cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Keafektifan Pelaksanaan Program Jaring Pengamanan Sosial Bidang Pendidkan di Kabupaten Cilacap Mulyo Nugroho
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i1.2032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keafektifan pelaksanaan Program Jaring Pengaman Sosial Bidang Pendidik-an di Kabupaten Cilacap dan sisi: (1) relevansi program beasiswa dan Dana Bantuan Operasional (DBO) Jaring Pengaman Sosial Bidang Pendidikan dengan kebutuhan siswa dan pihak sekolah, (2) karakteristik siswa dan sekolah penerima program, (3) dukungan sarana penunjang pelaksanaan program, (4) perencanaan dan reaiisasi pro­gram, (5) kemanfaatan serta pencapaian tujuan program. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan memper-gunakan model evaluasi OPP, yang mencakup: (1) context evaluation, (2) input evaluation, (3) process evaluation, (4) product evaluation. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, observasi, dan kuesioner. Pengujian validitas instrumen mengunakan validitas konstruk (construct validity). Pedoman wawancara dan observasi dengan expert judgment melalui konsultasi dengan dosen, sedangkan kuesioner divalidasi dengan uji coba instrumen, dengan besar kecilnya muatan aktor. Untuk pengujian keandalan setiap faktomya digunakan teknik Alpha dari Cronbach. Hasil evaluasi context menunjukkan tingkat sangat efektif, terlihat dari: (1) relevansi program dengan kebutuhan siswa dan pihak sekolah; (2) tujuan, struktur organisasi, dan mekanisme kerja yang sangat jelas. Hasil evaluasi input menunjukkan tingkat yang cukup efektif, terlihat dan: (1) perencanaan pro­gram yang mencakup: seleksi sekolah dan siswa calon penerima program, (2) Pelaksanaan program yang mencakup: kelancaran penyaluran dana beasiswa dan DBO, keterbukaan pengelolaan beasiswa dan DBO, keikutsertaan unsur masyarakat dalam pemantauan, evaluasi serta laporan pelaksanaan program serta pertangungjawaban administrasi dan reaiisasi program. Untuk evaluasi product menunjukkan tingkat yang efektif terlihat dari pemanfaatan dana beasiswa dan DBO serta pencapaian tujuan program. Kata kunci: keafektifan, program, jaring pengaman sosial
FAKTOR DETERMINAN PRODUKTIVITAS SEKOLAH Thomas, Partono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i1.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas sekolah SMKN bisnis manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Ukuran sampel sebanyak 200, dipilih dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan metode angket wawancara dan doku-mentasi. Analisis data dengan permodelan persamaan struktural (structural equation modeling, SEM). Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa produktivitas sekolah untuk SMKN bisnis manajemen dipengaruhi oleh mutu proses, kompetensi guru, budaya organisasi sekolah, pembiayaan pendidikan, kepemimpinan kepala sekolah dan peran komite sekolah. Pengaruh variabel bebas terhadap produktivitas sekolah sebesar 73% sisanya 27% di-pengaruhi faktor lain di luar model. Variabel dominan yang mem-pengaruhi produktivitas SMKN bisnis manajemen adalah mutu proses.Kata kunci: produktivitas SMK business-management, mutu proses, kompetensi guru, budaya organisasi sekolah, pembiayaan, kepemimpinan, komite sekolah______________________________________________________________THE DETERMINANT FACTORS OF SCHOOLS'S PRODUCTIVITY Abstract The purpose of this study is to identify the factors that affect school productivity in SMKN of Business and Management. The sample consisted of 200 teachers selected using proportional random sampling technique. Questionnaire, interviews and documentation methods are used for collecting data. For analyzing the data, the research used structural equation modeling (SEM). Findings of this research show that School Productivity in SMKN of business-management field is influenced by the process quality, teachers' competencies, school organizational culture, education financial, leadership and the role of the school committee. Impact of independent variables on the school productivity was 73%, while 27 % or the rest is influenced by other factors. The dominance variable that influences the productivity is the quality process.Keywords: productivity in SMK of business-management, quality processes, competence of teachers, organizational culture of schools, financing, leadership and school committees
Penyusunan Perangkat Soal Ujian Akhir Mata Pelajaran Sains-Biologi SMP dalam Rangka Pengembangan Bank Soal Kustriyono Kustriyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh butir soal Ujian Akhir mata pelajaran Sains-Biologi SMP yang memenuhi syacat untuk pengembangan bank soaL Model Rash digunakan untuk menentukan parameter butir. Peserta uji coba adalah kelas 3 SMP, baik negeri maupun swasta. Penentuan SMP ini didasarkan pada mutu sekolah dengan kategori baik, sedang, dan kurang. Paket soal yang diujikan meliputi dua paket soal yang setiap paketnya berisi 50 butir soaL Soal paket A dikerjakan oleh 771 siswa, sedangkan soal paket B dikerjakan oleh 759 siswa sebagai peserta uji coba. Analisis butir soal dilakukan melalui analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif didasarkan pada kesesuaian butir soal dengan kartu telaah butir dengan 16 kriteria dari segi mated, konstruksi, dan bahasa. Analisis kuantitatif dilakukan melalui dua program analisis butir soal yaitu program Iteman untuk analisis dengan Teori Tes Klasik dan program Bigsteps untuk analisis dengan Teori Respons Butir model satu parameter. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 50 butir soal paket A diperoleh 47 butir soal yang relevan untuk diangkat ke bank soal, sedangkan dari paket B diperoleh 46 butir soal. Rerata tingkat kesukaran soal paket A sebesar 0,45 logit, sedangkan soal paket B sebesar 0,32 logit. Besarnya daya pembeda soal paket A antara 0,07 sampai 0,48 logit sedang soal paket B antara 0,08 sampai 0,45 logit Untuk soal paket A, nilai fungsi informasi maksimum berada pada q=0,0 sedang soal paket B pada q=0,5. Soal paket A lebih efektif 1,049 kali dari pada soal paket B. Formula konversi sekor untuk penyetaraan paket soal A ke soal paket B adalah B = 0,659949 a -0,226549. Soal paket A lebih sukar dibanding soal paket B. Ke-93 butir soal yang meliputi soal paket A dan soal paket B dapat diangkat ke bank soal dalam rangka pengembangan bank soal di Kabupaten Wonosobo. Kata Kunci: soal ujian akhir sains, analisis butir, bank soal
PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC Hari Purwoko, Bambang Setyo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i2.1408

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual. Subjek penelitian ini adalah dosen dan mahasiswa peserta kuliah CNC di FT UNY, guru dan siswa pebelajar CNC di SMK, ahli teknologi pembelajaran, dan ahli media pendidikan. Data dikumpulkan dengan observasi, kusioner, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah: (1) prototype media interaktif mesin CNC virtual berhasil diwujudkan sesuai perencanaan, yaitu dapat menghadirkan lingkungan fisik mesin CNC yang terdiri, kontrol panel, layar komputer, dan sistem penjepitan benda kerja, (2) prototype media dapat menyimulasikan fungsi komponen virtual seperti saklar utama, saklar pemutar spindel utama, dan tombol-tombol pada mode pengoperasian CNC dengan baik dan mampu menampilkan simulasi gerakan pahat meskipun sebatas pada kode program tertentu, dan (3) prototype mesin CNC virtual efektif untuk digunakan sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC.Kata kunci: media pembelajaran, simulasi, CNC virtual
Model Pembinaan Moral Keagamaan Anggota Jamaah Zikir Istigotsah di Yogyakarta Sukiman Sukiman
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 5 (2002)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v4i5.2064

Abstract

Artikel ini menyajikan laporan tentang analisis model pembinaan moral keagamaan anggota Jamaah Zikir Istighotsah di Yogyakarta. Hal ini diharapkan akan dapat dipergunakan untuk menyempurnakan model pembinaan tersebut. Data dikumpulkan dengan pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) dalam wacana tentang gerakan tarikat, tarikat Jamaah Zikir Istighotsah dapat dikategorikan sebagai tarikat praktis (riyalat) yang dikembangkan terutama untuk pembinaan masyarakat papan bawah atau awam (grassrood); (2) model pembinaan moral keagamaan anggota Jamaah Zikir Istighotsah adalah mirip dengan model pembinaan yang dikembangkan dalam dunia tarikat pada umumnya; (3) secara umum pembinaan moral keagamaan anggota Jamaah Zikir Istighotsah telah berhasil dalam hal perbaikan dan peningkatan dari segi sikap dan perilaku, pengetahuan agama, gairah beribadah, ikatan kekeluargaan, ketenteraman hidup sebagian anggota Jamaah Zikir Istighotsah, meskipun ada sebagian anggota Jamaah Zikir Istighotsah yang belum bisa berubah sikap dan perilakunya. Kata Kunci: moral keagamaan, jamaah zikir istighotsah
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN SMK DI DIY Alip, Moch.; Soenarto, Soenarto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v11i1.1424

Abstract

  AbstrakPenelitian ini bertujuan menggali informasi tentang bagaimana realisasi peran Komite Sekolah SMK di DIY sebagai bahan kaji ulang mekanisme kerja dan peranannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif feno-menologis rancangan multisitus yang dipilih berdasarkan dua pertimbangan, yaitu: objek penelitian tidak dimanipulasi dan data berupa kata-kata, kalimat, paragraf, dan dokumen. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengkajian dokumen, kemudian dianalisis secara induktif dan terus-menerus, melalui penggolongan, klasifikasi, dan reduksi. Subjek adalah pengurus komite sekolah terbaik di setiap Kabupaten/Kota di DIY berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite sekolah terpilih sangat aktif, namun belum melaksanakan semua perannya secara optimal, yaitu sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan sebagai mediator. Komite sekolah nampak sangat aktif dalam mendukung kebijakan sekolah tentang pengumpulan dana sekolah, cukup aktif sebagai mediator antara sekolah dengan DUDI, dan aktif sebagai pemberi pertimbangan, namun kurang aktif sebagai badan pengontrol dan belum ada yang mengembangkan mekanisme kontrol. Kondisi demikian kemungkinan terjadi karena komite dibentuk dan difasilitasi oleh kepala sekolah serta pengurus komite adalah mantan pengurus badan pendukung penyelenggaraan pendidikan yang perannya memang sebagai badan pendukung.Kata kunci: peran komite sekolah
Persepsi Guru Bahasa Inggris SMU terhadap MGMP Bahasa Inggris SMU Kotamadya Yogyakarta Hermayawati Hermayawati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2000)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v2i2.2103

Abstract

Penelitian ini menyangkut keberadaan dua versi MGMP bahasa Inggris SMU di Kotamadya Yogyakarta, yakni MGMP bentukan pemerintah dan MGMP bentukan organisasi profesi guru SMU. Untuk mengetahui eksistensi kedua organisasi tersebut dalam meningkatkan kompetensi gum, dipeiiukan persepsi para gum banasa Inggris SMU terhadap keduanya. Persepsi gum ini diperlukan guna mengetahui serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatannya. Hasil penelitian ini berupa gambaran keberadaan serta analisis tentang ragam persepsi gum bahasa Inggris SMU. Ragam persepsi gum serta hasil analisisnya, dimaksudkan untuk memberi masukan dalam merancang, mengembangkan, dan menentukan kebijakan selanjutnya terhadap eksistensi kedua organisasi gum tersebut. Oleh karena penelitian ini melibatkan gum-gum bahasa Inggris SMU secara umum, maka tempat penelitiannya bukan hanya di lokasi kegiatan pelatihan MGMP, namun juga di beberapa sekolah, baik negeri maupun swasta, di lingkungan Kotamadya Yogyakarta. Adapun pelatihan MGMP pada putaran pertama periode 1998/1999, diselenggarakan mulai tanggal 28 Oktober 1998 sampai 11 Januari 1999, bertempat di SMU 7 Yogyakarta. Eksistensi MGMP yang dipelajari adalah sebagai berikut Pertama, latar belakang dan sejarah pembentukan. Kedua, sistem pengelolaan dan proses kegiatan. Ketiga, pendanaan. Keempat, persepsi gum terhadap eksistensi masing-masing MGMP. Kelima, fenomena dualismenya. Berdasarkan temuan-temuan di atas, disarankan agar kedua versi MGMP tersebut digabungkan menjadi satu manajemen, agar manfaatnya lebih jelas, lebih efektif dan efisien, sesuai dengan tuntutan organisasi profesional. Organisasi gum yang profesional akan menghasilkan gum yang profesional pula.
Iklim Belajar dan Iklim Praktik serta Produktivitas Belajar ditinjau dari Aspek Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Konteks Pendidikan Sistem Ganda Hakim Hakim; Sarbiran Sarbiran
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peibedaan: (1) kepemimpinan kepala sekolah, (2) iklim belajar, (3) iklim praktik, dan (4) produktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah causal-comparative research. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Yogyakarta dan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta pada Junisan Bangunan Gedung. Sumber datanya meliputi kepala sekolah, staf, guru, dan siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Kesahihan instrumen penelitian diuji dengan menggunakan analisis faktor, dan keandalan instrumen diuji dengan menggunakan koefisien alpha dari Cronbach. Dari hasil uji coba instrumen telah memenuhi persyaratan vatiditas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan administrator, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan manajer; (2) terdapat peibedaan iklim belajar antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (3) terdapat peibedaan iklim praktek antara SMK Negeri 2 Yogayakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (4) terdapat peibedaan produktivitas belajar siswa antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (5) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan administrator lebih baik dari pada gaya kepemimpinan manager. Kata kunci: iklim, produktifitas, aspek, kepemimpinan konteks.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SMA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR, NTB Raharja, Jien Tirta; Retnowati, Trie Hartiti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya di SMA Kabu-paten Lombok Timur. Pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dideskripsikan sesuai Permendiknas No.41 Tahun 2007, yang meliputi empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan Model Evaluasi Kesenjangan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap telaah standar, tahap deskripsi penampakan di lapangan, dan tahap komparasi penampakan dengan standar yang ditetapkan. Sampel penelitian terdiri dari 5 sekolah negeri dan 3 sekolah swasta di Kabupaten Lombok Timur, dengan jumlah responden 256 orang, terdiri atas 8 guru Seni Budaya, 8 Kepala Sekolah, dan 240 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan analisis dokumen. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi, angket, dan lembar dokumentasi. Validasi instrumen dilakukan dengan metode Expert Judgement, dan uji reliabilitas instrumen angket menggunakan estimasi Alpha Cronbach dengan koefisien sebesar 0,725. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Kesimpulan hasil penelitian ini sebagai berikut. (1) Perencanaan proses pembelajaran kurang baik; (2) Pelaksanaan proses pembelajaran kurang baik; (3) Penilaian proses pembelajaran cukup baik; (4) Pengawasan proses pembelajaran kurang baik; (5) Secara keseluruhan, ada kesenjangan antara pelaksanaan proses pembelajaran Seni Budaya SMA di Kabupaten Lombok Timur dengan standar minimal Permendiknas No.41 Tahun 2007.Kata kunci: seni budaya______________________________________________________________AN EVALUATION OF CULTURAL ARTS LEARNING PROCESS AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN LOMBOK TIMUR REGENCY, NTB Abstract This study aims at describing the Cultural Arts learning at senior high schools in East Lombok district. The Cultural Arts learning was described based on the Decree of Minister of National Education No. 41 of 2007, which involves four components, i.e. planning, implementation, assessment, and supervision of the learning process. The study was an evaluation research using a quantitative descriptive approach. The evaluation model used in this research was discrepancy evaluation model with three phases: standard analysis, description of the actual performances in the field, and comparison between the actual performances and the established standards. The samples were 5 public and 3 private schools in East Lombok Regency with 256 respondents, consisting of 8 Cultural Art teachers, 8 school principals, and 240 students. The data were collected by using observation technique, questionnaire, and documentation. The data collection instruments were observation sheets, questionnaires, and documentation sheets. Validation of the instrument was conducted by using expert judgement. To test the questionnaire reliability, this study used Alpha Cronbach estimation with a coefficient of 0.725. The collected data were analyzed using quantitative descriptive techniques. The results are as follows. (1) The planning of learning is not yet maximum; (2) The learning process is not yet maximum; (3) The assessment of the learning processes is quite good; (4) The supervision of the learning process also is not yet optimal; (5) In general, there is a discrepancy between the implementation of the learning process and the minimum standards which have been set in the Decree of the Minister of National Education No.41 of 2007.Keyword: cultural arts
PENGEMBANGAN ASESMEN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA SMA PADA PERMAINAN BOLAVOLI Guntur, Guntur; Sukadiyanto, Sukadiyanto; Mardapi, Djemari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i1.2121

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen yang valid dan reliabel  untuk mengukur hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa SMA pada permainan bolavoli. Penelitian pengembangan mengadopsi penelitian pengembangan Borg and Gall dengan 10 langkah. Uji coba skala kecil dilakukan pada siswa Sekolah Laboratorium Olahraga FIK UNY yang berjumlah 24 anak dan uji coba skala besar pada siswa SMAN 1 Yogyakarta, SMAN 2 Wates, SMAN 1 Seyegan, SMAN 1 Sewon, dan  SMAN 1 Tanjung Sari berjumlah 120 anak. Instrumen pengumpul data berupa pedoman observasi, sedangkan analisis data dengan menggunakan analisis diskriptif. Hasil penelitian ini adalah instrumen pengamatan hasil belajar siswa penjasorkes pada permainan bolavoli yang memiliki  indikator, deskripsi, rubrik, prosedur asesmen. Validitas isi berdasarkan expert judgement termasuk kategori baik dan reliabilitas interrater dengan paket program Genova menghasilkan koefisen sebesar 0,82, dan Cohen's Kappa sebesar 0,79. Kesimpulan penelitian berdasarkan pendapat para guru ialah instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar penjasorkes siswa SMA pada permainan bolavoli.Kata kunci: asesmen hasil belajar, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, permainan bolavoli______________________________________________________________DEVELOPING THE ASSESSMENT OF LEARNING OUTCOMES FOR THE STUDENT OF PHYSICAL, SPORTS, AND HEALTH EDUCATION IN VOLLEYBALL GAME FOR SENIOR HIGH SCHOOLSAbtract This study aims to produce valid and reliable assessment instruments and  to measure the learning outcomes for the students of physical, sport and health education in volleyball game for senior high schools. The research and development model chosen was the model developed by Borg & Gall, with a procedure consisting of ten stages. The field test sample consisted of the 24 students of the sports laboratory school for volleyball of the Faculty of Sports Science, Yogyakarta State University and the large-scale tests were on students of SMAN 1 Yogyakarta, Wates SMAN 2, SMAN 1 Seyegan, SMAN 1 Sewon, and SMAN 1 Tanjung Sari totaling 120 students. The instrument to collect data was observation sheet, whereas data analysis used descriptive analysis. The result of the study is an instrument for assessing the learning outcomes of physical, sports, and health education for the volleyball game that includes indicators, descriptions, and rubrics of performances, and the content validity game based on expert judgment which is good  based on expert judgment; Reliability coefficient of the instrument for assessing the practice of the volleyball game by means of the Genova package program is 0.82 and that by means of Cohen's Kappa is 0.79, both satisfy the reliability requirements. Based on the the teachers' opinions, these instruments can be used to measure student learning outcomes of physical, sport and health education at volleyball game in high schools.Keywords: assessment of learning outcomes, physical sports and health education, volleyball game