cover
Contact Name
MASJUDIN
Contact Email
masjudin@undikma.ac.id
Phone
+6281917700789
Journal Mail Official
jmpm@undikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Pemuda, No.59A Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1
Journal of Media Pendidikan Matematika (MPM) focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model / method / approach, the use of learning media (props).
Articles 329 Documents
PENGEMBANGAN MODEL SOFT SKILLS MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMK NEGERI 3 KOTA BIMA Fitrianingsih, Nur
Media Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1832

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan cara pengembangan soft skills di SMK Negeri 3 Kota Bima, (2)  menghasilkan model soft skills yang dapat digunakan melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 3 Kota Bima, (3) menghasilkan model soft skills yang efektif menanamkan soft skills bagi siswa. Dalam merancang model soft skills ini, peneliti menggunakan model pengembangan Borg and Gall,Produk pengembangan yang dihasilkan adalah Model Soft skills EDYS (Education Development for Young Soft skills) beserta buku panduan model, modul-modul soft skills, dan perangkat evaluasi. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kota Bima. Siswa kelas X (Sepuluh) dijadikan subjek uji coba dalam penelitian ini yakni 4 orang siswa pada ujicoba one to one, 10 orang siswa pada ujicoba kelompok kecil serta 20 orang siswa pada ujicoba lapangan, 1 orang guru dan 2 orang pengamat. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi,  dan angket atau kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh adalah model soft skills EDYS (Education Development for Young Soft skills) ini telah memenuhi syarat kevalidan, praktis dan efektif. (1) valid berdasarkan penilaian validator,(2) praktis, karena seluruh aspek sintaks dan pembelajaran terpenuhi, (3) efektif karena mendapat respon positif dari siswa dan meningkatkan soft skills siswa. Saran dari penelitian ini adalah (1) peneliti selanjutnya dapat melanjutkan hingga tahap diseminasi; (2) masih perlu di sempurnakan agar lebih efektif, (3) di manfaatkan dengan baik agar dapat membantu meningkatkan soft skills siswa di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP PENGUASAAN MATERI DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI MTs NEGERI PATAS Agustini, Dwi; Subagia, I Wayan; Suardana, I N
Media Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1833

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) perbedaan penguasaan materi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan (3) perbedaan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.Penelitian ini merupakankuasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Negeri Patas tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 146 siswa.Sampel penelitian berjumlah 116 siswayang diambil dengan teknik random kelas. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis MANOVA satu jalur dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=26,940; p<0,05), (2) terdapat perbedaan penguasaan materi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=45,940; p<0,05), dan (3) terdapat perbedaan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=11,262; p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran sains teknologi masyarakat dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah.
PEMAHAMAN KONSEP SISWA BERBASIS PETA KONSEP BERDASARKAN TEORI BELAJAR BERMAKNA AUSUBEL (MEANINGFUL LEARNING) Juliangkary, Eliska; Yulianti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1834

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep belajar matematika siswa disebapkan karena lemahnya pengetahuan awal yang dimiliki siswa dan dalam proses pembelajarana  matematika, guru cendrung mendominasi dan kurang melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa hanya mengiat (memorizing)atau menghafal (rote learning)  materi yang disampaikan, kurang mnekankan pada pemahaman (understaning) dan cendrung melupakan materi yang telah lalu karna proses pembelajaran kurang bermakna. Salah satu upaya untuk mengatassi hal tersebut adalah dengan menerapkan teori belajar bermakna Ausubel (meaningful learning) berbasis peta konsep yaitu suatu proses pembelajaran dalam membantu siswa menanamkan pengetahuan baru dari suatu materi dengan menghubungkan konsep-konsep awal yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman matematis siswa berbasis peta konsep berdasarkan teori belajar bermakna Ausubel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumenyang digunakan dalam penelitian ini antara lain: peneliti, dokumentasi, hasis wawancara, dan hasil belajar siswa (tes). Hasil penelitian ini merupakan tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa mengenai materi Segitiga dilakukan dengan memberikan tes evaluasi kepada siswa, yang sebelumnya telah memperoleh materi Segitiga ini melalui proses belajar mengajar menggunakan Teori belajar Ausubel (Meaningful Learning). Hasil penelitian akan diterbitkan sebagai artikel yang dapat digunakan sebagai acuan atau referensi untuk mengoptimalkan sumber daya manusia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA POKOK BAHASAN PELUANG DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPA1 MAN 1 MATARAM Muslim, Muslim
Media Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan peluang dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MAN 1 Mataram dengan jumlah 79 orang. Adapun subyek penelitian yakni siswa kelas XI IPA1 dengan jumlah 36 orang.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (a) data hasil evaluasi belajar siswa dikumpulkan dengan memberikan tes pada setiap akhir siklus; (b) data tentang aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ketuntasan belajar dan prosentase analisis deskriptif untuk mengetahui penguasaan konsep. Indikator yang digunakan untuk mengetahui peningkatan yang terjadi adalah dengan kriteria ketentuan belajar ≥ 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 83,33%, sedangkan ketuntasan belajar siswa pada siklus II adalah 94,44%. Aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 10,39 atau berkategori aktif, sedangkan aktivitas belajar siswa siklus II sebesar 12,35 atau berkategori sangat aktif. Hasil tersebut menunjukkan telah tercapainya indikator penelitian yang ditetapkan, berarti dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pokok bahasan peluang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPA1 MAN 1 Mataram
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA Asryana, Asryana; Sanapiah, Sanapiah; Kinasih, Indira Puteri
Media Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra pada materi luas permukaan kubus dan balok untuk meningkatkan kemampuan spasial dan mengetahui kualitas media yang dikembangkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa SMP kelas VIII dikembangkan mengikuti model pengembangan ADDIE, yaitu: a) analysis: analisis kebutuhan yang mana menunjukan masih terbatasnya media pembelajaran, dan siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran, analisis teknologi GeoGebra digunakan sebagai software utama, dan analisis kurikulum sesuai dengan KTSP; b) design: pengumpulan refrensi, perancangan isi materi sesuai dengan aspek spasial dan flowchart untuk mempermudah pembuatan media pembelajaran; c)  development: pembuatan media pembelajaran, dan merevisi produk tahap I berdasarkan masukan validator; d) implemtation: uji coba untuk memperoleh keefektifan penggunaan media; e) evaluation: menganalisis keefektifan media pembelajaran. Objek penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar pengembangan media, lembar keefektifan media dan tes hasil belajar siswa. Hasil analisis pengembangang media pembelajaran yang dikembangkan adalah: a) kevalidan dengan kriteria sangat valid dan valid berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi dengan skor masing-masing 81,05 dan 74,57. b) keefektifan dengan kriteria efektif berdasarkan penilaian siswa dengan skor 80,83 dan tes hasil belajar dengan persentase 62,91%. Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran telah memenuhi kualitas valid dan efektif, serta dapat layak digunakan pada proses pembelajaran di sekolah.
ANALISIS KREATIVITAS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH VISUAL SPASIAL DAN LOGIS MATEMATIS DITINJAU DARI GENDER Novitasari, Dwi
Media Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1837

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan menganalisis kreativitas siswa dalam pemecahan masalah visual spasial dan logis matematis ditinjau dari gender. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 3 Makassar yang terdiri dari 2 orang siswa perempuan (SP) dan 2 orang siswa laki-laki (SL). Pengumpulan data dilakukan dengan  cara  analisis  tugas  dan  wawancara  yang  dianalisis  dengan  teknik  analisis  isi kualitatif dengan pendekatan deduktif yang terdiri dari 4 tahap yaitu persiapan, pengorganisasian, pemaparan dan penaksiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kreativitas siswa dari segi produk dalam memecahkan masalah matematika (masalah visual spasial dan logis matematis), siswa SP umumnya lebih baik dibandingkan dengan siswa SL dalam menyelesaikan masalah yang sama, 2) kreativitas pemecahan masalah visual spasial SP dan SL dari segi proses melalui tahap merumuskan, merencanakan, dan memproduksi dimana  SP   menggunakan   kemampuan   visual   terlebih   dahulu  kemudian  menggunakan penalaran logis dalam menyelesaikan masalah sedangkan, SL menggunakan penalaran logis terlebih dahulu kemudian menggunakan kemampuan visual yang dimiliki, 3) kreativitas pemecahan masalah logis matematis siswa SP dan SL hampir sama pada tiap tahapan namun, uraian jawaban yang diberikan SP lebih rinci/terurai dan pada tahap memproduksi, SP membuat dan menuliskan kesimpulan dalam menemukan pola jawaban sedangkan SL tidak
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMPN 7 MATARAM DALAM MENYELESAIKAN SOAL GARIS DAN SUDUT TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ananda, Rio Pradipta; Sanapiah, Sanapiah; Yulianti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v6i2.1838

Abstract

Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Mataram memerlukan analisis untuk mengetahui kesalahan apa saja yang banyak dilakukan dan mengapa kesalahan tersebut dilakukan siswa. Melalui analisis kesalahan akan diperoleh bentuk dan penyebab kesalahan siswa, sehingga guru dapat menentukan serta memberikan jenis bantuan yang tepat kepada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi garis dan sudut. Kesalahan yang dimaksud dalam penelitian ini dibatasi berdasarkan jenisnya yaitu kesalahan fakta, kesalahan prinsip, kesalahan konsep dan kesalahan operasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai intrumen kunci dan soal tes. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data 20,43% dari jawaban keseluruhan melakukan kesalahan fakta, 33,33% dari jawaban keseluruhan melakukan kesalahan konsep, 34,41% dari jawaban keseluruhan melakukan kesalahan prinsip dan 11,83% dari jawaban keseluruhan melakukan kesalahan operasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII SMPN 7 Mataram masih banyak yang melakukan kesalahan dalam menjawab soal terkait materi garis dan sudut.
TINGKAT KESUKARAN, DAYABEDA, KONSISTENSI INTERNAL BUTIR DITINJAU PENGUJIAN SEREMPAK-PARSIAL DAN KONTEN UJI PADA TES SELEKSI MASUK IKIP MATARAM TAHUN 2011/2012 Jumailiyah, Jumailiyah
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1840

Abstract

Tes seleksi masuk perguruan tinggi sebagai instrumen yang penting dalam rangka pengambilan keputusan yaitu memilih calon yang cocok, membutuhkan tes berkualitas dari segi tingkat kesukaran, dayabeda, dan konsistensi internal butir. Sampel peserta tes jurusan IPA sebanyak 1056, tes terdiri dari 60 butir, masing-masing 15 butir pada tes Matematika, Biologi, Kimia dan tes Fisika. Nilai butir dihitung dengan perangkat lunak ITEMAN dan pengujian data untuk penarikan kesimpulan dengan bantunan SPSS ver.15. Pengujian perbedaan dayabeda dan konsistensi internal yang dianalisis secara serempak dan secara parsial diuji dengan teknik uji T, sedangkan perbedaan tingkat kesukaran butir, dayabeda, dan konsistensi internal pada tes Biologi, Matematika,  Kimia, dan tes Fisika diuji dengan analisis varians satu jalur “ANOVA” Disimpulkan: (1) Dayabeda butir tes uji parsial lebih tinggi daripada dayabeda uji serempak. (2).Konsistensi internal butir  uji parsial lebih tinggi daripada konsistensi internal butir uji serempak.(3). Tidak ada perbedaan tingkat kesukaran butir tes Biologi, tes Matematika, tes Kimia, dan tes Fisika (4). Tidak ada perbedaan dayabeda butir soal pada keempat kelompok tes atau dayabeda butir soal pada tes Biologi, tes Matematika, tes Kimia, dan tes Fisika (5). Ada perbedaan konsistensi internal butir tes Biologi, tes Matematika, tes Kimia, dan tes Fisika.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIK SISWA MTs NEGERI 1 JONGGAT DENGAN PEMBELAJARAN TASC(THINKING, ACTIVELY DAN SOCIAL CONTEXT) PADA MATERI SEGITIGA Muzaki, Ahmad
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan kreatif matematik siswaMTsNegeri 1Jonggat dengan pembelajaran TASC (Think, Actively, and Social Context) pada materi segitiga karena di MTs N 1 Jonggat pembelajaran matematika yang mereka rasakan kurang bermakna. Masih ada guru, pada saat pembelajaran matematika tidak mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, padahal mengaitkan pengalaman kehidupan nyata siswa dengan idea-idea matematika dalam pembelajaran di kelas penting dilakukan agar pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengukur kemampuan berfikir kritis dan kreatif matematika siswa MTsN 1 jonggat pada materi segitiga. Dan wawancara dilakukan untuk melakukanproses triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus 1 ada 6 dari 22 siswa yang tidak tuntas. Sedangkan pada siklus 2 semua siswa tuntas. Oleh karena itu pembelajaran dengan mode TASC mampu menumbuhkan rasa ingin tahu (inquiri),  pembiasaan bertanya, kemampuan menyampaikan pendapat, kerja sama sosial dalam belajar sehingga terbentuk budaya berpikir (cultural thinking) siswa.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI POKOK FUNGSI KOMPOSISI PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 TANJUNG Arifin, Jainul
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1843

Abstract

Rendahnya prestasi belajar siswa disebabkan karena masih diterapkannya metode pembelajaran yang berpusat pada guru, sehingga mengakibatkan siswa hanya mendegarkan dan menerima apa yang diberikan oleh guru, siswa hanya duduk diam mendegarkan   ceramah guru dengan   penuh perhatian,   jarang   bertanya,   jarang mengemukakan masalah dan masih banyak siswa yang tidak mengkaji dan menganalisa kebenarannya. Siswa cenderung berpikiran bahwa apa yang dikatakan guru pasti benar dan tidak ikut aktif menetapkan apa yang akan diterimanya. Untuk mengatasi persoalan tersebut, maka diterapkanlah metode Problem Based Learning (PBL), PBL merupakan salah satu bentuk peralihan dari paradigma pengajaran menuju paradigma pembelajaran, yang memfokuskan pada pembelajaran siswa dan bukan pada pengajaran guru. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan Problem Based Learning dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Pokok Fungsi Komposisi             Siswa  Kelas  XI SMAN  1  Tanjung  Tahun  Pelajaran  2013/2014.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam  2 siklus. Berdasarkan hasil evaluasi Pada siklus I persentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa sebesar 72,41 % dan aktivitas siswa sebesar 17,6 dengan katagori cukup aktif sedangkan  aktivitas  guru  sebesar 2,71  dengan  kategori  cukup  aktif.  Pada siklus  II persentase ketuntasan klasikal m e n c a p a i  86,66% dan aktivitas siswa mencapai 3,8 dengan kategori sangat aktif sedangkan aktivitas guru mencapai 3,71 dengan kategori aktif. Berdasarkan uraian diatas hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan baik dari aktivitas belajar siswa, aktivitas guru maupun hasil belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan penerapan Problem Based Learning dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Pokok Fungsi Komposisi  Siswa Kelas XI SMAN 1 Tanjung .

Page 8 of 33 | Total Record : 329