cover
Contact Name
-
Contact Email
dyah.rohma87@gmail.com
Phone
+6281317620486
Journal Mail Official
dyah.rohma87@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stikestujuhbelas.ac.id/index.php/jurkestb/about/editorialTeam
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB)
ISSN : 20857098     EISSN : 27150976     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) merupakan media publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, Surakarta. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, studi literatur, konsep keilmuan, dan teknologi inovatif dalam bidang kesehatan. Ruang lingkup artikel meliputi bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, dan bidang kesehatan lainnya. Jurnal Kesehatan Tujuh Belas terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan November dan Mei.
Articles 82 Documents
Dampak Kebijakan Pengendalian Kualitas Air Minum Terhadap Kesehatan Masyarakat di Indonesia Fera Sintia; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Topic: Air merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Air mempunyai kemampuan atau pengaruh langsung terhadap manusia, khususnya pada kesehatan manusia. Masalah: Air minum yang tidak aman tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagikelompok rentan seperti balita, orang dengan imun yang rendah, dan lansia. Salah satu masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah penyakit akibat air (waterborne disease), serta penyakit diare. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana kualitas air minum yang tidak boleh dikonsumsi serta untuk mengetahui seberapa besar masalah terkait kualitas air minum di suatu wilayah, dan bagaimana cara untuk menanggulangi masalah terkait kualitas air minum di suatu wilayah. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian berupa Literature Riview. Hasil: Kualitas air sangatlah berpengaruh terhadap kesehatan, karena air yang sudah terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti infeksi pencernaan, diare, serta kolera. Adapun kualitas air yang baik untuk kesehatan adalah air yang memiliki ciri0ciri seperti tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi penyakit yang disebabkan oleh kualitas air minum yang tidak baik yaitu dengan menerapkan gaya hidup sehat dan sanitasi air minum dengan tidak minum air sembarangan. Sehingga, dengan adanya sanitasi air minum yang baik, risiko penyakit yang disebabkan oleh kualitas air minum yang terkontaminasi dapat dikurangi secara signifikan. Kesimpulan: Air, khususnya air minum haruslah memenuhi syarat baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Aspek yang paling utama dipenuihi adalah aspek kualitas, dimana air minum dapat secara langsung mempengaruhi kesehatan masyarakat. Peningkatan kebutuhan air bersih dari tahun ke tahun akan berdampak pada menurunnya cadangan air. Akibat dari pencemaran air adalah menurunnya standar kualitas air besih yang bisa digunakan oleh masyarakat. Saran: Peneliti dapat mengatasi masalah kualitas air minum yang berada di suatu wilayah serta mengetahui bagaimana cara atau upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
FORMULA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PASTA GIGI EKSTRAK DAUN PUCUK MERAH (Syzygium myrtifolium Walp.) TERHADAP Streptococcus Mutans Rohot Damianus sidauruk; Ani Florida; Rifkarosita Putri
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit gigi yang dapat terjadi pada semua usia, yang disebabkan oleh bakteri streptococcus mutans. Daun pucuk merah mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pasta gigi ekstrak daun pucuk merah, menilai kualitas fisiknya selama penyimpanan selama 21 hari pada suhu ruangan, dan mengevaluasi khasiat antibakteri pasta gigi terhadap Streptococcus mutans. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan tiga formula pasta gigi: FI (1,5%), FII (3%) dan FIII (6%). Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan teknik difusi sumur, dan analisis kualitas fisik serta temuan aktivitas antibakteri diselesaikan menggunakan One Way ANOVA dalam perangkat lunak SPSS 25. Temuan tersebut menunjukkan bahwa FI memiliki kualitas fisik yang unggul. Uji antibakteri menunjukkan bahwa FIII memiliki efikasi penghambatan tertinggi terhadap Streptococcus mutans, dengan lebar zona penghambatan rata-rata 31 mm, yang mengkategorikannya sebagai sangat kuat. One Way ANOVA pada mutu fisik menunjukkan nilai p ? 0,05, menandakan tidak ada perbedaan signifikan antar formula. Sebaliknya, nilai p ? 0,05 pada uji antibakteri menunjukkan perbedaan signifikan antar konsentrasi formula. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pasta gigi FI dengan ekstrak daun pucuk merah memiliki kualitas fisik yang unggul dan pasta gigi ekstrak daun pucuk merah memiliki efektivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA ACEH UTARA Lilik Septiana; Darwin Syamsul; Reza Destri Anggi; Luthvia Luthvia; Rida Evalina Tarigan
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Typhoid fever is an acute infection of the small intestine which causes digestive disorders and can reduce the level of consciousness. The treatment option in cases of typhoid fever is to use antibiotics. Optimizing the use of antibiotics can be done by monitoring and evaluating the use of antibiotics in hospitals. The aim of this research is to determine the type and rationale for the use of antibiotics in typhoid fever patients at the Cut Mutia General Hospital Inpatient Installation. This research method is non-experimental (observational) research which is analyzed using descriptive methods. The population in this study was all 1423 typhoid fever patients at Cut Meutia General Hospital in 2022-2023. The sample used in this research was 93 respondents using the Slovin formula with purposive sampling technique. Data analysis for this study used quantitative data analysis, namely descriptive analysis. The results of the study showed that the type of antibiotic in typhoid fever patients was mostly the cephalosporin group, namely Ceftriaxon, in 54 patients (58.1%). Evaluation of the use of antibiotics in typhoid fever patients was 100% correct indication, correct patient and drug and 95.7% correct dose. The conclusion of this research is that it is hoped that hospitals will promote the rational use of antibiotics and collaborate with all parties, including hospitals, health professionals and pharmaceutical installations, in preventing antibiotic resistance.
PAIN RELIEF: A LITERATURE REVIEW OF SITZ BATH FOR HEMORRHOID TREATMENT: MENGHILANGKAN RASA SAKIT: TINJAUAN LITERATUR SITZ BATH UNTUK PENGOBATAN HEMOROID Dewi Ajeng Framesti; Jidan Maulidin Altamimi; Muhammad Ghifari Firdaus; Afianti Sulastri; Nadia Sintia Wardany; Dhika Dharmasyah
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemorrhoids are an anorectal disorder caused by the dilation and inflammation of blood vessels in the hemorrhoidal plexus, classified into external and internal hemorrhoids, with risk factors such as lifestyle, physical activity, and a history of pregnancy and childbirth, where one of the commonly used therapeutic methods is a sitz bath or warm water therapy, which is believed to relieve pain, reduce inflammation, and accelerate healing, so this study aims to systematically review the effectiveness of this therapy through a Systematic Literature Review (SLR) by searching articles in the PubMed, Mendeley, and Google Scholar databases (2020–2025), analyzed using the PRISMA procedure, where research findings indicate that warm water therapy is effective in reducing pain after hemorrhoidectomy and accelerating healing, while some studies also reveal additional benefits from the use of herbal ingredients and menthol oil in this therapy, although variations in research results highlight the need for further studies with more rigorous methodologies and larger sample sizes, leading to the conclusion that warm water therapy is a non-invasive method that can be used as an alternative in the management of hemorrhoids,
Antifungi Tanaman Komoditas Hortikultura Spesises Cabai Rawit Pada Formulasi Dan Sediaan Spray Kombucha Bunga Telang Dan Bunga Kecombrang Sebagai Produk Bioteknologi Pertanian Dan Farmasi Firman Rezaldi; Roni Gumilar; Agan Syahrial; Tri Yudianto; Ratna Fitry Yenny; Usman Setiawan
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Horticultural commodity plants are commodities that play an important role in meeting food needs, one of which is red chili. One of the weaknesses of horticultural products is that they are easily damaged, have a short shelf life, and are easily contaminated by pathogenic fungi. Pathogenic fungi that have the potential to contaminate red chili plants include Colletotrichum capsicii, Cercospora capsici, and Phytophthora capsici. The solution to overcome the epidemiology of contamination of these three pathogenic fungi is by utilizing the fermentation waste of kombucha from butterfly pea flowers and torch ginger flowers in the form of formulations and spray preparations. This study aims to compare spray waste from butterfly pea flowers and torch ginger flowers at concentrations of 20%, 30%, and 40% in inhibiting the growth of the three pathogenic fungi for red chili plants. This study is an experimental laboratory study which provides Na.CMC as a negative control and the antibiotic ketonazole as a positive control then provides fermentation waste from butterfly pea flowers and torch ginger flowers in concentrations of 20%, 30%, and 40%. The inhibition test was carried out through disc diffusion. Data analysis was carried out through one way ANOVA. The results of the study based on one way ANOVA test at each P value <0.05 continued with post hoc test has proven that kombucha waste of butterfly pea and torch ginger flowers at a concentration of 40% is not significantly different from 20% and 30% as an antifungal Colletotrichum capsicii, Cercospora capsici, and Phytophthora capsici. The conclusion in this study is that kombucha waste of butterfly pea flowers at all concentrations is higher when compared to kombucha waste of torch ginger flowers as a product of agricultural and pharmaceutical biotechnology and antifungal.
“Hubungan Pengetahuan, Konsumsi Natrium dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Rano Kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja” Cilirin Dwi Renta; Andi Nur Hartati; Diana Mirja Togubu
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah persisten pada pembuluh darah arteri di mana tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan tekanan diastolik ? 90 mmHg. Hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala sehingga menjadi penyebab kematian tertinggi dan disebut sebagai “silent killer” karena sifatnya yang tersebunyi atau tanpa keluhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, konsumsi natrium dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 responden yang di ambil menggunakan Rumus Slovin. Data Analisis menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil menunjukkan p-value untuk variabel pengetahuan dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,000, variabel hubungan Konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,002 dan untuk variabel aktivitas fisik dengan kejadian yaitu p-value=0,303 menggunakan metode uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan, konsumsi natrium, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Saran untuk meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia. meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia.
Analisis Uji Kualitas Air Hujan Berdasarkan Parameter Kimia di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Nining Nining; Diana Mirja Togubu; Andi Yusuf
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air hujan merupakan salah satu sumber air utama yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci piring, mandi dan minum juga.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji kualitas air hujan sebagai sumber utama di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias selatan. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium. Objek penelitian ini adalah air hujan milik masyarakat. Titik pengambilan sampel bersifat non probability dan purposive sampling yakni pengambilan sampel tanpa peluang dan karena pertimbangan tertentu yang dipilih secara sengaja. Sedangkan untuk sampel subyeknya adalah masyarakat yang tinggal di sekitar desa Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni 2025. Jumlah KK sebanyak 74 kk. sebanyak 30 responden yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Alat yang digunakan adalah peralatan pengambilan sampel air dan pengukuran parameter lapangan seperti misalnya suhu dan pH. Sedangkan peralatan lainnya adalah peralatan pengujian kualitas air di laboratorium, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi disertai dengan penjelasannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas air hujan di lokasi penelitian berdasarkan hasil laboratorium jika ditinjau dari parameter kimia masih di bawah baku mutu kualitas air minum yang dipersyaratkan menurut Permenkes RI No. 02 Tahun 2023. Sehingga Kualitas air hujan dengan kondisi cukup baik dan layak digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat setempat. Sebagai saran yaitu perlu adanya perhatian yang lebih serius terhadap kualitas air hujan sebagai sumber air bersih, terutama dalam pengelolaan dan pemantauan terhadap parameter-parameter yang menjadi indikator kualitas air hujan. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan yang baik di daerah tersebut.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Petani Rumput Laut Di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Bantaeng Hartina Hartina; Diana Mirja Togubu; Muhammad Syafar
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja pada petani rumput laut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kondisi kerja fisik yang berat, posisi kerja yang monoton, dan durasi kerja yang panjang. Petani rumput laut seringkali bekerja dalam posisi berdiri, membungkuk, atau jongkok dalam waktu lama, yang dapat menyebabkan kelelahan otot dan sendi. Selain itu, faktor individu seperti usia dan beban juga dapat mempengaruhi tingkat kelelahan.Jenis dan metode penelitian digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini semua petani rumput laut yang berada di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Bantaeng sebanyak 108 orang. Dalam penelitian ini sampel yang diambil adalah sebagian petani rumput laut sebanyak 52 orang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan durasi kerja dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,010. Terdapat hubungan durasi kerja dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,002. Terdapat hubungan posisi tubuh dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,013.
“Hubungan Pengetahuan, Pola Makan dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 6 Wajo, Kabupaten Wajo Rizka Ayunda Has; Diana Mirja Togubu; Akmal Novrian Syahruddin
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang banyak terjadi pada remaja putri, terutama akibat kurangnya pengetahuan, pola makan tidak seimbang, serta siklus menstruasi yang tidak normal. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan fisik, kemampuan belajar, dan masa depan remaja putri sebagai calon ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 6 Wajo, Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah keseluruhan populasi sebanyak 310 orang dan sampel sebanyak 94 orang yang diambil dari total populasi kelas X dan XI melalui Teknik Stratified Random Sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi sebagai variabel independen, serta kejadian anemia sebagai variabel dependen dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, Food Frequency questionnaire (FFQ), siklus menstruasi dan alat digital Easy Touch untuk pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa 55,3% responden mengalami anemia. Responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 72,3%, pola makan tidak baik 54,3%, dan siklus menstruasi tidak normal 59,6%. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), pola makan (p=0,000), dan siklus menstruasi (p=0,001) dengan kejadian anemia. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi berhubungan dengan kejadian anemia.
“Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025 Dewi Rahmah; Diana Mirja Togubu; Muhammad Syafar
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewi Rahmah 2025 “Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025” (Dibimbing oleh Diana Mirja Togubu dan Muhammad Syafar) Penyakit diare merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan yang menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Prevalensi diare di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan kasus yang tinggi. Berdasarkan data Kemenkes RI prevalensi diare pada tahun 2018 sebanyak 37,88% atau sekitar 1.516.438 kasus pada balita. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menunjukkan bahwa pada tahun 2022, tercatat 823 kasus diare pada balita, yang kemudian meningkat menjadi 1.170 kasus pada tahun 2023, meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024 menjadi 702 kasus, namun angka kematian akibat diare masih tercatat sebanyak 5 orang balita se Kabupaten Kapuas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan penyakit diare pada Balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan purposive sampling dengan cara semua subyek yang ada dan memenuhi kriteria sampel akan dipilih dalam penelitian sampai semua jumlah subyek yang diperlukan terpenuhi. Analisis data menggunakan analisis statistik secara univariat dan bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ?value = 0,000, penggunaan air bersih ?value = 0,000, cuci tangan pakai sabun dan air bersih ?value = 0,000 dan penggunaan jamban sehat ?value = 0,000 dengan kejadian diare pada Balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Hasil penilitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, penggunaan air bersih, cuci tangan pakai sabun dan air bersih, dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare pada balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Bagi Masyarakat Desa Anjir Serapat Tengah, khususnya orangtua balita, diharapkan meningkatkan upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan air, memastikan kebersihan dan kelayakan fasilitas jamban, membiasakan cuci tangan pakai sabun pada waktu-waktu penting, serta meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap kesehatan balita.