cover
Contact Name
Matheus Gratiano Mali
Contact Email
theogratiano@untidar.ac.id
Phone
+6281337411714
Journal Mail Official
jpalg@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Barito 1 No.2, Area Sawah/Kebun, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56911
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Public Administration and Local Governance (JPALG)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26144433     EISSN : 26144441     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
JPALG publishes scholarly papers on public administration and local governance theories across multiple disciplines. The journal covers a wide range of topics including public policy, public management, bureaucratic reform, good governance, e-government, collaborative public management, organizational behavior, public service delivery, strategic management, smart city and smart village development, and sustainable development.
Articles 29 Documents
Survei Indeks Kepuasan Masyarakat Atas Penggunaan Dan Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan Provinsi Banten Pada Wilayah Kerja Pembangunan (WKP) I Karvina Budiwati Apriliani; Arlan Marzan; Isvan Taufik; Zainul Hakim; Hanifah; Muhammad Haekal Saniarjuna
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1641

Abstract

Penelitian ini mengkaji indeks kepuasan masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan bagian - bagian jalan di wilayah Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi layanan perizinan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten terhadap penggunaan dan pemanfaatan bagian - bagian jalan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai indeks kepuasan masyarakat pada penggunaan dan pemanfaatan bagian - bagian jalan Provinsi WKP I pada Dinas PUPR Provinsi Banten dengan menggunakan prosedur perizinan online dengan nama Sistem Pelayanan Izin Elektronik Terbuka (SIPEKA) pada tahun 2022 memiliki nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM) yaitu sebesar 3,32 atau setara dengan 82,98 dengan kinerja unit pelayanan baik. Hasil indeks tersebut menunjukan bahwa Dinas PUPR Provinsi Banten telah memberikan pelayanan publik yang baik  dalam hal penggunaan dan pemanfaatan bagian - bagian jalan di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan Kata kunci: Kepuasan Masyarakat, Pelayanan Publik, Bagian-Bagian Jalan
Strategi Pengelolaan Desa Wisata Brayut Dalam Pengembangan Desa Wisata di Kecamatan Pandowoharjo Kabupaten Sleman Dwi Yuli Astuti; Fhanisa Ayu Salsabila; Muhammad Habib Ainun Najib; Wiwit Adilla; Dani Trianto; Suyatno
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1713

Abstract

Abstrak   Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pariwisata yang  pesat, termasuk dalam pengembangan desa wisata. Desa Wisata menawarkan potensi yang beragam. Namun, beberapa desa wisata masih menhadapi kendala dalam strategi pengelolaan dan penegmbangan yang efektif. Kendala-kendala tersebut mencangkup kurangnya partisipasi masyarakat, kurangnya sumber daya manusia, kurangnya pengembangan infrastruktur, dan kurangnya kemitraan untuk pengelolaan desa wisata. Untuk mengatasi ini, diperlukan peningkatan strategi pengelolaan desa wisata, termasuk program pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplirasi strategi yang telah dilakukan dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata Brayut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptis kualitatif, melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan desa wisata Brayut telah berhasil mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan. Meskipun demikian, masih diperlukan perbaikan, peningkatan, dan inovasi lebih lanjuy dalam pelaksanaan strategi pengelolaan dan pengembangan desa wisata.     Kata kunci: Strategi; Pengelolaan; Pengembangan; Desa Wisata      
Smart Market (Semar) Sebagai Upaya Meningkatkan Transaksi Penjualan Pasca Pandemi di Pasar Beringharjo Yogayakarta SL Harjanta; Natasya
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1777

Abstract

Pandemi ini tidak hanya berdampak besar pada kesehatan tetapi berbagai sektor lainnya.Salah satu upaya pemanfaatan teknologi untuk membantu kehidupan masyarakat dan sektor publik. Salah satu yang tergerus oleh arus modernisasi adalah pasar tradisional. Salah satu pasar Tradisional yang ada di Indonesia adalah Pasar Beringharjo Pemerintah Kota Yogyakarta telah meluncurkan program Smart market di Pasar Tradisional Beringharjo pada tahun 2020. Penerapan Smart market ini dalam rangka untuk membantu pedagang untuk menjual dagangan secara online dan transaksi pembayaran secara non tunai di Pasar Beringharjo. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan smart market (SEMAR) di Pasar Tradisional Beringharjo Kota Yogyakarta. Manfaat peneliti secara praktis yaitu memberikan bahan masukan bagi Dinas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep smart market adalah pasar tradisional yang mempercepat implementasi digitalisasi atau elektronik transaksi. pembeli yang memegang kendali serta penjual yang berhasil apabila produk ataupun jasanya dipandang menawarkan manfaat yang nyata. Uraian terhadap perilaku pembeli ialah sesuatu perihal yang sangat berarti untuk perusahaan yang menginginkan agar program pemasarannya berhasil. Kepentingan pedagang dan pembeli yang terpengaruh oleh program smart market telah berjalan namun belum dilaksanakan secara merata oleh pedagang pasar beringharjo. Program smart market memberikan manfaat bagi para pedagang dalam memasarkan produknya dan meningkatkan pendapatan, pembeli juga mendapatkan manfaat dari program smart market dengan kemudahan dalam transaksi secara non tunai. Strategi yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dalam menangani pemasaran secara digital berjalan optimal pada situasi PPKM saja dan untuk saat ini belum dibilang optimal dikarenakan pedagang mulai melakukan secara konvensional. Daya tanggap pemerintah dalam mengelola program dapat dilihat dari konsistensi penyelenggara program smart market. Untuk mewujudkan good governance diperlukan pemerintah yang memiliki daya tanggap akan persoalan-persoalan masyarakat. Penerapan program menjadikan pemerintah tanggap dan patuh terhadap program dengan dijalankan secara optimal. Kata kunci: Implementasi, Smart Market, Pasar Tradisional Beringharjo
Perbandingan Implementasi Kebijakan Smart City Kota Bandung Dengan Kota Yogyakarta Nugroho Dwisatria Semesta
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1820

Abstract

Smart City bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pemanfaatan teknologi. Konsep Smart City ini diadopsi di berbagai kota, termasuk Bandung dan Yogyakarta. Implementasi dari Smart City di kedua kota ini mempunyai fokus dan pencapaian yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka yang dikumpulkan dari jurnal ilmiah, publikasi pemerintah, dan sebagainya. Smart City di Kota Bandung ini lebih berfokus di 6 dimensi yaitu Smart Governance, Smart Society, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, dan Smart Environment. Selain itu, Smart City di Kota Bandung ini telah dimulai sejak tahun 2003 dan memperoleh penghargaan internasional di tahun 2015. Bentuk Implementasinya berupa Bandung Smart City yaitu platform untuk informasi kemacetan, taman kota, dan sebagainya. Sedangkan Smart City di Kota Yogyakarta lebih mengusung budaya, wisata, serta pendidikan dengan 6 dimensi berupa: Smart Governance, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Society, dan Smart Environment. Bentuk implementasinya berupa Jogja Smart Service yaitu aplikasi untuk informasi pariwisata, layanan publik, pengaduan, dan sebagainya. Kata kunci: Implementasi; Smart City; Bandung: Yogyakarta
Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pada Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH) I Putu Yoga Bumi Pradana; Jacoba Daud Niga; Giovany Tiran
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1833

Abstract

Program Rehabilitasi Sosial pada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) merupakan kebijakan yang dibuat untuk pengembangan dan memungkinkan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) untuk melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat. Balai Sentra ini adalah lembaga pendampingan yang berada dibawah naungan Kementrian Sosial untuk mendampingi dan menangani kasus rehabilitasi ABH yang terjadi di semua Kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program rehabilitasi sosial pada anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) di Balai Sentra Efata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program rehabilitasi sosial pada anak yang berhadapan dengan hukum di Balai Sentra Efata belum berjalan dengan baik dikarenakan masih terdapat beberapa indikator yang belum optimal, seperti sumber daya manusia yang masih kurang, sarana dan prasarana yang belum memadai, disposisi atau sikap dari mitra sebagai pelaksana kebijakan yang tidak konsisten menjalankan tugas, dan juga waktu pelaksanaan rehabilitasi yang belum standar operating prosedur (SOP) yang ada. Kata kunci: Implementasi, Program, Rehabilitas Sosial, Anak yang berhadapan dengan Hukum
Improving The User Experience of IKD Dukcapil Pemalang: Correlation of Usability, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Security Dias Annisaa Pangesti; Joko Tri Nugraha; Suci Iriani Sinuraya; Ghaziah Nurika Akhni
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1837

Abstract

Pelayanan publik di era digital tidak lepas dari pengaruh perkembangan teknologi dan informasi. Seluruh sistem telah didigitalkan untuk memungkinkan integrasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam proses pemerintahan. Salah satu sistem yang sedang berkembang di bidang administrasi kependudukan adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pemalang merupakan salah satu lembaga pelaksana IKD. Meski fitur IKD menawarkan kegunaan, kemudahan, dan keamanan, namun penggunaannya tidak selalu berjalan mulus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh persepsi kemudahan penggunaan, hubungan antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh keamanan, dan hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh keamanan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengguna IKD. Hasil analisis korelasi parsial didapatkan korelasi kuat sebesar 0,667 antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan jika persepsi kemudahan penggunaan terkendali, terdapat korelasi sangat kuat sebesar 0,846 antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan jika keamanan terkendali, dan terdapat korelasi kuat sebesar 0,779 antara persepsi kemudahan penggunaan dan niat untuk menggunakan jika keamanan terkendali. Kata kunci: Kegunaan yang dirasakan; Kemudahan pengguna; Keamanan; IKD 
Evaluasi Penerapan E-Kinerja Dalam Meningkatkan Indeks Profesionalitas Asn Di Kabupaten Magelang Fitri Rahmawati; Istiana Hermawati
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.2016

Abstract

Kinerja ASN merupakan salah satu dimensi dalam pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN). Kinerja ASN sangat penting karena merupakan bagian dari aspek yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik. Digitalisasi manajemen ASN merupakan salah satu tuntutan era digital saat ini. Digitalisasi tersebut akan memudahkan akses dan memperoleh data, meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan produktivitas dan efisiensi, menyederhanakan proses bisnis,  dasar penentuan kebijakan. Fenomena unik dan urgent pemilihan lokasi Pemerintah Kabupaten Magelang karena Pemerintah Kabupaten Magelang merupakan satu satunya instansi di wilayah Jawa Tengah yang menjadi piloting project penerapan e-kinerja sehingga belum ada pemerintah Kabupaten/Kota lain di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang pada tahun 2022 tersebut mengimplementasikan e-kinerja dan dirasa perlu mengkaji keberhasilan implementasi e-kinerja tersebut terhadap profesionalitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang setelah diterapkannya e-kinerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan e-kinerja terhadap peningkatan IP ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. IP ASN merupakan nilai hasil pengukuran kualitas ASN berdasarkan pembobotan kualifikasi pendidikan, kompetensi, kinerja, dan kedisiplinan pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI-ASN) tahun 2021 dan 2023. Populasi penelitian mencakup seluruh PNS di Kabupaten Magelang dengan sampel purposive sampling yaitu ASN yang pada tahun 2021 dan tahun 2023 masih aktif sebagai ASN sejumlah 6.545. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dengan alat analisis SPSS versi 29.0.2.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja ASN sebesar 4,47% setelah penerapan e-kinerja. Dari hasil Uji paired sample t-test yang dilakukan nampak bahwa p-value yaitu 0,003 < 0.005 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja sebelum dan sesudah penerapan e-kinerja. Hal ini menegaskan bahwa aplikasi berupa e-kinerja berpengaruh positif terhadap peningkatan IP ASN. Temuan ini mendukung teori Dessler (2010) tentang sistem manajemen kinerja yang sistematis, konsisten, dan komprehensif, yang memungkinkan evaluasi berbasis kompetensi, tujuan, dan rencana pengembangan karyawan secara online. Kata kunci: Kinerja; profesionalitas ASN ; Kabupaten Magelang
Analisis Cafe Pelayanan Publik Berbasis Web Menuju Smart Governance Di Kabupaten Trenggalek Tahun 2023 SEPTIANINGRUM Sari Setyaningsih
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.2019

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan layanan publik berbasis web dalam konteks smart governance di Kabupaten Trenggalek, dengan fokus pada Café Pelayanan Publik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi layanan, dengan penurunan waktu rata-rata pelayanan di kantor fisik sebesar 30% dan peningkatan kepuasan pengguna aplikasi sebesar 20%. Meskipun demikian, masih ada tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang konsep smart governance dan kesulitan akses di daerah pedesaan. Secara keseluruhan, aplikasi berbasis web telah berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelayanan publik di Trenggalek, namun diperlukan upaya lebih lanjut dalam edukasi masyarakat dan perbaikan teknis untuk mencapai implementasi yang optimal. Kata Kunci: Smart Governance; Teknologi Informasi; Pelayanan Publik; Inovasi; Aplikasi
Reformasi Birokrasi melalui Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Diskominsta Kota Magelang Faisal Yudi Anugerah; Lili Sri Parwanti
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.2026

Abstract

Optimisme Pemerintah Kota Magelang dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang efektif dan efisien terus dilakukan dengan meningkatkan kinerja organisasi sektor publik. Reformasi Birokrasi dalam Penerapan SPBE menjadi salah satu kunci dari terselenggaranya pemerintahan yang mengutamakan pada partisipasi masyarakat. Diskominsta Kota Magelang selain berfokus pada pemanfaatan SPBE untuk pelayanan publik, juga haru memperhatikan integrasi proses layanan guna mendukung proses administrasi yang transparan, cepat, dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti persepsi, motivasi, dan perilaku. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Diskominsta Kota Magelang telah memenuhi persyaratan peningkatan Indeks SPBE. Pemeliharaan rutin jaringan, aplikasi, dan keamanan informasi dilakukan untuk menjaga keberlanjutan, keandalan, dan keamanan infrastruktur teknologi. Terdapat kendala yang dihadapi dalam mengelola pelayanan publik digital di Diskominsta Kota Magelang yaitu kurang anggaran yang terbatas, keterbatasan sumber daya manusia, dan peralatan yang tidak mengikuti perkembangan zaman. Kata kunci: Reformasi Birokrasi; Penerapan SPBE; Diskominsta Kota Magelang
Leveraging Artificial Intelligence for Enhanced Public Service Delivery Bhenu Artha; Utami Tunjung Sari; Antonius Satria Hadi; Niken Permata Sari; Bahri; Cahya Purnama Asri; Ascasaputra Aditya
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.2032

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) semakin banyak diintegrasikan ke dalam administrasi publik, menawarkan peluang untuk meningkatkan efisiensi dan pemberian layanan. Aplikasi AI dalam pemerintahan mencakup pengambilan keputusan otomatis, chatbot, dan sistem keamanan. Integrasi AI dalam administrasi publik dipandang sebagai syarat utama untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan keberlanjutan sistem pemerintahan. AI memiliki peluang dan dampak yang signifikan dalam administrasi publik, tetapi juga menimbulkan tantangan yang perlu diatasi. Penggunaan kecerdasan buatan dalam administrasi publik sangat relevan dan dapat memberikan hasil yang positif, namun demikian, integrasi, pengujian, dan regulasi penuh teknologi AI untuk digunakan dalam manajemen administrasi publik masih belum memungkinkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh AI terhadap peningkatan kualitas pengambilan keputusan, pengaruh penggunaan AI terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan akhirnya berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan theoretical literature review sebagai metode penelitian. Penulis menemukan bahwa AI berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pengambilan keputusan, peningkatan kualitas pelayanan dan akhirnya berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Penelitian ini merupakan tinjauan teori, penelitian selanjutnya disarankan untuk membuat kajian empiris tentang konsep ini. Kata kunci: Kecerdasan buatan; Pelayanan publik; Tinjauan teori

Page 1 of 3 | Total Record : 29