cover
Contact Name
Nurjannah
Contact Email
nurjannah310807@gmail.com
Phone
+6285255981301
Journal Mail Official
mosaic@abcollab.id
Editorial Address
Jalan Cempaka Mekar Raya No. 10 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 30474361     EISSN : 3047437X     DOI : https://doi.org/10.66053/mosaic
Social and Community Empowerment, including social innovation, community development, inclusion, local governance support, and empowerment models. Education and Training for Communities, including community education, literacy programs, teacher/community facilitator training, and learning intervention in formal and non-formal settings. Science, Environment, and Sustainability, including environmental education, conservation initiatives, waste management, climate and disaster preparedness, and sustainable community practices. Business and Entrepreneurship, including MSME/UMKM mentoring, entrepreneurship incubation, marketing assistance, product development, and business process improvement. Engineering and Appropriate Technology, including community-based engineering solutions, appropriate technology design, ICT-based services, and technical assistance for local problems. Economics and Creative Economy, including financial literacy, cooperative development, local economic strengthening, creative industry empowerment, and productivity programs. Health and Wellbeing, including public health promotion, nutrition programs, sanitation and hygiene, community health services, and preventive interventions. Religious and Values-Based Community Development, including community outreach, character and values education, social-religious empowerment, and culturally responsive engagement.
Articles 55 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Educaplay Bagi Guru di MTS Al-Hidayah Batulappa Yusriman Yahya; Salam
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.505

Abstract

Kegiatan pengabdian yang berlangsung di MTS Al-Hidayah Batulappa dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam proses pembelajaran digital dikarenakan pengunaan media pembelajaran digital di sekolah ini masih sangatlah minim. Perlu adanya suatu kegiatan yang dapat meperkenalkan dan meningkatkan pemahaman serta keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran digital. Maka dari itu, penulis tertarik untuk melakukan pengabdian melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan media pembelajaran berbasis Educaplay. Metode pengabdian yang dilakukan yakni pelatihan dan pendampingan terkait penggunaan media pembelajaran Educaplay. Pelaksanaan berlangsung dengan pengenalan educaplay dan fitur-fitur didalamnya dilanjutkan dengan pendampingan tutorial penggunaan media pembelajaran educaplay. Hasil dari pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini, guru di MTS Al-Hidayah Batulappa telah mengenal dan mampu menerapkan media tersebut untuk di gunankan dalam kelas saat proses pembelajaran. Educaplay menjadi media pembelajaran kelas digital yang digunakan untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan minat belajar siswa sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif.
Pembinaan Sadar Baca dengan Metode AISM di SDN 112 Sattulu Desa Pattongko Dita; Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.507

Abstract

Kemampuan membaca di kelas awal memegang peranan penting sebagai dasar atau landasan bagi keberhasilan kegiatan akademik peserta didik. Jika pembelajaran membaca di tahun-tahun awal kurang solid, di masa depan akan sulit bagi siswa untuk memperoleh keterampilan membaca yang memadai. Membaca merupakan salah satu kemampuan berbahasa tulis, yang bermanfaat bagi perkembangan membaca permulaan anak. Peserta didik belajar melalui metode buku AISM, dengan membaca suku kata tanda dieja. Anak-anak belajar membaca secara bertahap dari membaca suku kata bervokal a,i,u,e,o sampai pada huruf mati yang diharapkan nanti anak dapat membaca kata dengan lancar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kondisi suatu konteks atau kondisi siswa di SDN 112 Sattulu Desa Pattongko yang mengalami kesulitan dalam membaca. Dengan metode membaca AISM ini dapat memudahkan Peserta Didik dalam membaca persuku kata. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning merupakan metode pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan antara kegiatan akademis di kampus yang diiplementasikan ke komunitas masyarakat, sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperolehnya dari mata kuliah yang sudah dipelajarinya kepada masayarakat. Langkah –langkah Service Learning adalah 1) Persiapan awal dengan melakukan sosialisasi (sosialisasi program kepada pihak masyarakat untuk menjadi mitra); 2) Persiapan kegiatan (sosialisasi dan koordinasi kegiatan dengan mitra); 3) Pelaksanaan PKM (mahasiswa mempraktikkan ateri yang sudah didapat di kelas kepada para peserta dengan cara memeberikan pendampingan dalam setiap kelompok yang sudah dibentuk); 4) Monev (monitoring dan evaluasi hasil pengabdian). Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan hadirnya metode AISM ini, dapat menjadi alternatif terbaru yang dapat memudahkan pendidik dalam mengajarkan peserta didik untuk mengenal huruf dengan persuku kata atapun mengenal huruf vokal dan konsonan dengan mudah karna dilengkapi dengan gambar-gambar yang mendukung bahan bacaan tersebut dan bahan bacaan Islami yang menuntun peserta didik untuk mengenal ajaran Islam dasar secara bertahap dan perlahan.
Edukasi Upaya Preventif Terhadap Pernikahan Dini Desa Bonto Kecamatan Sinjai Tengah Syarisma; Laeli Qadrianti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.508

Abstract

Edukasi preventif pernikahan dini adalah sebuah bentuk pengupayaan yang penulis lakukan agar tidak terjadinya pernikahan dibawah umur yakni 18 tahun, pernikahan tersebut disebabkan dengan berbagai penyebab antara lain secara finansial, pihak keluarga, pendidikan, media sosial, biologi, hamil sebelum menikah. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan respons positif terhadap bentuk pengupayaan agar tidak terjadinya pernikahan dibawah umur 18 tahun, sebagai bekal dimasa depan . Jenis Pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Participation Action Research. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar serta respon yang diberikan oleh masyarakat desa Bonto bernilai positif. Adapun beberapa tantangan, antara lain banyaknya peserta yang terhambat karena pilihan transportasi yang kurang memadai, banyaknya agenda yang harus dihadiri oleh pemateri, jarak yang cukup jauh menuju lokasi kegiatan, dan keadaan yang tidak memungkinkan. kekurangan fungsional jalan tersebut, perlu waktu yang cukup lama untuk melintasinya.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Baamboozle pada Tenaga Pendidik di UPTD SMP Negeri 15 Sinjai Andi Khaeril Muttaqin; Nurwahida; Irmayanti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.509

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Program Kerja yaitu pendampingan pembuatan media pembelajaran ini dilakukan di UPTD SMP Negeri 15 Sinjai yang bertujuan untuk untuk memberikan pelatihan kepada pendidik tentang pengunaan media Baamboozle dan membantu meningkatkan kreatifitas pendidik dalam mengunakan media pembelajaran/evaluasi dalam proses pembelajaran di kelas agar tidak membosankan atau menyenangkan tentunya. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi Baamboozle pada tenaga pendidik di UPTD SMP Negeri 15 Sinjai. Pelaksanaan dimulai dari sambutan dan sepatah kata dari Kepala Sekolah atau yang mewakili, dilanjutkan dengan pelaksanaan yang dimulai dari perkenalan aplikasi Baamboozle dan fitur-fitur di dalamnya, lalu dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan pembuatan media evaluasi Baamboozle. Pendidik UTPD SMP Negeri 15 Sinjai sudah mampu membuat kuis yang berupa game mengunakan media Baamboozle ini. Baamboozle digunakan oleh pendidik UPTD SMP Negeri Sinjai dalam membuat media pembelajaran berbasis game edukasi yang mudah digunakan baik di PC maupun di HP, aplikasi yang data dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.
Penerapan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Tarbiyah dan Keguruan dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar di SMAN 2 Majene Darwis; Suleman; Dheanda Aulia Fitri Al Azizah; Mutmainnah; Muhammad Syahrul Ulum Ahmad; Muhammad Zadiq; Umar Gandi; Nuraqillah; Nurmukhfida; Hijrah; Dila Sari
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.510

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan merupakan mata kuliah wajib bagi calon guru yang tujuan utamanya untuk mendapatkan pengalaman mengajar yang sesungguhnya. Di dalam artikel tersebut memuat perolehan hasil Praktik Pengalaman Lapangan oleh mahasiswa STAIN Majene angkatan IV, yang mengabdi di SMAN 2 Majene guna untuk mengetahui kemampuan dalam mengajar sebagai calon guru profesional yang termuat dalam jurusan Tarbiyah dan Keguruan. Metode yang digunakan adalah Metode Deskriptif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa PPL mendapati hasil belajar siswa SMAN 2 Majene pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Inggris secara keseluruhan masuk dalam kategori cukup baik, dilihat dari kemampuan siswa secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Keberhasilan pembelajaran di SMAN 2 Majene didukung oleh beberapa faktor penting seperti kurikulum yang relevan, sarana dan prasarana yang memadai, serta pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Penggunaan media dan metode pembelajaran yang variatif menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa dan berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan pencapaian kompetensi siswa. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Problem Based Learning (PBL), mahasiswa menemukan bahwa siswa sangat menginginkan hal baru setiap harinya dari guru, yang dapat membangun semangat belajar mereka.
Pelatihan Karya Seni Rupa Kolase Peserta Didik Kelas III MIS Al- Anshar Asliat Hingi Guhir; Rabya Mulyawati; Sri Aini Muhammad; Endang Muhammad; Ulfa Abdul Gafur; Tri Putri; Siti Zainab
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.511

Abstract

Kegiatan seni rupa memiliki peran penting dalam perkembangan kreativitas, motorik halus, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Seni rupa tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi diri, tetapi juga sebagai medium untuk melatih koordinasi, ketekunan, dan imajinasi. Dalam konteks pendidikan dasar, pengenalan seni rupa dengan berbagai teknik kreatif, seperti kolase, menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk merangsang potensi anak secara optimal. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan oleh mahasiswa PGMI pada Sekolah MIS AL-Anshar Alak Kota Kupang. MIS Al-Anshar ini berlokasi di jalan Waikelo.32, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak Kota Kupang. Kegiatan perencanaan awal adalah kegiatan pengabdian yang berkaitan dengan konsep dan keterampilan untuk memberikan pengetahuan mengenai SBdP khususnya teknik kolase. Hal ini dikarenakan menurut mahasiswa kemampuan peserta didik dalam hal menempel kolase masih belum kreatif. Sasaran kegiatan PKM ini adalah peserta didik kelas III di MIS Al-Anshar Alak. Metode yang digunakan pada kegiatan PKM ini Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahap diantaranya adalah perencanaan, pelaksanaan diskusi dan evaluasi serta pelatihan dan pendampingan. Alat untuk mengukur kegiatan ini adalah observasi dan dokumentasi. Hasil kegiatan ini peserta didik telah memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat karya kolase. Peserta didik juga telah mampu mempraktikkan membuat karya kolase pada pembelajaran SBdP di kelasnya. Siswa tampak antusias dan fokus dalam membuat karya kolase. Kegiatan PkM ini, diharapkan peserta didik lebih kreatif dan terampil membuat karya seni jenis kolase.
Sosialisasi Kewirausahaan Sosial dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam Erni; Laeli Qadrianti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.512

Abstract

Kewirausahaan merupakan suatu kegiatan pemenuhan kebutuhan yang sangat diminati oleh banyak pihak. Kewirausahaan dewasa ini telah mengalami pergeseran orientasi dari profit oriented menjadi social mission. Kegiatan social entrepreneurship/kewirausahaan sosial dianggap dapat menjadi salah satu alternatif dalam pemecahan masalah perekonomian sosial. Untuk memberikan pemahaman baru kepada masyarakat terkait kewirausahaan sosial tentunya harus melakukan sosialisasi pengenalan kewirausahaan sosial yang dimana bertujuan untuk pengenalan dan membuka wawasan masyarakat dengan mengoptimalkan suber daya alam yang ada. Kegiatan sosialisasi kewirausahaan sosial ini berlangsung di Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, tepatnya di aula kantor Desa Bonto pada tanggal 5 Maret 2024 yang dihadiri dari pelaku usaha dan pengurus BumDes Bonto. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR), dengan tiga tahapan yakni persiapan/perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu mampu membuka wawasan masyarakat terkait kewirausahaan sosial dengan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di desa tersebut. Selain itu, masyarakat dapat membuat suatu produk yang bersumber dari sumber daya alam yang dapat menambah pendapatan atau penghasilan masyarakat.
Pengenalan dan Pembinaan Tilawah untuk Menciptakan Generasi Qur’ani di Kelurahan Lamungan Batu Majene Nurmadilah; Darwis; Nur Intan
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.513

Abstract

Tilawah Al-Qur’an berarti membaca Al-Qur’an dengan irama/lagu. Ada tujuh irama/lagu dalam tilawah Al- Qur’an yang biasanya diajarkan dalam pembinaan tilawah. Dengan menguasai tilawah Al-Qur’an tentunya akan lebih memperindah bacaan, tetapi yang terlihat di lapangan bahwa anak-anak bahkan sama sekali belum mengenal apa itu tilawah. Oleh karena itu, diperlukan sebuah program yang dapat mengenalkan anak-anak pada tilawah. Tidak berhenti pada tahap mengenalkan, diperlukaan pula tahap pembinaan sebagai pengetahuan dasar yang dapat mengasah potensi anak-anak dalam ilmu membaca al-Qur’an. Pembinaan ini secara rutin dilaksanakan setiap hari Senin, rabu dan jum’at selama dua bulan lamanya. Penelitian ini menggunakan metode statistika deskriptif yang akan menggambarkan proses berjalannya pengenalan dan pembinaan tilawah. Hasil dari pengabdian ini ialah mampu mengenalkan tilawah kepada anak-anak dan memberikan mereka pengetahuan dasar terkait tilawah al-Qur’an.
Lokakarya Disiplin Positif pada Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Sinjai Muhammad Rizal Usman; Andi Husniati; Sukmawati; Sri Satriani; Kristiawati; Fatmawati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.514

Abstract

Pendekatan disiplin positif merupakan metode pengelolaan perilaku yang berfokus pada pembentukan hubungan saling hormat dan percaya antara pendidik dan peserta didik. Pendekatan ini penting untuk diterapkan di sekolah-sekolah karena mengedepankan kesadaran diri, tanggung jawab pribadi, dan pemecahan masalah secara konstruktif tanpa menggunakan hukuman atau ancaman. Disiplin positif diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sehingga relevan untuk mendukung program Sekolah Penggerak. Lokakarya ini menggunakan metode partisipatif, melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru dari tiga sekolah dasar, yaitu SD Negeri 85 Labettang, SD Negeri 92 Panaikang, dan SD Negeri 103 Bontompare di Kabupaten Sinjai. Kegiatan yang diadakan pada Sabtu, 6 Mei 2024 ini menghasilkan dua produk utama: keyakinan kelas sebagai pedoman perilaku dan rencana dukungan implementasi disiplin positif bagi guru dan sekolah. Hasil lokakarya ini sangat penting karena membantu guru menciptakan suasana kelas yang kondusif, memperkuat hubungan antara pendidik dan peserta didik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong keberhasilan Program Sekolah Penggerak di tingkat sekolah dasar. Secara keseluruhan, lokakarya ini memberikan dampak positif dengan membekali guru dan sekolah strategi efektif dalam menerapkan disiplin positif. Implementasi berkelanjutan dari produk yang dihasilkan akan mendukung terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan mendukung pengembangan peserta didik secara holistik.
Pendampingan Belajar Pendidikan Agama Islam Serta Pembentukan Struktur Kelas di MTs Nurul Hidayah Lili Rahmawati; Musliadi
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.515

Abstract

Salah satu masalah pada proses pendampingan belajar di sekolah adalah bahwa sebagian besar ruangan kelas masih belum memiliki struktur kelas yang efisien dan teratur, ruang kelas yang tidak teratur dan tidak disiplin dapat menyebabkan kurang efisiennya pendampingan belajar yang di lakukan di ruang kelas. Sehingga pemilihan topik pengabdian masyarakat yang penting adalah pengembangan struktur kelas yang efisien dan disiplin. Metode pengabdian yang dapat di gunakan adalah pengembangan struktur kelas yang efisien dan disiplin, hal ini dapat diilakukan melalui pengembangan jadwal kebersihan kelas, pengaturan peran-peran dalam struktur kelas serta pengaturan kegiatan kelas. Ringkasan hasil dalam pengabdian masyarakat yang di lakukan di sekolah dalam mengembangkan struktur kelas yang efisien dan disiplin dapat meningkatkan kedisiplinan di dalam ruangan kelas, meningkatkan pendampingan belajar serta membantu siswa dalam mengatur kegiatan pembelajaran di kelas