cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jpmpjurnal@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jpmpjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30900034     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi bidang; Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan (AP), Teknologi Pendidikan (TP), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Articles 56 Documents
Pengenalan Metode Pembiasaan Guru Pendidikan Agama Islam : Di SMA Negeri 2 Tembilahan Moh Sain
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.66

Abstract

Education is an integral part of human life. Education is a need, a social function, enlightenment, guidance, a means of growth that prepares and opens and forms the discipline of life. Therefore, the highs and lows of the life of a community of human activities are largely determined by their education. In the Unitary State of the Republic of Indonesia, where in fact the majority of the people embrace Islam, ideally Islamic Religious Education, underlies other educations, and becomes the prima donna for society, parents, and students, so that Islamic religious education also gets proportional time, not only in madrasas or schools with Islamic nuances, but also in public schools. The purpose of Islamic Religious Education is to assist in the formation of noble character, preparation for the life of the hereafter, growing the Islamic spirit, preparing students from a professional perspective, preparing to seek sustenance. So, one of the methods that can be applied in order to realize Islamic religious education in schools, especially public schools, is the habituation method. This habituation method is based on experience. The method has a very significant position to achieve the goal. Even the method as an art in transferring knowledge/subject matter to students is considered more significant than the material itself.
Implementasi Manajemen Keuangan pada Madrasah Aliyah Al Qodir Sleman nely fatimmatul karomah masrur; Erni Munastiwi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.75

Abstract

Manajemen keuangan madrasah adalah salah satu komponen penting dalam memajukan madrasah. Implementasi manajemen keuangan seharusnya efektif, akuntabilitas dan transparan. Dengan demikian manajemen keuangan yang baik untuk memastikan bahwa lembaga dapat mencapai tujuan dan memberikan pendidikan yang berkualitas. Tujuan penelitian mengkaji implementasi manajemen keuangan di madrasah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), verifikasi dan penarikan kesimpulan (drawing and verifiying conclusion). Uji Dalam keabsahan data melalui trianggulasi sumber. Hasil penelitian menyatakan bahwa manajemen keuangan di madrasah masih dipusatkan di bawah naungan Yayasan, implementasi keuangan pada MA Al Qodir belum berjalan dengan baik dan tidak sistematis. Hal ini  dibuktikan dengan proses penerapan manajemen keuangan belum sesuai dengan teori-teori yang berkaitan dengan manajemen keuangan. Di samping itu, terdapat  banyak hambatan dalam pengeluaran dan pembukuan.
Kebijakan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Sarana dan Prasarana di Sekolah Menengah Atas Swasta Manarul Huda, Tempino, Kilangan, Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari, Jambi. nurul kartika putri; Maryam; Armansah; Desy Luthfy Hidayah; Duta Tri Rahmatullah; Nur Aisyah Azhura; Riska Ariyani
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.76

Abstract

Sarana dan prasarana merupakan hal yang sangat vital dan hal yang sangat penting dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran, dalam kaitannya dengan pendidikan yang membutuhkan sarana dan prasarana dan juga pemanfaatannya baik dari segi intensitas maupun kreatifitas dalam penggunaannya oleh guru maupun oleh siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tentang Kebijakan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan. Sarana Dan Prasarana Di SMAS Manarul Huda. Pendekatan penelitian penulis bersifat deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, kepala bidang sarana dan prasarana dan siswa. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Sedangkan Teknik Analisa data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan selanjutnya melakukan triangulasi data. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana belajar di sekolah adalah dengan menjaga dan merawat sarana dan prasarana yang sudah ada, dan berusaha memenuhi sarana dan prasarana yang belum ada. Kendala Kepala Sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana di sekolah menengah atas swasta Manarul Huda adalah belum mendapatkan perizinan dari ketua yayasan untuk pembangunan gedung kelas dan proses pengajuan dana. Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah ada 5 cara yaitu, penyusunan daftar kebutuhan sarana dan prasarana, pengadaan barang, pencatatan barang inventaris, penghapusan, dan menanamkan budaya peduli lingkungan. 
KEBIJAKAN KURIKULUM PAUD INDONESIA DARI MASA KE MASA Yani Suryani; Dyah Khoirunnisa; Diah Andhika Sari
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i2.82

Abstract

ABSTRACT   Curriculum is the core of an educational process. This research examines the development of Early Childhood Education (ECE) curriculum policies in Indonesia over time. Using literature study methods and document analysis, this research traces significant changes in ECE curriculum policies from the independence era to the present. The results show that the ECE curriculum in Indonesia has undergone several changes, reflecting the evolving understanding of early childhood education and changes in socio-political contexts. To illustrate the background of this research, consider the journey of a young child in Indonesia, from the post-independence era when there was no specific ECE policy, to today's integrated approach focusing on character education and early literacy-numeracy skills. This evolution mirrors the nation's growth and changing priorities in education. This study aims to examine and understand the dynamics of changes in the education system, assess the effectiveness of learning approaches, and identify factors influencing curriculum transformation. The early post-independence period was marked by the absence of specific policies for ECE. It was only in the 1990s that ECE began to receive special attention with the issuance of various related policies. The 2004 curriculum marked a new era with a competency-based approach. The 2013 ECE curriculum then introduced a thematic-integrative approach and emphasis on character education. Recent developments show efforts to integrate play-based learning and strengthen early literacy-numeracy. ECE curriculum policies in Indonesia have developed progressively, but still face challenges in implementation and equitable access. Recommendations are provided for developing ECE curriculum policies that are more responsive to children's needs and Indonesia's local context. Keywords: Early Childhood Education, Indonesian curriculum policy, educational development
Strategi Manajemen Pesantren Dalam Mengintegrasikan Pendidikan Tradisional Dan Modern Angga Ade Saputra; Nurjali
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.91

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan dalam melestarikan tradisi keilmuan Islam serta membentuk karakter dan akhlak. Di era modernisasi, pesantren dituntut mengintegrasikan pendidikan tradisional berbasis kitab kuning dengan pendekatan modern. Penelitian ini, dengan metode kualitatif deskriptif-analitis, mengkaji strategi manajemen pesantren dalam mengharmonisasikan dua sistem pendidikan tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi utama: pengembangan kurikulum terpadu, optimalisasi teknologi digital, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Kepemimpinan kyai menjadi kunci keberhasilan adaptasi ini. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pesantren yang inovatif mampu menjaga nilai tradisional sekaligus memenuhi tuntutan era global, serta menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan Islam di masa depan.
Problematika Evaluasi Pendidikan Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran IPS Di Sekolah SMPN 03 Sangatta Utara nur Muhabibudin; Selvi Dewi Rahayu; Fitriah Amina; Siti Nur Patimah; Umi Kalsum
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh evaluasi kurikulum Merdeka terhadap pencapaian tujuan pembelajaran yang diharapkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: "Bagaimana evaluasi kurikulum Merdeka dapat mengakomodasi perbedaan kemampuan dan kebutuhan individu peserta didik serta pengaruhnya terhadap pencapaian tujuan pembelajaran?" Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan tiga pendidik, Ibu Ria, Ibu Meri, dan Ibu Heni, yang menerapkan kurikulum Merdeka di sekolah mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dalam kurikulum Merdeka memberikan pengaruh besar dalam meningkatkan pencapaian tujuan pembelajaran. Pendekatan evaluasi yang adaptif dan responsif terhadap karakteristik siswa memungkinkan para pendidik untuk menyesuaikan standar penilaian dengan kondisi dan kemampuan individu siswa. Selain itu, evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar siswa, sehingga dapat mendorong keterlibatan dan motivasi mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan evaluasi yang beragam dalam kurikulum Merdeka sangat penting untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal dan mendukung pengembangan karakter siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya evaluasi yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik dalam pendidikan.
Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dayah Bernoully S.ST
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Dayah, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Manajemen SDM yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidik, kesejahteraan tenaga kependidikan, dan efisiensi pengelolaan, sehingga secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan artikel terkait. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam manajemen SDM yang relevan dengan konteks pendidikan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM yang efektif, termasuk proses rekrutmen yang selektif, pelatihan berkelanjutan, dan sistem kompensasi yang adil, memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif di Dayah. Penerapan strategi manajemen SDM ini juga berperan dalam meningkatkan motivasi dan komitmen tenaga pengajar, yang pada gilirannya berkontribusi terhadap pembinaan santri yang lebih berkualitas.
Supervisi Kepala Sekolah terhadap Peningkatan Mutu Sekolah di MTss Koto Tangah, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota refika diniyah; Idris Harun; Fadillah Julya Putri; Hafizah Indriany; Qonita Az Zahra
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i2.105

Abstract

Supervisi adalah proses pembinaan yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk memastikan bahwa semua kegiatan Pendidikan disekolah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pengawasan kepala sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pengawasan yang efektif dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara memimpin dan mengarahkan guru-guru di bawahnya. Kepala sekolah yang memiliki kemampuan supervisi yang baik dapat meningkatkan motivasi guru, kepercayaan diri guru, serta prestasi belajar siswa. Pengawasan yang rutin dan terarah juga membantu meningkatkan kinerja guru dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Dengan demikian, pengawasan kepala sekolah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan mempengaruhi prestasi siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Guru Melalui Program Sertifikasi Eka Indah Rahayu Putri; M. Ramzany Satendra; Silvia Wulandari
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.112

Abstract

Kebijakan pengembangan kompetensi guru melalui program sertifikasi telah dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program sertifikasi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap kompetensi guru, termasuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi berdampak positif terhadap pengembangan profesionalisme guru. Namun, tantangan seperti sistem yang belum terintegrasi, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan perbedaan kinerja guru antara daerah perkotaan dan pedesaan masih ditemukan. Rekomendasi mencakup peningkatan transparansi sistem, pengembangan profesional berkelanjutan, dan perbaikan pola pikir guru tersertifikasi untuk memaksimalkan efektivitas program.
Kebijakan Pembiayaan Di Sekolah Dasar (BOS) Studi Kasus Mi Al Huda Kedunglo Ngronggot Nganjuk Rini Susanti; UntungKhoiruddin; Erwin Indrioko
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i1.116

Abstract

Anggaran Dana BOS merupakan program pemerintah yang diberikan kepada satuan pendidikan atas dasar pengurangan biaya pendidikan non-personal kepada peserta didik yang tidak mampu, agar meringankan peserta didik serta melaksanakan program wajib belajar dan perluasan akses dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, karena hampir semua biaya kegiatan yang telah diprogramkan dapat memanfaatkan Anggaran Dana BOS tersebut. Program Anggaran Dana BOS bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat dalam pembiayaan pendidikan dalam rangka Program Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu .Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 01 Muara Pawan Kabupaten Ketapang termasuk perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, serta pelaporan program BOS.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian adalah MI Al Huda Kedunglo yang terletak di jalan Dr.Soetomo Kedunglo Cengkok Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Sumber data penelitian ini adalah  kepala sekolah, bendahara BOS, komite sekolah, dan orang tua siswa miskin. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui 3 alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MI Al Huda Kedunglo  telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang tertuang di dalam buku panduan BOS yang meliputi unsur perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, serta pelaporan dana BOS.