cover
Contact Name
Syarfuni
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6285260528199
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Jl. Serma Marjuki RT/RW 05/02 KP. 200 Kel Margajaya, Kec Bekasi Selatan Kota Bekasi, Jawa Barat
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cinta Nusantara
Published by Cv. Bunda Ratu
ISSN : -     EISSN : 30254469     DOI : 10.63754
CNJ (Cinta Nusantara Jurnal) is published by CV. Bunda Ratu with which is published 4 time in 1 year (September, November, February, May) and manuscripts published in the form of scientific papers related to multidisciplinary science: 1. Scientific research in the field of Education. 2. Scientific Research in the field of Psychology and counseling guidance. 3. Scientific research in the fields of Management, Accounting, Economics and Banking. 4. Scientific research in the field of Health and Medical Sciences. 5. Scientific research in the field of Computers, Information Technology, and software. 6. Scientific research in the field of Communication Science. 7. Theory studies of other multidisciplinary sciences
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 59 Documents
THE INFLUENCE OF PATIENT EXPERIENCE, ACCESSIBILITY, BRAND IMAGE ON THE INTEREST OF REPEAT VISITS OF MERIAL TOWER INPATIENTS AT PELNI HOSPITAL Ruth Novia Elnasanti; Rian Adi Pamungkas; Intan Silviana Mustikawati; Rokiah Kusumapradja
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i2.93

Abstract

Revisit intention can be interpreted as the patient's attitude in deciding whether the hospital will be chosen again for health activities. Many variables influence revisit intention, but in this study the variables are limited to patient experience, accessibility, and brand image. The purpose of this study was to analyze partially and simultaneously the influence of patient experience, accessibility, and brand image on the revisit intention of inpatients at Merial Tower, Pelni Hospital. This study was conducted using a quantitative analysis method on a population of 125 Merial Tower inpatients at Pelni Hospital. From this population, a purposive sampling technique was used to determine the number of samples to be studied, which was 95 samples. Questionnaires were distributed to all samples, and the results were analyzed using SPSS 24. Based on the test results, it was found that patient experience, accessibility, and brand image had a significant simultaneous effect on the revisit intention of Merial Tower inpatients at Pelni Hospital. Partially, patient experience, accessibility, and brand image were each found to have a positive effect on the revisit intention of Merial Tower inpatients at Pelni Hospital. Keywords: Patient Experience, Accessibility, Brand Image, Revisit Interest
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN HUKUM SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTA JAKARTA Amanda, Yulia Amanda; Iswadi, Iswadi
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menumbuhkan kesadaran hukum siswa di salah satu SMA Negeri di Kota Jakarta. Pendekatan kualitatif menggunakan desain studi kasus, penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan pemahaman siswa serta guru terhadap pembelajaran PPKn yang berorientasi pada pembentukan kesadaran hukum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran hukum siswa melalui tiga aspek utama: (1) peningkatan pemahaman terhadap norma hukum, (2) perubahan sikap terhadap aturan sekolah, dan (3) peningkatan partisipasi aktif dalam diskusi dan proyek bertema hukum. Integrasi teori pendidikan karakter Lickona meliputi moral knowing, moral feeling, dan moral action—dengan teori konstruktivisme Piaget dan Vygotsky menjelaskan bahwa pemahaman hukum siswa terbentuk melalui pengalaman sosial dan refleksi moral. Pembelajaran kontekstual dan partisipatif terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai hukum ke dalam perilaku nyata. Dengan demikian, PPKn berperan strategis dalam membentuk karakter sadar hukum, tanggung jawab sosial, dan kedisiplinan siswa sebagai fondasi bagi warga negara yang berintegritas.
THE ROLE OF CLINICAL LEADERSHIP AND WORK ENGAGEMENT IN IMPROVING PATIENT SAFETY CULTURE: INTERPROFESSIONAL COLLABORATION MEDIATOR AT EMHAKA HOSPITAL Meilyana Maria Isabela Kwary; Rokiah Kusumapradja; Erry Yudhya Mulyani
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i2.100

Abstract

This study is motivated by the importance of building an effective patient safety culture in the hospital environment, which can be influenced by factors such as clinical leadership and work engagement. This study aims to analyze the effect of Clinical Leadership and Work Engagement on patient safety culture mediated by Interprofessional Collaboration of nurses at Emhaka Hospital. The research design used was quantitative with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 118 nurses selected using purposive sampling techniques and calculated using saturated side. Data were collected through a 4-point Likert scale questionnaire, which included the variables of Clinical Leadership, Work Engagement, Interprofessional Collaboration, and Patient Safety Culture. Data analysis was performed using SEMP-PLS (Structural Equation Modeling Partial Least Squares) software. The results showed that Clinical Leadership and Work Engagement had a significant effect on Patient Safety Culture, both directly and through the mediation of Interprofessional Collaboration. These findings emphasize the importance of improving clinical leadership and nurse involvement in improving interprofessional collaboration, which in turn can strengthen patient safety culture at Emhaka Hospital. This study contributes to the development of hospital policies that focus on improving patient safety through effective leadership and increasing nurse work engagement. Keywords: Clinical Leadership, Work Engagement, Patient Safety Culture, Interprofessional Collaboration
VALIDITAS DAN RELIABILITAS SKALA BYSTANDER BULLYING SANTRI Adifullah, Misran; Dwi Iramadhani; Muhammad Naufal Akbar; Muhammad Athaya Rizqilla; Mumtazia Wildan Al Muttaqi; Muhammad Zikri Marpaung
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi skala bystander bullying serta menganalisis skor validitas dan reliabilitas skala. Subjek penelitian terdiri dari 150 santri tingkat SMP dari dayah di Aceh Utara. Penelitian dilakukan dengan purposive sampling dimana kriteria yang dipilih adalah santri berusia 13-18 tahun dan pernah menyaksikan tindakan bullying secara langsung. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 27 dimana uji validitas dilakukan dengan teknik uji pearson product moment dan uji reliabilitas dilakukan dengan Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24 item dinyatakan valid dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,159). Nilai reliabilitas yang diperoleh berada pada angka 0,705 dimana berdasarkan nilai tersebut skala bystander bullying dinyatakan reliabel. Kesimpulan yang diperoleh adalah skala bystander bullying dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk mengukur jenis bystander bullying pada santri atau siswa.
Tantangan Literasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Menghadapi Tes Kemampuan Akademik Bahasa Indonesia Hutabarat, Imelda
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menegaskan pergeseran evaluasi pendidikan dari penguasaan materi menuju pengukuran literasi akademik dan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tuntutan ini mengharuskan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mampu memahami teks yang kompleks, berpikir analitis, serta melakukan penilaian evaluatif berbasis wacana. Namun, praktik pembelajaran membaca di kelas menunjukkan bahwa kesiapan literasi akademik siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut tercermin pada pengalaman belajar membaca siswa kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh yang masih berorientasi pada pencarian jawaban tersurat, bukan pada konstruksi makna teks. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tantangan literasi akademik yang dihadapi siswa SMA dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa dan guru Bahasa Indonesia yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran di kelas, serta analisis dokumen berupa soal-soal TKA dan bahan ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami wacana akademik, memiliki keterbatasan penguasaan bahasa akademik, serta belum menunjukkan kemampuan membaca analitis dan evaluatif secara memadai. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara tuntutan literasi akademik dalam TKA dan praktik pembelajaran membaca di kelas, sehingga diperlukan penguatan pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada literasi akademik agar selaras dengan asesmen berbasis kompetensi. Kata kunci: literasi akademik, Tes Kemampuan Akademik, membaca kritis, Bahasa Indonesia. Abstract The implementation of the Indonesian Academic Competency Test (Tes Kemampuan Akademik/TKA) signifies a shift in educational assessment from content mastery toward the measurement of academic literacy and higher-order thinking skills in Indonesian language learning. This shift requires senior high school students to comprehend complex texts, apply analytical reasoning, and construct evaluative judgments based on discourse. However, classroom reading practices indicate that students’ academic literacy readiness remains underdeveloped. This condition is reflected in the reading experiences of eleventh-grade students at SMA Negeri 3 Banda Aceh, which continue to prioritize locating explicit answers rather than constructing textual meaning. This study aims to explore the academic literacy challenges faced by senior high school students in responding to the Indonesian Language TKA. A qualitative descriptive approach was employed, involving purposively selected students and Indonesian language teachers. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis of TKA items and instructional materials. The findings reveal that students experience difficulties in comprehending academic discourse, demonstrate limited mastery of academic language, and show insufficient analytical and evaluative reading skills. These findings indicate a gap between the academic literacy demands of the TKA and classroom reading practices, highlighting the need to strengthen academic literacy-oriented instruction to support competency-based assessment. Keywords: academic literacy, Academic Competency Test, critical reading, Indonesian language, secondary education.
THE EFFECTIVENESS OF USING STAD MODEL TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING ABILITY OF EXPOSITION TEXT Nursepti Anggraeni; Aa Qonaatun; Ina Rahiyatussakinah
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i4.110

Abstract

This research aims to determine the significant difference score of using STAD model to improve students writing ability of exposition text and to describe the students writing ability after using STAD model. This research used quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach. This research subjects consisted of 11th grade students at Daar Al Ilmi Islamic Boarding School with divided into two groups: 11 IPA 2 as experimental consisting 29 students used STAD model and 11 IPS 2 as control consisting 22 students used conventional model. Data were collected through writing test design to measure students ability before and after treatment. Data analysis was conducted using t-test. The results showed that there is significant different score to improvement students writing ability between two groups. The mean post-test score in the control class was 77.82, while in the experimental class it was 80.55. Data analysis showed a significance value (t-test) of 0.002 ≤ 0.05, these results show that H0 is rejected and Ha is accepted, which indicates a significant difference between the two groups. Thus, it can concluded that STAD model has been proven to be effective in the writing ability. The use of this model not only improve writing ability, but also active in discussing with their friends, can increase their enthusiasm and interest in the learning process. Keywords: cooperative learning, exposition text, STAD, writing
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DERMATITIS PADA SANTRI Dharma, Tiara; Putra, Andi Pratama; Warzukni, Sri; Nuelaely, Nuelaely
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i4.37

Abstract

Dermatitis merupakan penyakit kulit yang sering terjadi pada lingkungan dengan tingkat kebersihan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis pada santri. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 55 responden yang diambil secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene (kebersihan kulit, pakaian, handuk, tempat tidur, serta tangan dan kuku) dengan kejadian dermatitis dengan nilai p-value 0,000 (p≤0,05). Penelitian ini memberikan alternatif pendekatan intervensi berbasis perilaku kebersihan sebagai upaya pencegahan dermatitis di lingkungan pesantren
An IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN DI INDONESIA (SIKNAS DAN SIKDA): LITERATUR REVIEW Dinni, Dinni; Saputra, Irwan
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i4.71

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS) dan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) merupakan pilar utama transformasi digital kesehatan di Indonesia. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yang belum terintegrasi secara konseptual dalam literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan empiris dan mengidentifikasi kesenjangan penelitian terkait implementasi SIKNAS dan SIKDA dalam satu dekade terakhir. Studi ini menggunakan pendekatan structured literature review dengan sintesis tematik terhadap 20 artikel (2015–2025) dari Google Scholar, Scopus, dan PubMed. Hasil menunjukkan lima isu utama: (1) keterbatasan kapasitas SDM; (2) tingginya fragmentasi sistem (±30 aplikasi per puskesmas); (3) kesenjangan implementasi antar wilayah; (4) pergeseran kebijakan menuju integrasi nasional; dan (5) tantangan kepatuhan dalam implementasi SATUSEHAT. Penelitian ini mengidentifikasi tujuh kesenjangan utama, terutama minimnya studi yang menghubungkan implementasi sistem dengan outcome kesehatan dan efisiensi ekonomi. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan evaluatif berbasis outcome melalui studi kuantitatif nasional, analisis cost-effectiveness, dan kajian keamanan data untuk memastikan transformasi digital memberikan dampak nyata terhadap sistem kesehatan
LITERATUR REVIEW: ANALISIS RETROSPEKTIF DISPARITAS DATA STUNTING ANTARA SURVEI NASIONAL DAN PENCATATAN RUTIN (E-PPGBM) Nanda Lestia; Irwan Saputra
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i4.125

Abstract

Pendahuluan: Pemerintah Indonesia menggunakan dua sumber data utama untuk memantau prevalensi stunting, yaitu Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sebagai survei nasional terstandar dan e-PPGBM sebagai sistem pencatatan rutin berbasis masyarakat. Namun, kedua sumber data ini sering menghasilkan angka yang berbeda secara signifikan sehingga menimbulkan kebingungan dalam evaluasi program dan pengambilan kebijakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis faktor-faktor penyebab disparitas data antara SSGI dan e-PPGBM serta implikasinya terhadap kebijakan penurunan stunting di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain literature review naratif terstruktur. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan portal jurnal nasional terakreditasi. Seleksi artikel dilakukan melalui skrining judul, abstrak, dan penilaian teks lengkap sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel jurnal peer-reviewed dan referensi pendukung yang dipublikasikan pada tahun 2019–2024 dianalisis. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil: Disparitas data antara SSGI dan e-PPGBM disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu: (1) perbedaan metodologis SSGI menggunakan sampling terstandar dengan enumerator terlatih, sedangkan e-PPGBM menggunakan pencatatan rutin berbasis kader; (2) perbedaan alat ukur dan kualitas pengukuran; serta (3) perbedaan cakupan dan representativitas data. Pemerintah telah merespons melalui kebijakan triangulasi data sejak tahun 2024, namun implementasinya di daerah masih menghadapi berbagai kendala. Kesimpulan: Disparitas antara SSGI dan e-PPGBM bukan merupakan kesalahan sistem, melainkan konsekuensi dari perbedaan tujuan dan pendekatan metodologis. Integrasi kedua sistem melalui pendekatan triangulasi yang terstruktur menjadi kunci dalam meningkatkan akurasi dan kredibilitas data stunting di Indonesia