cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 118 Documents
HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS Anim Mushlihatin Lailiyyah; Umi Faridah; Sukarmin Sukarmin
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2460

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) (2018), Prevalensi diabetes di Indonesia berdasarkan diagnosis medis pada usia ≥ 15 tahun adalah 2%, namun berdasarkan hasil tes gula darah, jumlah penderita diabetes adalah 8,5% pada tahun 2018. Studi yang dilakukan oleh Laoh (2015) menunjukkan bahwa (36,7%) responden mengalami kualitas hidup kurang baik. Jafari (2023) mengatakan bahwa Kualitas hidup pasien diabetes merupakan parameter penting dalam pengobatan diabetes, faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah Health Locus Of Control.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Health Locus Of Control dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus.Metode : Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 164 responden dengan sampel 48 responden. Uji statistik menggunakan uji Spearman Rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Health Locus Of Control dengan kualits hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus dengan P value 0,012 serta nilai Rho 0.358.Kesimpulan : Ada hubungan Health Locus Of Control dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus.
KETERKAITAN PENGETAHUAN SANTRIWATI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KUDIS PADA LINGKUP PONDOK PESANTREN Zaenal Fanani; Bintari Tri Sukoharjanti; Yayuk Mundriyastutik; Lailatul Farikhah; Ari Simbara
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2168

Abstract

Kudis atau skabies merupakan gangguan kulit yang dikarenakan oleh parasitisme dan ekspresi Sarcoptes scabiei, sejenis tungau subspesies hominis. Kudis di Indonesia merupakan gangguan kulit peringkat ke-3 terbanyak. Santriwan maupun Santriwati termasuk dalam populasi risiko tinggi serta rentan terkena serangan kudis. Meskipun penyakit ini dapat diobati, namun sering kali terlambat didiagnosis dan menunda pengobatan, sehingga membuatnya lebih mungkin untuk menyebar ke seluruh pondok pesantren. Jenis penelitian analitik ini memakai cross-sectional design, untuk dimaksudkan agar mengetahui keterkaitan antara variabel independen dengan dependen yang dianalisa pada suatu titik masa tertentu. Dilakukan penelitian menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mewujudkan gambaran yang sistematis, berdasarkan fakta dan akurat. Pengumpulan data dilakukan hanya satu kali menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Penelitian menggunakan jumlah responden sebanyak 70 individu. Data kuesioner responden menunjukkan usia 15-17 tahun sebanyak 34 santriwati (49%), responden dengan tingkat pendidikan MTS sebanyak 38 santriwati (54%), responden dengan riwayat kelas 7-9 sebanyak 42 santriwati (60%), responden memiliki pengetahuan cukup sejumlah 48 santriwati (69%), responden memiliki pengetahuan baik sejumlah 38 santriwati (54%). Hasil uji bivariat perilaku menggunakan chi square diperoleh nilai 0,035 untuk P (Asymptotic significance). Dengan melihat nilai asymp. Sig Pearson Chi Square 0,05 atau lebih besar, dapat ditunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan kudis yang signifikan.
KNEE STRETCHING EXERCISE MENINGKATKAN PENCAPAIAN RANGE OF MOTION DAN MENURUNKAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN ARTHRITIS RHEUMATOID Putu Wira Kusuma Putra; Komang Widama Atmaja; Adi Sastrawan
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i1.804

Abstract

Rheumatoid arthritis (AR) is one of the joint diseases commonly experienced by people with complaints of pain and limited range of joint motion. Management for patients who experience joint stiffness and pain can be done through exercise. Knee streecing exercise (KSE) is an activity of stretching the muscles in the knee area to increase muscle flexibility and range of joint motion. The purpose of this study was to determine the effect of giving Knee Stretching Exercise (KSE) on achieving range of motion (ROM) and Pain Intensity in Rheumatoid Arthritis Patients. This research design is quantitative with pre-experimental design using one group pretest and posttest design approach. The sample in this study were 45 elderly who suffer from rheumatoid arthritis (RA) according to inclusion and exclusion criteria. The instruments used in this study were the gionometer and numerical rating scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon rank test. Statistical test results showed that there was an effect of Knee Stretching Exercise (KSE) on the intensity of Pain and Achievement of Range of Motion in Reumathoid Athritis patients with a p value of 0.0001 (p 0.05). A decrease in the intensity of pain experienced by respondents after being given KSE training. The range of joint motion in the respondents increased to full flexion (1350) and full extension (0-10). It is suggested that the community routinely conduct KSE training because it is easy and simple to do. Keyword : Knee streecing exercise (KSE); range of motion; pain intensity
HUBUNGAN UMUR, KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERATIF DI RUANG MARWAH RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2018 Suherwin Suherwin
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i1.569

Abstract

ABSTRAK World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 50%, pasien di dunia mengalami kecemasan, dimana 5-25% adalah mereka yang berusia 5-20 tahun dan 50% mereka yang berusia 55 tahun. Tingkat kecemasan pasien Pre Operatif mencapai 534 juta jiwa. Di perkirakan angka ini terus meningkat setiap tahunnya dengan indikasi tingkat kecemasan pasien Pre Operatif (WHO, 2012).Tujuan penelitian ini diketahui distribusi frekuensi umur, komunikasi terapeutik perawat, dukungan keluarga, tingkat kecemasan pasien Pre Operatif, serta hubungan antara umur, komunikasi terapeutik perawat dan dukung keluarga dengan tingkat kecemasan pasien Pre Operatif. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Pre Operatif yang di rawat di Ruang Marwah Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan pada 8 – 23 Januari 2018, dengan jumlah sampel 30 responden.Berdasarkan analisis univariat didapatkan tingkat kecemasan ringan Pre Operatif sebanyak 16 (63,3%), responden yang berumur dewasa dini sebanyak 15 (50%), berdasarkan responden komunikasi terapeutik baik sebanyak 17 (56,7%), dan dukungan keluarga sebanyak 21 (70%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square didapatkan ada hubungan antara komunikasi terapeutik (p value 0,008) dan dukungan keliuarga (p value 0,017) dengan tingkat kecemasan pasien Pre Operatif. Tidak ada hubungan antara umur (p value 0,272) dengan tingkat kecemasan Pre Operatif di Ruang Marwah Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2018.Disarankan perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Siti khadijah Palembang meningatkan mutu dan kualitas pelayanan dan memberikan komunikasi terapeutik Kata Kunci                              : Tingkat kecemasan dan pasien Pre OperatifDaftar Pustaka                      : 34 (2007 – 2017)
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT VAKSIN COVID-19 Sri Siska Mardiana; Fitriana Kartikasari; Rusnoto Rusnoto; Choirul Anas
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1811

Abstract

LatarBelakang       : Menurut hasil survey dari Kemenkes RI pada Akhir Oktober 2020 bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang respon masyarakat atas rencana melaksanakan vaksinasi Covid 19 hasilnya menunjukkan 64,8% masyarakat bersedia divaksinasi, 7,6% menolak dan 26,% masih ragu (Kemenkes RI, 2020)Tujuan        : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak Metode       : Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi dari variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu waktu. Pada penelitian ini variabel independen dan dependen dinilai secara simultan pada satu waktu sehingga tidak ada tindak lanjut (Nursalam, 2013)Hasil           : Berdasarkan tabel 4.7 uji statistik Spearman’s Rho yang dilakukan peneliti diperoleh hasil nilai p = 0,000 α 0,05 dan nilai r sebesar 0,761 yang berada diantara rentang r = 0.60 – 0,799 yang artinya ada hubungan sikap terhadap persepsi masyarakat terkait vaksin covid-19 di kelurahan bintoro demak, dengan korelasi keeratan yang kuat.Kesimpulan : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak  
HUBUNGAN POLA ASUH PENGASUH (NON KELUARGA) DENGAN KEDISIPLINAN ANAK DI TK PERTIWI 01 YAYASAN DIAN DHARMA PATI Anny Rosiana Masithoh; Muhammad Purnomo; Edi Wibowo; Sumiati Sumiati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.955

Abstract

Latar Belakang : Pengasuh non keluarga yang berperan sebagai pengganti ibu kandung dapat membentuk sifat dan sikap anak yang ia asuh karena waktu intensitas anak lebih banyak dengan pengasuh dibanding dengan ibu kandung anak itu sendiri. Anak akan lebih banyak melakukan interaksi dan komunikasi dengan pengasuh (Wahyuningsih, 2016). Hasil survey pendahuluan yang penulis lakukan pada 20 anak terdapat 10 anak dengan pola asuh pengasuh baik terdapat 7 anak (70%) dengan kedisiplinan baik, 3 anak (30%) kedisiplinannya kurang. Sedangkan 10 anak dengan pola asuh pengasuhnya kurang baik terdapat 9 anak (90%) dengan kedisiplinan kurang baik dan hanya 1 anak (10%) yang kedisiplinan baik. Tujuan : Untuk menganalisa Hubungan Pola Asuh Pengasuh (Non Keluarga) Dengan Kedisiplinan Anak Di TK Pertiwi 01 Yayasan Dian Dharma Pati. Metode : Metode penelitian ini dilakukan dengan jenis korelasi dengan pendekatan Cross Sectional . Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling sebanyak 56 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil : Ada Hubungan Pola Asuh Pengasuh (Non Keluarga) Dengan Kedisiplinan Anak Di TK Pertiwi 01 Yayasan Dian Dharma Pati. Hasil hipotesis menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai X2 22,583 df 2 (taraf signifikasi 5% : 5,991). Dimana X2 hitung adalah  22,583 lebih besar dari X2 tabel 5,991. Sedangkan berdasarkan probabilitas, terlihat bahwa ρ adalah 0,000 atau probabilitas di bawah 0,05
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN PEPAYA TERHADAP KONSTIPASI LANSIA STUDI KASUS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI MULYA 02 CENGKARENG Yuliati Yuliati; Najma S.A
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.275

Abstract

Konstipasi pada lansia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain asupan serat, intake cairan, aktivitas fisik, depresi, penggunaan obat-obatan, gangguan metabolik. Konsumsi  serat  yang  cukup  dapat  memperlancar proses defekasi. Salah satu serat yang dapat mempermudah proses defekasi terdapat pada daun pepaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Pepaya Terhadap Konstipasi pada Lansia. Penelitian dilakukan pada  39 orang lansia dengan teknik non probability sampling dan jenis purposive sampling. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen, pre tes, post test tanpa kelompok control. Hasil uji statistik paired t-test nilai konstipasi sebelum pemberian air rebusan daun pepaya nilai rata-rata (mean) 7.95 dan sesudah pemberian air rebusan daun pepaya nilai rata-rata (mean) 5.74 dengan nilai p=0.001 (p0.05). Kesimpulan Air rebusan daun pepaya berkhasiat untuk mengurangi kejadian konstipasi ada lansia di panti sosial tresna werdha budi mulia 02 cengkareng
LEVEL OF EDUCATION, LENGTH OF SERVICE, AND WORKLOAD OF NURSES ON THE COMPLETENESS OF NURSING CARE DOCUMENTATION Fitriana Kartikasari; Muhammad Purnomo; Ifa Nailatul Izaa; Putri Novi Kristiani
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2535

Abstract

Documentation is a basic element in accountability for the performance of the nursing profession. Recording nursing care documentation is an obligation that must be carried out by nurses. The obligation to record nursing care documentation is stated in the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia regarding licensing and implementation of nursing practice which states that nurses are required to carry out nursing records systematically. To determine the relationship between the level of education, length of work and workload of nurses with the completeness of nursing care documentation at the Sunan Kudus Islamic Hospital. This research is a correlational analytical research with an analytical survey method. An analytical survey itself is a survey or research that tries to explore how and why health phenomena occur. p-value chi-square test obtained from the analysis of education level and workload with completeness of professional secretary documentation was 0.000 (p0.05), then the results of analysis of length of work with completeness of civil servant documentation was 0.027 (p0.05 ) which means there is a significant relationship between level of education, length of work, and workload and the completeness of nursing care documentation. There is a relationship between the level of education, length of work, and workload of nurses and the completeness of nursing care documentation at Sunan Kudus Islamic Hospital.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERCAPAINYA CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA TERKESI KECAMATAN KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2019 Edi Wibowo; Sri Budiyani; Khamid Hanafi; Sukarmin Sukarmin; Muhammad Purnomo; Septina Endah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.946

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan mempunyai cakupan imunisasi terendah dari desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Klambu.Permasalahan pada penelitian ini adalah adakah hubungan antara pekerjaan ibu,pengetahuan ibu,sikap ibu,dan dukungan keluarga dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar pada bayi  Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-11 bulan di Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan  dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar adalah pekerjaan ibu (p-value 0,000, OR = 21,000 ), pengetahuan ibu (p-value 0,000, OR = 33,000), sikap ibu (p-value 0,000, OR =  21,000) dan dukungan keluarga terhadap imunisasi (p- value 0,000, OR=15,000). Saran: Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan kepada tenaga kesehatan adalah supaya memberi penyuluhan kepada ibu dan keluarganya mengenai pentingnya imunisasi dasar, sedangkan untuk ibu yang mempunyai bayi hendaknya meluangkan waktunya untuk mengimunisasikan anaknya.
WORKLOAD AND UNIVERSAL PRECAUTIONS COMPLIANCE AMONG HEALTH WORKERS IN AN EMERGENCY ROOMS Novi Tiara; Diah Irawati; Umi Faridah; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2597

Abstract

Healthcare-associated infections (HAIs) are prevalent in nearly all healthcare facilities worldwide. The most effective way to prevent these infections is to implement universal precautions during patient care in hospitals consistently. In Indonesia, the reported incidence of HAIs is significantly higher than the rates in developed countries. Several risk factors influence the occurrence of HAIs, including advanced age, compromised immune systems, disruptions to anatomical barriers, the presence of implanted foreign objects, and changes in normal microflora caused by antibiotic use. If not addressed promptly, non-compliance with Universal Precautions can lead to various adverse outcomes for patients, including potential disability or even death. This research aims to analyze the relationship between workload and compliance with the implementation of Universal Precautions among healthcare workers. The study used an analytic correlation design with a cross-sectional approach, targeting healthcare staff working in the Emergency Department of Bhakti Wira Tamtama Hospital in Semarang, totaling 33 participants. A total sampling technique was used for participant selection. The research utilized a workload questionnaire and an observation sheet for Universal Precaution compliance. Data analysis using the Chi-Square test revealed a significant relationship between workload and compliance with Universal Precautions among healthcare workers, with a p-value of 0.000 (p0.05). The findings of this study highlight the importance of providing additional education for healthcare workers who have limited knowledge and awareness of Universal Precautions to enhance compliance and reduce the incidence of HAIs.

Page 8 of 12 | Total Record : 118