cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 118 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG EFEK MEROKOK DENGAN SIKAP SISWA SMP PGRI 1 SURAKARTA Ida Untari; Galuh Ayu Pramesti
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.264

Abstract

Rokok dianggap bisa menjadi penghilang rasa penat dan stress untuk sebagian orang. Dan yang mengkhawatirkan, benda kecil yang satu ini bisa membuat para pelajar ketagihan layaknya narkoba. Dari wawancara tidak terstruktur tentang efek merokok bagi kesehatan. didapat data dari 5 siswa laki-laki SMP PGRI 1 Surakarta secara acak 3 siswa mengatakan sering merokok, 1 siswa mengatakan kadang-kadang merokok dan 1 orang mengatakan tidak merokok. Setelah peneliti menanyakan kembali tentang efek merokok 3 siswa mengatakan tahu dan 2 siswa mengatakan tidak tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang efek merokok bagi kesehatan dengan sikap siswa di SMP PGRI 1 Surakarta. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi prediktif, melalui pendekatan cross-sectional dengan total sampling 30 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian didapatkan 16 siswa berpengetahuan baik (53,3 %), 9 siswa (30%) berpengetahuan cukup, 5 siswa (16,67%) berpengetahuan kurang. Sebanyak 20 siswa (66,67%) mempunyai sikap yang cukup baik. Uji korelasi diperoleh nilai rhitung - 0,098 dengan p= 0,606 pada signifikan 5%. Kesimpulan dalam penelitian ini berupa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang efek merokok bagi kesehatan dengan sikap siswa.
WORKLOAD AND EMOTIONAL INTELLIGENCE OF NURSES IN THE PARTITION ROOM OF SUNAN KUDUS ISLAMIC HOSPITAL Edi Wibowo Suwandi; Dina Afifatul Ma'rufah; Muhammad Purnomo; Sri Siska Mardiana; Ifa Nailatul Iza
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2734

Abstract

Health workers dedicate themselves to the health sector, have knowledge, skills and education, and require authority to carry out health efforts (Law No. 36 of 2009). Increasing health costs should be balanced with efforts to improve the quality of health services, especially for health workers in hospitals. Knowing the relationship between nurse workload and nurses' emotional intelligence in the inpatient room at Sunan Kudus Islamic Hospital. This research uses a cross-sectional quantitative research approach; the independent variable is workload, and the dependent variable is emotional intelligence. The location is in the RSI Kudus inpatient room, with a total sample of 66 nurses, with side sampling probability sampling based on the inclusion and exclusion criteria. Time of research in June 2022. The instruments used are the Emotional Intelligence Questionnaire courtesy of NHS London. Data analysis using tests spearman rho. Spearman Rho test obtained P value = 0.027 0.05 and has a correlation coefficient value of -0.272, which means that the strength correlation/relationship between workload and emotional intelligence is reasonably strong and has a negative relationship direction. There is a Relationship between Workload and the Emotional Intelligence of Nurses in the Inpatient Room at Sunan Kudus Islamic Hospital. Increasing the number of nurses per room is necessary to minimize the high workload.
HUBUNGAN ANTARA TRIAS UKS DENGAN PELAKSANAAN PHBS PADA SISWA SDN 1 DAN SDN 2 TANGGUNG Ika Widyawati; Ali Solikin; Dewi Hartinah; Sri Karyati; Junariah Junariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.945

Abstract

Latar Belakang : Pembangunan di bidang kesehatan telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Kesehatan sudah menjadi sebuah hal yang harus diutamakan dibandingkan dengan kebutuhan lainnya. Upaya yang strategis untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia adalah upaya pendidikan dan kesehatan dan upaya ini paling tepat dilakukan melalui institusi pendidikan. Dengan adanya program TRIAS UKS disekolah terutama disekolah dasar diharapkan dapat dilaksanakan dengan maksimal agar kondisi dan terjaganya kesehatan seluruh lingkungan sekolah baik sehat secara fisik, mental dan sosial. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara trias UKS dengan pelaksanaan PHBS pada siswa SDN 1 dan SDN 2 Tanggung. Metodologi Penelitian : Penelitian dilakukan di SDN 1 Dan SDN 2 Tanggung dengan jumlah sampel 130 responden. Tehnik pemilihan responden pada penelitian ini menggunakan tehnik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar Check list pada Pelaksanaan Program TRIAS Usaha Kesehatan Sekolah dan kuesioner PHBS  . Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji univariat dan bivariat menggunakan Chi Square dengan α = 0,05. Hasil dan Pembahasan : Dari hasil penelitian hasil uji chi-square nilai p lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan pelaksanaan PHBS, nilai p lebih besar dari 0,05 yaitu 0,027 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pelayanan kesehatan dengan pelaksanaan PHBS, nilai p lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05, dapat diartikan ada hubungan antara pembinaan lingkungan sekolah sehat dengan pelaksanaan PHBS. Kesimpulan : Ada hubungan antara trias UKS dengan pelaksanaan PHBS pada siswa SDN 1 dan SDN 2 Tanggung.
MOTIVASI KELUARGA DAN STIGMA MASYARAKAT DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA Noor Chandiq Kurniawan; Anny Rosiana Masithoh; Rohkmad Rohkmad
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2560

Abstract

AbstrakPengobatan orang dengan gangguan jiwa harus dilakukan dengan teratur agar mengurangi kekambuhan kembali pada penderitanya. Salah satu faktor dalam mengurangi tingkat kekambuhan pada pasien adalah dengan meningkatkan kepatuhan dalam meminum obat. Penderita skizofrenia membutuhkan dorongan atau motivasi yang kuat dari keluarga karena dinamika keluarga memegang peranan penting dalam menimbulkan kekambuhan. Keluarga juga berperan penting dalam proses penyembuhan dan perawatan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa dirumah. Keberhasihan perawatan di rumah sakit tidak akan berjalan lancar jika tidak dilanjutkan di rumah dan akan mengakibatkan kekambuhan kembali dan harus mendapatkan pengobatan ulang. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan motivasi keluarga dan stigma masyarakat dengan kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sluke. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi keluarga, stigma masyarakat dan kepatuhan pengobatan. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sluke Rembang pada Bulan November 2022. Penelitian menggunakan jenis korelasi dengan pendekatan menggunakan metode cross sectional dengan instrument kuesioner. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Total Sampling sebanyak 45. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Ada hubungan motivasi keluarga dan stigma masyarakat dengan kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia dengan ρ adalah 0,000 atau probabilitas di bawah 0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi terkait dengan factor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia di Puskesmas Sluke Rembang.
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN MOTIVASI SEMBUH PASIEN COVID-19 KASUS KONFIRMASI TANPA GEJALA DI PATI Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh; Sri Karyati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1465

Abstract

Background: The results preliminary studies through observation and interviews, where 7 out of 10 Covid-19 sufferers who undergo quarantine said that the motivation to recover is very lacking because they feel embarrassed and afraid if they come home after recovering later. This shows that the patient feels that he or she does not maintain socializing so that the patient is exposed to Covid-19. The patient also said that the urge to recover was reduced due to the staff who did not provide counseling and the lack of invitation from health workers to carry out healing therapies such as sunbathing and taking vitamins. People think that this disease is contagious and kills so that sufferers of Covid-19 do not dare to go home, are afraid and ashamed in people's lives because they must be isolated. As many as 3 sufferers of Covid-19 stated that they would live better lives by maintaining health and distance from other people. Covid-19 sufferers say they always get support from their families via cellphones by communicating every day. Objective: To determine the relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati. Method: This type of research is the analytical method of correlation with the cross sectional approach. The number of samples used was 49 respondents who were selected by consecutive sampling. To analyze the data using the Spearman rank test. Results: The results of the Spearman rank analysis test obtained a value of r count 0.765 (strong) and a value of ρ value of 0.000 less than 0.05, it can be concluded that there is a strong relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati.
VULVAR HYGIENE DURING MENSTRUATION IS ASSOCIATED WITH VULVAR PRURITUS IN ADOLESCENTS Kanza Putri; Dewi Hartinah; Fitriana Kartikasari
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 2 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i2.2689

Abstract

Vulvar pruritus is a common problem experienced by adolescent  during menstruation, often caused by a lack of understanding of proper vulvar hygiene. Maintaining cleanliness during menstruation significantly impacts one's health, especially in preventing reproductive tract infections. This study aimed to identify the correlation between vulvar hygiene during menstruation and the occurrence of vulvar pruritus among female students at MA Nurul Huda Medini Demak. This quantitative study adopted a correlational research design using a cross-sectional approach. The population of this study consisted of 134 female students at MA Nurul Huda, with a sample of 100 students selected using simple random sampling. Data was collected using an online questionnaire on Google Forms and analyzed using the Spearman rank test and processed using computer software. The results showed a statistically significant correlation between vulvar hygiene during menstruation and vulvar pruritus among adolescent girls at MA Nurul Huda Medini Demak with a p-value of 0.001 α = 0.05, with a moderate strength of association (0.342) and a positive direction. This study concludes that hygiene during menstruation is crucial for maintaining the health of the female reproductive organs, especially to prevent reproductive tract infections such as vulvar pruritus.
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PROFESIONALISME KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PROSES KEPERAWATAN DI RUANG PICU/NICU RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Sri Karyati; Heny Siswanti; M. Octaviano Eka Mahendra
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2280

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Kabupaten Jepara terdapat 99 kasus kematian bayi pada tahun 2020, pelayanan keperawatan pada bayi dan anak harus sangat diperhatikan terutama di ruang intensif (PICU/NICU) yang memerlukan pelayanan keperawatan dengan gangguan penyakit serius, pelatihan menjadi faktor penting profesionalisme seorang perawat dalam pelayanan keperawatan pasien, di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara pada periode bulan desember 2021 didapat perawat yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan kurang dari 20 jam selama satu tahun sebanyak 19 perawat (63.3%), sedangkan yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan selama 20 jam atau lebih selama satu tahun sebanyak 11 responden (36.7%). Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di Ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai berapa lama (jam) pelatihan yang telah dijalani perawat selama satu tahun dibuktikan dengan sertifikat pelatihan serta lembar kuesioner profesionalisme keterampilan perawat tentang bagaimana keterampilan yang dilaksanakan perawat dalam proses keperawatan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki pelatihan kurang baik yaitu sebanyak 17 responden (56,7%) dan sebagian besar profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan baik yaitu sebanyak 19 responden (63,3%). Simpulan: Ada hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DIARE AKUT DEHIDRASI SEDANG (DADS) DI BANGSAL SERUNI RSUD KABUPATEN TEMANGGUNG Dewi Febriyanti; Hermani Triredjeki
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i1.857

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Diare adalah penyakit yang ditandai dengan BAB lebih dari biasa atau lebih dari 3 kali dalam sehari disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah. Metodologi Penulisan ini menggunakan metode yang menjelaskan proses dari asuhan keperawatan yang di mulai dengan cara mengkaji pasien dengan cara wawancara, setelah melakukan pengkajian di lanjutkan menentukan intervensi dengan fokus klien diare akut dehidrasi sedang (DADS) yang berfokus pada studi defisiensi volume cairan. Hasil perawatan yang didapatkan selama 3x24 jam kekurangan volume cairan pada An. S teratasi yang ditandai dengan An. S mengalami BAB sebanyak 6 kali sehari hingga 1 kali sehari, yang tadinya muntah 1 kali sehari menjadi tidak dan yang tadi nya sering merasa mual jadi tidak merasa ingin mual serta bibir sudah tidak kering. Kesimpulan yang di peroleh dari asuhan keperawatan pada An. S mengalami peningkatan setelah diberi tindakan selama 3x24 jam yang ditandai dengan yang awalnya BAB sebanyak 6 kali menjadi 1 kali , klien tidak merasakan ingin muntah maupun mual serta bibir klien tidak kering. Kata kunci : Diare Akut, Dehidrasi Sedang, Kekurangan Volume CairanABSTRACK Introduction : Diarrhea is a disease characterized by defecating more than usual or more than 3 times a day accompanied by a change in the consistency of the stool to become liquid with or without mucus and blood.Method : This writing uses a method that describes the process of nursing care which begins by assessing the patient by means of interviews, after conducting the assessment, it continues to determine the intervention with a client focus on moderate acute diarrhea (DADS) which focuses on the study of fluid volume deficiency.Discussion/Conclusion : Obtained from nursing care in An. S experienced an increase after being given the action for 3x24 hours which was marked by initially defecating 6 times to 1 time, the client did not feel like vomiting or nausea and the client's lips were not dry.Keywords : Acute Diarrhea, Moderate Dehydration, Lack of Fluid Volume
PENGARUH ROM EXERCISE BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT GENGGAM PASIEN STROKE DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Umi Faridah Faridah; Sukarmin Sukarmin; Sri Kuati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i1.633

Abstract

Latar Belakang : latar belakang penelitian ini yaitu dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti dari 10 pasien stroke yang mengalami penurunan kesadaran di ruang umum RSUD RAA Soewondo Pati didapatkan sebanyak 6 (60%) pasien mengalami gangguan mobilisasi. Ketika pasien disuruh menggenggam tangan sepenuhnya pasien tidak dapat melaksanakannya bahkan jari-jari tangan terasa kaku. Sebanyak 2 (20%) pasien hanya mampu menggerakkan jari-jarinya tetapi belum mampu menggenggam tangannya sepenuhnya. Sebanyak 2 (20%) pasien mampu menggenggam dan memegang benda kecil di tangannya meskipun kekuatan menggenggamnya masih lemah. Selama ini prosedur gerakan ROM pasien stroke di rumah sakit sudah ada tetapi belum terlaksana secara maksimal terutama menggunakan bola karet. Tujuan penelitian : tujuan penelitian ini untuk pengaruh ROM exercise bola karet terhadap kekuatan otot genggam pasien stroke di RSUD RAA Soewondo Pati. Metode Penelitian : jenis penelitian yang digunakan adalah metode metode quasi eksperimen dengan pendekatan Pra-Pasca Test. Jumlah sampel 16 pasien sebagai kelompok intervensi dan 16 pasien kelompok kontrol yang dipilih secara consecutive Sampling. Untuk menganalisis data menggunakan Paired T Test.  Hasil Penelitian : hasil penelitian didapatkan kelompok intervensi diperoleh nilai ρ  value adalah 0,000 (p0,05) dan kelompok kontrol diperoleh nilai ρ  value adalah 0,009 (p0,05). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ρ  value kelompok intervensi lebih kecil dibandingkan ρ  value kelompok kontrol sehingga pemberian ROM exercise bola karet lebih efektif meningkatkan kekuatan otot genggam pasien stroke dibandingkan kelompok kontrol tanpa perlakuan yang hanya diberikan alih baring sesuai advise dokter. Kata Kunci: ROM Exercise Bola Karet, Kekuatan Otot Genggam dan Stroke
CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR AND THE INCIDENCE OF DENTAL CARIES IN SCHOOL-AGED CHILDREN Siti Rukhaniyah; Umi Faridah; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2672

Abstract

Dental and oral health has become a problem that needs to be solved immediately. In Indonesia, the prevalence of dental caries tends to be high (above 70%) in all age groups. There is an improvement in the prevalence of dental caries in school-aged children. This happened because the children did not exhibit healthy hygiene. To determine the relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-aged children. Correlational analytical research type. Cross-sectional approach method. The research variable studied was dental caries. The population of all students at Pecangaan Elementary School Jepara is 80 students. By using the Slovin formula, the final result is 45 students. The research sample was selected based on the inclusion criteria: 1) Having dental caries. 2) Children aged 6-12 years at Pecangaan Elementary School. 3) Willing to be a respondent. Exclusion criteria: 1) Children who were not present during the research. 2) Children who do not agree to informed consent. A stratified random sampling was used to determine the sample for each class. The measuring tool used is a "clean and healthy living behavior" questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate with the chi-square test. The implementation was in November 2024. Results: There is a statistically significant relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-age children, with a P value of 0.005 (p 0.05). There is a statistically significant relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-aged children. The participation of teachers, parents, and health centers is very needed to overcome health problems in elementary schools, especially related to dental and oral health.

Page 6 of 12 | Total Record : 118