cover
Contact Name
Andre Agachi Purba
Contact Email
pt.lembagappn@gmail.com
Phone
+6282181396566
Journal Mail Official
pt.lembagappn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kakak Tua No. 17 Kec. Medan Sunggal, Kota Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Golden Generation Multidisciplinary
ISSN : -     EISSN : 31236278     DOI : https://doi.org/10.65244/jggm
Journal of Golden Generation Multidisciplinary (E-ISSN : 3123-6278) adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan open access, diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform publikasi bagi penelitian inovatif dan gagasan teoretis dari seluruh disiplin ilmu. Fokus utama kami adalah mendorong dialog lintas-bidang dan pendekatan interdisipliner untuk memecahkan masalah kompleks. Journal of Golden Generation Multidisciplinary menyambut naskah berkualitas tinggi dari berbagai bidang, termasuk Ilmu Sosial dan Humaniora, Sains dan Teknologi (STEM), Ilmu Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, serta Pertanian dan Lingkungan. Setiap naskah akan melalui proses double-blind peer review yang ketat untuk menjamin kualitas dan orisinalitasnya. Jurnal ini terbit enam kali setahun pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember, serta menyediakan akses terbuka untuk mendukung pertukaran pengetahuan global. Kami mengundang para peneliti dan akademisi untuk mengirimkan karya terbaik mereka.
Arjuna Subject : Umum - Analisis
Articles 85 Documents
Integrasi Eco-Sufisme dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Sistematis atas Model, Hasil, dan Tantangan Misbachul Munir; Aina Noor Habibah; Yuni Pangestutiani; Akhmad Ali Said; Moch. Bashori Alwi; Bayu Fermadi; Moh. Hasan Fauzi; Chafidz Kusnindar
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 4 (2023): Juni 2023: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i4.444

Abstract

Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.
Mistisisme Maskulin dan Spiritualitas Feminin: Reinterpretasi Metafora Gender dalam Teks Tasawuf Klasik dan Kontemporer Moh. Hasan Fauzi; Aina Noor Habibah; Misbachul Munir; Bayu Fermadi; Akhmad Ali Said; Moch. Bashori Alwi; Yuni Pangestutiani; Nur Rahma Shanty
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024): Juni 2024 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v3i3.445

Abstract

Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.
Controlled Speaking Practices of Senior High School Students at SMA TA’MIRIYAH Sudarmono
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.462

Abstract

This paper discussed the result of Controlled Speaking Practices of Senior Students at SMA. This teaching technique had a big contribution to improve accuracy and fluency in speaking. The study aimed to investigate the strengths and weaknesses of Controlled Speaking Practices and it was also to find whether Controlled Speaking Practices is effective in improving the speaking skill of senior students or not. The study took place at SMA TA’MIRIYAH Surabaya. The school carried out Controlled Speaking Practices in conversation class in the first grade of senior high school students. Qualitative descriptive approach and observation were applied in this study. The writer used recording and field notes as the techniques in conducting observation. The writer analyzed the strengths and weaknesses of controlled speaking practice which were according to three aspects: the result of practicing the task, how the teacher conducted the task, and the way students’ talk in the class. From the data analysis, Controlled Speaking Practices also can indicate that this is the right technique to improve the students’ speaking skill. The researcher concluded that Controlled Speaking Practices might be a tool of practice speaking English which can assist the students to achieve good speaking English.
Leadership Management of Eco-Pesantren: Integrating Islamic Values and Environmental Health Principles in Decision-Making Avif Mulia Rahman; Muchamad Rifqi Hamdani; Zuhri; Khoirul Mualimin; M. Misbahul Munir; M. Munir
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i1.463

Abstract

This study explores the model of leadership and decision-making within Eco-Pesantrens (Islamic boarding schools with an ecological focus) in Indonesia. It investigates how Islamic values (e.g., khalifah [stewardship], mizan [balance], amanah [trust]) are integrated with modern environmental health principles (sustainability, conservation, waste management, ecosystem health) in the strategic and daily decisions of pesantren leaders. Using a qualitative case study approach with in-depth interviews, observation, and document analysis at several pioneering Eco-Pesantrens, this research identifies key leadership paradigms, decision-making processes, and implementation strategies. Findings reveal that successful integration creates a holistic leadership model that aligns spiritual, educational, and environmental objectives. Leaders act as transformative agents, internalizing eco-Islamic theology into institutional policies, curricula, and community practices. The study concludes that the Eco-Pesantren leadership model offers a significant framework for sustainable community development rooted in local religious wisdom. It recommends further development of this paradigm for broader application in Islamic educational institutions and communities facing environmental challenges.
Greening the System: Implementation of Green Technology in Administrative and Learning Management within Islamic Education Institutions Miftahul Janah; Roza Ghozwatul Fauziah; Qurrotul 'Aini; Eva Varkatun Nazilah; Niken Ristianah
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): April 2025 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i1.464

Abstract

This study explores the implementation of Green Technology (Greentech) in the dual domains of administrative management and pedagogical processes within Islamic education institutions (madrasahs, Islamic schools, and pesantren). It investigates the potential of Greentech—encompassing energy-efficient hardware, paperless systems, cloud computing, digital learning platforms, and IoT-based resource monitoring—to reduce environmental impact while enhancing operational efficiency and learning outcomes. Employing a mixed-methods sequential explanatory design, the research first surveyed a broad sample of institutions to map adoption levels, followed by in-depth case studies of early adopters. Findings indicate significant potential for reducing carbon footprint and operational costs through virtualization of services, e-learning integration, and smart facility management. However, major challenges persist, including high initial investment, digital literacy gaps among educators, concerns over technology's influence on traditional Islamic pedagogy (talaqqi), and inadequate technological infrastructure. The study concludes that a strategic, values-driven approach aligning Greentech adoption with maqashid sharia (particularly hifdz al-mal/resource preservation) is crucial. It presents a phased integration model that prioritizes technologies offering both environmental and educational benefits, advocating for a balanced fusion of technological efficiency and the preservation of relational, character-based Islamic learning.
Developing Green Infrastructure: Management of Madrasah Building Construction with Green Building Principles M. Munir; Akhmat Fanani Ridho; Juni Iswanto; M. Burhanuddin Ubaidillah; Toha Ma'sum; Syaiful Muda'i; Niken Ristianah
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i2.465

Abstract

This study examines the management processes involved in developing green infrastructure for Islamic educational institutions, specifically focusing on the construction of madrasah buildings using green building concepts. It investigates how environmental sustainability principles can be systematically integrated into the planning, design, construction, and operational phases of madrasah development projects. Utilizing a qualitative case study approach combined with document analysis, this research analyzes two madrasah building projects in Indonesia that have implemented green building strategies. Data were collected through in-depth interviews with project managers, architects, contractors, madrasah leaders, and stakeholders, alongside analysis of project documents, designs, and specifications. Findings reveal that successful implementation requires an integrated management approach encompassing green design adaptation to local context, sustainable material sourcing, energy and water efficiency integration, waste management during construction, and life-cycle cost considerations. The study identifies key enablers including leadership commitment, technical expertise, community participation, and Islamic ethical alignment, while highlighting challenges such as budget constraints, regulatory gaps, and technical capacity limitations. This research contributes a framework for madrasah green building project management that balances environmental responsibility with educational functionality and Islamic architectural values.
Cultivating a Green Organizational Culture in Islamic Schools: The Central Role of Teacher's Akhlak (Ethics) and Exemplary Modeling Niken Ristianah; M. Munir; Juni Iswanto; Akhmat Fanani Ridho; Toha Ma'sum; Syaiful Muda'i; M. Burhanuddin Ubaidillah
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 5 (2024): Oktober 2024: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v3i3.466

Abstract

This study investigates the formation and sustenance of a Green Organizational Culture within Islamic schools, focusing on the pivotal role of teachers' akhlak (ethical character) and their exemplary behavior (qudwah hasanah) as the primary drivers. A Green Organizational Culture is defined as a shared set of values, beliefs, and practices that prioritize environmental stewardship, sustainability, and ecological responsibility as integral to the school's identity and daily operations. Employing an ethnographic case study approach, this research was conducted at two Islamic secondary schools recognized for their proactive environmental programs. Data were gathered through prolonged observation, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of school artifacts. Findings reveal that teacher akhlak—manifested as personal environmental mindfulness, consistency between words and actions, and moral motivation rooted in Islamic teachings—is the cornerstone for authentic cultural change. Teachers who embody green values act as transformative agents, legitimizing environmental norms, inspiring student imitation, and embedding sustainability into the hidden curriculum. The study concludes that institutional green policies are insufficient without the cultivation of akhlak-based environmental ethics among educators. It proposes a model of "Akhlak-Based Eco-Pedagogy" for teacher development.
PELAKSANAAN  SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) NOMOR 10 TAHUN 2021 PADA PROYEK PEKERJAAN MEDAN ISLAMIC CENTER Muhammad Yusuf Parlagutan Lubis; Mei Brilian Harefa
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.474

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) menjadi faktor penting dalam setiap proyek konstruksi, termasuk pembangunan Medan Islamic Center. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 10 Tahun 2021 bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memastikan proyek berjalan sesuai standar keselamatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi lapangan pada proyek pembangunan Medan Islamic Center. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMKK, meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pelatihan pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta prosedur darurat, mampu menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran keselamatan pekerja. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti kepatuhan pekerja terhadap prosedur dan keterbatasan pengawasan. Implementasi SMKK yang konsisten menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan proyek Medan Islamic center.
Analisis dan Perancangan Dashboard Sistem Informasi Literasi Digital untuk Pengambilan Keputusan di Pemerintah Kabupaten Batubara Safrial
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.476

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi dalam pemerintahan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data. Pemerintah daerah dituntut mampu mengolah data yang dihasilkan dari aplikasi layanan publik menjadi informasi yang ringkas, akurat, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Pemerintah Kabupaten Batubara telah mengembangkan aplikasi SIBAHAGIA (Sistem Informasi Batubara Harus Giat Inovasi) sebagai salah satu inovasi daerah yang menghasilkan data terkait aktivitas dan partisipasi digital masyarakat. Namun, data tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam bentuk informasi strategis untuk mendukung proses pengambilan keputusan, khususnya pada program literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan informasi pemerintah daerah serta merancang dashboard sistem informasi literasi digital berbasis data aplikasi SIBAHAGIA. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pemangku kepentingan pemerintah daerah, perancangan dashboard menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC), serta pemodelan visualisasi informasi yang mengacu pada indikator kinerja utama (Key Performance Indicators). Hasil penelitian berupa rancangan dashboard yang menyajikan informasi literasi digital secara terintegrasi, meliputi tingkat penggunaan aplikasi, sebaran pengguna, dan capaian program literasi digital. Rancangan dashboard ini diharapkan dapat membantu pemerintah Kabupaten Batubara dalam melakukan monitoring dan evaluasi program literasi digital secara lebih efektif, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah berbasis dashboard.
Business Model Canvas Universitas Nurtanio Bandung Sebagai Strategi Promosi Dan Kerjasama Pada Indo Defence Expo And Forum Erlian Supriyanto; Chadziqatun Najilatil Mazda
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.505

Abstract

Indo Defence Expo & Forum merupakan salah satu pameran bidang pertahanan dan keamanan yang mempertemukan industri, pemerintah, dan akademisi. Akademisi dapat berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum sebagai lembaga pendidikan dan penelitian yang berperan dalam mengembangkan pengetahuan dan teknologi, misalnya melalui hasil penelitian Dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Business Model Canvas Universitas Nurtanio Bandung pada Indo Defence Expo & Forum sebagai bentuk strategi promosi dan kerjasama. Penelitian kualitatif ini mengambil studi kasus di Universitas Nurtanio Bandung. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Data yang sudah terkumpul diuji keabsahannya menggunakan triangulasi kemudian dianalisis secara interaktif membentuk Business Model Canvas yang menyajikan strategi promosi dan strategi kerjasama Universitas Nurtanio Bandung melalui partisipaasi Indo Defence Expo & Forum. Hasil penelitian menunjukkan Universitas Nurtanio Bandung berpotensi besar untuk berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum. Dengan berpartisipasi, Universitas Nurtanio Bandung dapat meningkatkan visibilitas dan reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas, yaitu melalui kegiatan penyebaran hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana promosi institusi dan kerjasama. Rekomendasi yang peneliti berikan adalah hendaknya Universitas Nurtanio Bandung berpartisipasi sebagai exhibitor pada kegiatan Indo Defence Expo & Forum 2026 untuk merealisasikan strategi promosi dan kerjasama yang terbentuk.