cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
MODEL PENDIDIKAN MULTIKULTURAL RAMAH DI SEKOLAH ETHNO-RELIGIO SEGREGATION (E-RS) KOTA PONTIANAK Supardi, Iwan; Sumarno, Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i2.2861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola dan mengukur intensitas hubungan antar-kelompok siswa etnis Melayu, Dayak, Tionghoa, dan Madura di empat sekolah swasta berbasis etno-religi (ethno-religio segregation/E-RS) di Kota Pontianak: SMA Sultan Syarif Abdurrahman (Melayu-Islam), SMA Yayasan Pendidikan Kristen (YPK)[Dayak-Nasrani], SMA Kristen Immanuel (Tionghoa-Nasrani, Konghucu, Budha), dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Anwar (Madura-Islam), berdasarkan sikap dan perilaku berprasangka (prejudice) dan stereotip terhadap etnis dan agama. Metode campuran kualitatif-kuantitatif digunakan pada tahap penelitian. Pada tahap pengembangan rumusan model pendidikan multikultural diuji melalui diskusi kelompok terbatas (Focus Group Discussion/FGD). Hasil penelitian menunjukkan  bahwa sekolah E-RS menampilkan pola-pola hubungan antarkelompok etnis-agama yang khas, seperti ethno-sentrisme, cinta-benci (approach-avoidance) dan benci-cinta (avoidance-approach), saling membenci (avoidance-avoidance) atau berseteru (conflicting pair), dan saling menyukai/ men-dukung (approach-approach) atau sebagai pasangan bulan madu (honeymoon). Kelompok etnis Madura cenderung dijadikan sebagai kelompok target konflik, sementara Tionghoa sebagai kelompok etnis sanjungan. Model pendidikan multikultural ramah dianggap sesuai diterapkan dalam program pendidikan di sekolah E-RS untuk membangun citra positif pada masing-masing kelompok agar prasangka (prejudice) dan bias anggapan (stereotip) dapat dikendorkan.Kata kunci: prasangka (prejudice) dan stereotip, ethno-religio segregation (E-RS), model pendidikan multikultural ramah_____________________________________________________________ MULTICULTURAL EDUCATION RAMAH MODEL FOR ETHNO-RELIGIO SEGREGATED SCHOOLS (E-RS) KOTA PONTIANAKAbstract This research is intended to formulate patterns and measure the strength of the interethnical-religious relation among students from four different ethnic groups of Malay, Dayak, Chinese, and Madurese at the ethno-religio segregated schools (E-RS) in Pontianak: Sultan Syarif Abdurrahman Senior High School (Malay-Islam),  Christian Education Foundation Senior High School/ YPK (Dayak-Christian], Immanuel Christian Senior High School (Chinese-Christian, Konghucu/Confucius, Buddha), dan Private Islamic Senior High School/MAS Al-Anwar (Madurese-Islam), based on their prejudice and stereotype attitudes toward ethnic and religion. The research applied qulititative-quantitative mixed method, and for developing the model, focus group discussion (FGD) was used. The findings show that E-RS have unique and critical interethnic-religious relation patterns, i.e. ethno-centrism, approach-avoidance, avoidance-approach, avoidance-avoidance (conflicting pair), and approach-approach (honeymoon). Madurese is treated as potential conflicting targeted group; Chinese as popular referring group among case groups. A model of Ramah (friendly attitudes and behaviours) in multicultural education is promoted to develop positive images among the groups to reduce potential prejudice and stereotypes.Keywords: prejudice and stereotype, ethno-religio segregated schools (E-RS), multicultural education ramah model
STUDI SIMULASI MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS DALAM MENGKLASIFIKASI KONSTRUK TES Rukli, Rukli
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2011)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v15i1.1090

Abstract

Tulisan ini memperkenalkan metode fuzzy c-means dalam mengklasifikasi konstruk tes. Untuk memverifikasi sifat unidimensional suatu tes biasanya menggunakan analisis faktor sebagai bagian dari statistik parametrik dengan beberapa persyaratan yang ketat sedangkan metode fuzzy c-means termasuk metode heuristik yang tidak memerlukan persyaratan yang ketat. Studi simulasi penelitian ini menggunakan dua metode yakni analisis faktor menggunakan program SPSS dan fuzzy c-means menggunakan program Matlab. Data simulasi menggunakan tipe data dikotomi dan politomi yang dibangkitkan lewat prog-ram Microsoft Office Excel dengan desain 2 kategori, yakni: tiga butir soal dengan banyak peserta tes 10, dan 30 butir soal dengan banyak peserta tes 100. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode fuzzy c-means lebih memberikan gambaran pengelompokan secara deskriptif dan dinamis pada semua desain yang telah dibuat dalam memverifikasi unidimensional pada suatu tes.Kata kunci: fuzzy c-means, analisis faktor, unidimensional_____________________________________________________________SIMULATION STUDY USING FUZZY C-MEANS FOR CLASIFYING TEST CONSTRUCTIONAbstract This paper introduces the fuzzy c-means method for classifying the test constructs. To verify the unidimensional a test typically uses factor analysis as part of parametric statistics with some strict requirements, while fuzzy c-means methods including method heuristic that do not require strict require-ments. Simulation comparison between the method of factor analysis using SPSS program and fuzzy c-means methods using Matlab. Simulation data using data type dichotomy and politomus generated through Microsoft Office Excel programs each with a number of 3 items using the number of participants 10 tests, while the number of 30 test items using the number as many as 100 participants. The simulation results show that the fuzzy c-means method provides a more descriptive and dyna-mic grouping of all the designs that have been made in verifying the unidimensional as a test.Keywords: fuzzy c-means, factor analysis, unidimensional
Keefektifan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer di UNY Lantip Diat Prasojo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) kesesuaian perangkat keras dan perangkat lunak dengan perkembangan teknologi informasi pada tingkat fakultas, unit, dan lembaga di lingkungan UNY; (2) kesiapan SDM dalam mendukung implementasi SIM berbasis komputer di UNY; dan (3) keefektifan implementasi SIM berbasis komputer di UNY. Penelitian ini merupakan penelitian evaiuasi yang memfokuskan pada unsur-unsur proses implementasi SIM berbasis komputer di UNY dengan'model yang dikembangkan adalah model Scriven's formative-summative. Pengumpulan data menggunakan metode: wawancara, pengamatan berperan serta, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan icara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. j Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: pertama, unsur perangkat keras SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, meskipun ada beberapa bagian yang pedu pembenahan. Kedua, unsur perangkat lunak SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, tetapi sistem keamanannya masih perlu ditingkatkan. Ketiga, budaya penggunaan SIM berbasis komputer di UNY dapat dilihat dari aktivitas dosen, karyawan, dan mahasiswa dalam menggunakan fasilitas SIM berbasis komputer di UNY. Keempat, kesiapan SDM sebagai pendukung implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah memadai. Kelima, implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah efektif, sebab unsur perangkat keras, perangkat lunak, dan SDMnya sudah memenuhi standar. Keenam, Implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY hanya terbatas pada bidang akademik, pembayaran mahasisjwa, dan penelitian. Kata kunci: sistem, informasi, manajemen, komputer
KARAKTERISTIK METODE PENYETARAAN SKOR TES UNTUK DATA DIKOTOMOS Aminah, Nonoh Siti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 (2012): Edisi Dies Natalis ke-48 UNY
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i0.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: 1) akurasi estimasi parameter item pada test equating menggunakan metode Item Characteristic Curve (ICC). 2) sensitivitas metode linear yang terdiri atas Tucker - Levine score method dan Levine true score method applied to observed scores serta metode equipercentile yang terdiri atas metode Braun-Holland linear dan chained equipercentile. Data empiris yang digunakan yaitu respons siswa peserta  Ulangan Akhir Semester V Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Tahun Ajaran 2009/2010. Penyetaraan tes menggunakan anchor test  design. Anchor test bersifat external, anchor test berfungsi sebagai pengait antara tes  yang disetarakan. Item anchor berisi 10 item materi Fisika. Banyak item pada tes A 55  item, tes B 55 item dan tes C 50 item. Pola penyetaraan yang digunakan pola kelompok, sehingga banyak item hasil penyetaraan berjumlah 140 item terdiri atas 10 anchor item milik bersama, 45 item berasal dari tes A, 45 item berasal dari tes B, dan 40 item  berasal dari tes C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Estimasi parameter item pada penyetaraan  tes menggunakan metode Item Characteristic Curva (ICC) menghasilkan formula  indeks kesulitan item, 2) urutan sensitivitas metode penyetaraan dari  paling tinggi sampai paling rendah yaitu Tucker – Levine method, Levine method, Braun - Holland linear method. Chained Equipercentile Equating method.Kata kunci: Test equating, anchor test, external anchor test, RMSD, RMSE______________________________________________________________THE CHARACTERISTICS OF TEST EQUATING METHODS FOR DICHOTOMOUS DATAAbstract This study aims: 1) to find out the accuracy of item parameter estimates in test equating by means of the Item Characteristic Curve (ICC) method, and 2) to find out the sensivity of the linear methods consisting of the Tucker-Levine score method and the Levine true score method applied to observed scores and the equipercentile methods consisting of the Braun-Holland linear method the chained equipercentile equating method. The data were empirical data obtained from the response patterns of the junior high school students taking the final test of Natural Sciences in the odd semester of the academic year of 2009/2010. The test equating employed the external anchor test design. The anchor test served to unite the equated tests. The anchor test consisted of 10 physics items. The test A had 55  items, the test B had 55 items, and the test C had 50 items. The equating pattern employed the group pattern, so that in the equating there were 140 items, consisting of 10 common anchor items, 45 items from tests A, 45 items from tests B, and 40 items from tests C. The results of the study are as follows. 1) The item parameter estimate in the test score equating by means of the Item Characteristic Curve (ICC) method yields the formula for the item difficulty index, and 2) urutan sensitivitas metode penyetaraan dari  paling tinggi sampai paling rendah yaitu The order of the sensitivity of the equating methods from the highest to the lowest is Tucker- Levine method, Levine method, Braun-Holland linear method. Chained Equipercentile Equating method.Keywords: test equating, anchor test, external anchor test, RMSD, RMSE
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK MELALUI "SEKOLAH IBU" NONFORMAL DI PEDESAAN Suryono, Yoyon; Fauziah, Puji Yanti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v19i2.5582

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  mengembangkan model pendidikan karakter bagi anak sejak dini melalui program terpadu "Sekolah Ibu" PAUD nonformal di pedesaan. Metode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan dilaksanakan di Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul terhadap 11 KB dan 11 SPS dengan responden orang tua sebanyak 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB dan SPS yang diteliti dapat dikembangkan menjadi "Sekolah Ibu" dengan sasaran para orang tua yang putra-putrinya sedang mengikuti kegiatan pembelajaran. Materi pokok yang diberikan mencakup pendidikan karakter bagi anak, pola pengasuhan anak di rumah, dan model pembelajaran bagi anak usia dini. Hasil penelitian tersebut kemudian dikembangkan dalam satu model konseptual-teoritik pendidikan karakter bagi anak sejak dini melalui "Sekolah Ibu" PAUD nonformal di pedesaan dengan dilengkapi materi modul pembelajaran pendidikan karakter bagi anak sejak dini.Kata kunci: pendidikan karakter, pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, "Sekolah Ibu" A MODEL OF CHARACTER EDUCATION FOR CHILDREN THROUGH THE "MOTHER SCHOOL" NONFORMAL IN RURAL AREASAbstractThis study attempted to develop a model of character education for early childhood through an integrated program "Mother School" in non-formal PAUD at a countryside. This study uses the approach of research and development implemented in the district of Bantul Pajangan to 11 KB and 11 of the SPS with parent respondents of 60 people. The results show that KB and SPS which were studied can be developed into a "Mother School" by targeting the parents whose children were participating in learning activities. The subject matters given include character education for children, parenting at home, and a model for early childhood learning. Then, the result of the research was developed in a conceptual-theoretical model of character education for early childhood through "Mother School" non-formal PAUD in the countryside including learning modules of character education materials for early childhood.Keywords: character education, early childhood education, non-formal education, "School Mother"
Perbandingan Metode Mantel-Haenzel, Sibtest, Regresi Logistik, dan Perbedaan Peluang dalam Mendeteksi Keberadaan Fungsi Butir Budiono Budiono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urutan sensitivitas dan ketepatan deteksi DIF antara metode Mantel-Haenszel, regresi logistik, SIBTEST, dan perbedaan peluang, baik secara keseluruhan maupun jika ditinjau dari distribusi kemampuan peserta tes, ukuran sampd, dan panjang tes. Penelitian ini terdiri dari penelitian simulasi dan dengan data riiL Data simulasi dikembangkan dengan menggunakan model logistik tiga pa­rameter. Data nil, diambil secara random 600 siswa laki-laki sebagai kelompok acuan dan 600 siswa perempuan sebagai kelompok fokus dari siswa SMA/MA jurusan IPA yang menempuh UAN Matematika tahun ajaran 2003/2004 di Kota Surakarta. Studi simulasi menyimpulkan hal-hal berikut: (1) urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik, (b) Mantel-Haeaszel, dan (c) perbedaan peluang atau SIBTEST; (2) pada tiap-tiap kategori distribusi kemampuan peserta tes, urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik, (b) Mantel-Haenszel, dan (c) perbedaan peluang atau SIBTEST; (3) pada tiap-tiap kategori ukuran sampel dan panjang tes, urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik atau Mantel-Haenszel dan (b) perbedaan peluang atau SIBTEST; (4) urutan ketepatan metode, mulai dari yang paling tepat adalah: (a) SIBTEST, (b) perbedaan peluang, dan (c) regresi logistik atau Mantel-HaensqeL 5) pada tiap-tiap kategori distribusi kemampuan peserta tes, ukuran sampel, dan panjang tes, metode yang mempunyai ketepatan paling tinggi . selalu sama, yaitu metode SIBTEST disusul oleh metode perbedaan peluang. Kata kunci: mantel-haenszel, sibtest, regresi logistik, perbedaan peluang, mendeteksi keberbedaan jungsi butir.
EVALUASI EFEKTIVITAS UNIT PRODUKSI DALAM MEMPERSIAPKAN KOMPETENSI KERJA SISWA SMK Sutopo, Adi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i2.1124

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) keefektifan kegiatan bel-ajar mengajar; 2) peningkatan kemampuan kompetensi kerja siswa; 3) pe-manfaatan faktor pendukung dan mengatasi faktor penghambat unit pro-duksi (UP), serta dampaknya bagi SMK. Model penelitian menggunakan CIPP-Logic dengan mixed method designs. Populasi penelitian adalah SMKN RSBI-SBI rumpun teknologi yang memiliki unit produksi. Penentuan sam-pel dengan purposive sampling yaitu: SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 2 Depok Sleman, SMKN 2 Pengasih Kulon Progo dan SMKN 2 Wonosari Gunung Kidul. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis deskriptif, model Miles-Huberman dan logical framework analysis. Hasil penelitian adalah: 1) sebagian besar UP aktif, namun sumbangan sebagai sarana pembelajaran dan sum-ber pembiayaan operasional relatif kecil; 2) sebagian besar program UP mampu menyelaraskan program kurikulum, namun pemanfaatan sarpras dan SDM belum optimal; 3) peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa tercapai, namun jumlahnya terbatas; 4) keefektifan sebagai sarana pembelajaran tercapai, namun jumlah siswa dan guru yang terlibat relatif kecil; 5) kualitas konstruksi dan bahan tinggi serta harga jual standar, na-mun kualitas tampilan belum maksimal; 6) menambah kesejahteraan warga sekolah, dan pendapatan sekolah; dan 7) sebagian besar UP dipercaya ma-syarakat/industri.Kata kunci: unit produksi, kemampuan kompetensi kerja, sekolah menengah kejuruan______________________________________________________________AN EVALUATION OF THE EFFECTIVENESS OF PRODUCTION UNITS IN PREPARING STUDENTS' OCCUPATIONAL COMPETENCE ON VOCATIONAL HIGH SCHOOLSAbstractThis study aims to know: 1) the effectiveness teaching and learning; 2) the improvement of students' occupational competence, 3) the utilization of the facilitating factors and the hindering factors in the production units, and the impacts of the production units on VHSs. The research model used was the CIPP-Logic evaluation model with the mixed method designs. The research population comprised VHSs in the engineering cluster possessing production units in Yogyakarta Special Territory. The research sample was determined purposely, consisting of SMKN 2 Jetis Yogyakarta, SMKN 2 Depok Sleman, SMKN 2 Pengasih and SMKN 2 Wonosari. The quantitative and qualitative data were collected through questionnaires, in-depth inter-views, in-depth observations, and documents with reference. The data analysis employed a model by Miles-Huberman and logical frame-work analysis. The research findings are as follows. 1) Most of the production units are active, but their contributions as learning resources and as operational cost sources are relatively small. 2) Most of the production units are capable of adjusting the curricular programs to the production unit programs, but the utilization of the infrastructure facilities and human resources is not maximal. 3) improving students' knowledge and skills is reached but limited in number, 4) The effectiveness as learning resources for students is reached, but the students and teachers involved are limited in number. 5) The quality of construction and materials is high, the price is standard, but their performance is not maximum yet. 6) The production units can improve the welfare of school members and give the schools additional incomes. 7) Most of the production units are trusted bye indus-tries and society.Keywords: production units, occupational competence, vocational high schools
Manajemen Proses Pendidikan Program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Retno Lukitawati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keberhasilan manajemen proses pendidikan Program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Subjek penelitian terdiri dari unsur-unsur yang terlibat langsung di dalam proses pendidikan, yaitu pengelola, tenaga administrasi, tenaga pengajar, dan mahasiswa. Penelitian ini di-laksanakan melalui pendekatan naturalistik dengan metode kualitatif sehingga terhadap subjek penelitian dilakukan observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen. Karena jumlah mahasiswa tidak me-mungkinkan dilakukan wawancara satu persatu, untuk mahasiswa, pengumpulan data dilaksanakan dengan angket, demikian pula kepada para tenaga pengajar diberikan daftar isian untuk mengumpulkan pendapat yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan di program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada telah didukung oleh tenaga yang berkualitas, tetapi belum dapat dikatakan memenuhi syarat karena belum mempunyai tenaga pengajar tetap. Masih terdapat kekurangan sarana prasarana penunjang pendidikan, khususnya belum ada perpustakaan di program pendidikan. Kurikulum yang dipakai dalam segi keilrmian sudah mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi dari tujuan pendidikan belum sesuai karena materi kependidikan masih diberikan di luar kurikulum, yaitu dengan memberikan pelatihan bersertifikasi. Kata kunci: proses pendidikan, diploma-iv, bidan pendidik
KONTRIBUSI STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DAN SIKAP KEBANGSAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH Soepardjo, Soepardjo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i1.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi 1) status sosial ekonomi keluarga terhadap prestasi belajar sejarah; 2) sikap kebangsaan siswa terhadap prestasi belajar sejarah; dan 3) status sosial ekonomi keluarga dan sikap kebangsaan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar sejarah. Metode penelitian yang di-gunakan adalah metode survei dengan desain korelasional. Populasi penelitian 980 siswa. Sampel penelitian 245 siswa yang di-ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data mengguna-kan tes dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kontribusi positif dan signifikan status sosial ekonomi keluarga ter-hadap prestasi belajar sejarah; 2) kontribusi positif dan signifikan sikap kebangsaan terhadap prestasi belajar sejarah; 3) kontribusi positif dan signifikan status sosial ekonomi keluarga dan sikap kebangsaan terhadap prestasi belajar sejarah pada siswa SMU Muhammadiyah Kota Surakarta.Kata kunci: status sosial ekonomi, sikap kebangsaan, prestasi belajar sejarah______________________________________________________________CONTRIBUTION OF FAMILY'S SOCIO-ECONOMIC STATUS AND NATIONALISM ATTITUDE TOWARD HISTORY LEARNING ACHIEVEMENT Abstract The study aims to determine: 1) family socioeconomic status on history learning achievement; 2) nationalism attitude toward students' history learning achievement; and 3) family socio-economic status and nationalism attitude together towards achievement history. The research method used was a survey method with a correlational design. The study population was 980 students. 245 students sample were taken with random sampling technique. Data were collectied by using tests and questionnaires. The technique of data analysis used correlation and regression techniques. The results show that contribution of family socioeconomic status on history learning achievement was 9,02%. Contributions of nationalism attitudes toward achievement in learning history was 5.59% and the contribution of family socioeconomic status and attitudes nationalities together towards achievement history was 2.13%. From the result it can be concluded that there is a significant and positive contribution of 1) socio-economic status of the family; 2) nationalism attitudes; and3) socio-economic status of the family and national attitudes toward students learning history achievement at SMU Muhammadiyah Surakarta.Keywords: socioeconomic status, nationalitism attitude, history learning achievement
faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru SMP Kabupaten Magelang Muh Rofi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh usaha dalam memenuhi kebutuhan, kemampuan, dan persepsi terhadap tugas terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magelang. Populasi penelitian ini adalah 2.559 orang guru SMP di Kabupaten Magelang. Sampel penelitian meliputi 300 orang guru SMP ditentu-kan dengan teknik stratified random sampling dengan memperhatikan status sekolah, kategori sekolah, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan usia. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa usaha yang dilakukan oleh guru SMP dalam mencapai tujuan berada dalam kategori cukup (rerata = 61,66); kemampuan berada pada kategori cukup (rerata = 43,02); persepsi terhadap tugas berada pada kategori tinggi (rerata = 50,84); dan kinerja berada pada kategori cukup (rerata = 73,61). Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan usaha mencapai tujuan memberikan sumbangan yang positif dan sangat signifikan sebesar 2,781% terhadap kinerja; kemampuan memberikan sumbangan positif dan sangat signifikan sebesar 5,828% terhadap kinerja; sedangkan persepsi tugas memberikan sumbangan positif dan sangat signifikan sebesar 3,190% terhadap kinerja. Hasil analisis regresi ganda mengungkapkan adanya sumbangan positif dan sangat signifikan antara usaha mencapai tujuan, kemampuan, dan persepsi tugas secara bersama-sama sebesar 11,802% terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magelang. Kata kunci: faktor-faktor kinerja guru SMP