cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Teewan Journal Solutions (TeJoS) merupakan jurnal multi disiplin ilmu kesehatan yang menyediakan layanan publikasi untuk membantu para Cendikiawan, Peneliti, Penulis dan mahasiswa yang ingin melakukan publikasi ilmia dengan submid Gratis tanpa di pungut biaya, dengan adanya publisher ini bisa menjadi publikasi yang terkemuka untuk masyarakat dalam mencari referensi ilmiah dan memejukan keilmuan Indonesia khususnya d bidang kesehatan.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Teewan Journal Solutions
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30468078     DOI : 10.62710
Core Subject : Health,
Teewan Solutions publishes articles of research results in the field of health in general which include the Medical Public Health Midwifery Pharmacy Nursing Environmental Health Dental Health health analyst Occupational Health and Safety Hospital administration Health policy
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Hubungan Motivasi Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III  Banda Aceh Gunawan, Gunawan; Eridha Putra; Maulida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/em055e42

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan disiplin ilmu pelayanan kesehatan yang muncul dengan kompleksitas yang berkembang dalam sistem perawatan kesehatan sebagai akibat dari meningkatnya bahaya pada pasien di fasilitas pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien bertujuan untuk mencegah dan mengurangi risiko, kesalahan dan bahaya yang terjadi pada pasien selama pemberian layanan kesehatan. Landasan dari disiplin ilmu ini adalah peningkatan berkelanjutan berdasarkan pembelajaran dari kesalahan dan peristiwa yang buruk pada pasien. Penelitian terkait motivasi perawat serta hubungannya dengan pelaksanaan keselamatan pasien di rumah sakit tidak peneliti temukan. Oleh sebab itu dari uraian di atas, maka peneliti berasumsi bahwa ada dugaan hubungan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan pelaksanaan  keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan  dalam penelitian ini adalah desain penelitian. Sampel penelitian sebanyak 50 perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis univariat dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai P = 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. III Banda Aceh.
Penggunaan Gadget Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Di Universitas Sains Cut Nyak Dhien Rahawa, Ina; Nurhayati, Ningsih
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/14mr2a09

Abstract

Penggunaan gadget banyak memberikan manfaat bagi penggunaanya, salah satunya sebagai media belajar yang dapat membantu proses pembelajaran bagi mahasiswa. Dampak positif dan negatif yang ditimbulkan tergantung bagaimana cara mahasiswa menggunakan gadget tersebut. Jika gadget digunakan untuk menunjang pembelajaran maka akan membantu meningkatkan prestasi akademik, namun jika kecenderungan penggunaan gadget lebih kepada penggunaan yang kurang tepat dengan kegiatan pembelajaran maka prestasi belajar mahasiswa juga semakin menurun. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui penggunaan gadget terhadap prestasi akademik mahasiswa di Universitas Sains Cut Nyak Dhien. Metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i Prodi Keperawatan Program Sarjana Universitas Cut Nyak Dhien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 pasien dengan teknik sampel yaitu Proportional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar positif dalam menggunakan gadget sebanyak 36 responden (60%), prestasi akademik dengan kategori sangat memuaskan sebanyak 42 responden (70%). Ada hubungan penggunaan gadget terhadap prestasi akademik mahasiswa di Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa dengan nilai p-value = 0,011 (p<0,05). Peneliti menyarankan kepada mahasiswa agar melakukan introspeksi terhadap cara memanfaatkan gadget dengan cara yang tepat terutama untuk mencari informasi mengenai pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi akademik serta menerapkan penggunaan gadget kearah yang lebih positif untuk meningkatkan prestasi akademik. Kata Kunci: Penggunaan Gadget, Prestasi Akademik.
Pengaruh Penyuluhan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Terhadap Pengetahuan Keluarga Di Desa Pasie Lubuk Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Halizasia, Gadis; Malem , Rehmaita; Khairil Mursalin, Muhammad Oki
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fnxdwz78

Abstract

Kebakaran merupakan suatu kejadian yang tidak dapat diperkirakan dan diprediksi kapan terjadinya, serta dapat menyebabkan kerugian materi maupun kerugian jiwa. Disebabkan oleh alam secara tidak langsung seperti letusan gunung, api, petir, korlesting listrik, kebocoran gas, dan kelalaian manusia (Miranti & Mardiana, 2018). Penyuluhan merupakan proses penyampian informasi kepada orang lain yang dilakukan oleh seorang penyuluh. Diharapkan bagi seorang penyuluh dapat memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik serta mampu berkomunikasi agar informasi yang diberikan dapat di mengerti dan dipahami. Komunikasi aktif dalam penyampian pesan yang baik akan memberikan manfaat mereka yang disuluh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono (2014) Metode penelitian ini yang digunakan adalah quasy eksperimen design dengan menggunakan rancangan Pre and post test without control (control diri sendiri) pada desain ini peneliti hanya melakukan intervensi pada satu kelompok tanpa pebanding dengan jumlah responden 100. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan keluarga terhadap kesiap siagaan bencana kebakaran dengan memberikan penyuluhan pada keluarga dengan pemberian teknik : Quasy Eksperimen design. Adapun cara pengumpulan data yag digunakan dengan menggunakan penyebaran kuesioner. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 25  Mei s/d 5 Juni 2023 tentang Pengaruh Penyuluhan KesiapSiagaan Bencana Kebakaran Terhadap Pengetahuan Keluarga Di Desa Blang Krueng Aceh Besar sebanyak 100 orang responden, maka peneliti dapat ditarik beberapa kesimpulan hasil uji wilcoxon signed rank test sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan bahwa Z hitung sebesar -5, 708a dan signifikan sebesar 0.000. ha l ini menunjukkan bahwa nilai signifikan 0.000 lebih kecil dari 0.05 (taraf kesalahan 5%). Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh pengetahuan keluarga terhadap kesiapsiagaan bencana kebakaran sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah penyuluhan.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Dengan Keluhan Nyeri Pada Pasien Low Back Pain Di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh, Indonesia Muhammad Reza Rizki; Ellyza Fazlylawati; Saputra, Mahruri
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cy0byj55

Abstract

Low back pain atau nyeri punggung bawah adalah salah satu gangguan muskuloskeletal serta penyebab utama terjadinya kecacatan nomor dua di dunia, Hal ini cenderung sangat umum terjadi pada pasien sehat dengan berbagai gangguan kesehatan ataupun komplikasi penyakit yang berbeda-beda (komorbiditas) sehingga menyebabkan seseorang sulit untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik dan kondisi komorbiditas dengan kejadian low back pain.Materials and Methods: Desain penelitian ini adalah Cross Sectional Study. Data dikumpulkan dari 237 responden yang dipilih dengan teknik non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), Depression Anxiety and Stress Scale-21 (DASS-21), Self Administered Comorbidity Questionnaire (SCQ), Short Form McGill Pain Questionnaire (SF-MPQ) dan kuesioner faktor fisik yang sudah diuji validitas dengan nilai r tabel (0,632) dan reliabilitas dengan nilai Cronbach Alpha > 0,6. Analisa data menggunakan uji Chi Square.Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan nyeri pada pasien dengan low back pain (p=0,009).Conclusion: IMT merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya nyeri low back pain pada pasien yang umumnya bisa disebabkan akibat peningkatan berat badan sehingga berkontribusi dalam peningkatan beban fisiologis dan mekanis pada jaringan.
Pengaruh Metode Baby Led Weaning Terhadap Keterampilan Oral Motor Pada Bayi 6-12 Bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peureulak Timur Tahun 2023 Rahminsyah; Purnamita Jayati , Sri Rizki; Khalida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cfe9pr21

Abstract

Keterampilan oral motor bayi 6-12 bulan dapat dilakukan dengan memberikan stimulasi seperti baby led weaning yang merupakan metode kegiatan makan yang memperkenalkan makanan sehat keluarga yang sering dikonsumsi oleh keluarga dalam bentuk finger food dan memberi kesempatan kepada anak untuk makan sendiri sejak awal proses pengenalan makanan pendamping ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode baby led weaning terhadap keterampilan oral motor pada bayi 6-12 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peureulak Timur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Peureulak Timur sebanyak 127 bayi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 bayi 6-12 bulan. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan oral motor bayi usia 6-12 bulan sebelum diberikan metode baby led weaning adalah 6,6 dengan standar deviasi 0,737 dan Convidence Interval 5-8 dan sesudah diberikan metode baby led weaning adalah 7,4 dengan standar deviasi 0,516 dan Convidence Interval 7-8. Ada pengaruh baby led weaning terhadap keterampilan oral motor pada bayi 6-12 bulan dengan nilai p-value 0,004 (p<0,05). Diharapkan bagi orang tua untuk bisa menjadikan baby led weaning sebagai opsi metode pemberian MPASI untuk merangsang motorik anak, meningkatkan nafsu makan anak, melatih anak mengenali tekstur makanan, dan tetap harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan yang kompeten.
Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Di Desa Cot Lamme Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Sriyanti, Cut; Faridhotushalihah, Eni; Fitraniar, Iin; Anita, Anita; Nurhasanah, Cut
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j4p3fy82

Abstract

Masa nifas atau puerperium dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir hingga alat kandungan kembali ke keadaan sebelum hamil, biasanya selama 6 minggu atau 42 hari. Periode nifas merupakan fase kritis bagi kesehatan ibu, dimana komplikasi dapat terjadi, terutama dalam 24 jam pertama pasca melahirkan. Penyebab utama tingginya angka kematian ibu nifas yaitu infeksi dan perdarahan pasca melahirkan, serta faktor SDM dan infrastruktur kesehatan yang kurang memadai. Pemerintah mendorong program kunjungan nifas 4 kali untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu. Tujuan penelitian yaitu melaksanakan asuhan kebidanan masa nifas sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder dari buku KIA. Hasil pengumpulan data didokumentasikan dalam format SOAP (Subjektif, Objektif, Asessment, Planning). Asuhan kebidanan dilakukan 4 kali kunjungan. Kunjungan pertama (KF 1) pada hari pertama, ibu mengeluh mules dan pegal, ASI mulai keluar, dan IMD dilakukan segera setelah kelahiran. Kunjungan kedua (KF 2) pada hari keenam menunjukkan kondisi ibu membaik tanpa keluhan, dengan ASI keluar lancar dan lochea merah kecoklatan. Kunjungan ketiga (KF 3) pada hari kesebelas, ibu dalam kondisi stabil, ASI lancar dan lochea kekuningan. Kunjungan keempat (KF 4) pada hari ketiga puluh, ibu dalam kondisi baik, ASI eksklusif diberikan, dan lochea berwarna putih. Ibu diberikan konseling tentang KB dan memilih KB suntik. Kesimpulan menunjukkan asuhan kebidanan masa nifas dapat menjadikan involusi uterus berjalan dengan baik dan mencegah komplikasi, dengan konseling dan edukasi efektif meningkatkan kesadaran ibu terhadap kesehatan dan perawatan pasca melahirkan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Lansia Dalam Mengatasi Kekambuhan Penyakit Reumatik Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Risna, Risna; Fauzia, Neila; Riska, Cut
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b54rg589

Abstract

Elderly knowledge is one of the aspects that impact the maturation of healthy attitudes. Attitude formation requires time, and consequently, developments, as they comprehend, could affect rheumatic disease recurrence. The research aimed to determine the correlation between the levels of elderly knowledge and attitudes in preventing rheumatism occurrence at the Pidie Public Health Center Area, Pidie. The type of research was analytic through a cross-sectional design. This research was conducted from July 3rd to July 19th, 2024. The population in the research was the elderly, which consisted of 326 people. 77 respondents were taken as samples by using the random sampling method. To obtain the data, the researcher used a questionnaire sheet. The result showed 43 respondents (55,8%) had negative attitudes toward the elderly in preventing rheumatism occurrence. It found 50 respondents (64,9%) with sufficient knowledge of the elderly in preventing rheumatism occurrence. In brief, there was a correlation between the levels of elderly knowledge and attitudes toward preventing rheumatism, obtaining a P-value of 0.000 ≤ 0.05. Therefore, the researcher expected that health workers should properly increase their health services for the elderly by monitoring their lifestyle to prevent rheumatism.
Pengaruh Simulasi Bantuan Hidup Dasar Terhdap Pengetahuan dan Keterampilan Anggota PMR tingkat SMA di Banda Aceh Mastura, Mirda; Saputra, Mahruri; Malem, Rehmaita; Riansyah, Ferdi
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fmw7c024

Abstract

Henti jantung / cardiac arrest merupakan keadaan yang ditandai dengan berhentinya fungsi jantung secara tiba–tiba pada seseorang akibat aktivitas kelistrikan jantung berhenti, hal ini disertai henti nafas, sehingga korban sangat terbatas untuk memberikan aliran darah dan oksigen yang memadai ke otak dan otot akhirnya menyebabkan kematian mendadak. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan tingkat pengetahuan dan keterampilan sebelum  dan sesudah Simulasi Bantuan Hidup Dasar dilakukan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Pre-eksperimental. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Banda Aceh, pada tanggal 04 mei 2024 dengan total sampel diambil dari seluruh populasi yang berjumlah 30 orang. Adapun instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur tingkat keterampilan. Hasil uji penelitian menggunakan uji wilcoxon didapatkan pada pengetahuan dan keterampilan tingkat kemaknaan (0.05) dengan nilai p yang diperoleh sebesar (0.000). Karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (a) maka H1 diterima. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada pengaruh simulasi bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh simulasi bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan anggota PMR tingkat SMA di Banda Aceh. Diharapkan anggota PMR dapat melakukan tindakan BHD pada saat terjadi kejadian gawat darurat henti jantung.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Peningkatan Kepatuhan Pengobatan Dan Pencegahan Tbc Pada Anak Di UPTD Puskesmas Langkahan Nazari, Nuri; Lestari, Jayanti Ridha; Fajarina, Mira; Riansyah, Ferdi; Maulida, Maulida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tdncx403

Abstract

Penyakit Tuberkulosis  telah dikenal lebih dari satu abad yang lalu yakni sejak ditemukannya kuman penyebab Tuberkulosis oleh Robert Koch tahun 1882. WHO pada tahun 1993 mengatakan bahwa Tb sebagai suatu poblema kesehatan masyarakat yang sangat penting dan serius di seluruh dunia serta merupakan penyakit yang menyebabkan kedaruratan global (Global Emergency), karena satu dari tiga pendudujk dunia diperkirakan telah teinfeksi dengan Mycobacterium tuberkulosis (disebut juga Basil Tahan Asam=BTA) sebagai kuman penyebab TB yang dibuktikan dengan pemeriksaan Mantouxtes. Secara geografis kasus TBC terbanyak di Southeast Asia (45,6%), Afrika (23,3%) dan Western Pacific (17,8%), dan yang terkecil di Eastern Mediterranean (8,1%), The Americas (2,9%) dan Eropa (2,2%).Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif, dengan merumuskan hipotesis yang selanjutnya dilakukan pengujian statistik untuk menerima atau menolak hipotesis. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pada pasien tuberculosis. Berdasarkan tabel diatas tentang dukungan instrumental menunjukkan bahwa dukungan instrumental kurang (10%) pada pasien yang tidak patuh lebih rendah dibandingkan dengan dukungan instrumental baik (57,1%) . Berdasarkan uji statistik, nilai p-value pada dukungan instrumental adalah 0,001 yang berarti memiliki hubungan yang bermakna antara dukungan instrumental dengan kepatuhan pengobatan tuberculosis.
Survei Prevalensi Kecacingan pada Ibu Hamil Berdasarkan Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku  di Kabupaten Aceh Tengah Ellianufara , Ellianufara; Putri , Rosalia; Hidayattullah, Mhd.; Nurdin, Ambia
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jvjje021

Abstract

Kecacingan atau Cacingan sering disebut Soil Transmitted Helminth (STH)  adalah penyakit yang ditularkan melalui tanah. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah di dunia (global issue). Diperkirakan sebanyak 1,5 milyar penduduk dunia  atau sekitar 24% berisiko terserang penyakit ini. Kelompok rentan Kecacingan adalah ibu hamil (Bumil) dan anak-anak. Prevalensi Kecacingan di Indonesia mencapai 28,25% dan di Provinsi Aceh memiliki prevalensi sebesar 32,3%. survei observasional yang dilakukan pada tempat yang menjadi sasaran survei yaitu lingkungan yang diduga sebagai tempat penularan Kecacingan terutama pada Bumil. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik observasi tanpa mempengaruhi subyek yang diamati (unobtrosive). Jumlah sampel target sebanyak 210  dan  terkumpul  sebanyak 172 sampel Bumil yang tersebar di 30 desa dengan jumlah 7 sampel setiap desa pada 7 Kecamatan/Puskesmas terpilih (Ketol, Celala, Silih Nara, Linge, Pegasing, Kute Penang dan Rusip Antara). Pengambilan sampel berdasarkan puskesmas terpilih,  kriteria lokasi stunting dan sanitasi buruk dengan melakukan wawancara mendalam terhadap informan. Metode pemeriksaan telur cacing dilakukan dengan teknik Kato Katz di laboratorium. Survei dilakukan pada tanggal 24 sampai 29 April 2018. Pengolahan data dilakukan secara deskritif dan analisis perbandingan. Hasil survei menunjukkan bahwa  terdapat  26  sampel (15,1%) Bumil positif Kecacingan dengan rincian;  10 sampel   (5,8%) terinfeksi cacing  gelang (Ascariasis), 1 sampel  (0,60%)  terinfeksi cacing cambuk (Trichuriasis) serta 18 sampel (10,4%) terinfeksi cacing tambang (Ancylostomiasis). Ada diantara Bumil dengan infeksi lebih dari satu jenis cacing (double infections). Selain faktor karakteristik,  infeksi cacing pada Bumil di Kabupaten Aceh Tengah sangat dipengaruhi  faktor risiko lingkungan dan perilaku.