cover
Contact Name
Duwi Purnama
Contact Email
ihsancahayapustaka@gmail.com
Phone
+62851833177300
Journal Mail Official
jupamu.official@gmail.com
Editorial Address
Jl. Randu, Wirolegi, Sumbersari, Jember, East Java 68124, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31235190     DOI : -
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, teknologi, sosial-humaniora, dan lingkungan. Artikel yang dimuat mencakup laporan pengabdian, penerapan teknologi tepat guna, pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, pendampingan, serta inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat. JUPAMU berkomitmen menjadi wadah diseminasi ide dan praktik terbaik, sekaligus jembatan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Pendampingan Kelompok Tani Dalam Perencanaan Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier Partisipatif Di Desa Pallangga, Kabupaten Gowa Nursafanah Dzakiyah Almakassari; Siti Maizarah cindy; Indah Nur Afiah
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.339

Abstract

Ketersediaan jaringan irigasi tersier yang efektif menjadi factor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada Tingkat usaha tani. Namun perencanaan yang kurang partisipatif seringkali menyebabkan rendahnya keberlanjutan infrastruktur yang dibangun. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan  untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam merencanakan Pembangunan jaringan irigasi tersier secara partisipatif di Desa Pallangga Kab. Gowa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan langsung dalam penyusunan rencana teknis sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terkait konsep irigasi partisipatif, kemampuan dalam mengidentifikasi kebutuhan jaringan irigasi, serta tersusunnya dokumen  rencana Pembangunan irigasi tersier berbasis kebutuhan lokal. Selain itu, keterlibatan aktif Masyarakat dalam proses perencanaan mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung perencanaan Pembangunan irigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model repikasi bagi wilayah lain karakteristik serupa.
Pemberdayaan Usaha Laundry melalui Pembuatan Akun Media Sosial TikTok dan Optimalisasi Pelayanan Pelanggan di Desa Mancasan Kidul Rosa Da Lima Peni Kumanireng; Hasim As’ari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.340

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada sebuah usaha laundry yang termasuk dalam kategori UMKM di Desa Mancasan Kidul. Letak desa yang berdekatan dengan beberapa perguruan tinggi menjadikan mahasiswa sebagai segmen pelanggan utama, namun potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan promosi dan pelayanan. Usaha ini menghadapi dua masalah utama: belum memiliki akun media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana pemasaran digital, dan kekurangan tenaga kerja yang berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pemilik laundry dalam membuat dan mengelola akun TikTok untuk memperluas jangkauan promosi, sekaligus memberikan bantuan langsung dalam proses pelayanan pelanggan sebagai solusi atas keterbatasan SDM yang ada. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, pelatihan pembuatan akun TikTok beserta konten promosinya, pendampingan langsung dalam pelayanan pelanggan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasilnya, usaha laundry berhasil memiliki akun TikTok aktif dengan 42 pengikut dan 47 suka hanya dari satu video perdana, menunjukkan peningkatan jangkauan pemasaran yang nyata. Di sisi pelayanan, alur kerja menjadi lebih tertata dan pelanggan dapat dilayani lebih cepat meski dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi laundry di Desa Mancasan Kidul, terutama dalam hal pemasaran digital dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.
Edukasi Rawat Luka Sederhana dan Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal Pencegah Infeksi sebagai Sarana Peningkatan Pengetahuan Anggota PMR SMAN 7 Kota Kediri Endah Tri Wijayanti; Elysabet Herawati; Azdani Mayang Oktavia; Siti Irma Wahyu; Anggelika Diah Ayu Juwita; Nilnal Muna; Yestiana Wulandari; Aryesi; Putri Lestari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.357

Abstract

Penanganan luka yang baik dan higienis sangat penting untuk mendukung proses penyembuhan serta mencegah infeksi pada luka. Perawatan luka menggunakan tanaman herbal telah banyak dikembangkan karena kandungan senyawa aktif di dalamnya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan mengurangi risiko infeksi. Contoh tanaman obat lokal yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Kediri, di antaranya adalah daun jarak dan daun binahong. Rawat luka merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki anggota PMR. Materi perawatan luka sederhana dan pernggunaan bahan herbal pencegah infeksi dalam rawat luka, jarang dibahas di PMR SMAN 7 Kediri. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi prinsip dasar perawatan luka, memberikan pengetahuan penggunaan herbal pencegah infeksi dalam perawatan luka dan meningkatkan keterampilan rawat luka sederhana untuk menghindari resiko infeksi bagi anggota PMR SMAN 7 Kediri. Kegiatan ini meliputi pelaksanaan pre-test, pemberian materi edukasi, demonstrasi, pembagian kelompok, dan praktek prosedur rawat luka sederhana dalam kelompok. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi, dibuktikan banyaknya pertanyaan yang muncul dari peserta. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, dibuktikan dengan antusiasme peserta dalam praktek rawat luka berkelompok.
Penerapan Sistem Olsera POS dan Metode FIFO sebagai Upaya Transformasi Digital pada UMKM Kuliner Seturan Raya, Yogyakarta Giska Putri Utami; Nugraeni Nugraeni
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.353

Abstract

Penerapan teknologi digital pada UMKM kuliner di kawasan pendidikan merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis proses adopsi sistem Point of Sale (POS) berbasis digital serta penerapan metode pengendalian persediaan First in First Out (FIFO) pada usaha kuliner skala mikro yang berlokasi di kawasan Seturan Raya, Sleman, Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, mencakup tahapan asesmen kebutuhan, edukasi dan pelatihan intensif, serta pendampingan operasional berkelanjutan. Pengukuran dampak dilakukan secara kuantitatif melalui perbandingan indikator kinerja operasional sebelum dan sesudah intervensi. Temuan kegiatan memperlihatkan bahwa integrasi sistem POS digital berhasil menghapus ketidakakuratan pencatatan transaksi, sementara standardisasi FIFO mampu menekan persentase pemborosan bahan baku dari 12% menjadi 4% dari total pengadaan per bulan. Di samping itu, kecepatan pelayanan meningkat signifikan dengan durasi transaksi yang berkurang dari kisaran 5–7 menit menjadi 2–3 menit per pelanggan, dan tingkat pemahaman staf terhadap teknologi digital tercatat mencapai 85% pasca-pelatihan.
Kreativitas Presentasi Melalui Pelatihan Microsoft PowerPoint Untuk Meningkatkan Siswa Al Amin Junaidy Zaehol Fatah; Sri Wahyuni
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.361

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan menyajikan informasi secara kreatif dan menarik menjadi salah satu keterampilan penting bagi siswa. Namun, masih banyak siswa yang belum mampu memanfaatkan fitur Microsoft PowerPoint secara optimal sehingga presentasi yang dihasilkan cenderung kurang interaktif dan monoton. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan presentasi siswa Al Amin Junaidy melalui penggunaan Microsoft PowerPoint. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dalam pembuatan slide presentasi kreatif dengan memanfaatkan fitur template, teks, gambar, grafik, dan tata letak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam merancang presentasi yang lebih menarik, komunikatif, dan inovatif dibandingkan sebelum pelatihan dilaksanakan. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu menyusun dan menyampaikan ide secara visual dengan lebih terstruktur. Dengan demikian, pelatihan Microsoft PowerPoint terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan presentasi siswa sebagai bagian dari penguatan kompetensi abad ke-21.
Pendampingan Digitalisasi UMKM Kuliner melalui Pembuatan Akun TikTok dan Penyusunan Daftar Menu di Condong Catur, Yogyakarta Kasafna Inda; Nugraeni Nugraeni
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.381

Abstract

Tumbuhnya ekonomi digital secara pesat mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut beradaptasi dengan berbagai platform digital agar bisa memperluas pasar dan tetap kompetitif. Sayangnya, banyak UMKM kuliner di kawasan Condong Catur, Yogyakarta yang belum memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok sebagai alat promosi yang efektif. Di sisi lain, daftar menu yang tersedia pun masih kurang informatif, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mendampingi Warung Penyetan Arsyila dalam menjalani proses digitalisasi, khususnya lewat pembuatan akun TikTok dan penyusunan daftar menu yang lebih tertata. Proses pendampingan dilakukan secara langsung melalui serangkaian tahapan: observasi, wawancara, pelatihan, hingga praktik pembuatan konten. Keseluruhan kegiatan berlangsung selama empat minggu, yakni pada bulan April hingga Mei 2026. Dari proses tersebut, Warung Penyetan Arsyila berhasil memiliki akun TikTok yang aktif dengan konten promosi pertama yang disambut baik oleh pengguna platform, serta daftar menu yang jauh lebih rapi, informatif, dan enak dipandang. Pemilik warung juga memperlihatkan kemajuan dalam hal pemahaman dan semangat untuk memanfaatkan media sosial secara rutin. Dengan begitu, digitalisasi berbasis TikTok punya potensi besar untuk mendongkrak visibilitas dan omzet UMKM kuliner dalam jangka panjang
Pembinaan Mental dan Karakter Pesilat Muda untuk Menjadi Atlet Profesional Bahtiar Hari Hardovi; Rizki Apriliyanto
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.387

Abstract

Banyak faktor yang memengaruhi pencapaian prestasi olahraga secara maksimal, baik faktor internal maupun eksternal dari atlet itu sendiri. Selain kemampuan teknik, fisik, dan strategi bertanding, aspek mental dan karakter juga memiliki peranan yang sangat penting. Dalam olahraga pencak silat, karakter seorang pesilat menjadi pondasi utama dalam membentuk atlet profesional yang disiplin, tangguh, dan berintegritas. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pelatih perguruan pencak silat, diperoleh data bahwa sekitar 78% pesilat muda telah menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti latihan rutin dan penggunaan atribut latihan yang lengkap. Namun, masih terdapat beberapa aspek karakter yang perlu diperkuat sebagai upaya pembekalan menuju atlet profesional, seperti pengaturan pola istirahat dan pola makan (65%), sikap hormat kepada pelatih, wasit, dan lawan tanding (72%), pengendalian emosi saat bertanding (68%), serta peningkatan nilai religius dan sportivitas (75%). Tujuan kegiatan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelatih mengenai pentingnya penanaman karakter kepada pesilat muda. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini berupa angket kuesioner karakter dan observasi perilaku latihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai pentingnya karakter dalam pencak silat dengan rata-rata tingkat pemahaman mencapai 84,3%. Peningkatan terlihat pada aspek disiplin, tanggung jawab, sportivitas, pengendalian diri, dan sikap hormat sebagai bekal utama dalam membentuk pesilat muda menuju atlet profesional.
Re-Desain Interior Ruang Ecoprint dengan Konsep Natural Material di Desa Wisata Kampoeng Kauman Heritage Banyumas Sela Agustin Eka Nila; Via Azizul Saputri Khalifah; Brilianty Wijaya
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.399

Abstract

Kampung Kauman Heritage Banyumas adalah tempat wisata yang berfokus pada budaya yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan ecoprint. Namun, area ecoprint masih memiliki beberapa keterbatasan terkait tata ruang bagian dalam, kenyamanan ruangan, dan jenis material yang digunakan yang mencerminkan identitas kawasan heritage. Proyek pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada re-desain ruang interior ecoprint dengan menggunakan material alami. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produksi, pendidikan, dan kenyamanan area tempat karya seni masyarakat yang ditampilkan. Metode yang digunakan meliputi mengamati apa yang terjadi di lapangan, wawancara dengan pemilik dan masyarakat yang terlibat dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ecoprint, menganalisis kebutuhan ruang, dan membuat ide desain berdasarkan kebutuhandan fungsi ruang. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menggunakan bahan alami seperti kayu, bambu, dan barang dekoratif yang terbuat dari tanaman dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman, menyenangkan secara visual, dan selaras dengan karakter area warisan. Selain itu, tata letak yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan meningkatkan kinerja kegiatan produksi dan membuat ruang tersebut lebih menarik sebagai tempat wisata edukatif. Kegiatan ini membantu menciptakan tempat yang kreatif yang mencerminkan budaya lokal dan juga mendukung pertumbuhan identitas di daerah yang fokus pada pariwisata warisan, sambil meningkatkan kekuatan ekonomi masyarakat lokal.
Pendampingan Digitalisasi Pemasaran Dan Pencatatan Keuangan Pada UMKM Nabila  Food Di Kelurahan Kolo Sri Ernawati; Nadia Sabila Putri Ayu Soraya; Erina Rahmadani; Maria Ivon
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.409

Abstract

UMKM Nabilafood di Kelurahan Kolo memiliki potensi besar di bidang olahan ikan tuna, namun masih menghadapi dua kendala utama: pencatatan keuangan manual yang menyulitkan analisis usaha, serta akun Instagram yang sudah ada tetapi tidak dikelola secara optimal. Kegiatan pendampingan ini bertujuan membantu pemilik usaha mengatasi kedua masalah tersebut melalui digitalisasi sederhana. Selama dua minggu, tim melakukan observasi, wawancara, pelatihan Excel, dan pendampingan Instagram secara langsung di lokasi produksi. Hasilnya, pemilik usaha mampu menggunakan Excel untuk mencatat penjualan harian dan melihat produk terlaris melalui grafik sederhana. Akun @nabilafood_ juga mulai aktif dengan foto produk yang lebih menarik, caption yang mengundang interaksi, serta jadwal unggah rutin. Meskipun terkendala keterbatasan laptop dan sinyal internet, solusi seperti aplikasi spreadsheet mobile dan pendampingan intensif terbukti membantu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Nabilafood di era digital.
Pendampingan Pembukuan Sederhana dan Promosi Media Sosial pada UMKM Cleansy dan Sinar Laundry Emma Tresy Silalahi; Ika Wulandari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.412

Abstract

Penerapan pembukuan sederhana dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor jasa laundry. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pencatatan keuangan secara terstruktur serta belum mengoptimalkan media sosial sebagai media promosi, sehingga pengelolaan keuangan menjadi kurang akurat dan jangkauan pemasaran masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menyusun pembukuan sederhana serta mengoptimalkan penggunaan platform Instagram sebagai sarana promosi digital pada usaha Cleansy Laundry dan Sinar Laundry di Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi tahapan sosialisasi, pretest, pelatihan dan pendampingan, posttest, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pembukuan sederhana membantu pemilik usaha dalam mengelola arus kas masuk dan keluar secara lebih sistematis, serta memudahkan penyusunan laporan laba rugi sederhana. Selain itu, pelatihan pemasaran digital melalui media sosial meningkatkan kemampuan mitra dalam membuat konten promosi, mengunggah foto produk, dan mengelola akun Instagram secara berkelanjutan. Dengan demikian, pendampingan pembukuan sederhana dan optimalisasi media sosial terbukti mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib sekaligus meningkatkan daya saing usaha laundry di era digital.