cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
Bantek, Desa Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
ISSN : 31235042     EISSN : 31235042     DOI : -
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam [e-ISSN: 3123-5042] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang perbankan syariah, ekonomi Islam, dan keuangan Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, praktisi perbankan syariah, maupun pemerhati ekonomi Islam. Al-Hilali menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring. Untuk panduan pengiriman naskah, kebijakan editorial, dan informasi penting lainnya, silakan kunjungi menu yang tersedia pada situs ini.
Articles 36 Documents
Peran Kelompok Tani dalam Peningkatan Kesejahteraan Petani: Perspektif Ekonomi Islam di Jeneponto Sindi Sindi; Yancis Yancis; Syaripuddin Syaripuddin
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok tani merupakan wadah kelembagaan petani yang idealnya berfungsi sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Tani Setia di Dusun Bontoburungeng, Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto dalam meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mengkaji faktor pendukung dan penghambatnya, ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap ketua, sekretaris, dan anggota kelompok tani, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen kelompok dan literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Setia berperan penting sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi, yang tercermin dari penyediaan bibit, pupuk, alat pertanian, serta pendampingan penyuluhan yang berdampak pada peningkatan pendapatan, kepemilikan rumah, dan pemenuhan gizi anggotanya. Dari perspektif ekonomi Islam, peran tersebut mencerminkan nilai ta'awun (tolong-menolong) dan keadilan, meskipun praktik permodalan sebagian anggota masih bersinggungan dengan unsur bunga sehingga belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip muamalah syariah. Faktor pendukung meliputi kekompakan anggota dan akses bantuan pemerintah, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, kelangkaan pupuk, dan minimnya infrastruktur irigasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan skema pembiayaan syariah bagi kelompok tani.
Strategi Pengembangan Produk Usaha Kue Tradisional Bannang-Bannang di Desa Bululoe Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Isma Isma; Yancis Yancis; Ermiati Ermiati
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kue bannang-bannang merupakan salah satu bentuk usaha mikro berbasis kuliner tradisional yang memiliki nilai ekonomi sekaligus budaya bagi masyarakat Desa Bululoe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan produk kue bannang-bannang serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam mempertahankan keberlanjutan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang terdiri atas pemerintah desa, pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha dilakukan melalui empat aspek utama, yaitu mempertahankan kualitas dan cita rasa produk, menetapkan harga yang terjangkau, memperluas distribusi melalui kios, warung, dan pasar tradisional, serta memanfaatkan media sosial untuk promosi. Kendala utama meliputi keterbatasan modal, proses produksi yang masih manual dan membutuhkan keterampilan khusus, keterbatasan tenaga kerja terampil, lemahnya regenerasi pengrajin, serta pemasaran yang belum optimal. Perspektif ekonomi Islam menunjukkan adanya penerapan nilai kejujuran, kehalalan, dan ikhtiar dalam aktivitas usaha. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada digitalisasi pemasaran, penguatan branding, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan akses pembiayaan syariah dengan tetap mempertahankan identitas budaya produk.
Membangun Tax Morale Sejak Dini Melalui Integrasi Pendidikan Pajak dan Akuntansi Menuju Indonesia Hilalludin Hilalludin; Rizki Sanjaya; Dedi Sugari
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's tax reform has largely focused on administrative improvements through digitalization, regulatory enhancement, and law enforcement, while early tax awareness development has received limited attention. This study aims to develop a conceptual model integrating tax education and accounting education to foster Tax Morale as a strategy for achieving sustainable tax compliance. A qualitative library research approach was employed by systematically reviewing scholarly literature, regulations, and previous studies published between 2021 and 2025. The findings indicate that tax education, accounting literacy, character education, digital technology utilization, and multi-stakeholder collaboration are interconnected components that strengthen Tax Morale as the foundation of voluntary tax compliance. This study proposes a conceptual model positioning education as the cornerstone of long-term tax reform. The model offers an alternative policy framework for cultivating a sustainable tax-conscious culture, improving voluntary tax compliance, strengthening national fiscal capacity, and supporting the realization of Indonesia Emas 2045.
Pengaruh Promosi Periklanan, Promosi Penjualan, dan Personal Selling Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah pada Masyarakat Gen Z Kota Tangerang Adinda Yuliana; Nurismalatri Nurismalatri
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 02 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh periklanan, promosi penjualan, dan personal selling terhadap minat menabung Generasi Z Kota Tangerang pada bank syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data diolah menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periklanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung secara parsial dengan thitung 3,144 > ttabel 1,660. Promosi penjualan berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 4,428 > ttabel 1,660. Personal selling berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 7,543 > ttabel 1,660. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung dengan Fhitung 182,113 > Ftabel 2,70. Nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,851 menunjukkan bahwa variasi minat menabung mampu dijelaskan oleh periklanan, promosi penjualan, dan personal selling sebesar 85,1%, sedangkan 14,9% sisanya dipengaruhi faktor lain.  
Pengaruh Religiusitas, Literasi Keuangan Syariah, dan Persepsi Manfaat Terhadap Penggunaan Shopee Paylater (Studi Kasus pada Mahasiswa FAI Universitas Pamulang) Mela Mela; Maria Ulfa
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 02 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of religiosity, Islamic financial literacy, and perceived benefits on the use of Shopee PayLater among students of the Faculty of Islamic Studies at Universitas Pamulang. The increasing use of Buy Now Pay Later (BNPL) services among students represents an important phenomenon to examine from an Islamic economic perspective, particularly regarding religious understanding, Islamic financial management skills, and perceptions of the benefits of digital financial services. This study employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of students of the Faculty of Islamic Studies at Universitas Pamulang who use Shopee PayLater, with 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using IBM SPSS Statistics through validity, reliability, classical assumption, multiple linear regression, coefficient of determination (R²), t-test, and F-test analyses. The results show that religiosity has a positive and significant effect on Shopee PayLater usage, while Islamic financial literacy has no significant effect. Perceived benefits have a positive and significant effect on Shopee PayLater usage. Simultaneously, the three variables significantly influence Shopee PayLater usage. These findings indicate that students’ usage behavior is more closely associated with religiosity and perceived benefits than with their level of Islamic financial literacy.
Efektivitas pelayanan BAZNAS Kota Tangerang melalui aplikasi Tangerang LIVE dalam kemudahan pembayaran zakat Alysha Surya Kania; Resti Gustiana
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 02 (2026): AL-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas digitalisasi pelayanan BAZNAS Kota Tangerang melalui fitur “Ayo Zakat” pada aplikasi Tangerang LIVE dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar zakat, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Penelitian ini menjawab bagaimana infrastruktur Super Apps daerah memberikan kemudahan transaksional serta hambatan adopsi teknologi yang dihadapi di lapangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi bersama informan kunci dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, BAZNAS Kota Tangerang, serta 13 informan masyarakat perwakilan tiap kecamatan di Kota Tangerang. Analisis dilakukan dengan menghubungkan data lapangan dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Technology Organization Environment (TOE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan melalui aplikasi Tangerang LIVE telah berjalan cukup efektif dari segi efisiensi teknis. Sistem pembayaran nontunai berbasis Web Service yang terhubung dengan payment gateway Midtrans memudahkan mobilitas masyarakat perkotaan, mempercepat penerbitan Bukti Setor Zakat (BSZ) resmi dalam 5–20 menit, serta meningkatkan jumlah muzakki digital dari sekitar 2.000–3.000 menjadi 3.000–4.000 orang per tahun. Namun demikian, efektivitas ini belum optimal secara sosiologis karena berhadapan dengan preferensi budaya masyarakat yang lebih memilih akad zakat secara langsung di masjid. Hambatan lain berasal dari keterbatasan jumlah staf pengelola serta kekhawatiran psikologis masyarakat terhadap keamanan data pribadi pada tahap registrasi KTP di awal proses.

Page 4 of 4 | Total Record : 36