cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
admin@jurnalcenter.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
admin@jurnalcenter.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Barat, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau, 28125
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 30898404     EISSN : 30898404     DOI : https://doi.org/10.62567/ijis
Core Subject : Religion,
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) discussing research results in the scope of Islamic science in a holistic manner. IJIS aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ranging from Islamic history, Islamic thought, Islamic laws, Islamic politics, Islamic economics, and Islamic education, and Islamic social-cultural. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) is published online by Jurnal Center Indonesia Publisher (JCI).
Articles 92 Documents
PENDIDIKAN ISLAM DI ANDALUSIA : INTEGRASI ILMU, DINAMIKA KEKUASAAN, DAN TRANSMISI PENGETAHUAN KE BARAT Abdul Rahman Mujahid
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2090

Abstract

Pendidikan Islam di Andalusia merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam yang menunjukkan peran strategis pendidikan dalam membangun tradisi intelektual dan kebudayaan yang berpengaruh lintas wilayah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan Islam di Andalusia dengan menekankan tiga aspek utama, yaitu integrasi ilmu dalam kerangka epistemologis Islam, dinamika relasi antara pendidikan dan kekuasaan politik, serta proses transmisi pengetahuan ke dunia Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan sejarah pendidikan Islam Andalusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Andalusia berkembang melalui lembaga-lembaga seperti masjid, kuttāb, halaqah ilmiah, dan perpustakaan, dengan karakter integratif yang memadukan ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu rasional secara komplementer. Perkembangan tersebut sangat dipengaruhi oleh patronase politik pada masa kejayaan Bani Umayyah di Andalusia, sementara fragmentasi kekuasaan dan konflik internal pada periode berikutnya menyebabkan kemunduran institusi pendidikan. Meskipun demikian, tradisi keilmuan Andalusia tetap berlanjut melalui transmisi pengetahuan ke Eropa, terutama melalui gerakan penerjemahan dan pertukaran intelektual lintas budaya, yang mengalami seleksi dan transformasi epistemologis. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam di Andalusia memiliki signifikansi historis sekaligus relevansi konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer
PERPUSTAKAAN DALAM PERADABAN ISLAM : KONTRIBUSI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN Abdul Latif
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2091

Abstract

Perpustakaan dalam peradaban Islam memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Sejak masa awal sejarah Islam, peran perpustakaan tidak hanya terbatas pada tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat intelektual dan riset yang mendukung kemajuan di berbagai bidang ilmu. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perjalanan dan kontribusi perpustakaan dalam sejarah Islam, dimulai dari masa Nabi Muhammad SAW dan sahabat, hingga pada masa kejayaan kekhalifahan Abbasiyah, serta relevansinya dalam konteks modern. Melalui peran perpustakaan sebagai tempat penyimpanan manuskrip berharga, pengembangan pengetahuan, dan pembelajaran, artikel ini akan membahas bagaimana perpustakaan berfungsi sebagai jembatan antara peradaban Islam dan peradaban lainnya, serta tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan Islam di era digital saat ini. Di tengah kemajuan teknologi informasi, artikel ini juga menelusuri upaya yang dilakukan oleh perpustakaan Islam untuk beradaptasi dengan teknologi digital guna melestarikan warisan ilmiah yang telah ada selama berabad-abad. Dengan mengkaji sejarah, peran, dan tantangan perpustakaan Islam, diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya lembaga ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang berkelanjutan, serta masa depannya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan global.
MANUSIA DAN KEHIDUPAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Siti Nasim Jf; Aulia ‘Aisyah; Rita Sriayu
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2161

Abstract

Manusia dalam perspektif Islam dipandang sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki keistimewaan berupa akal, hati, dan potensi spiritual yang membedakannya dari makhluk lain. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep manusia dan kehidupan dalam perspektif Pendidikan Agama Islam serta relevansi peran pendidikan agama dalam membentuk manusia yang beriman dan berakhlak di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal dan literatur akademik yang relevan dengan tema kajian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai makhluk spiritual, sosial, dan intelektual yang harus dikembangkan secara seimbang melalui Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam berperan strategis dalam membimbing manusia memahami tujuan hidup sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi, serta menginternalisasikan nilai iman, akhlak, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki relevansi yang kuat sebagai fondasi pembentukan manusia seutuhnya (insan kamil) yang mampu menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa kehilangan identitas moral dan spiritualnya.
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Andri Marta Sudirja; Umar Rosadi; Muhamad Rif'at Syadli; Chepy Risnadar Angga Widjaya; Siti Latipah; Aji Setiaji; Iyad Suryadi; Asep Ahmad Ridwansyah
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2184

Abstract

Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.
KEARIFAN LOKAL DAN PRAKTIK PEMBACAAN SURAH YASIN MALAM JUM’AT DI KALANGAN ETNIK MADURA SUNGAI BAKAU BESAR DARAT Abdullah; Saifuddin Herlambang; Luqman Abdul Jabbar
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2198

Abstract

Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dan praktik pembacaan Surah Yasin malam Jumat di kalangan etnik Madura Sungai Bakau Besar Darat dalam perspektif Living Qur’an. Tujuan penelitian adalah menganalisis makna sosial-religius tradisi Yasinan, relasinya dengan nilai kearifan lokal, serta proses transformasi teks Al-Qur’an menjadi tradisi hidup dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi agama melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan berfungsi sebagai media penguatan iman, sarana integrasi sosial, peneguh identitas keislaman etnik Madura, dan ruang negosiasi antara teks suci dan budaya lokal. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, spiritualitas, penghormatan kepada leluhur dan orang tua, serta pendidikan keagamaan antar generasi. Dalam perspektif Living Qur’an, Surah Yasin tampil sebagai teks hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi melalui ritual, simbol, dan relasi sosial, sehingga menjadi sumber harapan, doa, dan keselamatan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, melainkan menjadi medium kontekstualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat. Implikasi penelitian ini bersifat teoretis dalam penguatan kajian Living Qur’an dan praktis bagi pengembangan pendidikan, dakwah kultural, serta pelestarian tradisi Islam lokal.
REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA: DINAMIKA HISTORIS, TRANSFORMASI KELEMBAGAAN, DAN TANTANGAN KONTEMPORER Herawati
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2237

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia mengalami proses reformasi yang panjang dan dinamis seiring dengan perubahan sosial, politik, dan kebijakan pendidikan nasional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan reformasi pendidikan Islam di Indonesia dari masa awal hingga era kontemporer, dengan menyoroti faktor pendorong, arah perubahan, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk kebijakan pemerintah dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam tidak hanya menyentuh aspek kelembagaan dan kurikulum, tetapi juga metode pembelajaran, integrasi ilmu agama dan umum, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun demikian, reformasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketimpangan mutu, keterbatasan sarana, dan tantangan globalisasi. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.
PERSEPSI ORANG TUA MENGENAI PENDIDIKAN AGAMA SEBAGAI LANDASAN PEMBENTUKAN AKHLAK ANAK Eva Amelia; Huwaiza Faqiha Maulida Hidayat; Nabila Syahir; Dede Zubaidah
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2243

Abstract

Pendidikan agama sangat penting dalam pembentukan akhlak anak sejak usia dini. Salah satu faktor yang memengaruhi dalam pembentukan akhlak anak adalah orang tua. Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam menanamkan pendidikan agama untuk pembentukan akhlak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi orang tua mengenai pentingnya pendidikan agama Islam untuk anak, dengan fokus pada implementasi nilai-nilai agama Islam yang dilakukan orang tua di rumah, dan pentingnya menjadi teladan yang baik bagi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menjadi pengaruh bagi anak dalam mengenalkan dan mengajarkan ajaran agama Islam pada anak, seperti salat berjamaah, membaca Quran, dan menghafal surat pendek. Dengan demikian, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi agama yang kuat pada anak, yang kelak akan menjadi landasan di masa yang akan datang.
PERBANDINGAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FUNGSI SOSIAL MASJID DI WILAYAH PERUMAHAN DAN PEDESAAN Himmayatul Muthmainnah; Julia Rahma Safira; Naurah Ayesha Maheswari; Dede Zubaidah
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2244

Abstract

Masjid memiliki kedudukan strategis dalam kehidupan umat Islam, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Sejak masa Nabi Muhammad SAW, masjid berfungsi sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan peradaban Islam. Namun, dalam praktik kontemporer, fungsi sosial masjid belum sepenuhnya berjalan optimal. Berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan dana dan sumber daya, serta rendahnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Perbedaan persepsi masyarakat terhadap fungsi masjid sebagai pusat aktivitas sosial turut memengaruhi tingkat keterlibatan jamaah dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan persepsi masyarakat di wilayah perumahan dan pedesaan mengenai fungsi masjid sebagai pusat aktivitas sosial, mengidentifikasi bentuk aktivitas sosial yang dominan, serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan persepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, kuesioner terbuka, serta studi literatur. Lokasi penelitian meliputi Masjid Jami’ Darul Hikmah yang berada di wilayah perumahan dan Masjid Jami’ Taufiqillah yang berada di wilayah pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jami’ Darul Hikmah memiliki peran yang relatif seimbang antara fungsi sosial dan keagamaan dengan keterlibatan masyarakat yang cukup aktif, meskipun partisipasi remaja masih terbatas. Sementara itu, Masjid Jami’ Taufiqillah lebih menonjol dalam kegiatan keagamaan dengan jangkauan jamaah yang lebih luas, namun aktivitas sosialnya cenderung terbatas akibat faktor lokasi dan hambatan psikologis remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial melalui peningkatan partisipasi generasi muda dan dukungan masyarakat sekitar.
MANAJEMEN INTEGRASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELAS TAKHASSUS KITAB DI MTs DARUL ULUM LAMPUNG Hilma Aulia; M Rikza Chamami
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan banyaknya pendidikan dibawah naungan pondok pesantren Penelitian mengalami kesulitan dalam menyelaraskan pemahaman tentang agama kepada para siswa, hal itu menyebabkan banyak santri yang kesusahan dalam membagi waktu belajar dan membagi kefokusan antara pelajaran sekolah formal dengan pelajaran pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai manajemen integrasi kurikulum Takhasssus Kitab di MTs Darul Ulum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: Perencanaan integrasi kurikulum takhassus kitab dilakukan mulai dari membentuk tim penyusunan perencanaan integrasi kurikulum yang terdiri dari ketua yayasan, kepala madrasah diniyah, dan kepala MTs serta beberapa anggota lain, serta menentukan rencana pembelajaran kurikulum yang akan dijalankan. Pengorganisasian integrasi kurikulum dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab untuk semua anggota tim integrasi kurikulum dan koordinasi hasil perencanaan kepada para guru yang terlibat dalam pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab. Pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab yaitu proses pembelajaran dikelas dengan bahan ajar pendukung kitab kuning. Selanjutnya, evaluasi dilakukan dengan dua jenis yaitu evaluasi proses yang dilakukan untuk para guru dan evaluasi hasil yang dilakukan pada para siswa.
KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Imam Adi Marianto; Maragustam Siregar
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2275

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

Page 9 of 10 | Total Record : 92