cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR BERBASIS POTENSI DAERAH UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN BAHASA JAWA Siti Mulyani; Sri Harti Widyastuti; Zulfi Hendri
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v43i1.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan penunjang pembelajaran Bahasa Jawa di SD dan SMP terkait dengan peralatan tradisional sebagai potensi daerah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan pada penelitian ini melalui du tahap, yaitu: studi pendahuluan dan pengembangan prototipe. Studi pendahuluan dilaksanakan dengan kajian pustaka dan kajian lapangan. Pengembangan prototipe melalui dua tahapan, yakni pertama, pengembangan materi bahan ajar penunjang, dan kedua, pengembangan bahan ajar penunjang pembelajaran bahasa Jawa. Setelah tersusun bahan ajar diadakan uji produk kepada ahlinya, terkait dengan keahlian substansi, keahlian dalam bidang pembelajaran dan direvisi berdasarkan validasi dari ahli tersebut.Berdasarkan hasil kajian pustaka dan kajian lapangan peneliti dapat kemukan simpulan sebagai berikut. Bahan ajar mempergunakan bahasa Jawa ngoko. Berdasarkan  validasi ahli materi maupun ahli pembelajaran peneliti melakukan pembenahanterkait dengan judul, gambar halaman sampul, huruf diperbesar menjadi arial 11
KEMAMPUAN PROFESIONAL LULUSAN TATA BUSANA FPTK IKIP YOGYAKARTA Sri Wening
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7246

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang jennies jenis bidang pekerjaan yang sudah dimasuki oleh lulusan program studi tata busana di Industri busana, kualitas tenaga kerja lulusan program studi tata busana setra jenis jenis kemampuan kejuruan yang masih diperlukan dalam mendukung kelancaran pekerjaannya di industry busana. Populasi dalam penelitian ini adalah para lulusan program studi tata busana mulai lulusan tahun 1990 sampai 1996 yang bekerja di iindustri busana di Yogyakarta, sebanyak 19 orang, sedang sample diambil secara secara snow ball. Perolehan data dianalisi secar deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis jenis bidang pekejaan yang usdah dimasuki oleh para lulusan di Industri busana yaitu bagian sample, supervise produksi/ penjahitan, supervise sanggan, supervise pengadaan materi, design pola dan potong dansebagai manager. Kualitas lulusan yang bekerja di bagian sample di industry garmen tingkat pengetahuan dan managemen baik, ketrampilan kerja, tanggung jawab, etos kerja dan prestasi kerja baik sekali. Kualitas lulusan sebagai manager dan pemilik modiste tingkat pengetahuan dan managemen, ketrampilan managemen baik serta tanggung jawab kerja, etos kerja, prestasi kerja baik sekali. Kualitas lulusan di bagian sample usaha modiste tingkat pengetahuan, ketrampilan, etos kerja, prestasi kerja baik dan pengetahuan tanggung jawab kerja baik sekali. Kualitas lulusan dibagian design, pola dan potong tingkat ketrampilan, etos kerja, prestasi kerja baik dan pengetahuan, tanggung jawab baik sekali. Kualitas lulusan di bagian supervisi produksi / jahitan usaha modeiste tingkat pengetahuan, etos kerja baik dan managemen , ketrampilan dan tanggung jawab, prestasi kerja baik sekali. Kualitas lulusan dibagian supervise sanggan usaha modeiste tingkat pengetahuan, etos kerja baik dan managemen ketrampilan dan tanggung jawab, prestasi kerja baik sekali. Kemampuan kejuruan yang masi diperlukan para lulusan untuk mendukung kelancaran pekerjaan adalah konstruksi pola praktis standar luar negeri,penggunaan mesin computer dan mesin produski serta pembuatan lengan jas dan celana panjang.
DEVELOPING TEACHING MATERIAL OF DIRECT PROPORTION BASED ON AGRICULTURAL CONTEXT Riya Apriyani; - Somakim; - Darmawijoyo
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v1i1.9710

Abstract

This study was aimed at designing the valid and practical teaching material of direct proportion using PMRI agricultural contexts. PMRI is one of learning approaches that is able to support the quality of direct proportion learning in schools as well as to determine the potential effects on students’ problem-solving abilities. The study was research and development covering the stages of preliminary and formative study (self evaluation), expert review, one-to-one and small group), and field test. Expert Judgement was used to examine the validity of the teaching material while the small group test was used to examine the practicality of it. The subjects were the students of Grade VII Class A of State Junior High School 1, Air Kumbang. Findings show that the study has produced direct proportion learning material that is valid and practical. Besides validity and practicality, the material has potential effects as seen from the field test. It can be seen from the students’ classical achievement and improvement in problem solving skills to become 66.67%PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PERBANDINGAN SENILAI BERBASIS KONTEKS PERTANIANPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar perbandingan senilai yang valid dan praktis menggunakan konteks pertanian berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). PMRI adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran perbandingan senilai di sekolah dan untuk mengetahui efek potensial terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi tahapan preliminary dan formative study (self evaluation, expert review, one-to-one, dan small group) dan field test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Air Kumbang. Pengumpulan data menggunakan teknik walk through, observasi, dan tes. Expert judgement dilakukan untuk menguji tingkat kevaliditasan sedangkan small group test dilakukan untuk menguji tingkat kepraktisan bahan ajar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah menghasilkan bahan ajar perbandingan senilai yang valid dan praktis. Selain valid dan praktis, bahan ajar ini mempunyai efek potensial dilihat dari field test. Hal ini dilihat dari hasil yang diperoleh siswa secara klasikal memiliki peningkatan dalam kemampuan pemecahan masalah baik yaitu menjadi 66,67%
PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN Setyo Eko Atmojo
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v43i2.2263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok pengelolaan lingkungan. Subjek penelitian ini siswa kelas VII A semester II tahun akademik 2012/2013 SMP Bhakti Kedungtuban Blora. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam empat siklus dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi pengelolaan lingkungan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A di SMP Bhakti Kedungtuban dengan kriteria keberhasilan berupa tercapainya standar ketuntasan belajar pada materi pokok pengelolaan lingkungan sebanyak 80% siswa dengan nilai hasil belajar ≥75
MORAL VALUES IN “FILOSOFI KOPI” SHORT-STORY ANTHOLOGY AND ITS IMPLICATIONS IN LITERATURE Nani Solihati; Ade Hikmat; Yoma Elmikasri
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v1i2.13265

Abstract

NILAI MORAL DALAM ANTOLOGI CERPEN FILOSOFI KOPIDAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRAAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menemukan nilai-nilai moral yang terkandung dalam antologi cerpen Filosofi Kopi melalui kajian hermeneutik serta implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Nilai moral yang diteliti dibatasi pada nilai positif dalam antologi cerpen Filosofi Kopi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yakni antologi cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari yang berisi 18 cerita yang terdiri 8 cerita pendek dan 10 prosa liris, tetapi yang diteliti hanya 8 cerita pendek. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap delapan cerpen, dapat disimpulkan bahwa cerpen-cerpen karya Dewi Lestari mengandung nilai-nilai moral positif yang meliputi kejujuran, bertanggung jawab, kesetiaan, sopan santun, hati nurani, rendah hati, dan konsekuen. Implikasi hasil penelitian ini adalah pembelajaran sastra di sekolah dengan menggunakan beberapa judul cerpen dalam antologi cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari sebagai sumber pembelajaran berpotensi menghasilkan siswa yang mempunyai nilai-nilai moral yang baik. Kata kunci: nilai moral, cerpen, pembelajaran sastraAbstractThis study was aimed at identifying the moral values contained in Filosofi Kopi short story anthology through hermeneutic studies and its implications in the study of literature in thesenior high school. The study used a descriptive qualitative method with a content-analysis technique. The moral values under study were limited to positive values. The data source used in this study was written by Dewi Lestari. This short story contained 18 stories consisting of 8 short stories and 10 lyrical proses. The samples of this study were 8 short stories. Results show that the short stories of Dewi Lestari's work contain positive moral values that include honesty, responsibility, loyalty, courtesy, conscience, humility, and consequence. The implications of the study include the fact that literature learning using this anthology is able to improve the students’ moral values.Keywords: moral value, short-story, literature education
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAN DI SMA DAN SMK MENYONGSONG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Sugiharsono Sugiharsono; Barkah Lestari; Endra Murti Sagoro
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v44i1.2192

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan kesiapan guru serta persepsi kepala sekolah serta kesiapan dan kendala yang dihadapi sekolah terhadap implementasi program pendidikan kewirausahaan di SMAdanSMK dilihat dari akreditasi sekolah. Subjek penelitian melibatkan 16 sekolah SMA dan SMK yang ada di DIY.Instrumen yang digunakan adalah tes, angket, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru dan kepala SMA dan SMK; kesiapan guru dilihat dari akreditasi, kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan, dan sarana/prasarana terhadap implementasi program pendidikan kewirausahaan tergolong sedang dengan rincian yang akreditasi sekolahnya A lebih tinggi dibandingkan dengan yang berakreditas B serta yang berasal dari SMK lebih tinggi daripada dari SMA; kendala utama yang dihadapi guru di SMA adalah kurangnya kemampuan mengintegrasikan kewirausahaan dalam perangkat pembelajaran (83,33%) dan adanya keterbatasan waktu (83,33%), sedangkan kendala utama yang dihadapi guru SMK adalah belum adanya dukungan dana dari sekolah (66,66%)
PENINGKATAN KERJA ILMIAH SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR DENGAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK Pitadjeng Unes
Jurnal Kependidikan Vol. 39, No.2 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v39i2.71

Abstract

!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:0cm; margin-left:1.0cm; margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; line-height:200%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -- Kemampuan bekerja ilmiah sangat diperlukan oleh para guru maupun para siswa, dalam mencapai mutu pendidikan yang memadai, yang mampu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat pada umumnya. Untuk itu telah dilaksanakan penelitian tentang pengembangan pembelajaran tematik yang bertujuan untuk mengetahui pengembangan dan keefektifan penerapan pembelajaran tematik yang meningkatkan kerja ilmiah siswa kelas II SD. Penelitian ini, pada dasarnya melalui 2 tahap. Tahap pertama adalah pengembangan model pembelajaran tematik, untuk itu digunakan acuan model 4-D. Tahap kedua adalah penerapan model yang telah dikembangkan tersebut di SD. Untuk mengetahui bagaimana keefektifan penerapan pembelajaran tematik yang dikembangkan ini digunakan penelitian action research. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas II SD Sekayu 02 Semarang, dan 43 siswa kelas II SD Tambakaji 03 Semarang. Variable penelitian pada penelitian ini adalah kerja ilmiah siswa, aktivitas siswa, aktivitas guru, prestasi belajar siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Pembahasan hasil penelitian pada kesempatan ini difokuskan pada kemampuan kerja ilmiah siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik yang dikembangkan pada SD Sekayu 02 Semarang dan SD Tambakaji 03 Semarang berturut-turut dapat meningkatkan kemampuan kerja ilmiah siswa dari peringkat kurang (1,7 dan 1,44) menjadi baik (3,2 dan 3,06). Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Kerja Ilmiah
KEMATANGAN KERJA DAN KINERJA MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR PESERTA PROGRAM D.2 PENYETARAAN TATAP MUKA DI BALI A.A. Ketut Oka
Jurnal Kependidikan Vol 30, No 1: Edisi Dies 2000
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v30i1.19256

Abstract

This research study was to  find  out the association bebteen the work maturiv, defined in ternts of teacher abilitv to think abstractlv ancl commit to the assigned tasks, and the quality of their teaching performances, defined as the planned behmiors of doing teaching-learning processes. her,ihis teachtn  capacity to generate students'learning in the classroom. To what extend teacher maturity correlate to teaching performances u:as the main problem to inr.,estigate within the contexts of the primary school teacher in-servicetraining for  a D-2 equivalent qualification. The two dimensions of teacher maturity include abstract thinking ability and work commitntent held bv the primary school teachers. Teacher maturitv, then, classified into three categorie.s: low, medium, and high. It Was expected lhat teacher maturitt' leyel would associate with teacher performances classtfied into good. dverage, and poor. Accordingly a kind ofa 3 by 3 dimension was designed to answer the proposed problem. Two hundred and rwenty primarv school teachers participating in an in-service program to obtained a D-2 equivalent qualification proportionally randomlv selected were included into this study. .,1 set o.f questionnaires was Developed and administered to the participating teachers in this research. The data were analyzed using a contingency, correlation method. The study  found a signrficant relationship, association between the level of teacher maturity and their level of teaching performances.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMUNIKATIF BERBAHASA SISWA SMA/SMK SUDARYANTO SUDARYANTO
Jurnal Kependidikan Vol. 36, No.2 (2006)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v36i2.4980

Abstract

Abstract This study is to accelerate or develop communicative or functional competence in using Indonesian and English of General and Vocational Senior High School students through communicative approach. Several techniques are used. The Picture Cue Card technique is used for the students of the State Vocational Senior High School 3 Purwokerto, whereas the Feature Analysis technique is used for the students of General Senior High School of Abdi Negara of Muntilan. Retelling technique is used for the students of State Vocational Senior High School1 of Depok, whereas the Progressive technique is used for the students of the State General High School 7 of Yogyakarta. This research is a classroom action rsearch with communicative learning approach. The result show following: (1) Picture Cue Card thechnique can accelerate English ability. (2) Feature Analysis technique can accelerate the mastery of Indonesian vocabulary (3) Retelling technique can accelerate the ability in reading English texts (4) Progressive learning can accelerate the ability in writing in Indonesian. Keywords: picture cue cards technique, analysis feature, retelling, progressive learning,classroom action research.
MODEL PEMBELAJARAN TERPADU DENGAN PENDEKATAN FUNGSIONAL PADA MATA KULIAH HISTOLOGI Rachmah Laksmi Ambardini
Jurnal Kependidikan Vol. 39, No.1 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v39i1.6

Abstract

The aim of this study was to find out whether the integrated learning model through the functional approach could improve the students academic achievement in the Histology subject. This action research was done in three cycles during the second semester of the 2007/2008 academic year. Each cycle consisted of four activities: planning, implementation, observation, and reflection. The participants of the study were PJKR students of B Group of the Histology class. The research instruments were field notes, practicum worksheets, and tests. Data were analyzed descriptively. Results of the study indicated that: (1) the integrated learning model through the functional approach improved the students academic achievement in the Histology class; and (2) the most effective learning strategies in the Histology class were conducted in three steps: (a) explanation of the three dimension structure before the two dimension structure, (b) laboratory practice focused on identification of Histology specimen through active learning , (c) small group discussion with subject matter informed one week before the class. Keyword: integrated learning model, functional approach, histology, three- dimension structure, two-dimension structure