu menyiapkan calon guru berkarakter dengan mengintegrasikan pendidikan karakter. Perkuliahan etika dan profesi keguruan relevan dengan proses pendidikan karakter sebagai upaya implementasi nilai-nilai karakter bagi calon guru masa depan. Pembahasan menitikberatkan pada beberapa kajian, yakni (1) pendidikan karakter bagi calon guru; (2) pendidikan karakter melalui perkuliahan etika dan profesi keguruan; (3) menyu- sun pedoman perkuliahan etika dan profesi keguruan dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter; (4) metode perkuliahan inovatif mengintegrasikan nilai-nilai karakter; (5) evaluasi proses pendidikan karakter melalui teater hasil perkuliahan. Kata Kunci : pendidikan karakter, nilai-nilai karakter, etika dan profesi keguruan, dan guru  IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION THROUGH STUDY OF ETHICS AND RELIGIOUS PROFESSIONS  Abstract: This article discusses the study in the implementation of character education through ethics courses and teacher profession in the Department of Sociology Education, Social Science Faculty, Yog- yakarta State University. The background is the challenges of education in the future that lies in the effort in preparing prospective teachers who have the character. It is answer various problems of the times. Teacher education in colleges needs to prepare prospective teachers of character by integrating character education. So ethics and teacher training courses are relevant to the character education pro- cess as an effort to implement character values for future teachers. The discussion focused on several studies,  namely (1) character  education for  prospective  teachers;  (2) character  education through ethics and teacher training classes; (3) preparing guidelines for ethics and teacher training by integra- ting character values; (4) innovative lecturing methods integrating values- character values; (5) evalua- tion of character education process through theater lectures. Keywords: character education, character values, teachers' ethics and profession, and teacher
STUDENT ATTITUDES TO PHYSICS LESSONS: IN CASE INDONESIA Astalini Astalini; Dwi Agus Kurniawan; Siti hadijah; Rahmat Perdana
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.97 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v9i2.23837

Abstract

The purpose of this research is to know the attitude of students in Batanghari High School toward physics learning. The type of research used in quantitative research is survey research design. The study involved 926 students of Senior High School in Batanghari District. Data collected through interview and questionnaire as many as 54 statement and used Likert scale 5 points and interview as a contributor to the questionnaire. Data analysis used is descriptive statistical analysis. The results of the analysis obtained on the indicator of the normality of scientists are 50.6% of students categorized well. The attitude indicator in physics as much as 46% are categorized well. The indicator of enjoyment in learning physics of 55.5% is categorized as good enough attitude. then the indicator of career interest in the field of physics by 45% is categorized quite well. Based on these results in part at Batanghari Senior High School students have a poor attitude towards the learning of physics.
STRATEGI PADEPOKAN KARAKTER DALAM MEMPERKUAT KARAKTER BERPIKIR KRITIS PADA WARGA NEGARA MUDA ABAD 21 Sutiyono Sutiyono; Danang Prasetyo
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 11, No. 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.984 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v10i1.30380

Abstract

Universitas Negeri Semarang sebagai lembaga pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab menciptakan lulusan yang berkarakter. Inovasi yang dilakukan oleh Universitas Negeri Semarang adalah menciptakan Padepokan Karakter yang merupakan inovasi di bidang pendidikan karakter. Salah satu focus Padepokan Karakter adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis nilai untuk menguatkan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara kualitatif strategi Padepokan Karakter Universitas Negeri Semarang dengan model pembelajaran berbasis bursa nilai sebagai upaya menguatkan karakter berpikir kritis mahasiswa di abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Padepokan Karakter Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Padepokan Karakter yang dibentuk oleh Universitas Negeri Semarang telah mampu memperkuat karakter mahasiswa, terutama dalam kakakter berpikir kritis. Metode yang dikembangkan dalam Padepokan Karakter tersebut yaitu model pembelajaran berbasis bursa nilai. Hasil penelitian ini mendukung teori tentang berpikir kritis yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, menilai, dan memecahkan suatu masalah. Kata kunci: strategi Padepokan Karakter, berpikir kritis, warga negara muda. THE STRATEGY OF PADEPOKAN KARAKTER IN STRENGTEN CRITICAL THINKING CHARACTER ON YOUNG CITIZENS IN THE 21ST CENTURY Abstract: Universitas Negeri Semarang as an institution of higher education has the responsibility of creating graduates with noble character. The innovation undertaken by Universitas Negeri Semarang is creating Padepokan Karakter which is an innovation in the field of character education. One focus of Padepokan Karakter is developing value-based learning models to strengthen students’ critical thinking. This study aims to qualitatively identify the strategy of Padepokan Karakter in Universitas Negeri Semarang with a value exchange-based learning model as an effort to strengthen the character of students’ critical thinking in the 21st century. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. This research was conducted at Padepokan Karakter in Universitas Negeri Semarang. Data collection uses documentation, observation, and interview techniques. Data analysis uses interactive models of Miles and Huberman. The results showed that the Padepokan Karakter formed by Universitas Negeri Semarang has been able to strengthen the character of students, especially in critical thinking. The method developed in the Padepokan Karakter is a value-based learning model. The results of this study support the theory of critical thinking that includes the ability to analyze, evaluate, assess, and solve a problem. Keywords: strategy of Padepokan Karakter, critical thinking, young citizens  
CHARACTER EDUCATION IN INDONESIAN EFL CLASSROOM: IMPLEMENTATION AND OBSTACLES Nova, Muhamad
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.47 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i2.13650

Abstract

Abstrak:  Aplikasi  pendidikan karakter  dalam  Kurikulum  2013  belum  maksimal.  Oleh sebab  itu, penelitian ini menginvestigasi pengimplementasian pendidikan karakter dan kesulitan yang dihadapi dalam menyisipkan pendidikan karakter ke dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris. Dengan mengadakan penelitian survei dengan mendistribusikan kuesionair kepada 34 guru bahasa Inggris yang berasal dari berbagai institusi berbeda, penelitian ini menemukan bahwa guru bahasa Inggris sudah menyisipkan pendidikan karakter di dalam kelas dengan frekuensi yang bervariasi, serta sudah menyisipkan nilai-nilai karakter dengan fokus yang berbeda. Sebagian besar dari mereka menyisip- kan pendidikan karakter baik secara eksplisit maupun implisit. Kemudian, mereka juga menghadapi beberapa kesulitan yang datang dari 3 aspek utama, yaitu pedagogis, siswa, dan guru. Kata Kunci: kurikulum  2013,  pendidikan  karakter,  pengimplementasian  pendidikan  karakter,  dan kesulitan pendidikan karakter  CHARACTER EDUCATION IN INDONESIAN EFL CLASSROOM: IMPLEMENTATION AND OBSTACLES  Abstract: The application of character education in 2013 curriculum has not been maximized. Thus, this study investigated the implementation of character education and the obstacles faced in inserting character education into EFL teaching and learning process. Establishing a survey research by distri- buting questionnaires to 34 EFL teachers coming from different institutions, this study revealed that the EFL teachers have inserted character education in classroom with various frequencies and also have inserted character values with different focuses. Most of them inserted character education with both explicit and implicit modes. Moreover, they faced several obstacles coming from three major as- pects; they are pedagogical, student, and teacher. Keywords:  2013 curriculum, character education, character education implementation, and character education obstacles
Pengaruh Model Latihan “Kid Tsu Chu Futbol Games" Pada Karakter Siswa Sekolah Sepakbola Realmadrid Foundation Universitas Negeri Yogyakarta Sulistiyono Sulistiyono; Fatkurahman Arjuna; Nawan Primasoni; Fathan Nurcahyo
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 9, No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.687 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i1.21680

Abstract

Abstrak: Karakter merupakan akar masalah dalam pembangunan bangsa. Sekolah sepakbola memiliki posisi strategis untuk mengembangkan karakter warga negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan karakter jujur, kerja keras, kerja sama, disiplin, hormat dan peduli pada orang lain dengan model latihan kid tsu chu futbol games. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen untuk mengetahui pengaruh model latihan terhadap perubahan karakter siswa. Sampel berjumlah 34 siswa. Hasil penelitian menujukkan model latihan kid tsu chu futbol games berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan karakter kerja keras, hormat pada orang lain, disiplin, kerja sama, jujur, dan tidak berpengaruh signifikan pada karakter peduli pada orang lain pada siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Realmadrid Foundation Universitas Negeri Yogyakarta. Kata kunci:  karakter, model latihan, sekolah sepakbola,  THE INFLUENCE OF MODEL OF EXERCISE "KID TSU CHU FUTBOL GAMES" ON THE CHARACTER OF STUDENTS SOCCER SCHOOL REALMADRID FOUNDATION YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY  Abstract: The character is the root of the problem in the development of the nation. Soccer school has a strategic position to develop the character of citizens. The purpose of this research is to know the influence of the changing character of honest, hard work, teamwork, discipline, respect and care for the other person with a model exercise kid tsu chu futbol games. The method used in this research is experimental method to know the influence of model exercises to changes the character of students. The sample amounted to 34 students. Research shows exercise model kid tsu chu futbol games effect significantly changes the character of hard work, respect for others, discipline, teamwork, honesty, and have no effect on the character concerned significant others at a football school students (SSB) Realmadrid Foundation Yogyakarta State University. Keywords: character, model of exercise  school of football
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA UNGKAPAN HIKMAH DI SEKOLAH DASAR SE-KARESIDENAN SURAKARTA Santoso, Joko; Wahyudi, Agus Budi; Sabardila, Atiqa; Setiawaty, Rani; Kusmanto, Hari
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.312 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.24931

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada ungkapan hikmah di sekolah dasar se-karesidenan Surakarta. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat pada ungkapan hikmah di sekolah dasar se-karesidenan Surakarta. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu ungkapan hikmah yang ditempatkan di sekolah dasar se-karesidenan Surakarta. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai pendidikan karakter pada ungkapan hikmah yang ditempatkan di sekolah dasar se-karesidenan Surakarta meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Ungkapan hikmah yang ada sangat relevan ditempatkan di sekolah dasar. Hal ini bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan akademik dan akhlak karimah.Kata Kunci: ungkapan hikmah, nilai karakter, sekolah dasarCHARACTER EDUCATION VALUE IN THE EXPRESSION OF HIKMAH IN THE ELEMENTARY SCHOOL IN THE RESIDENCY OF SURAKARTA Abstract:This research aims to describe the values of character education in the expression of hikmah (wisdom) in elementary schools in the residency of Surakarta. This type of research is descriptive qualitative. The data in this research in the form of words, phrases and sentences contained in the expression of hikmah in elementary schools in the residency of Surakarta. The source of the data in this research is the expression of hikmah placed in elementary schools in the residency of Surakarta. Research data collection used documentation techniques. Analysis of research data used content analysis. The results of the research showed the values of character education in the expression of hikmah placed in elementary schools in the residency of Surakarta include religious, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, national spirit, love of the motherland, respect for achievement, friendly/communicative, peace-loving, fond of reading, caring for the environment, caring socially, and being responsible. The expressions of hikmah are very relevant placed in elementary schools. It is intended that students have academic ability and nobel character.Keywords: expressions of hikmah, character values, elementary school
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER INDIGENOUS DALAM PERSPEKTIF ALQURAN Yudianto Achmad
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 11, No. 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.792 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v10i1.29002

Abstract

Pendidikan karakter dalam perspektif Islam dipandang sangat penting dan merupakan bagian tak terpisahkan dari konsep pendidikan Islam secara keseluruhan berdasarkan petunjuk Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perumusan konsep dan model implementasi pendidikan karakter indigenous dalam perspektif Alquran untuk peserta didik di masa usia pranikah, prenatal, dan golden age. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi terhadap surat dan ayat-ayat Alquran, serta sains yang terkait dengan pendidikan karakter indigenous dalam perspektif Alquran, teknik analisis data menggunakan model analisis tafsir al-maudlu’iy. Hasil penelitian ini antara lain mengungkapkan tentang perumusan konsep dan model implementasi pendidikan karakter indigenous dalam perspektif Alquran di masa usia pranikah, prenatal, serta golden age. Simpulan dari penelitian ini antara lain bahwa dalam perspektif sains dan Alquran, manusia dari sejak dilahirkan memiliki dua jenis karakter indigenous yang berpasangan dan bersifat saling berlawanan, yakni karakter kebaikan (taqwa) dan karakter keburukan (fujur). Aktualisasi dan pengembangan karakter indigenous manusia dilakukan melalui pendidikan karakter yang memaksimalkan karakter kebaikan (taqwa) dan meminimalkan karakter keburukan (fujur). Kata Kunci: Pendidikan karakter indigenous, taqwa, fujur, perspektif Alquran. CONCEPT OF INDIGENOUS CHARACTER EDUCATION IN THE QUR'AN PERSPECTIVE Abstract: Character education in Islamic perspective is considered very important and is an inseparable part of the concept of Islamic education as a whole based on Qur'anic instructions. This study aims to reveal the formulation of concepts and models for the implementation of indigenous character education in the perspective of the Qur'an for students in premarital, prenatal, and golden age. This research uses a qualitative approach. Data is collected by observing the letters and verses of the Qur’an, as well as science related to indigenous character education in the perspective of the Qur’an. The data analysis technique uses the analysis model of al-maudlu'iy interpretation. The results of this study, among others, reveal about the formulation of concepts and models for the implementation of indigenous character education in the perspective of the Qur'an at the time of premarital, prenatal, and golden age. The conclusions of this study include that in the perspective of science and the Qur'an, humans from birth have two types of indigenous characters that are paired and are antagonistic, namely the character of goodness (taqwa) and the character of badness (fujur). Actualization and development of indigenous character of human being is done through character education that maximizes the character of goodness (taqwa) and minimizes the character of badness (fujur). Keywords: Indigenous character education, taqwa, fujur, Qur’an perspective
Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran Sejarah Berbasis Pendidikan Karakter Di Sekolah Menengah Atas Yan Driya Samodra; Dyah Kumalasari
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 9, No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.047 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i1.21672

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa untuk mata pelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter, dan tingkat kelayakan Lembar Kegiatan Siswa berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan dalam pembelajaran sejarah. Penelitian Pengembangan (RD) ini mengadaptasi langkah-langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Desain pengembangan Lembar Kegiatan Siswa menggunakan tujuh langkah awal yaitu (a) pengumpulan informasi, (b) perencanaan, (c) pengembangan produk awal, (d) uji coba produk awal, (e) revisi produk awal, (f) uji coba lapangan, dan (g) revisi produk lapangan. Hasil penelitian ini adalah seperangkat lembar kerja siswa mata pelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter. LKS ini terdiri atas enam (6) bab, masing-masing bab terdapat aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan siswa serta memuat penanaman nilai karakter. Untuk menguji kelayakan, materi divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Kata kunci: lembar kegiatan siswa, pendidikan karakter, pembelajaran sejarah. WORKSHEET FOR CHARACTER-BASED HISTORY SUBJECT IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract: This research aimed at: (1) finding out the process of developing character-based History worksheet, and (2) finding out the appropriateness of character-based History worksheet for grade X students. This research belonged to Research and Development adapting development model from Borg Gall (1983). The steps included: (a) collecting information, (b) planning, (c) developing preliminary form of product, (d) conducting preliminary field testing, (e) revising main product, (f) conducting main field testing, and (g) revising operational product. The result of this research was a set of character-based worksheet. The worksheets embodied six units in which each unit included some activities meeting the students’ need and character education need to be integrated. To find out the feasibility, the worksheets were validated by experts in material and media. Keywords: worksheet, character-based, History teaching.
PENERAPAN KARAKTER TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT CIGUGUR YANG PLURALISME Djuniasih, Elisabeth; Kosasih, Aceng
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.018 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.22987

Abstract

Abstrak: Toleransi merupakan modal utama dalam membangun harmoni antarumat beragama, terutama di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan karakter toleransi beragama dalam kehidupan masyarakat Cigugur yang pluralis. Penelitian di lakukan di Desa Cisantana dan Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Cigugur yang memiliki keberagaman dalam memeluk agama dapat hidup berdampingan secara damai. Adapun faktor pemersatu masyarakat Cigugur yaitu adanya saling menghargai karena memiliki ikatan darah yang kuat. Selain itu, pemimpin masing-masing agama dan aliran kepercayaan sangat berperan dalam terbentuknya toleransi beragama. Hari Raya Idul Fitri, Upacara Seren Taun, dan Perayaan Natal adalah saat-saat mereka bekerja sama tanpa mengganggu kegiatan beribadah. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan pembelajaran bagi para remaja dan anak-anak karena mereka adalah generasi penerus yang harus mempertahankan toleransi beragama di daerah di mana mereka dilahirkan.Kata Kunci: karakter, toleransi beragama, dan masyarakat pluralisAPPLICATION OF CHARACTER OF RELIGIOUS TOLERANCE IN PLURALIST COMMUNITIY OF CIGUGUR KUNINGAN Abstract: Tolerance is the main capital in building harmony among religious believers, especially in Indonesia. This research was conducted to find out how the application of the character of religious tolerance in the life of the pluralist Cigugur community. The research was conducted in the villages of Cisantana and Cigugur, Cigugur Subdistrict, Kuningan District, West Java. Data collection in this study uses observation and interview techniques. Data analysis was performed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of the study show that the Cigugur people who have diversity in embracing religion can coexist peacefully. The unifying factor of the Cigugur community is mutual respect because it has strong blood ties. In addition, the leaders of each religion and the flow of beliefs play an important role in the formation of religious tolerance. Eid al-Fitr, Seren Taun Ceremony, and Christmas Celebration are times when they work together without interfering with worship activities. These activities are learning for young people and children because they are the next generation who must maintain religious tolerance in the area where they are born.Keywords: character, religious tolerance, pluralist society 
ANALYSIS OF CHARACTER EDUCATION VALUES IN THE ENGLISH TEXTBOOK FOR THE TWELFTH GRADE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS: BAHASA INGGRIS SMA/SMK Elva Ayu Wardani; Zakiyah Tasnim; Wiwiek Eko B
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.962 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v9i2.26416

Abstract

Abstract: This study examined what character education values presented in the English textbook published by the Ministry of Education and Culture of Republic Indonesia for grade 12. This type of this research is a content analysis. The data source of this research is the English textbook for grade 12 SMA/SMK. Fourteen speaking scripts of this textbook were analysed by using content analysis to find what values inserted in it. The finding showed that there were 17 character education values presented in the English textbook entitled Bahasa Inggris SMA/SMK. It means this textbook is suitable as the materials and guidance for English teachers to teach English and to develop the character education values suggested by the 2013 Curriculum to the students.Keywords: character education values, content analysis, the english texbook, the 2013 curriculumANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU TEKS BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA KELAS DUA BELAS SMA: BAHASA INGGRIS SMA/SMK Abstrak: Penelitian ini menguji nilai-nilai pendidikan karakter apa yang disajikan dalam buku teks bahasa Inggris yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk kelas 12. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis isi. Sumber data penelitian ini yaitu buku teks bahasa Inggris untuk SMA/SMK kelas 12. Empat belas potongan pembicaraan dari buku teks ini dianalisis dengan menggunakan analisis konten untuk menemukan nilai-nilai apa yang ada di dalamnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada 17 nilai pendidikan karakter yang disajikan dalam buku teks bahasa Inggris berjudul Bahasa Inggris SMA/SMK. Ini berarti buku teks ini cocok sebagai bahan dan pedoman bagi guru Bahasa Inggris untuk mengajar Bahasa Inggris dan untuk mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter yang disarankan oleh Kurikulum 2013 kepada para siswa.Kata Kunci: nilai pendidikan karakter, analisis konten, buku teks bahasa inggris, kurikulum 2013