cover
Contact Name
Muhamad Salman Fareza
Contact Email
muhamad.fareza@unsoed.ac.id
Phone
+6285869960605
Journal Mail Official
jasph.unsoed@gmail.com
Editorial Address
https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jasph/about/editorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health
ISSN : -     EISSN : 31101410     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jasph.2025.2.2.16942
Core Subject : Health,
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health is a peer-reviewed, open-access, inter and multidisciplinary scienctific journal. The journal aims to become a forum for research to publish quality in all disciplines of applied science on pharmaceuticals and health including: Chemistry, Physics, Biology, Pharmacy, Medical Science, Nursing, Public Health, Nutrition, and Sport science. Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health is a multidisciplinary platform that promotes original, excellent, and scientifically sound research. Original research manuscripts as well as mini-reviews are accepted for submission. The Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health will be released in June and December of each year. Publication in Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health is without charge, and open access is available online for all published articles. Authors should refer to the Authors Guidelines for details on how to prepare their manuscript. Submission is performed via the online submission system. Articles can be written bilingually either in Indonesian or English.
Articles 20 Documents
Analisis Target Protein Pada Penyakit Kanker Serviks dari Senyawa Ethyl Para Methoxy Cinnamate Secara In Silico Ayunda Tasya Hapsari; Muhamad Salman Fareza; Nur Amalia Choironi
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 1 No 2 (2024): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (Desember)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2024.1.2.14999

Abstract

Kasus kanker serviks merupakan kanker tertinggi ke-5 diantara kanker lainnya di dunia. Amplifikasi DNA adalah salah satu mekanisme terjadinya kanker ini. Karena itu, keparahan penyakit ini bisa berkembang. Gen yang berperan dalam perkembangan kanker serviks adalah CCNB1, CCNB2, CDK, dan MMP. Terdapat masalah pada beberapa obat yang menargetkan beberapa protein tersebut seperti erlotinib, alvocidib, marimastat, dan lain-lain. Oleh karena itu, penemuan obat baru untuk mengatasi kasus ini perlu dilakukan. Senyawa Ethyl Para Methoxy Cinnamate (EPMC) mempunyai aktivitas sitotoksik IC50 sebesar 35 μg/ml yang bersifat sangat sitotoksik terhadap sel HeLa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi target dan profil docking molekul senyawa EPMC yang berpotensi menghambat kanker serviks. Pencarian data menggunakan database Pubchem, SWISS Target Prediction, PubMed, STRING, dan PDB. Situs Webgestalt dilakukan untuk analisis Geneontologi, jalur KEGG, dan asosiasi obat. Hasil PTTGs digunakan untuk melihat interaksi antara protein menggunakan STRING dan gen hub 10 teratas dengan cystoscape. Simulasi docking dilakukan untuk menentukan profil mooring. Hasil: Target potensial EPMC adalah EGFR, CCND1, CDK4, CDK2, CCNA1, HGF, MMP9, CCNE1, CCNB1, CDH1. Hasil simulasi docking menunjukkan MMP9 memiliki energi ikatan yang lebih rendah dibandingkan kontrol positif, yaitu sekitar -6,9 kkal/mol. Oleh karena itu, MMP9 berpotensi menjadi target EPMC melalui jalur persinyalan PI3K-Akt. Kesimpulan: Senyawa EPMC dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan menargetkan MMP9 melalui jalur pensinyalan PI3K-Akt.
Hubungan Karakteristik Mahasiswa Kesehatan dengan Tingkat Kepercayaan dalam Pelayanan Kefarmasian di Apotek Nadiyah Syafira; Ika Mustikaningtias; Hening Pratiwi
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 1 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (June)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.1.15446

Abstract

Apotek merupakan tempat pelayanan kefarmasian yang dilakukan oleh Apoteker dan dibantu oleh Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Kepercayaan berarti pasien memiliki keyakinan terhadap penyedia pelayanan kesehatan. Faktor yang dapat mempengaruhi kepercayaan pasien adalah karakteristik pasien, antara lain umur, pendidikan, dan jenis kelamin. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik mahasiswa kesehatan Universitas Jenderal Soedirman dengan tingkat kepercayaan dalam pelayanan kefarmasian di Apotek. Penelitian ini merupakan penelitian non–eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Data didapat dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa kesehatan Universitas Jenderal Soedirman. Analisis univariat untuk mengetahui persentase karakteristik mahasiswa kesehatan dan persentase tingkat kepercayaan serta analisis bivariat dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan karakteristik mahasiswa kesehatan dengan tingkat kepercayaan dalam pelayanan kefarmasian di Apotek . Hasil penelitian tingkat kepercayaan mahasiswa kesehatan Universitas Jenderal Soedirman dengan persentase 77,07%. Terdapat hubungan antara karakteristik prodi mahasiswa kesehatan dengan tingkat kepercayaan (p-value 0,017), tetapi karakteristik jenis kelamin, angkatan, dan kurun waktu terakhir mendapat pelayanan kefarmasian tidak terdapat hubungan dengan tingkat kepercayaan (p-value 0,855; 0,308; 0,712).Tingkat kepercayaan mahasiswa kesehatan Universitas Jenderal Soedirman termasuk kategori tinggi, karakteristik pasien yang berhubungan dengan tingkat kepercayaan yaitu prodi, sedangkan untuk jenis kelamin, angkatan, dan kurun waktu mendapat pelayanan kefarmasian tidak berhubungan.
Analisis Kandungan Bahan Kimia Obat Allopurinol Dalam Jamu Asam Urat Yang Beredar Di Kota Batam Secara Kromatografi Lapis Tipis Aprilya Sri Rachmayanti
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 2 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (December)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.2.15507

Abstract

The high public interest in herbal medicines, particularly those used to relieve joint pain and gout, has encouraged some manufacturers to enhance product efficacy to achieve rapid therapeutic effects. One type of pharmaceutical adulterant (Bahan Kimia Obat, BKO) that is potentially added to herbal medicines is allopurinol. This study aimed to determine whether gout herbal medicines circulating in Batam City contain pharmaceutical adulterants and to analyze allopurinol using thin-layer chromatography (TLC). Six brands of gout herbal medicines marketed in Batam City were used as samples. Identification of allopurinol was performed using the TLC method, indicated by the appearance of purple spots under ultraviolet light at 254 nm. The mobile phase used consisted of n-butanol (C₄H₁₀O) and ammonium hydroxide (NH₄OH), while ammonium hydroxide (NH₄OH) and sodium hydroxide (NaOH) were used as solvents, and silica gel GF254 plates were employed as the stationary phase. The TLC analysis showed that none of the gout herbal medicine samples contained allopurinol, as no sample spots exhibited retention factor (Rf) values equal to or close to those of the allopurinol standard under UV 254 nm observation. Therefore, quantitative analysis was not continued because all six samples yielded negative results for allopurinol.
Formulasi Dan Uji Sifat Fisik Masker Gel Peel Off Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Fitria Nur Azizah; Suci Wulan Sari; Dian Islamiyati
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 1 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (June)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.1.15903

Abstract

Lidah buaya (Aloe Vera) mempunyai banyak manfaat salah satunya adalah untuk melembabkan kulit wajah karena mengandung zat aktif lignin. Untuk memudahkan penggunaan dari kulit wajah yang kering maka lidah buaya dibuat dalam sediaan masker gel peel off. Sediaan masker gel peel off termasuk ke dalam kategori produk kosmetik yang dapat membuat kulit menjadi lembab dan dapat mengangkat sel kulit mati pada wajah. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh formula masker gel peel off yang baik, mengetahui uji fisik yang meliputi uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, uji waktu mengering dan uji stabilitas. Pembuatan ekstrak lidah buaya dilakukan dengan metode maserasi. Masker gel peel off ekstrak lidah buaya diformulasikan ke dalam 3 formula dengan perbedaan konsentrasi PVA yaitu F1 10%, FII 15%, FIII 20%. Setelah itu dilakukan evaluasi sifat fisik. Hasil penelitian didapatkan bahwa perbedaan persentase PVA pada setiap formula dapat mempengaruhi nilai daya sebar, dan uji waktu mengering pada sediaan. Formula yang baik pada penelitian ini adalah formula II dengan konsentrasi PVA 15%.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Lansia di Desa Banteran Alfian Prasetya Yulianto; Asep Iskandar; Lita Heni Kusumawardani
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 1 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (June)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.1.16159

Abstract

Background: Changes in organ function in the elderly can hinder interaction with the environment and affect psychological well-being. A supportive environment helps the elderly accept themselves, while a poor environment can trigger depression, stress, and loneliness. Feeling neglected by family can also worsen their psychological condition. This study aimed to identify the psychological well- being of the elderly in Banteran Village. Methodology: This was a descriptive quantitative study with a cross- sectional approach, involving 95 elderly individuals from Banteran Village using simple random sampling. Data were collected through the Psychological Well-Being questionnaire and analyzed using univariate analysis, incorporating the median and minimum-maximum values.. Results: The respondents in this study were elderly individuals aged between 60-73 years, with the most dominant gender being female (65.3%). The results showed that the psychological well-being of the elderly in Banteran Village was low in 44 elderly individuals (46.3%), moderate in 30 elderly individuals (31%), and high in 21 elderly individuals (22.1%). Conclusion: The majority of respondents have low psychological well- being. Therefore, the elderly need social support from their surroundings to improve their well-being.
Efek Penambatan Senyawa Demetoksikurkumin Dan Bisdemetoksikurkumin Terhadap Protein LSD1 Nadia Sayyidadah Aulia; Muhamad Salman Fareza; Triyadi Hendra Wijaya; Nahrul Hasan; Putri Khaerani Cahyaningrum; Ari Wahyudi
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 1 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (June)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.1.16466

Abstract

Beta-talasemia merupakan penyakit genetik pada sintesis hemoglobin di dalam sel darah merah yang ditandai dengan menurunnya produksi β-globin. Senyawa kurkumin diketahui dapat meningkatkan kadar HbF pada sel K562. Senyawa demetoksikurkumin dan bisdemetoksikurkumin diketahui memiliki stabilitas dan bioavaibilitas yang lebih baik dari kurkumin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi senyawa demetoksikurkumin dan bisdemetoksikurkumin pada protein LSD1 secara in silico. Penelitian eksperimental yang dilakukan terbagi dalam dua tahap. Pertama, validasi metode yang meliputi pengunduhan struktur LSD1 (PDB ID: 6KGP), preparasi struktur protein dengan menghilangkan molekul air dan memisahkan molekul protein dan ligan natif, penambatan kembali dengan Ligan natif menggunakan AutoDock Vina dan penghitungan nilai RMSD. Kedua, penambatan molekuler senyawa demetoksikurkumin dan bisdemetoksikurkumin dengan protein LSD1 menggunakan koordinat hasil validasi yang valid dan visualisasi penambatan dengan menggunakan BIOVIA Discovery Studio 2020. Hasil validasi menunjukkan nilai RMSD yaitu 1,402 Å. Energi ikatan terendah untuk protein LSD1 yaitu -10,4 kkal/mol dan -10,2 kkal/mol untuk senyawa demetoksikurkumin dan bisdemetoksikurkumin. Residu asam amino pada LSD1 yang berperan pada pengikatan senyawa uji demetoksikurkumin yaitu Thr624; Val288 dan Arg316. Residu asam amino pada LSD1 yang berperan pada pengikatan senyawa uji demetoksikurkumin yaitu Thr624; Leu659; Val811; Arg316; Leu625; Tyr761 dan Trp751. Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa demetoksikurkumin menunjukkan hasil yang lebih baik dan interaksi yang lebih potensial pada protein LSD1 dibandingkan bisdemetoksikurkumin
Karakterisasi Sifat Fisik dan Aktivitas Antioksidan Lotion Daun Awar – Awar (Ficus septica) Rehana Rehana; Qonita Istiqomah; Dhadhang Wahyu Kurniawan
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 2 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (December)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.2.16942

Abstract

Awar – awar (Ficus septica) biasa digunakan untuk mengobati penyakit kulit. Ekstrak etanol daun awar – awar memiliki aktivitas antioksidan. Daun awar – awar berpotensi dikembangkan menjadi sediaan farmasi. Daun awar – awar mengandung lapisan lilin yang kemungkinan dapat mengakibatkan ketidakcampuran dengan bahan pembawa sediaan lotion yang berbahan dasar air. Penelitian mengenai formulasi, karakterisasi sifat fisik dan aktivitas antioksisan ekstrak etanol daun awar – awar perlu dilakukan. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium yang meliputi ekstraksi daun awar – awar menggunakan etanol dengan metode maserasi, formulasi lotion ekstrak daun awar – awar dengan konsentrasi ekstrak 1,5%, 2% dan 2,5%, karakterisasi sifat fisik dan aktivitas antioksidan lotion dengan metode peredaman DPPH. Semua formula lotion memenuhi persyaratan organoleptis, homogenitas, daya lekat, daya sebar, viskositas dan pH. Daya lekat dan viskositas meningkat seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak. Daya sebar menunjukan pola yang sebaliknya. Aktivitas antioksidan control negative, lotion 1,5%, lotion 2%, lotion 2,5% dan control positif lotion citra berturut – turut 41,532±0,4 %; 47,858±0,4; 49,403±1,1; 51,966±1,6% dan 53,954±0,4. Prosentase peredaman semuanya berbeda terhadap control negative (p<0,05). Lotion yang mengandung ekstrak awar – awar 2,5% menunjukan persen peredaman yang berbeda terhadap lotion 1,5 dan 2% meskipun masih berbeda juga dengan control positif (p<0,05).
Formulasi Sediaan Lip Cream dengan Pewarna Alami Ekstrak Bunga Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Zakiya Nur Rahma Putri Wijayai; Beti Pudyastuti; Eka Prasasti Nur Rachmani
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 2 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (December)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.2.17074

Abstract

Lip cream diminati wanita karena memiliki tekstur semi padat yang memudahkan diaplikasikan pada bibir dengan berbagai variasi warna. Bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki kandungan antosianin yang menghasilkan pigmen berwarna merah dan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk lip cream. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bunga belimbing wuluh yang menghasilkan lip cream dengan sifat fisik dan stabilitas paling baik. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Proses ekstraksi bunga belimbing wuluh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pembuatan lip cream menggunakan ekstrak kental bunga belimbing wuluh dengan konsentrasi FI 4%, FII 6%, FIII 8%, dan FIV 10%. Uji sifat fisik lip cream meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, uji hedonik, dan uji iritasi serta uji stabilitas fisik dengan metode freeze thaw. Hasil penelitian menunjukkan keempat formulasi lip cream memenuhi syarat sifat fisik dan stabilitas fisik yang baik serta tidak mengiritasi kulit. Formula lip cream yang menghasilkan sifat fisik dan stabilitas fisik paling baik serta paling disukai responden yaitu formula IV dengan konsentrasi ekstrak bunga belimbing wuluh sebesar 10%.
Faktor Risiko dan Klaster Spasial Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas Aisyah Apriliciciliana Aryani; Jajang Dede Mulyani; Vina Dinata Kamila Aryani
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 2 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (December)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.2.18170

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang paru-paru maupun organ lain. Kasus tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungbanteng mengalami peningkatan pada tahun 2023 dengan jumlah kasus tertinggi di Desa Beji sebanyak 27 kasus dan Desa Karangnangka sebanyak 11 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dan pola sebaran spasial kejadian tuberkulosis di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain kasus kontrol. Populasi kasus adalah seluruh penderita tuberkulosis di Desa Beji dan Desa Karangnangka tahun 2023, sedangkan populasi kontrol adalah masyarakat yang tidak menderita tuberkulosis. Sampel terdiri atas 35 kasus yang diambil secara total sampling dan 35 kontrol dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran lingkungan fisik kamar tidur, dan pengambilan titik koordinat rumah penderita. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS, ArcGIS, dan SaTScan melalui analisis univariat, bivariat, multivariat, serta analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian tuberkulosis adalah kontak erat (p=0,032; OR=4,423). Analisis spasial menunjukkan pola sebaran kasus tuberkulosis yang berkelompok dengan dua klaster sekunder. Kesimpulannya, kontak erat menjadi faktor dominan yang meningkatkan risiko kejadian tuberkulosis dan pola sebaran kasus menunjukkan distribusi berkelompok.
Perbedaan Edukasi Melalui Instagram Dan Blog Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Gizi Seimbang Mahasiswa Non-Kesehatan Ainun Diyah Permatasari; Teguh Jati Prasetyo; Pramesthi Widya Hapsari
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 2 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (December)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.2.18374

Abstract

Background: Nutrition education is an intervention that could improve and increase nutrition knowledge. Nutrition knowledge will influence the attitude and practice in daily life. The example of social media based education are instagram and blogs. The study aims to examine the difference of nutrition knowledge, attitude and practice among Non-Health Science Students at Universitas Jenderal Soedirman about balanced nutrition education using instagram and blog. Methods: The design was quasi-experimental with pre and post-test group design. Twenty six student were taken use purposive sampling wich divided into 2 group. The intervention was conducted in 18 days. Knowledge, attitudes and practices was measured using questionnaire. Data was analysis used Wilcoxon and Mann-Whitney test. Results: The average increase in the instagram group's knowledge score was 11 to 17,46 (p=0,001), attitude was 48,92 to 53,62 (p=0,001), and practice was 71 to 74,46 (p=0.036). Meanwhile, the score for blog knowledge was 11,77 to 17,31 (p=0.001), attitude was 47 to 52,69 (p=0,001), and practice was 68,31 to 73,46 (p=0,030). There was no significant difference regarding knowledge (p=0,841), attitude (p=0,424) and practice (p=0,258) after nutrition education between giving by instagram and blogs. Conclusion: There were differences in knowledge, attitudes and practice before and after education. There were no differences in knowledge, attitudes and practices between education through instagram and blogs.

Page 2 of 2 | Total Record : 20