cover
Contact Name
Muhammad Hasanuddin
Contact Email
cvraskhamediagroup@gmail.com
Phone
+6282362440765
Journal Mail Official
ejurpai@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gurilla No. 2 Sidorejo, Kec. Medan Tembung 20222
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by CV. Raskha Media Group
ISSN : -     EISSN : 31234704     DOI : https://doi.org/10.62712/jurpai
Jurnal Pendidikan Agama Islam (JURPAI) adalah jurnal ilmiah yang fokus pada pengembangan dan kajian di bidang Pendidikan Agama Islam, pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel yang berkaitan dengan berbagai aspek dalam pendidikan agama Islam, mulai dari teori, praktik, hingga inovasi dalam dunia pendidikan agama. Tujuan utama dari jurnal ini adalah untuk menyediakan platform bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan agama Islam untuk berbagi temuan riset, pengalaman, serta pemikiran kritis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Articles 41 Documents
Derencanaan Pembelajaran Akidah Akhlak pada Materi Fitnah dan Namimah Dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik Adila Safinatun Naja; anidya laily; muhammad shohibul; rahmat bagus; thoha zakaria; muhammad alvi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran Akidah Akhlak pada materi fitnah dan namimah dalam membentuk karakter Islami peserta didik di MA Entrepreneur Manba’ul Huda Tambakboyo serta menganalisis implementasi model Problem Based Learning (PBL) dan Cooperative Learning dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru Akidah Akhlak dan peserta didik kelas XI MA Entrepreneur Manba’ul Huda Tambakboyo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun secara sistematis melalui penyusunan tujuan pembelajaran, pemilihan materi, metode, media, dan evaluasi yang berorientasi pada pembentukan karakter Islami. Implementasi model Problem Based Learning dan Cooperative Learning mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta kesadaran untuk menghindari perilaku fitnah dan namimah dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran yang dirancang secara kontekstual dan berpusat pada peserta didik terbukti memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter Islami peserta didik.
Inovasi Pendidikan Terhadap Perkembangan Santri Di Pondok Pesantren Nurul Faroh Mangunsari Tekung Lumajang Achmad Taufiq; Mohamad Sahlan
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi pendidikan serta perannya dalam meningkatkan kualitas dan perkembangan santri di Pondok Pesantren Nurul Faroh Mangunsari Tekung Lumajang. Fokus penelitian meliputi inovasi kurikulum, pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, inovasi pendidik dalam proses pembelajaran, serta asesmen pendidikan sebagai instrumen evaluasi perkembangan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kiai, ustadz/ustadzah, santri, wali santri, dan pengurus pesantren. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pendidikan yang diterapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi keagamaan dan akademik santri, serta mendukung pembentukan karakter yang lebih baik. Asesmen pendidikan dilakukan melalui evaluasi pembelajaran, pengamatan perilaku, serta penilaian capaian akademik dan keagamaan santri untuk mengukur efektivitas inovasi yang diterapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi inovasi pendidikan dan asesmen yang berkelanjutan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan santri secara menyeluruh. Oleh karena itu, inovasi pendidikan yang didukung oleh sistem asesmen yang tepat dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan pesantren
Hubungan Antara Disiplin Shalat Dhuha dengan Motivasi Belajar PAI Siswa di MTsN Probobolinggo (Kampus II Nurul Jadid) Faridatul; Susilatus Salamah; Jazilurrahman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disiplin salat Dhuha dengan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di MTsN Probolinggo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa pembiasaan ibadah salat Dhuha yang rutin dilaksanakan di madrasah diduga memiliki kontribusi terhadap pembentukan motivasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran PAI. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTsN Probolinggo dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur disiplin salat Dhuha dan motivasi belajar PAI. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin salat Dhuha dengan motivasi belajar PAI siswa di MTsN Probolinggo. Semakin tinggi tingkat disiplin siswa dalam melaksanakan salat Dhuha, maka semakin tinggi pula motivasi belajar PAI yang dimilikinya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan program pembiasaan salat Dhuha sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan motivasi belajar PAI siswa di madrasah    
Tradisi Sahur Bersama Bulan Ramadhan di Masjid Assalam Bonan Desa Masaran dalam Perspektif Fiqih Dini Nurul Anisa; Qodim Ma’shum
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi sahur bersama pada bulan Ramadhan di Desa Masaran dalam perspektif fiqih, meliputi konsep sahur dalam Islam, pelaksanaan tradisi sahur bersama di masyarakat, nilai-nilai fiqih yang terkandung, serta dampak sosial dan keagamaan yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan sahur bersama yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Masaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi sahur bersama merupakan bentuk implementasi ajaran fiqih dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan pelaksanaan sunnah sahur, nilai kebersamaan, serta semangat tolong-menolong (ta’awun) dalam masyarakat. Pelaksanaan sahur bersama dilakukan secara terorganisir di masjid, mushola, maupun rumah warga secara bergiliran dengan rangkaian kegiatan berupa makan sahur bersama, doa, dan aktivitas keagamaan yang mendukung pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan. Tradisi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, serta pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai fiqih Ramadhan. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana, perbedaan pemahaman masyarakat terkait hukum fiqih, serta pengaturan waktu sahur yang harus disesuaikan dengan ketentuan syariat. Oleh karena itu, diperlukan peran tokoh agama dan masyarakat dalam memberikan pemahaman fiqih yang tepat agar tradisi sahur bersama tetap berjalan sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi sahur bersama tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga sebagai media implementasi fiqih yang berkontribusi dalam membentuk kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam
Optimalisasi Masjid Sebagai Pusat Kepedulian Sosial Melalui Program Jumat Berkah di Masjid Al-Istiqomah Noris Saputra; Arini Lastari; Roda Dwi Fitri; M.Aziz Mulkansyah; Hermi Pasmawati; Ujang Mahadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi fungsi sosial Masjid Al-Istiqomah melalui Program Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus masjid, jamaah, relawan, serta masyarakat penerima manfaat. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jumat Berkah telah berperan dalam mengoptimalkan fungsi sosial masjid melalui kegiatan berbagi makanan dan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini mampu meningkatkan partisipasi jamaah dalam kegiatan sosial, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat solidaritas sosial antara masjid dan masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan program didukung oleh keterlibatan aktif pengurus, jamaah, relawan, dan donatur, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan dana dan jumlah relawan yang tidak selalu konsisten. Dengan demikian, Program Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk implementasi fungsi sosial masjid yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat kepedulian sosial
Penguatan Literasi Al-Qur’an dan Praktik Ibadah Anak Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Qur’ani di TPQ Masjid Al-Istiqomah M.Azizurrohman; Runa Filza Nurahmatina; Afani Rhoudatul Jannah; Septiani Altari Altara; Hermi Pasmawati; Ujang Mahadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penguatan literasi Al-Qur'an dan praktik ibadah anak sebagai upaya mewujudkan generasi Qur'ani di TPQ Masjid Al-Istiqomah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola TPQ, ustad dan ustadzah, peserta didik, serta orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penguatan literasi Al-Qur'an yang dilaksanakan melalui pembelajaran membaca Al-Qur'an, pendampingan hafalan surah pendek, serta pembiasaan membaca doa harian mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik. Selain itu, praktik ibadah yang meliputi pembelajaran wudu, salat berjamaah, dan pembiasaan ibadah harian memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter religius anak. Program ini juga meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi peserta didik dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Keberhasilan program didukung oleh peran aktif tenaga pendidik, pengelola TPQ, mahasiswa pendamping, serta dukungan orang tua. Dengan demikian, penguatan literasi Al-Qur'an dan praktik ibadah terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mendukung terwujudnya generasi Qur'ani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari
Model Pembelajaran Pendidikan Islam Berbasis Multidisipliner untuk Penguatan Moderasi Beragama Rifa Muslihatin Nufus; Nabilah Hayyu Palupi; Jazilurrahman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i3.83

Abstract

Islam berbasis multidisipliner diterapkan melalui integrasi ilmu keislaman dengan ilmu sosial Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, dan kontribusi model pembelajaran Pendidikan Islam berbasis multidisipliner dalam penguatan moderasi beragama peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada lembaga pendidikan Islam yang menerapkan pembelajaran integratif. Sumber data penelitian meliputi guru Pendidikan Islam, peserta didik, dan pihak sekolah yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai implementasi pembelajaran berbasis multidisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan, budaya, dan teknologi dalam proses pembelajaran. Implementasi pembelajaran dilakukan melalui metode diskusi, studi kasus, dan pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik berpikir kritis, terbuka, dan aktif dalam memahami realitas sosial. Model pembelajaran tersebut memberikan kontribusi positif terhadap penguatan moderasi beragama peserta didik yang ditunjukkan melalui sikap toleran, inklusif, menghargai perbedaan, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan secara damai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan multidisipliner dalam Pendidikan Islam mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan tantangan masyarakat multikultural. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif inovasi pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat dan humanis
Perencanaan dan Praktik Pembelajaran Ahlussunnah wal Jama’ah Berbasis Modul Ajar Kontemporer untuk Penguatan Karakter Moderat Siswa Fase D Alya Nafiza; Sadun Arrozi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i3.85

Abstract

Pembelajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan praktik pembelajaran Aswaja serta implementasinya melalui penyusunan modul ajar berbasis humanisme, inklusi, dan diferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang sistematis melalui modul ajar mampu meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan proses pembelajaran. Integrasi pendekatan humanisme, inklusi, dan diferensiasi dalam praktik pembelajaran memberikan ruang bagi keberagaman karakteristik peserta didik serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar. Selain itu, refleksi dan umpan balik pedagogik berperan penting dalam memperbaiki kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran Aswaja tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan karakter dan pengembangan sikap sosial peserta didik secara holistik
Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Mahmud Yunus sebagai Paradigma Transformasi Pendidikan Islam Abad ke-21 Ahmad Salim Ulul Albab; Ahmad Zaini; Futuh Muafi; Titarini; Afifatus Sholeha
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i3.88

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan paradigma pembelajaran. Dalam konteks tersebut, pemikiran Prof. Dr. H. Mahmud Yunus menjadi salah satu fondasi penting dalam proses modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran pendidikan Mahmud Yunus serta mengkaji relevansinya terhadap transformasi pendidikan Islam pada abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis terhadap karya-karya Mahmud Yunus serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi tema-tema utama mengenai pembaruan kurikulum, metodologi pembelajaran, integrasi ilmu agama dan ilmu umum, serta kebijakan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahmud Yunus menawarkan paradigma pendidikan yang menempatkan integrasi ilmu sebagai landasan utama pembentukan sumber daya manusia muslim yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman. Reformasi metode pembelajaran bahasa Arab melalui Thariqah Mubasyarah, penerapan sistem klasikal, penyusunan literatur pendidikan, serta perjuangannya dalam memasukkan Pendidikan Agama Islam ke dalam sistem pendidikan nasional menjadi kontribusi strategis yang masih relevan hingga saat ini. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Mahmud Yunus tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menawarkan kerangka konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam yang inovatif, integratif, dan responsif terhadap tantangan era digital.  
Upaya Pengembangan Nilai-Nilai Spiritual dan Moral Peserta Didik melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Anisa; Arief Irwansyah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i3.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pengembangan nilai-nilai spiritual dan moral peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang relevan dengan pengembangan nilai spiritual dan moral dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui penanaman nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi, dan kepedulian sosial. Upaya pengembangan nilai-nilai spiritual dan moral dapat dilakukan melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, kegiatan keagamaan, serta kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Keberhasilan pengembangan nilai spiritual dan moral dipengaruhi oleh faktor pendukung, seperti lingkungan sekolah yang kondusif dan peran aktif orang tua, serta faktor penghambat, seperti pengaruh lingkungan negatif dan kurangnya kesadaran peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran Pendidikan Agama Islam perlu dilaksanakan secara holistik dan berkelanjutan agar mampu membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.