Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Social and Community Empowerment, including social innovation, community development, inclusion, local governance support, and empowerment models. Education and Training for Communities, including community education, literacy programs, teacher/community facilitator training, and learning intervention in formal and non-formal settings. Science, Environment, and Sustainability, including environmental education, conservation initiatives, waste management, climate and disaster preparedness, and sustainable community practices. Business and Entrepreneurship, including MSME/UMKM mentoring, entrepreneurship incubation, marketing assistance, product development, and business process improvement. Engineering and Appropriate Technology, including community-based engineering solutions, appropriate technology design, ICT-based services, and technical assistance for local problems. Economics and Creative Economy, including financial literacy, cooperative development, local economic strengthening, creative industry empowerment, and productivity programs. Health and Wellbeing, including public health promotion, nutrition programs, sanitation and hygiene, community health services, and preventive interventions. Religious and Values-Based Community Development, including community outreach, character and values education, social-religious empowerment, and culturally responsive engagement.
Articles
66 Documents
Pemberdayaan Literasi Mahasiswa Pesantren melalui Pelatihan Penulisan Esai
Masnun;
Segaf Baharun;
Nur Hanifansyah;
Kholili Hasib;
Zidan Muhtadin Husni;
Ahmad Syauqi Rabbany
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.535
Rendahnya budaya literasi di kalangan mahasiswa pesantren menjadi tantangan serius dalam membangun tradisi akademik yang berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi mahasiswa melalui Workshop Penulisan Esai yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Literasi BEM UII Dalwa. Kegiatan dirancang dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), capacity building, dan reflective-experiential learning, serta dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi. Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini, yang mencakup sesi motivasi literasi, teknik penulisan esai, dan praktik menulis. Evaluasi dilakukan melalui lembar refleksi, observasi partisipatif, pengumpulan karya esai, dan wawancara peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 82,5% peserta mengalami peningkatan minat menulis, 77,5% aktif dalam diskusi literasi, dan 30% menghasilkan esai yang dinilai layak publikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop berbasis komunitas dengan metode partisipatif dan kontekstual efektif membangun kesadaran literasi, menstimulasi terbentuknya komunitas penulis internal, dan mendorong mahasiswa menjadi produsen gagasan tertulis. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di lingkungan pesantren lain untuk memperkuat ekosistem literasi dan membangun kemandirian intelektual santri di era digital.
Pelatihan dan Pendampingan Oodlu Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Di UPTD SMP Negeri 7 Sinjai
Mirnawati;
Nurjannah;
Anggy Heriyanti;
Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.536
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 7 Sinjai pada hari Selasa, 19 Desember 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pendidik dalam memanfaatkan teknologi sebagai media evaluasi pembelajaran. Media yang diperkenalkan dalam pelatihan ini adalah Oodlu, yaitu media evaluasi berbasis permainan (game-based assessment) yang dapat digunakan untuk membuat soal evaluasi secara interaktif. Peserta kegiatan berjumlah 23 orang guru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan penggunaan Oodlu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendidik mampu membuat akun, mengenal fitur-fitur Oodlu, menyusun kuis, serta mengimplementasikan media evaluasi tersebut dalam proses pembelajaran. Penggunaan Oodlu tidak hanya mempermudah pendidik dalam menyusun evaluasi berbasis teknologi, tetapi juga meningkatkan kreativitas serta keterampilan digital guru. Selain itu, Oodlu berpotensi memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Powtoon Bagi Guru Di SD Negeri 2 Sinjai
Anil Muftirah;
Fetti Fatricia Amdar;
Diarti Andra Ningsih
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.537
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut guru untuk mampu memanfaatkan media pembelajaran dalam menyampaikan materi ajar. Berdasarkan kondisi di lapangan, ditemukan bahwa siswa cenderung kurang tertarik pada materi pembelajaran sehingga motivasi belajar rendah. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang interaktif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada guru, khususnya guru di SDN 2 Balangnipa, dalam memanfaatkan media pembelajaran audiovisual berbasis Powtoon. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil workshop menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta menggunakan media pembelajaran berbasis Powtoon. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran sekaligus mendorong terciptanya proses belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.
Pendampingan Belajar Matematika pada Materi Operasi Bilangan Bulat Menggunakan Jarimatika di SD Inpres 10/73 Arallae
Almi Khaerah;
Nurhasanah;
Diarti Andra Ningsih
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.538
Pendampingan belajar matematika pada siswa SD Inpres 10/73 Arallae dilakukan untuk membantu pemahaman konsep operasi bilangan bulat melalui metode Jarimatika. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan Jarimatika meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berhitung, serta hasil belajar siswa. Selain itu, siswa menjadi lebih termotivasi, percaya diri, dan aktif dalam menyelesaikan soal dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Kontribusi nyata dari program ini adalah tersedianya model pembelajaran praktis berbasis tangan yang dapat diterapkan guru dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, metode Jarimatika layak diperluas penerapannya sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Wordwall Bagi Guru di MAN 2 Sinjai
A. Rezky Pratiwi;
Herdiawal;
Anggy Heriyanti;
Syarifuddin
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.539
Sebagian besar guru di lapangan saat ini masih menggunakan buku cetak dan papan tulis sebagai media utamadalam menyampaikan materi pembelajaran. Hal ini kadang membuat proses belajar rmengajar menjadi monoton dan membosankan. Oleh karena itu, diperlukan adanya media pembelajaran yang lebih menarik untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan wawasan kepada guru tentang penggunaan media Wordwall serta membantu merekadalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan guru dapat lebih kreatif dalam menyampaikan materi sehingga siswa lebih tertarik dan pembelajaran di kelas menjadi lebih menyenangkan. Pelatihan ini diselenggarakan dalam bentuk workshop di MAN 2 Sinjai dengan 14 orang guru sebagai peserta. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru-guru di MAN 2 Sinjai dalam menggunakan media pembelajaran Wordwall.
Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Lingkup Muhammadiyah Sinjai Utara (Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah)
Muhsin;
Wahyuningsih;
Badiana
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menyampaikan nilai- nilai ajaran Islam yang autentik kepada masyarakat. Tujuan utama berdirinya Muhammadiyah adalah menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dalam kerangka tersebut, Muhammadiyah melaksanakan dakwah amar ma’ruf melalui kegiatan pengajian di berbagai tingkatan, termasuk pelatihan penyelenggaraan jenazah yang dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penyelenggaraan jenazah di masyarakat yang kerap bercampur antara tradisi adat dengan tuntunan syariat Islam, sehingga menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman normatif dan aplikatif kepada masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Melalui kombinasi metode tersebut, peserta memperoleh pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam pelaksanaan penyelenggaraan jenazah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan, sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam penyelenggaraan jenazah berbasis syariat Islam, serta mempertegas peran Muhammadiyah sebagai agen dakwah dan pemberdayaan umat di tingkat lokal.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui English Meeting Club di Desa Pationgi
Andi Restu Ramadhan;
Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.395
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan pembelajaran bahasa Inggris kepada anak-anak tingkat sekolah menengah pertama di desa pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Pengenalan dan penguasaan bahasa Inggris semakin penting dalam pembelajaran ini menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam bentuk pembelajaran informal di Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, yang diikuti dengan bermain bersama sambil mengucapkan beberapa kata kosakata yang menjadi target pembelajaran sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan selama lima minggu mulai dari persiapan, pemilihan materi pengajaran, dan cara penyampaian kegiatan pembelajaran. Observasi terhadap respon peserta, antusiasme, dan kemampuan memahami materi serta menghasilkan kosakata target, serta wawancara santai dengan peserta dari tiga sekolah yang berjumlah 64 siswa digunakan untuk menganalisis pelaksanaan dan hasil yang diperoleh. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa hampir semua peserta (90%) menyatakan bahwa pembelajaran bahasa Inggris sangat menyenangkan dan membantu mereka memahami makna, cara membaca, mengucapkan, dan menulisnya.
Penerapan Grammar Translation Method pada Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Materi Daily Routines
Nurul Amisyah;
Muslimatul Mawahda;
Suci Nurfaizah;
Harmilawati Harmilawati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.397
Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami tata bahasa (grammar) dan makna teks bahasa Inggris masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris di tingkat madrasah, khususnya pada materi “Easy Way to Understand English Text” bertema Daily Routines. Permasalahan ini mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat di MAN 1 Sinjai yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap struktur kalimat dan kemampuan menerjemahkan teks bahasa Inggris. Kegiatan ini menerapkan Grammar Translation Method (GTM) dengan pendekatan Service Learning, di mana mahasiswa berperan sebagai fasilitator pembelajaran sekaligus pengamat proses penerapan metode di kelas. Pengabdian dilaksanakan selama tiga hari melalui beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, refleksi, serta evaluasi hasil belajar. Selama kegiatan, siswa diberikan penjelasan mengenai struktur tata bahasa, latihan penerjemahan kalimat, serta analisis kesalahan umum dalam teks Daily Routines. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami struktur kalimat sederhana dan menerjemahkan teks dengan lebih akurat. Siswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Evaluasi melalui pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan signifikan dalam penguasaan grammar dasar. Secara keseluruhan, penerapan GTM terbukti efektif dalam membantu siswa memahami teks bahasa Inggris secara sistematis, meskipun pengembangan kemampuan berbicara masih memerlukan dukungan metode komunikatif agar hasil pembelajaran lebih seimbang.
Pendampingan Belajar Perkalian Metode Jarimatika Bagi Siswa Kelas V Di SD 259 Maddanreng Pulu
Syaharani Syaharani;
Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.398
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan operasi perkalian secara cepat serta belum optimalnya penguasaan tabel perkalian, khususnya pada bilangan 6 sampai 9. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui pendampingan belajar menggunakan metode jarimatika. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas V SD 259 Maddanreng Pulu yang berlokasi di Desa Maddanreng Pulu, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan ceramah dan demonstrasi yang dikemas dalam beberapa tahap pembelajaran terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan belajar menggunakan metode jarimatika mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan operasi perkalian. Metode ini terbukti efektif, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menghafal tabel perkalian 6 sampai 9. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan siswa dalam menghitung perkalian secara cepat dan tepat pada tahap evaluasi, di mana seluruh siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan telah mampu menyelesaikan soal perkalian dengan lebih baik menggunakan teknik jarimatika. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa metode jarimatika dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa sekolah dasar. Selain itu, penerapan metode ini juga berpotensi meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari matematika, sehingga dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif di sekolah dasar.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab di Bulan Ramadhan: Pendampingan Berbasis Psikologi Kognitif dan Afektif
Segaf Baharun;
Nur Hanifansyah;
Muhamad Solehudin;
Juliari Agustian;
Moh. Tohiri Habib;
Badrus Shalih;
Menik Mahmudah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.405
Program Daurah Ramadhan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah merupakan momentum strategis untuk mengoptimalkan pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan yang lebih intensif dan terstruktur, program ini selalu diadakan setiap tahun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransformasikan pembelajaran mufradat serta meningkatkan keberanian santri dalam merangkai kata dan mengungkapkan gagasan secara lisan melalui pendampingan berbasis psikologi kognitif dan afektif. Program dilaksanakan selama 20 hari dengan melibatkan 28 santri sebagai peserta, menggunakan model pendampingan harian yang menekankan penguatan memori kosakata, latihan perangkaian kalimat sederhana, serta pembinaan motivasi dan regulasi emosi dalam berbicara. Pendekatan kognitif diterapkan melalui teknik repetition, active recall, dan asosiasi makna, sedangkan pendekatan afektif dilakukan melalui penguatan motivasi intrinsik, dukungan emosional, dan praktik berbicara dalam suasana yang suportif. Evaluasi program dilakukan melalui observasi partisipatif, perbandingan kemampuan pra dan pasca intervensi, serta analisis perkembangan mufradat aktif dan perilaku verbal peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata mufradat aktif dari 4,2 menjadi 19,7 kata, serta peningkatan persentase peserta yang mampu berbicara mandiri dari 10,7% menjadi 78,6%. Selain itu, indikator afektif seperti keberanian berbicara dan kepercayaan diri juga mengalami peningkatan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan kognitif dan afektif dalam pembelajaran intensif Ramadhan efektif dalam meningkatkan kompetensi linguistik sekaligus kesiapan psikologis peserta didik.