cover
Contact Name
Aris Nurbawani
Contact Email
nurbawani@uinponorogo.ac.id
Phone
+6285235896992
Journal Mail Official
sajiem@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
Kampus1: Jl. Pramuka No.156 Ronowijayan, Siman, Ponorogo, Jawa Timur , Indonesia Kampus 2: Jl. Puspita Jaya, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur , Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management
ISSN : 27160599     EISSN : 27159604     DOI : https://doi.org/10.21154/sajiem
Core Subject : Education, Social,
The journal focuses on the issue of Education Management. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management will consider for publications original research as well as technical reports that can further our understanding of Islamic Education Management in Southeast Asian issues and concerns. The journal subjects the following special sections: Islamic Education Management Educational Innovation Education Management Educational Managerial Supervision Leadership of Educational Institutions Marketing management of educational institutions Management of Islamic boarding schools (Pesantren) Quality management of educational institutions
Articles 102 Documents
The Character of The Students in MTs. Al-Mahalli Bantul Yogyakarta (A Comparative Study on Students Staying in Pesantren and Outside Pesantren) Riska Anintyawati
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.39

Abstract

This research aims to reveal: The comparison of character between students living in pesantren and those living outside pesantren in MTs. Al-Mahalli Bantul, Yogyakarta. This research is a comparative study with the quantitative approach. The population is 276 students of MTs. Al-Mahalli Bantul, Yogyakarta. The research sample was the population. The data on character were collected using questionnaire. The validity testing was conducted by expert judgement and exploratory factor analysis (EFA). The reliability was assessed by  Cronbach’s Alpha formula. The data analysis techniques included the descriptive technique, tests of prerequisites analysis, i.e. tests of normality and homogeneity. The hypothesis testing used the independent sample T-test at the significance level of 0,05. The results are as follows. There are several characterdifferences  between students living in pesantren and those living outside pesantren, the result of hypothesis testing shows that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative Hypothesis (Ha) is accepted (t-arithmetic> t table (7,823> 1,971). There are differences in the average value at each new character between the two groups of students. The religious character value of the students living in pesantren is 3.388, while those living outside pesantren is 3,139. The honest character value of the students living in pesantren is 3,071, while those living outside pesantren is 2,844. The tolerance character value of the students living in pesantren is 3,277, while those living outside pesantren is 3,116. The discipline character value of the students living in pesantren is 3,050, while those living outside pesantren is 2,766. The independent character value of the students living in pesantren is 2,815, while those living outside pesantren is 2,504. The responsible character value of the students living in pesantren is 2,740, while those living outside pesantren is 2,618.   Keywords: character; pesantren
Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Citra Lembaga di Lembaga Pendidikan Islam Mukhlison Effendi
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.40

Abstract

Abstrak Pengembangan SDM pada intinya diarahkan dalam rangka meningkatkan kualitasnya, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan produktivitas. Hasil berbagai studi menunjukkan, bahwa kualitas SDM merupakan faktor penentu produktivitas, baik secara makro maupun mikro. Sumber Daya Manusia (SDM) secara makro adalah warga negara suatu bangsa khususnya yang telah memasuki usia angkatan kerja yg memiliki potensi untuk berperilaku produktif (dengan atau tanpa pendidikan formal) yang mampu memenuhi kebutuhan hidup sendiri dan keluarganya yang berpengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat di lingkungan bangsa atau negaranya.Pembinaan dan pengembangan pengajaryang dilakukan di Ma’had yaitu melakukan pengajaran untuk meningkatkan kompetensi para pengajar Al-Qur’an yang mana dalam pembagian kelasnya berdasarkan nilai tes masuk yaitu terdiri dari kelas ula,wustho dan ulya. Program pengajaran untuk guru Qur’an diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan pengalaman bagi guru. Yang mana dalam teori disebutkan bahwa Pegawai sebagai manusia, juga membutuhkan peningkatan dan perbaikan pada dirinya termasuk dalam tugasnya. Sehubungan dengan itu, fungsi pembinaan dan pengembangan pegawai merupakan fungsi pengelolaan personil yang mutlak perlu, untuk memperbaiki, menjaga dan meningkatkan kinerja pegawai. Kata kunci: SDM, citra Lembaga, Ta’limul Qur’an
Strategi Kepala Sekolah Dalam Pemasaran Jasa Pendidikan di Lembaga Pendidikan Baru Pada Era Marketing 4.0 (Studi Kasus di SMK BP Subulul Huda) Aris Nurbawani
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.41

Abstract

In 2016, the government promoted the revitalization of vocational high schools (SMK). In East Java, the vocational high school revitalization was accelerated with the target of achieving a percentage of the ratio between SMK and SMA (senior high schools) of 70:30. The East Java provincial government should implement a moratorium on the establishment of SMA and facilitate the process of changing the function of SMA to SMK. However, inviting residents to attend vocational schools is not an easy matter, in fact there are still many vocational schools that are devoid of enthusiasts. The headmaster must be right in choosing a marketing strategy for educational services so that gets students as expected. Qualitative research on the headmaster's strategy in marketing educational services at new educational institutions is important to do in order to get a marketing model that is relevant to the times. This research data collection using interview techniques, observation, and documentation. The results of this study are first, the headmaster's strategy in marketing (SMK BP Subulul Huda) is based on the strategic policy of the islamic boarding school foundation, namely a forward integration strategy. To follow up on the policy, the headmaster prepared a marketing plan using market segmentation, targeting, and positioning strategies. Second, marketing implementation is carried out by applying the marketing mix (7P). Third, the headmaster develops educational services that are human-oriented and a marketing approach that is applied using offline and online interactions that are relevant to the Marketing 4.0. Abstrak Pada tahun 2016, pemerintah menggalakkan revitalisasi sekolah menengah kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Di Jawa Timur, pada tahun 2017 melakukan percepatan revitalisasi sekolah menengah kejuruan tersebut dengan target mencapai persentase perbandingan SMK dan SMA sebesar 70:30. Melalui peraturan Gubernur, diputuskan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan moratorium pendirian SMA dan mempermudah proses alih fungsi SMA menjadi SMK. Namun, mengajak warga agar sekolah di SMK bukan perkara mudah, faktanya masih dijumpai SMK yang sepi peminat khususnya SMK di kawasan terjauh dan terdepan, bahkan tidak hanya di pedesaan saja, di kota besar juga ada SMK yang kekurangan murid. Kepala sekolah harus tepat dalam memilih strategi pemasaran jasa pendidikan agar sekolah yang dikelolanya mendapatkan murid sesuai harapan. Penelitian kualitatif tentang strategi kepala sekolah dalam pemasaran jasa pendidikan pada lembaga pendidikan baru pada era Marketing 4.0 penting untuk dilakukan agar mendapatkan sebuah model pemasaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini pertama, strategi kepala sekolah dalam pemasaran SMK BP Subulul Huda didasari oleh kebijakan strategis Yayasan Pondok Pesantren yaitu strategi pertumbuhan integrasi ke depan. Untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut kepala sekolah menyusun perencanaan pemasaran dengan menggunakan strategi segmentasi pasar, targeting, dan positioning. Kedua, implementasi pemasaran dilakukan dengan menerapkan bauran pemasaran 7P. Ketiga, kepala sekolah membangun produk/jasa pendidikan yang berorientasi pada manusia (mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan) dan pendekatan pemasaran yang diterapkan menggunakan interaksi offline dan online yang relevan dengan era Marketing 4.0.
Teori Transformasi dan Implikasinya pada Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam Binti Nasukah; Endah Winarti
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i2.43

Abstract

The purpose of articles is to discuss the emergence of the theory of transformation in education, and its implication for Islamic educational management. Departing from the challenges and demands of the need to generating heredity who are creative, innovative, productive and able to contribute to building society, to form a better world civilization, the administration of education requires a new perspective — that is, a transformative perspective. Using this type of literature review research, it was found that the transformative perspective in education was introduced by Mezirow in his theory of transformative learning. Through this theory, the theory of transformative learning develops towards the theory of transformative education in the context of facing globalization and the development of the 21st century. The implication for Islamic educational institutions is the need to focus on quality to become transformative educational institutions.
Model Pengembangan Mutu Pendidikan (Tinjauan Konsep Mutu Kaoru Ishikawa) Roni Harsoyo
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.44

Abstract

The purpose of writing this article is to examine the concept of improving the quality of Kaoru Ishikawa and its implementation in improving the quality of education. Quality according to Ishikawa is customer satisfaction and quality is not only product quality but also includes people, processes, and every aspect of the organization. The quality improvement effort made by Ishikawa is by implementing a Quality Control system. In this effort, Ishikawa recommends establishing a QC Circle and the use of basic quality tools, one of which is the Cause and Effect Diagram. This Ishikawa quality concept can be implemented in education, including: 1) Improving the Quality of Education Output through Quality Control; and 2) The basis for formulating a strategy to improve the quality of education based on cause and effect. The concept of Ishikawa quality improvement provides motivation for educational institutions to carry out good quality management, one of which is consistency in carrying out quality control through the formation of a QC Circle and the use of quality control tools, one of which is the Cause and Effect Diagram. Thus, educational institutions can improve their quality by knowing the root causes of the problems that occur and determining the appropriate quality improvement strategy.
Manajemen Kepemimpinan Profetik Upaya Meningkatkan Kinerja dan Tanggung Jawab Guru di Lembaga Pendidikan Islam Mohammad Zaini
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.45

Abstract

Manajemen secara fungsi manajerialnya adalah proses pengelolaan dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu sumber daya yang ada baik manusia maupun sumber pendukung lainnya dengan baik dan benar sebagaimana top porsi masing-masing. Secara kelembagaan khususnya lembaga pendidikan islam kategori pengelolaan baik dan benar manakala dalam prosesnya dapat menumbuhkan tanggung jawab terhadap kinerjanya. Kinerja yang dimaksud adalah kepala sekolah, guru, dan peserta didik bersama-sama berusaha untuk mewujudkan keinginan dan harapan masyarakat seperti kepemimpinan kepala sekolah yang adil dan bijaksana, guru penuh perhatian dan pembimbingan secara inten, karyawan selalu memberikan kemudahan dalam urusan administrasi dan peserta didik saling menghormati satu sama lain. Konteks di atas merupakan salah satu prilaku seseorang yang mengimplementasikan nilai-nilai profetik dalam kehidupannya sehari-hari. Kata kunci: manajemen kepemimpinan, lembaga pendidikan islam, kinerja dan tanggung jawab
Quality Assurance Cadre of Assisted Teachers at Miftahul Ulum Lumajang Islamic Boarding School Ahmad Zarkasyi
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.46

Abstract

Abstract Pesantren Miftahul Ulum Lumajang is an institution with quality assurance standards for the regeneration of ulama 'and dai with systemized characteristics. Quality assurance is systematic planning in the application of quality management to ensure that a product or service meets quality requirements from start to finish. This research is qualitative research with a field research approach. In this study, data analysis was carried out since data collection was reviewed as a whole. Based on the research findings, the quality assurance system for the regeneration of auxiliary teachers at the Miftahul Ulum Lumajang Islamic Boarding School is carried out on the dimensions of the guarantee system on the cadre side, the guarantee system on the object of regeneration, namely students, and finally the guarantee system in the Islamic boarding school curriculum. Keywords: Quality Assurance; Cadre; Assisted Teachers; Pesantren Abstrak Pesantren Miftahul Ulum Lumajang adalah lembaga yang memiliki standar penjaminan mutu untuk kaderisasi ulama 'dan dai dengan karakteristik yang tersistem. Penjaminan Mutu adalah perencanaan sistematis dalam penerapan manajemen mutu untuk memastikan bahwa suatu produk atau jasa memenuhi persyaratan mutu dari awal sampai akhir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Dalam studi ini, analisis data dilakukan sejak pengumpulan data diperiksa ulang secara keseluruhan. Berdasarkan temuan penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, sistem penjaminan mutu kaderisasi guru bantu di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Lumajang dilakukan pada dimensi sistem penjaminan pada pihak pengkader, sistem penjaminan pada objek kaderisasi yaitu santri, dan terakhir adalah sistem penjaminan pada kurikulum pondok pesantren. Kata kunci: Penjaminan Mutu; Kaderisasi; Guru Bantu; Pesantren
Total Quality Management dalam Lembaga Perguruan Tinggi Nur Rahmi Sonia
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.47

Abstract

This article describes Total Quality Management for improving higher education organization. This paper employed library research method or approach. The data were collected by analyzing and/or exploring some journals, books, both printed and electronic documents, and other sources and/or information that relate to the research. TQM is that one of the original approach to run a business that seeks to maximize profits and competitiveness through the continous improvement of the product, is now starting to be implemented in many ogled educational institusional, including higher education or universities that have the same four elements, namely inputs, processes, outputs and outcomes are similarly put human resources as a vital component. Implementation of TQM in fact is an attempt to change the traditional irrational management towards modern rational management that is one of the elements on decision making based on facts. Therefore, total quality management be able to give a foundation for quality management and becomes one of the alternatives in ensuring customer satisfaction. Customer who get satisfaction in the services become the basic capital for institutions to form customer loyalty.   Keywords: total quality management; higher education; customer satisfaction, customer loyalty     Abstrak Artikel ini menjelaskan terkait Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) dalam mengimplementasikan untuk meningkatkan organisasi pendidikan di perguruan tinggi. Metodologi atau Pendekatan - yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Manajemen Mutu Terpadu merupakan salah satu pendekatan asli untuk menjalankan bisnis yang berusaha untuk memaksimalkan keuntungan dan daya saing melalui peningkatan terus menerus dari produk, kini mulai diterapkan dan dilirik institusional pendidikan, termasuk pendidikan tinggi atau universitas yang memiliki empat unsur yang sama dengan, yaitu input, proses, output dan outcome yaitu menempatkan sumber daya manusia sebagai komponen vital. Pelaksanaan TQM sebenarnya adalah upaya untuk mengubah manajemen rasional tradisional terhadap manajemen rasional modern yang merupakan salah satu elemen pada pengambilan keputusan berdasarkan fakta. Dengan demikian, TQM memberikan landasan bagi manajemen mutu dan menjadi salah satu alternative dalam menjamin kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Pelanggan yang mendapatkan kepuasan dalam layanan menjadi modal dasar bagi institusi untuk membentuk loyalitas pelanggan (customer loyality).   Keywords: TQM, pendidikan tinggi, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Melaksanakan Pembelajaran Daring Wilis Werdiningsih
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.48

Abstract

Abstrak Masa pandemi yang sampai saat ini masih berlangsung, menuntut guru untuk mampu melaksanakan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring adalah pembelajaran tanpa adanya kegiatan tatap muka, yang dilakukan menggunakan berbagai platform yang tersedia di internet. Kemampuan guru dalam memanfaatkan media teknologi yang ada, sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pembelajaran daring ini. Sekolah memiliki tanggung jawab melaksanakan manajemen sumber daya manusia (SDM) dengan baik sebagai upaya memastikan seluruh guru dapat melaksanakan pembelajaran daring menggunakan berbagai platform yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam berkaitan dengan manajemen SDM dalam peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring. Metode library research digunakan melalui penggalian informasi dari berbagai literatur terkait dengan pelaksanakaan manajemen SDM di lembaga pendidikan serta upaya peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran daring. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran daring dapat dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan pembelajaran daring, pembentukan tim khusus yang fokus membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran daring, serta kegiatan supervisi yang berkelanjutan. Kata Kunci: manajemen SDM, kompetensi guru, pembelajaran daring.
Kepemimpinan Transformasional dalam Pendidikan Islam Fitri Wahyuni; Binti Maunah
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i2.51

Abstract

Kepemimpinan di dalam organisasi akan menentukan sukses atau tidaknya organisasi di dalam mencapai tujuannya. Figur seorang pemimpin yang mampu mengangkat motivasi, mengangkat moral dirinya sendiri, dan pengikut dibutuhkan di era ini. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji hakikat kepemimpinan transformasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus yang di lakukan di MI-Al Kautsar Duri Sawoo Ponorogo. Teknik analisis yang digunakan adalah Miles-Huberman. Hasil penelitiannya sebagai berikut: Penerapan kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Islam di MI Al-Kautsar Duri Sawoo Ponorogo. Dilakukan dengan cara memberikan pengaruh idealis kepada seluruh warga sekolah, memberikan inspirasi, serta stimulasi intelektual, memberikan pertimbangan individual, menekankan arah yang hendak dituju oleh kepala sekolah melalui pernyataan visi, dan misi yang jelas. Penggunaan komunikasi yang efektif, pemberian rangsangan intelektual, serta perhatian pribadi terhadap permasalahan individu, dan anggota organisasi di sekolah, dan membentuk komitmen untuk mencapai tujuan organisasi secara bersama-sama. Serta meyakinkan seluruh warga sekolah bahwa metode pembelajaran hafalan merupakan metode yang paling sesuai untuk mencapai visi sekolah. Key Words: Kepemimpinan, Kepemimpinan Transformasional, Pendidikan Islam

Page 3 of 11 | Total Record : 102