cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
admin@jurnalcenter.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
admin@jurnalcenter.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Barat, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau, 28125
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 30898404     EISSN : 30898404     DOI : https://doi.org/10.62567/ijis
Core Subject : Religion,
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) discussing research results in the scope of Islamic science in a holistic manner. IJIS aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ranging from Islamic history, Islamic thought, Islamic laws, Islamic politics, Islamic economics, and Islamic education, and Islamic social-cultural. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) is published online by Jurnal Center Indonesia Publisher (JCI).
Articles 92 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN Al Akhyar, Dwiki
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.483

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of educational management in developing students' character. The research method employed is a survey, which involves collecting data through questionnaires distributed to students and teachers in selected schools. The sample consists of students and teachers from a specific vocational high school. The findings indicate that effective educational management has a significant positive impact on character development among students. Key factors such as school leadership, communication patterns between teachers and students, and support from the school environment play important roles in shaping character. The implications of this research highlight the importance of effective educational management in character formation and the crucial roles of school leaders and teachers in creating a conducive educational environment. These findings can serve as a reference for schools and educational stakeholders to enhance programs and activities aimed at improving students' character development. Overall, the research results regarding the effectiveness of educational management in character development provide important conclusions that are essential for advancing character education in Indonesia and improving the quality of school management.
PENGOBATAN ISLAM BERDASARKAN HADIS: KAJIAN AKADEMIK TENTANG METODE PENYEMBUHAN NABI MUHAMMAD Isdianto, Andik; Al Indunissy, Nuruddin; Fitrianti, Novariza
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.578

Abstract

Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.
INTEGRASI TERAPI AL-QURAN DALAM PENGOBATAN ISLAM: SEJARAH, EFEKTIVITAS, DAN TANTANGAN DI DUNIA MEDIS Al Indunissy, Nuruddin; Fitrianti, Novariza; Isdianto, Andik
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.594

Abstract

Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.
HADIS TENTANG KONSEP MANAJEMEN PENGORGANISASIAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF HADITS Aminah, Neneng; Maryati; Machdum Bachtiar; Ashpandi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.633

Abstract

Konsep manajemen pengorganisasian dalam pendidikan Islam memiliki signifikansi fundamental dalam mengembangkan sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep manajemen pengorganisasian pendidikan Islam melalui analisis komprehensif hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) dan content analysis. Sumber data primer adalah kitab-kitab hadis standar seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, dan kitab hadis mu'tabar lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, klasifikasi, dan analisis hadis-hadis yang berkaitan dengan manajemen pengorganisasian pendidikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW mengandung prinsip-prinsip manajemen pengorganisasian yang komprehensif, meliputi aspek kepemimpinan, pembagian tugas, koordinasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa konsep manajemen dalam hadis menekankan profesionalisme, transparansi, musyawarah, dan pengembangan potensi individual dalam kerangka organisasi pendidikan Islam.Kontribusi penelitian ini memberikan perspektif baru dalam memahami konsep manajemen pendidikan Islam berdasarkan sumber normatif hadis, sekaligus menawarkan model pengorganisasian yang berbasis pada nilai-nilai profetik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan manajemen pendidikan Islam dan memberikan landasan konseptual bagi praktisi pendidikan dalam mengembangkan sistem manajemen yang efektif dan berkarakter.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP MATERI THAHARAH MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIK DAN MEDIA AUDIOVISUAL SISWA KELAS VII MTS ASAS ISLAMIYAH KOTA JAMBI Haris
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.736

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas VIIA MTs Asas Islamiyah tentang materi Thaharah melalui penerapan media Audio Visual. Dilaksanakan dalam dua siklus, penelitian ini mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa dari 42% pada pra siklus, menjadi 65% pada Siklus I (dengan metode Picture and Picture/videos, Tanya-jawab, dan diskusi), dan mencapai 82% pada Siklus II (dengan penambahan praktik dan media Audio Visual). Media Audio Visual memudahkan siswa memahami tata cara bersuci melalui visualisasi yang jelas, sementara praktik berpasangan mendorong pembelajaran aktif dan kolaboratif. Penelitian merekomendasikan pentingnya pemberian motivasi berkelanjutan, pengelolaan waktu efektif, persiapan media yang matang, dan penekanan intensif pada materi pokok untuk memperkuat pemahaman dan penerapan praktik Thaharah dalam kehidupan sehari-hari.
THE INFLUENCE OF TARIQAS IN THE CONTEXT OF RELIGIOUS UNDERSTANDING AND THE STRENGTHENING OF LOCAL CULTURE MOBILITY IN ACEHNESE SOCIETY Budiman, Iskandar
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.800

Abstract

Aceh is part of Indonesia’s archipelagic region and stands as the initial landing place of Islam. Situated on the western coast of Sumatra Island, this region played host to the peaceful introduction of Islam through Arab traders. The Islamization process, guided by a tasawwuf approach, unfolded smoothly, making it easy for the people of Aceh to embrace the Islamic faith. This underscores the significant role played by the tasawwuf approach and tariqa in the Islamization process. Consequently, the prevailing Islamic thought embraced by the community is infused with the practices of tasawwuf. Tariqa, etymologically meaning a method of practice to achieve a goal, has witnessed a notable increase in its development within the Islamic community. In Sufi terminology, “tariqa” is a form of spiritual practice and soul training aimed at attaining haqiqa (the essence) and ma'rifa (gnosis). These practices and exercises are guided by a spiritual teacher known as a “mursyid” (guide) because the journey between Sharia and haqiqa, according to Sufi scholars, must traverse seven great mountains. Islam significantly influences the way of life in Aceh society, with its people adhering firmly and with a commitment to religious teachings. In essence, Islam is a way of life for the people of Aceh. Over time, Acehnese society has changed its outlook on life. Some individuals practice specific tariqa to draw closer to the Creator. Tariqas such as Qadiriyya, Shattariyya, and Naqshbandiyya are among those that have developed in Indonesia. Engaging in the practices of these tariqas will influence the behavioral patterns of society. Moreover, the religious understanding among the community will change. In other words, the evolving tariqa brings a distinctive spiritual enthusiasm to the religious life of Acehnese society.
PELAKSANAAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN DALAM LEMBAGA KEPENDIDIKAN ISLAM Nurfaizin, Fikrial; Jabar, Jaja Abdul; Zohriah, Anis; Patimah, Siti
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.817

Abstract

In today's competitive era of globalization, management plays a strategic role in optimizing the performance of Islamic educational institutions to produce high-quality human resources. This study aims to examine the implementation of management functions—particularly the planning function—and their contribution to achieving educational goals. The planning function, which includes needs identification, vision and mission setting, goal determination, and evaluation, has been shown to enhance institutional effectiveness through optimal resource utilization, clear direction, and adaptability to change. Additionally, this research highlights the importance of leadership, innovative learning strategies, and the integration of technology as key factors in the success of educational management. Despite facing various challenges such as limited resources and resistance to change, educational institutions can overcome these obstacles through appropriate managerial strategies, stakeholder engagement, and continuous improvement. The findings of this study are expected to contribute to the development of more effective and responsive management practices within the context of Islamic educational institutions in Indonesia.  
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN RASULULLAH SAW Aditya Syahputra; Akhmad Kastalani; Ahmadi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai model kepemimpinan ideal dalam Islam dan relevansinya dalam konteks modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur sejarah Islam untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental kepemimpinan Rasulullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW berlandaskan pada tujuh karakteristik utama: Sidq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kredibilitas), Fathanah (kecerdasan dan kebijaksanaan), Tabligh (komunikasi efektif dan transparan), keadilan, kesabaran, serta kasih sayang dan empati. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi landasan dalam membangun masyarakat Islam pada masa Rasulullah, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks kepemimpinan modern di berbagai bidang. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam era globalisasi memiliki potensi untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan efektif dalam membangun organisasi dan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tokoh kontemporer yang telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut serta strategi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
MODERNITAS KONTEMPORER DAN PROSPEKNYA DALAM ISLAM (BERDASARKAN PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN DALAM ISLAM & MODERNITY) Abdul Hafith; Taufik; Subhan Abdullah Acim; Jumarim
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.828

Abstract

Fazlur Rahman is one of the modern Muslim thinkers who plays an important rolein the reconstruction of Islamic thought, especially in responding to the challenges ofmodernity. He argues that Islam is not a static teaching, but rather a dynamic valuesystem that must always develop in accordance with the changing times. One of Rahman'smain criticisms of the Islamic world is the tendency to understand the Qur'an and Sunnahliterally without considering their historical and social context. He offers a double movementmethodology, an approach that traces the original meaning of the text in its historicalcontext, then applies it to modern conditions. This approach allows Islam to remainrelevant without losing its essence. In addition to the interpretation methodology, Rahmanalso contributed to the reform of Islamic education, the integration of science with religion,and the reconstruction of Islamic law based on the principle of maqasid al-shariah. Heemphasized the importance of reopening the door of ijtihad so that Muslims do not getcaught up in taqlid, namely the attitude of accepting Islamic law dogmatically withoutcritical evaluation. Rahman also criticized Islamic fundamentalism which tends to rejectmodernity absolutely, as well as radical secularism which seeks to eliminate the spiritualaspect of human life. According to him, Muslims must be able to adopt the positive aspectsof modernity, such as the development of science and technology, without sacrificingIslamic values. With a more rational and contextual approach, Rahman provides afoundation for Islamic renewal that is not only based on tradition, but also open to thedevelopment of the times. His thoughts offer solutions to various global challenges faced by Muslims, including inlegal, social, and economic aspects. Thus, modernity is not a threat to Islam, but ratheran opportunity to strengthen Islamic values in the lives of contemporary society.
DASAR WAJIB PATUH PADA UNDANG-UNDANG PERKAWINAN Husnul Khotimah; Jumni Nelli; Muhammadn Pajri Zullian
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.834

Abstract

Undang-Undang Perkawinan (UUP) merupakan salah satu produk hukum pemerintah Indonesia yang mengikat secara hukum bagi seluruh warga negara. Akan tetapi, dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengabaikan kewenangannya dan menganggap kepatuhan terhadap UUP bukanlah sebagai kewajiban agama, melainkan sekadar kewajiban perdata. Persepsi ini menimbulkan masalah kepatuhan hukum, khususnya di kalangan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap UU Perkawinan memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam, khususnya dalam kerangka kepatuhan kepada ulil amri (penguasa), sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur'an Surat An-Nisa [4]:59 dan [4]:83. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisis isi, dengan fokus pada literatur primer dan sekunder yang terkait dengan hukum Islam dan peraturan-undangan nasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UUP, sebagai hasil ijtihad pemerintah, merupakan suatu bentuk konteks kolektif (ijma') yang mengikat secara hukum dan agama. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap UUP harus dilihat sebagai bagian dari kewajiban yang lebih luas yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menaati Allah, Rasul-Nya, dan para penguasa. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan kesadaran bahwa hukum negara yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam harus dilihat tidak hanya sebagai persyaratan administratif tetapi sebagai bagian dari pengabdian kepada agama.

Page 2 of 10 | Total Record : 92