cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 19799594     EISSN : 25415492     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Buku panduan pembelajaran disiplin berlalu lintas di taman kanak - kanak Cholimah, Nur; Budi Maryatun, Ika; Christianti, Martha; Sapti Cahyaningrum, Eka
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.27634

Abstract

Pengenalan sejak dini, berlalu lintas yang baik, akan menjadikan kegiatan tersebut menjadi budaya yang melekat sampai dewasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan buku panduan berlalu lintas yang dapat digunakan untuk pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Tujuan penelitian adalah pembuatan buku panduan yang dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi guru PAUD/TK dalam mengajarkan disiplin berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak, dan mengenalkan berbagai profesi yang berkaitan langsung dengan adanya taman lalu lintas melalui pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development Borg & Gall. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan memiliki kualitas penyajian yang terdiri dari dua item, yaitu kemenarikan gambar dan isi buku; menggunakan bahasa yang jelas dan dapat dipahami dengan baik serta tidak bermakna ganda. Buku panduan disusun menggunakan sistematika penulisan: Bab I Pendahuluan, Bab II Kajian Taman Lalu Lintas, Bab III Prosedur Pembuatan Taman Lalu Lintas, Bab IV Pembelajaran di Taman Lalu Lintas, dan Bab V Penutup, dan Lampiran. Materi yang ditampilkan untuk buku panduan sesuai dengan Kurikulum 2013. Buku panduan sudah dianggap baik oleh para guru dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran pada anak usia dini. Buku panduan berlalu lintas untuk taman kanak- kanak ini, diharapkan memasukkan langkah-langkah saintifik: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi atau mengolah informasi, dan terakhir mengkomunikasikan.A traffic discipline learning guidebook in kindergartenEarly recognition, good traffic, will make these activities become an inherent culture into adulthood. This study was conducted to develop a traffic manual that can be used for learning in kindergarten. This study explores the use of a guidebook as a practical guide for PAUD/TK teachers in teaching the discipline of traffic early on to children, and introducing various professions that are directly related to the existence of a traffic park. The method of the study is research and development by Borg & Gall. Data collection using interviews, questionnaires, observation, documentation. The results showed that the manual has a quality presentation consisting of two items, namely the attractiveness of the picture and the contents of the book; use language that is clear and can be understood properly and does not have a double meaning. The guidebook was prepared using systematic writing: Chapter I Introduction, Chapter II Study of Traffic Parks, Chapter III Procedures for Making Traffic Parks, Chapter IV Learning in Traffic Parks, and Chapter V Closing, and Appendix. The material displayed for the guidebooks is under the 2013 Curriculum. The guidebooks are considered to be good by teachers and following the characteristics of learning in early childhood. The traffic manual for kindergartens is expected to include scientific steps: observing, asking questions, gathering information, associating the information and communicating.
Method of discussion and learning styles towards student's critical thinking ability Fuad, A. Jauhar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.23 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.23592

Abstract

Active learning with student centering can improve critical thinking skills. Debates and discussions encourage active learning. Both are oriented toward critical thinking ability, in addition to the learning styles also make an impact on critical thinking ability. This paper aims to answer whether there are (1) differences in students critical thinking ability in the debate class and discussion class, (2) differences in critical thinking ability of students who have divergent learning styles and convergent learning style, and (3) interaction between learning method and learning style to critical thinking ability? This study uses a pseudo experimental design. Subjects in this study are students semester II. Analytical technique using Anova. The results of this study conclude: (1) there is no difference in critical thinking ability between debating class and discussion class, (2) there is difference of critical thinking ability between convergent learning style and divergent learning style, convergent learning style is better than divergent learning style, and (3) there is interaction between learning method and learning style to critical thinking ability which means that the influence of learning method on critical thinking ability is influenced by learning style.
Pemilihan Media Pembelajaran Terbaik Sebagai Sarana Pembelajaran yang Efektif Menggunakan Metode SAW Trisnawati, Trisnawati; Puastuti, Dwi; Sholeha, Lutvia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.30474

Abstract

Dalam menentukan media pembelajaran bagi anak PAUD dan TK,  guru harus memiliki kreativitas yang tinggi dan  wawasan yang luas. Jumlah PAUD dan TK yang ada di kecamatan pringsewu ada 52 dan penelitian dilakukan di salah satu PAUD yang ada di kecatamatan pringsewu yaitu PAUD AL HADDII. Sistem pendukung keputusan bisa menjadi cara alternatife yang interaktif guna membantu mengambil keputusan melalui data dan informasi. Metode Simple Addtive Weighting (SAW) dapat membantu dalam pengambilan keputusan suatu  masalah dalam perhitungan.akan tetapi perhitungan dengan menggunakan metode Simple additive weighting ini hanya akan menghasialkan nilai terbesar yang akan terpilih sebagai alternatif terbaik. Perhitungan akan sesuai dengan metode ini apabila alternatif yang terpilih memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Dengan demikian melakukan perankingan terhadap bobot nilai yang diambil dari criteria C1audio,C2 Visual,C3 audio visual, C4lingkungan, C5 permainan, C6 seni rupa. Dari hasil tiga alternative yang diuji didapatkan nilai dari hasil A1 = 67, A2 = 91.5, A3= 92, dengan nilai terbesar ada pada A3 sehingga A3 yaitu kurikulum 2013. Media pembelajaran nya adalah music, gambar, dongeng, keluarga, membangun menara, dan kolase.  dapat dikatakan sebagai media pembelajaran Terbaik. Manfaat yang ingin dicapai dari penelitian adalah untuk meningkatkan kulitas hasil belajar anak,proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik , dan dalam penyampaian materi pembelajaran dapat disamaratakan.
Pengimplementasian e-modul etnokonstruktivisme terhadap motivasi belajar peserta didik Kelas V sekolah dasar Kurniawati, Eka Feri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.26589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar berupa modul pembelajaran. Modul pembelajaran dibuat dalam bentuk eletronik modul atau e-modul dengan dengan berbasis etnokonstruktivisme. Penelitian  ini megadopsi model dari Branch yaitu ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri No.80/I Muara Bulian yang berjumlah 28 orang. Hasil dari penelitian ini digunakan untuk melihat kelayakan dan motivasi peserta didik terhadap e-modul yang dikembangkan dan untuk mengetahui  motivasi  peserta didik. Hasil data yang diperoleh menunjukkan dari 28 responden yang mengisi angket motivasi menunjukkan bahwa frekuensi terbesar sebanyak 19 dengan presentase 67.8% termasuk ke dalam kategori Baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis etnokonstruktivisme layak untuk dikembangkan dan digunakan sebagai tambahan bahan ajar guna mendukung kegiatan pembelajaran untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik.
Pengaruh regulasi diri dan kedisiplinan terhadap kemandirian belajar siswa di sekolah dasar Purwaningsih, Arifah Yuli; Herwin, Herwin
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.29662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kepatihan Purworejo, SD Negeri Sebomenggalan, SD Negeri 2 Baledono, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian sebanyak 56 orang siswa yang dipilih secara random. Data dikumpulkan dengan menggunakan sakala psikologi serta dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri secara parsial berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa; kedisiplinan secara parsial berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa; serta regulasi diri dan kedisiplinan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Ekstrakurikuler Yunianto, Teguh; Surohman, Ahmad; Hasanah, Niswatun
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2021): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v14i1.32233

Abstract

Kepeminpinan merupakan faktor yang paling penting terhadap ketercapaian tujuan suatu organisasi baik organisasi pendidikan ataupun organisasi di luar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan ekstrakurikuler. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Jenis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, displaydata, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Lokasi penelitian adalah di MI Ma'arif Bego Yogyakarta. Subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, wakil  kepala sekolah, dua orang pelatih ekstrakurikuler, dan tiga orang siswa/siswi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan ekstrakurikuler sudah sangat baik. Kepala sekolah memiliki kompetensi yang baik dalam melakukan tugas-tugasnya. Kegiatan ekstrakurikuler meliputi silat, tahfiz, pramuka, sepak bola, badminton, catur, renang, dan hadro. Pramuka, silat, dan tahfiz merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang wajib diikuti oleh siswa. Terdapat kendala dalam pengelolaan ekstrakurikuler seperti ketersediaan guru, fasilitas, dan kendala musim.The Role of Principal's Leadership in Extracurricular Management Leadership is the most important factor for the achievement of the goals of an organization, both educational organizations and non-educational organizations. This study aims to determine the role of the principal's leadership in extracurricular management. This research method used is a qualitative method with a description approach. The data collection techniques used were interviews and documentation. Types of data analysis using the Miles and Huberman model, namely data collection data reduction, data display, verification, and confirmation of conclusions. The research location in this study is located at MI Maarif Bego Yogyakarta. With the research subjects, namely the principal, vice-principal, two extracurricular trainers, and three students. The results of the study explained that in MI Maarif Bego the principal's leadership in extracurricular management was already very good. The principal has good competence in carrying out his duties. The extracurricular activities at MI Maarif Bego include Silat, tahfidz, scout, soccer, badminton, chess, swimming, and hadroh activities. The extracurricular activities that are required of students are Scouts, silat, and tahfidz. But in management it still has constraints such as the availability of teachers, facilities and season constraints.
Ibu Fatimah dalam Pergumulan Karakter Birokratis dan Profesional Raisalah, Syifa Masna
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2021): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v14i1.34078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjuangan Ibu Fatimah dalam memerankan karakter profesional dan karakter birokratis secara efektif, di mana karakter birokratis yang kaku dipandang kontra produktif dengan karakter profesional yang dimiliki oleh guru sebagai tenaga pendidik di Sekolah Dasar Negeri AA 1 Malang, namun akhirnya dapat diselaraskan oleh Ibu Fatimah selaku agen perubahan. Data penelitian kualitatif dengan desain studi kasus ini dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumen serta dianalisis menggunakan model analisis kualitatif interaktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ibu Fatimah dengan pengalaman dan karakter birokratis dan professional yang dimilikinya berhasil mengubah budaya dan kinerja guru yang rendah, tidak inovatif, tidak memiliki harapan yang tinggi terhadap keberhasilan peserta didik menjadi guru yang professional, inovatif dan memiliki harapan yang tinggi terhadap kesuksesan peserta didik dan juga mengubah paradigma guru yang menerima hak/gaji dengan menunaikan kewajiban seadanya. Untuk penelitian lebih lanjut disarankan agar peneliti berikutnya dapat menggunakan solusi yang lebih fleksibel dalam mengatasi permasalahan yang terkait dengan pengelolaan karakteristik organisasi birokrasi dan profesional di sekolah.Ibu Fatimah in the Struggle for Bureaucratic and Professional CharacterThis study aims at describing the struggle of Ibu Fatimah in playing the roles of both bureaucratic and professional characters effectively in which bureaucratic character is regarded as contra-productive with a professional character that owned by teachers as educators at Elementary School AA 1 Malang. However, all the obstacles could be handled by Ibu Fatimah as the agent of change. The qualitative data of this study collected through interviews and document analysis and analyzed using an interactive analysis model.  The findings indicate that Ibu Fatimah with her huge experience and having both bureaucratic and professional characters successfully changed the culture and performance of the teachers which were low performance, not innovative, and did not have high expectation on the success of their students, to be professional and innovative teachers as well as having high expectation on the success of their students. She also could change teachers' paradigm that only demanded rights by doing mediocre obligations. For further research, it is recommended to use a more flexible solution to overcome issues regarding how to manage the characteristics of bureaucratic and professional organizations.
Analisis pelatihan online teknis big data menggunakan data logger Moodle Kasmanto, Rony
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2020): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i2.29419

Abstract

AbstrakHasil pengamatan perilaku yang dilakukan pada peserta pelatihan daring dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penyelenggaraan pelatihan pada masa yang akan datang menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku peserta, pengajar dan panita dalam proses pembelajaran dengan keseluruhan daring. Pendekatan penelitian adalah statistik deskriptif dengan menggunakan data logs report pada Learning Management System (LMS) Pusdiklat BMKG. Objek penelitian adalah 50 peserta pelatihan teknis big data yang berasal dari unit pelaksana teknis di BMKG, 13 pengajar dan 2 panitia. Pelatihan diselenggarakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan BMKG pada 28 Oktober sampai dengan 9 Desember 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pelaku pelatihan memiliki aktivitas yang signifikan hanya pada momen-momen tertentu. Sistem LMS mencatat beberapa kejadian: 1) terjadi peningkatan aktivitas peserta, ketika mendekati tenggang waktu pengumpulan semua tugas yaitu pada hari senin dan pada saat pelaksanaan post-test; 2) terjadi peningkatan aktivitas pengajar ketika mendapat peringatan dari panitia untuk pemberian grading terhadap semua tugas-tugas yang dikumpulkan peserta; 3) terjadi peningkatan aktivitas panitia pada saat agenda pembelajaran dimulai dan ketika pelaksanakan post-test. Analysis of big data technical online training using Moodle logger dataThe results of behavioral observations conducted on online trainees can be used as evaluation material for the implementation of future training to be more optimal. This research aims to find out the behavior of participants, teachers, and organizers in the process of full online learning. The research approach is statistically descriptive by using data logs report on Learning Management System (LMS) Pusdiklat BMKG. The research object was 50 big data technical trainees from the technical implementation unit at BMKG, 13 teachers and 2 committees. The training was held at BMKG Education and Training Center from October 28 to December 9, 2019. The results showed that the behavior of trainees had significant activity only at certain moments. The LMS system records several events: 1) there is an increase in participant activity, when approaching the grace period of all tasks that is on Monday and during post-test implementation; 2) there is an increase in teacher activity when it is alerted by the committee to grading all the tasks collected by participants; 3) there is an increase in committee activity at the time the learning agenda begins and when the implementation of post-test.
Integrasi program SPARK dalam pendidikan jasmani terhadap peningkatan health-related fitness siswa Setiawan, Heri; Rahayu, Nur Indri; Juliantine, Tite
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2020): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i2.28979

Abstract

AbstrakProgram SPARK sebagai salah satu program pelatihan substansial masih jarang diintegrasikan pada pembelajaran jasmani di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh integrasi program SPARK dalam pendidikan jasmani terhadap peningkatan health-related fitness serta menguji perbandingan antara pendidikan jasmani terintegrasi program SPARK dengan pendidikan jasmani tanpa program SPARK terhadap peningkatan health-related fitness siswa. Metode penelitian ini menggunakan matching only-pretest-postest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII berjumlah 48 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Intact Group. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah FITNESSGRAM. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh program SPARK dalam pendidikan jasmani terhadap peningkatan health-related fitness siswa dan terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang diberikan treatment program SPARK yang terintegrasi dalam pendidikan jamani dibandingkan siswa yang diberikan pendidikan jasmani tanpa program SPARK terhadap peningkatkan health-related fitness. Program SPARK dalam pendidikan jasmani merupakan wahana ideal untuk meningkatkan health-related fitness siswa yang dikemas secara sistematis dan terstruktur. Integration of the SPARK program in physical education towards the improvement of student health-related fitnessSPARK program as one of the substantial training programs is still rarely integrated into physical learning in schools. The purpose of this study was to examine the effect of the integration of the SPARK program in physical education on improving health-related fitness and to examine the comparison between the integrated physical education of the SPARK program and conventional physical education on improving student health related fitness. This research method uses Pretest-Posttest Control Group Design. The sample of this research was 48 students in grade VII, taking samples using the Intact Group technique. The instrument used in this study was Fitnessgram. The results showed that. There is an effect of the SPARK program in physical education on improving students' health-related fitness. There is a significant difference between students who are given SPARK treatment programs that are integrated in physical education compared to students who are given conventional physical education to improve health related fitness. SPARK program in physical education is an ideal method to improve the health-related fitness of students that is systematically prepared.
Effectiveness of Guided Inquiry-Based on Blended Learning in Improving Critical Thinking Skills Saekawati, Rita; Nasrudin, Harun
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2021): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v14i1.36947

Abstract

This research aims to examine the effectiveness guided inquiry learning model based on blended learning on reaction rate material to improve students' critical thinking skills. The design in this research is the One Group Pretest and Posttest Design. The subjects in this research were students of SMAN 1 Kalitidu Bojonegoro in class XI IPA 1. The method used to collect data was the test, observation, and student response questionnaires. Data analysis used the percentage, mean, N-Gain, and Paired sample t-test. The results showed that the guided inquiry learning model based on blended learning was carried out well with an average percentage of the implementation of phase 1 was 98%, phase 2 was 93.76%, phase 3 was 100%, phase 4 was 93.75%, phase 5 was 100%. The average score of the N-gain critical thinking skills is 0.73 with the high category. There is a significant difference in the results of critical thinking skills between before and after being given a guided inquiry learning model based on blended learning. The results showed the guided inquiry learning model based on blended learning effectively improving students' critical thinking skills. Efektivitas Inkuiri Terbimbing Berbasis Blended Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir KritisPenelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning pada materi laju reaksi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Design pada penelitian ini adalah One Group Pretest and Posttest Design. Sasaran dalam penelitian ini yaitu peserta didik XI IPA 1 SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi dan angket respon. Analisis data menggunakan teknik persentase, mean, n-gain, dan uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning terlaksana dengan baik dengan rata-rata persentase keterlaksanaan fase 1 sebesar 98%, fase 2 sebesar 93,76%, fase 3 sebesar 100%, fase 4 sebesar 93,75%, fase 5 sebesar 100%. Nilai rata-rata N-gain kemampuan berpikir kritis adalah sebesar 0,73 dengan kategori tinggi. Terdapat perbedaan hasil keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.