cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
KAJIAN ARTIKEL: BUKTI KESAHIHAN DAN KEANDALAN ALAT UKUR: TANGGAPAN ATAS ARTIKEL "TES KETRAMPILAN OLAHRAGA JUDO BAGI MAHASISWA" Djemari Mardapi
Jurnal Kependidikan Vol. 32, No.1 (2002)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6460.405 KB) | DOI: 10.21831/jk.v32i1.5001

Abstract

KAJIAN ARTIKEL: BUKTI KESAHIHAN DAN KEANDALAN ALAT UKUR: TANGGAPAN ATAS ARTIKEL "TES KETRAMPILAN OLAHRAGA JUDO BAGI MAHASISWA"
EFEKTIVITAS PEMBIMBINGAN KARYA TULIS ONLINE MELALUI WEBSITE KTI Herman Dwi Surjono; Sri Sumardiningsih; Dyah Respati; Restu Widiatmono
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.464 KB) | DOI: 10.21831/jk.v43i2.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Sistem KTI Online untuk pembimbingan penulisan karya ilmiah bagi guru-guru. Aspek yang diungkap antara lain: deskripsi teknik, strategi, aktivitas pembimbingan, hambatan dosen, dan tingkat efektivitas pembimbingan. Obyek yang diteliti adalah sistem pembimbingan KTI online yang telah dikembangkan oleh Dirprodik Dit PMPTK. Sampel sebanyak 12 dosen dan 500 guru diambil secara purposif. Instrumen penelitian terdiri atas 3 macam, yaitu daftar cek (check list) untuk evaluasi sistem, angket untuk dosen pembimbing dan angket untuk guru peserta. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Website KTI Online telah dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak LMS open source Moodle, (2) Strategi pembimbingan yang diterapkan adalah model terbuka melalui forum diskusi, (3) Aktivitas pembimbingan sangat rendah, yakni hanya 143 guru (24.2 %) yang telah berhasil login, (4) Hambatan utama antara lain akses internet sangat lambat dan ketidakaktifan guru dalam pembimbingan, (5) Tingkat efektivitas program pembimbingan ini sangat rendah.
MENUMBUHKAN KESENANGAN BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN T WAKIMAN
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.2 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7592.678 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i2.5047

Abstract

MENUMBUHKAN KESENANGAN BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN
PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA BERPIKIR ANALITIS Ikhwanuddin Ikhwanuddin
Jurnal Kependidikan Vol. 40, No.2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.796 KB) | DOI: 10.21831/jk.v40i2.500

Abstract

This study is aimed at improving students analytical skills to solve problems in physics courses. The subjects of this study are students participating in the odd semester courses of the 2009/2010 academic year. The study is classroom action research. The data are quantitative and qualitative. The most important thing of this model of teaching is in explaining the types of problems graphically on each topics, before they are presented mathematically. The steps in this learning model of problem solving approach are: 1) explain the procedure of problem solving,2) explain material graphically for each topics, 3) construct mathematic formula and calculate it, 4) give some examples applying the method, 5) exercise in group as well as individually. The results of the study show that this model of teaching can improve 58% of subjects for the middle level of questions for having a B grade. It is suggested to combine this model with the cooperative learning approach
PENERAPAN LABORATORY INSTRUCTION DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATA KULIAH GIZI OLAHRAGA JUMHAN PIDA
Jurnal Kependidikan Vol. 34, No.2 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3849.815 KB) | DOI: 10.21831/jk.v34i2.5077

Abstract

Abstract The purpose of this research is to develop sport nutrients subject absorbent to the students of Sport Coach Education (SCE) Sport Science Faculty (SSF) at Yogyakarta State University. The raising of comprehended hoping measured by getting point from this subject itself, than totally it will improve the average of GPA (Grade Point Average). Research Design is classroom action through some cycle of activities: planning, acting, observing, and reflecting. Research Subject is Study Program of SCE of SSF Yogyakarta State University students in fifth grade who take sport nutrients subject about 51 students. For monitoring and noting in class is done through observation by two observers using observation sheet. The action of evaluating and reflecting is done through analyzing the result of observation. To evaluate the research result is by comparing between the points for this subject before using laboratory instruction method (period 2001, 2002, and 2003) and after using this method period 2004. The research result shows that laboratory instruction can raise the comprehended of sport nutrients subject to the students of SCE in Yogyakarta State University. The rise of comprehension consists of: point A increases 5.8%, point A- increases 8.2%, point B+ increases 1.9 %, point B increases 30%, point B- increases 4.8%, point C+ increases 2.8 %, point C decrease 43.3%, point D decrease 6.1%. Evaluating by PAP (Penilaian Acuan Patokan) System. Keywords: laboratory instruction, sport nutrition
MODEL PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA PKBM BINAAN SKB KABUPATEN TEMANGGUNG Azhar Azhar
Jurnal Kependidikan Vol. 41, No.1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.302 KB) | DOI: 10.21831/jk.v41i1.1913

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelajaran kewirausahaan di PKBM binaan SKB Kabupaten Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Subjek penelitian adalah anggota PKBM di Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan (1) kurikulum dikembangkan berdasarkan kebutuhan para peserta kursus, pembelajaran meliputi kegiatan produksi terarah, pemasaran, dan kewirausahaan dengan menekankan pada aktivitas peserta di bisnis, pendekatan yang digunakan adalah andragogik dengan simulasi dan diskusi kelompok (2) ada kontribusi dari implementasi pelatihan terhadap aspek ekonomi dalam bentuk peningkatan pendapatan unit bisnis, dan (3) ada kontribusi implementasi pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dan masyarakat sekitar.
KEMAMPUAN MENALAR SILOGISTIK CALON GURU MATEMATIKA SURYANTO SURYANTO
Jurnal Kependidikan Vol. 29, No.1 (1999)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9472.259 KB) | DOI: 10.21831/jk.v29i1.5117

Abstract

AbstractThe objective of mathematics education covers the development of the students’ ability to use logical reasoning. At the Department of mathematics Education of IKIP Yogyakarta the sstudents study logic and set theory in the “Introduction to Foundations of Mathematics” (IFM) course. Categorical syllogism, shortened as syllogism, is an argument that is often used, but the subject matter of the IFM does not cover categorical syllogism. The problem is whether the course has developed the students’ ability in syllogistic reasoning. The study investigated the level of students’ ability in syllogistic reasoning and the correlation between the students’ grades in the IFM and the students’ ability in the syllogistic reasoning. The sample is 57 students who have taken the IFM at the Department of Mathematics Education. The ability in the syllogistic reasoning was measured by the a test on syllogism, where the students had to determine the validity of the 256 categorical syllogism in the standard form. Theresult indicates that the students’ ability in syllogistic reasoning is of low level and that there is no correlation between the students’ ability in syllogistic reasoning and the students’ learning achievement in the IFM (at the significance level of 0.05). therefore, it is recommended that the topic on categorical syllogism be included in the IFM course.Keywords: mathematics education, argument, categorical statement, syllogism, and syllogism reasoning.
MANUSIA BERKARAKTER DALAM PERSPEKTIF GURU DAN SISWA Siti Irene Astuti Dwiningrum; Widyastuti Purbani
Jurnal Kependidikan Vol. 42, No.1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.658 KB) | DOI: 10.21831/jk.v42i1.2234

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan perspektif guru dan siswa tentang manusia berkarakter yang akan digunakan untuk mengembangkan modul pendidikan karakter dengan pendekatan holistik dan kontekstual bagi siswa SMA. Peneliltian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah guru dan siswa SMA dari sekolah Muhammadiyah, sekolah negeri dan sekolah nasional yang berada di Kota Yogyakarta. Data digali dengan wawancara mendalam, observasi dan partisipasi serta FGD. Proses analisis data dengan reduksi, kategorisasi, dan memberikan makna dengan menggunakan trianggulasi untuk menentukan keabsahan data. Hasil penelitian secara umum menyimpulkan bahwa manusia berkarakter dalam perspektif guru dan siswa memiliki beragam makna. Manusia berkarakter memiliki ciri yang sangat kompleks sehingga proses untuk menanamkan nilai-nilai karakter dalam pribadi guru dan siswa sama-sama membutuhkan waktu. Guru dan siswa sama-sama menyadari bahwa mereka belum memiliki semua nilai-nilai karakter dalam pribadinya. Namun demikian, guru dan siswa sama-sama menginginkan menjadi manusia yang bekarakter. Guru dan siswa menyadari bahwa jika manusia tidak memiliki nilai-nilai karakter cenderung akan menghadapi berbagai persoalan hidupnya, baik masalah personal maupun sosial
DESAIN PEMBELAJARAN POLA BILANGAN MENGGUNAKAN MODEL JARING LABA-LABA DI SMP Marion Marion; Zulkardi Zulkardi; Somakim Somakim
Jurnal Kependidikan Vol. 45, No.1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.466 KB) | DOI: 10.21831/jk.v45i1.7185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lintasan belajar yang dapat membantu peserta didikmemahami Pola Bilangan dengan konteks kerajinan anyaman sekaligus memberi kesempatan siswauntuk membangun pengetahuannya sendiri menggunakan model pembelajaran Jaring Laba-laba diSMP. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Research tipe Validation Study dengan subyekpenelitian siswa kelas IX SMP Negeri 3 Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Hasilpenelitian diperoleh lintasan belajar yang dapat membantu siswa dalam memahami pola bilangan.Pembelajaran diawali  dengan pengenalan anyaman sebagai starting point, secara mandiri dan atauberinteraksi dengan sumber belajar lain seperti buku, teman sebaya, diskusi kelas dan penguatanguru, siswa menemukan pola bilangan dari keteraturan motif anyaman, melanjutkan pola secarateratur, menemukan dan melanjutkan suku berikutnya barisan bilangan, menentukan suku tertentudan suku ke-n barisan bilangan sederhana serta jumlah sampai pola tertentu. Selain itu siswa jugadapat mendesain motif anyaman terkait pola bilangan yang diketahu
MODEL PENGUATAN SOFT SKILLS DALAM PEWUJUDAN CALON GURU KEJURUAN PROFESIONAL BERKARAKTER Wagiran Wagiran; Sudji Munadi; Syukri Fathudin Achmad Widodo
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.712 KB) | DOI: 10.21831/jk.v43i1.2258

Abstract

Tujuan umum penelitian ini untuk menghasilkan model teoretis penguatan soft skills dengan tujuan khusus untuk mendapatkan gambaran profil aktual soft skills, mendapatkan gambaran pembekalan soft skills, dan merumuskan model teoretis penguatan soft skills calon guru kejuruan profesional berkarakter. Penelitian ini dipecahkan melalui desain RD. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat 68 dimensi soft skills yang diklasifikasi ke dalam lima dimensi utama, yakni jujur dan dapat dipercaya, tanggung jawab, disiplin, keteladanan, serta ketaatan terhadap etika; kedua, keunggulan calon guru adalah percaya diri, materi pembelajaran mutakhir, pemanfaatan IT, dan ketrampilan mengajar, sedangkan kelemahannya tampak dalam komunikasi interaktif dengan siswa, kurangnya disiplin, tanggung jawab, serta komunikasi dan inovasi; ketiga, pola penanaman soft skills dilakukan terhadap enam unsur, yakni kurikulum, pembelajaran, iklim akademik, kegiatan kemahasiswaan, kepemimpinan dan manajemen, serta hubungan sinergis dengan pemangku kepentingan, khususnya dunia usaha/industri