cover
Contact Name
Sunedi
Contact Email
alhusnaputrijannah.okus@gmail.com
Phone
+6285382825850
Journal Mail Official
alhusnaputrijannah.okus@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran SW. Subakti No 49 A Kelurahan 26 Ilir Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Eskul: Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekolah
ISSN : -     EISSN : 31233856     DOI : https://doi.org/10.65836/37p3xd03
Core Subject : Education,
Eskul: Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekolah adalah jurnal yang mempublikasi artikel original hasil penelitian, kajian teori atau tinjauan pada jenjang pendidikan sekolah dasar, menengah dan perguruan tinggi. namun juga tidak terbatas pada riset di bidang pendidikan yang relevan. Kami mengundang para ilmuwan, cendekiawan, peneliti, serta profesional di bidang Pendidikan seluruh Indonesia untuk mempublikasikan penelitian di Jurnal kami. Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekolah terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA Wahyu Pradya Rizki; Bambang Sumardjoko
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 1 No. 2 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/qh38yt09

Abstract

tujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik di SMA Negeri 3 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain diskriptif. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 3 Wonogiri dengan informan kepala sekolah, guru PPKn, peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Sedangkan teknis analisis data menggunakan model alir yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan adanya peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik antara lain: (1) guru sebagai inspirator atau keteladanan, dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi guru harus terlebih dahulu membentuk kepribadian yang luhur dalam dirinya dirinya untuk dijadikan teladan siswa dalam setiap perbuatan, (2) guru sebagai motivator, peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi dengan memberikan motivasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu guru menggunakan kegiatan apersepsi untuk merangsang siswa agar memiliki karakter yang baik sehingga tertanam nilai-nilai anti korupsi dalam dirinya (3) guru sebagai perencana pembelajaran, guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi kedalam kompetensi dasar tententu dalam hal ini guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi pada materi sistem hukum dan peradilan nasional, selain itu guru juga merencanakan pembelajaran agar proses pembelajaran sesuai dengen tujuan, (4) guru sebagai mediator, maksudnya guru memilih media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran dan juga penaman nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik.
PROBLEM PENGHAMBAT ANAK LANCAR MEMBACA KELAS V SD Izzatul Aliyah; Ferdina Hayuning Wulanda; Muhammad Misbahul Munir
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 1 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/83c3r569

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan yang diwujudkan dengan tujuan menciptakan kegiatan belajar mengajar. Peserta didik secara aktif dalam memperluas potensi dirinya yang terdidri dari kecerdasan, pengendalian diri, spiritual keagamaan dan keteramplan dalam masyarakat, bangsa dan negara. Peran penting dalam pendidikan SD adalah keterampilan membaca. Membaca adalah teknik yang dilaksanakan dan dimanfaatkan oleh seseorang untuk mendapatkan suatu informasi atau pesan yang terdapat pada media tulis yang dibacanya (buku, majalah dll). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana penelitian tersebut berdasarkan pada suatu data yang ada dilapangan. Dimana pada penelitian ini siswa kelas V SDN 2 Surodadi sebagai subjeknya. Pada objek penelitian ini berfokus pada kemampuan membaca dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil peneitian yang kami lakukan pada salah satu peserta didik kelas V SDN 2 Surodadi masih ada anak yang belum bisa membaca. Adapun faktor-faktor penghambat yang mempengaruhinya yaitu faktor guru, faktor siswa dan faktor yang berasal dari orang tua. Dalam hasil wawancara yang dilakukan di SDN 2 Surodadi mengenai peran orang tua peserta didik yang belum bisa membaca, dikatakan oleh wali kelas anak kelas V bahwa orang tua anak tersebut sudah dipanggil dan diberitahukan mengenai masalah keterlambatan dalam membaca tetapi tidak ada tanggapan yang serius mengenai keberhasilan perkembangan anaknya.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAK DENGAN MODEL FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA Marcelia Fiani; Hartutik, Sugiyana
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 1 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/2t974j11

Abstract

Permasalahannya ialah modul ajar kurikulum merdeka belum optimal sehingga peserta didik cepat merasa bosan dan kemampuan berpikir kritisnya belum maksimal. Tujuan penelitian ini: 1) perbedaan rataan antara kelas VIIIB (eksperimen) dan kelas VIIIA (kontrol) setelah diberikan tes pembelajaran PAK 2) model flipped classroom dapat meningkatkan target capaian pada elemen berpikir kritis, dan 3) pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini ialah jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 1) terdapat perbedaan hasil prestasi belajar peserta didik kelas eksperimen 81,44 dengan kelas kontrol 77,3. 2) rataan empiris dari uji ketuntasan sebesar 81,45 3) uji regresi sederhana dengan menguji variable x (berpikir kritis) terhadap y (prestasi belajar) menunjukan adanya pengaruh yang positif sebesar 59,6%. Rata-rata skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 22,18 atau 22,18%. N-Gain termasuk dalam kategori cukup efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Maka, disimpulkan bahwa model flipped classroom cukup efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Saran ialah guru mampu mengembangkan modul ajar yang kreatif dan berkualitas untuk diberikan kepada peserta didik.
PENGARUH MODAL PMRI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BILANGAN CACAH TERHADAP HASIL BELAJAR DI KELAS IV Sri Murni; M.Juliansyah Putra
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 1 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/hfy23c29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PMRI terdapat hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 2 Berkat pada materi bilangan cacah.  Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukan terdapat perbedaan signifikan  hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dibuktikan dengan nilai  thitung 3,283 > nilai ttabel 1,734 dan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PMRI berpengaruh secara signnifikan terhadap hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA KERAJINAN TRADISIONAL TERHADAP KREATIVITAS SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 16 PALEMBANG Lika Ristiyani; A. Heryanto; Sunedi sunedi
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 1 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/p8ppc050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning menggunakan media kerajinan tradisional terhadap kreativitas siswa kelas IV SD Negeri 16 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 16 Palembang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan model Project Based Learning menggunakan media kerajinan tradisional, sedangkan kelompok kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Kreativitas siswa diukur menggunakan tes kreativitas sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning menggunakan media kerajinan tradisional memiliki pengaruh positif terhadap kreativitas siswa. Siswa yang diberikan perlakuan model Project Based Learning menggunakan media kerajinan tradisional memiliki skor kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Project Based Learning menggunakan media kerajinan tradisional dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas IV SD Negeri 16 Palembang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa.
HUBUNGAN MOTIVASI INSTRINSIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI OLAHRAGA SRIWIJAYA PALEMBANG Xena Lorens
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 2 (2026): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/chk53k26

Abstract

Siswa yang memiliki motivasi instrinsik sangat sedikit sekali untuk terpengaruh dari luar. Oleh karenanya, motivasi instrinsik ini sifatnya sangat kuat sebab siswa tersebut belajar berdasarkan kehendak dirinya sendiri bukan karena kehendak individu lain. Sehingga siswa belajar dikarenakan ingin memperoleh ilmu yang banyak & ingin menjadi siswa yang pandai maka peran motivasi disini sangat penting, karena motivasi berperan untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Hasil belajar ialah kerjasama untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian belajar. Hasil belajar menunjukkan kemampuan siswa yang telah melalui kegiatan belajar mengajar sehingga dapat menilai kemampuan siswa. Metode yang digunakan di didalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan teknik analisis ialah deskriptif. Subjek di didalam penelitian ini ialah siswa kelas XI SMA N Olahraga Sriwijaya Palembang sebanyak 16 responden dari 154 populasi dengan teknik pengumpulan data berupa angket Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa hasil dari motivasi instrinsik terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam masuk ke kategori tinggi & sedang dengan presentase tinggi 37,5% & sedang 37,5%. Sedangkan tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam didalam kategori sedang dengan presentase 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rhitung (0,706)  rtabel (0,532) dengan taraf signifikan 5%. Maka, motivasi instrinsik terhadap hasil belajar siswa di SMA N Olahraga Sriwijaya Palembang memiliki hubungan yang signifikan.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM KEMAMPUAN KOMUNIKASI TINGKAT SD/MI Indriani; Anwar Sidik
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 2 (2026): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/d2w6fv32

Abstract

This study aims to analyze the role of Civics Education (PKn) in improving the communication skills of elementary and Islamic elementary school students (SD/MI). The background of the research stems from the urgency of communication as the core of the educational process and as a means of shaping national character. The research method employs a qualitative approach through a literature review of various relevant sources. The findings show that Civics Education plays a strategic role in fostering speaking ability, building self-confidence, and shaping critical and democratic attitudes. Interactive learning strategies such as open questioning, group discussions, deliberation simulations, simple presentations, storytelling, and the use of basic technology prove effective in developing students’ communication skills. Challenges such as passivity, limited vocabulary, and the dominance of lecture methods can be addressed through the teacher’s role as a facilitator who creates a supportive, democratic, and appreciative classroom atmosphere. The conclusion emphasizes that Civics Education is not merely a cognitive subject but also a medium for forming communicative, participatory, and democratic character relevant to global demands. This study also opens opportunities to develop more innovative Civics learning models by utilizing digital technology to meet communication challenges in the modern era.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN ANAK AUTISME DI SDN 06 KOTA BENGKULU Winda Permitasari; Fiona Aulia Annanda; Triska Mufita; Nurul Aini; Meydia Permatasari; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 2 (2026): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/zc631877

Abstract

Salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang sering dijumpai di sekolah inklusi adalah anak dengan gangguan autisme. Anak dengan kondisi ini biasanya memiliki karakteristik seperti kesulitan berkomunikasi, kurangnya interaksi sosial, serta cenderung sibuk dengan dunianya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2026 di SDN 06 Kota Bengkulu yang beralamat di Jl. Nusyirwan Zainul, Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada adanya siswa berkebutuhan khusus dengan karakteristik autisme yang mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan subjek berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian

Page 2 of 2 | Total Record : 18