cover
Contact Name
Moh Fikri Septiono
Contact Email
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Phone
+6285136480215
Journal Mail Official
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas YPIB Majalengka Kampus 2 Cirebon Jl. Perjuangan Jl. Majasem No. 10a, Kota Cirebon – 45131 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains
ISSN : 26861062     EISSN : 25982583     DOI : https://doi.org/10.51997
Core Subject : Health,
Praeparandi Journal, Journal of Pharmacy and Science (ISSN print 2598-2583, e-ISSN: 2686-1062) is a scientific publication covering pharmacology and clinical pharmacy, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmaceutical and pharmaceutical preparation technology, social pharmacy, and pharmaceutical services . published by the YPIB Cirebon College of Pharmacy twice a year, namely in July-August and January-February. This praeparandi is intended as a publication medium to display quality research articles in the categories of original research articles, scientific views/literature reviews, reviews, and case reports related to the health sector, especially pharmaceutical science. All submissions will be reviewed by experts
Articles 139 Documents
Review Artikel : Nanoemulsi Perak Kombinasi Kayu Manis dan Aplikasinya Sebagai Lozange NRT Aden Dhana Rizkita; Risma Eka Putri Selay; Lintang Tri Ananda; Silfia Ismiati; Yuda Maulidian
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanoemulsi perak combain kayu manis dan aplikasinya sebagai lozange denganmenggunakan tumbuhan ekstrak kayu manis yang bisa menjadi inhibitor terhadap reseptor asetilcolin nicotinate yang terkandung dalam nikotin. Kayu manis (Cinnamomum verum) merupakan salah satu tanaman yang kulit batang, cabang, dan dahannya dapat digunakan sebagai bahan rempah-rempah dan merupakan salah satu komoditas eksport Indonesia serta dapat memiliki nilai lebih jika dibuat dalam bentuk sediaan hard candy lozange . Oleh karena itu, review artikel ini dibuat untuk memberikan informasi berbagai hasil penelitian bahwa nanoemulsi perak combain kayu manis dengan menggunakan tumbuhan ekstrak kayu manis dapat menghambat reseptor asetilkolin nikotinat yang terkandung dalam nikotin.  Ekstrak kulit kayu manis ini didapat dengan proses metode maserasi dan metode ultrasonic. Selanjutnya nanoemulsi ekstrak kayu manis yang sudah terbentuk itu dilakukan karakterisasi berdasarkan ukuran partikel potensial zeta dan gugus fungsi. Dilakukan pengujian fitokimia pada ekstrak kayu manis diantaranya pengujian alkaloida, flavonoid, tannin, saponin, steroid dan triterpenoid. Selain dilakukan pengujian fitokimia, terdapat pengujian interaksi kayu manis dengan reseptor yang terdapat dalam nikotin yaitu asetilkolin nikotinat.  Terdapat sembilan ligan yang terdapat dalam kayu manis, tetapi setelah diuji menggunakan analisa docking di autodock hanya tiga ligan yang memiliki afinitas yang tinggi yaitu sisquiterpen, fenol dan linalool yang dapat menghambat nAChRy3 (4zk4) dan nAChRy7 (3sq9) sebagai reseptor peran nikotin. 
REVIEW JURNAL : PENERAPAN NANO EMULSI DALAM UPAYA PENURUNAN KASUS TINGKAT TUBERKULOSIS Nisa Sri Wahyuni; Shelly Siti Nour Baety; Nisa Alwia; Aden Dhana Rizkita; Muhammad Rafi Hafidz
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme cepat korosif, tuberkulosis dapat ditularkan dengan adanya tetesan yang mengandung basil, dan bergantung pada jumlah tuberkel yang terhirup dan daya tahan tubuh seseorang yang terinfeksi tuberkulosis. Dengan adanya peningkatan penyakit TBC pasar farmasi mengembangkan pengobatan pada teknologi pembentukan formulasi dalam bentuk nano yang memiliki banyak keunggulan diantaranya dapat mengurangi degradasi enzimatik dan dapat mengontrol laju pelepasan obat. Akibatnya, aksesibilitas obat dapat dibuat menjadi nanoemulsi. Nanoemulsi adalah kerangka pembawa obat sebagai emulsi dan memiliki ukuran molekul 20-500 nm. Senyawa allicin dapat menghambat Mycobacterium tuberculosis, dan curcumin berhasil memberantas TB mikroorganisme. Tujuan review jurnal ini untuk memberikan informasi mengenai pembuatan nanoemulsi dari bahan alam ekstrak umbi daun bawang putih (Alliun sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera Lamk)yang dapat menghambat dan memberantas penyakit tuberkulosis.  Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme cepat korosif, tuberkulosis dapat ditularkan dengan adanya tetesan yang mengandung basil, dan bergantung pada jumlah tuberkel yang terhirup dan daya tahan tubuh seseorang yang terinfeksi tuberkulosis. Dengan adanya peningkatan penyakit TBC pasar farmasi mengembangkan pengobatan pada teknologi pembentukan formulasi dalam bentuk nano yang memiliki banyak keunggulan diantaranya dapat mengurangi degradasi enzimatik dan dapat mengontrol laju pelepasan obat. Akibatnya, aksesibilitas obat dapat dibuat menjadi nanoemulsi. Nanoemulsi adalah kerangka pembawa obat sebagai emulsi dan memiliki ukuran molekul 20-500 nm. Senyawa allicin dapat menghambat Mycobacterium tuberculosis, dan curcumin berhasil memberantas TB mikroorganisme. Tujuan review jurnal ini untuk memberikan informasi mengenai pembuatan nanoemulsi dari bahan alam ekstrak umbi daun bawang putih (Alliun sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera Lamk) yang dapat menghambat dan memberantas penyakit tuberkulosis.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa nanoemulsi pada ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum) dengan menggunakan hasil konsentrasi Virgin Coconut Oil (VCO) 8%. Dari ketiga susunan formulasi pada pengujian stabilitas nanoemulsi, tidak ada perubahan pada pengujian organoleptik, pada uji pH formulasi I dan II tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hasil yang ditunjukkan pada nilai p-Value 1.000 dan 0,225 (>0,05). Pada formulasi III menghasilkan perbedaan secara signifikan yang ditunjukkan pada nilai p-Value 0,038 (0,05). Sedangkan ekstrak daun kelor  (Moringa oleifera Lamk) sebanyak 20% menghasilkan nanoemulsi yang lebih baik dibandingkan konsentrasi 30%, pada perlakuan campuran antara kecepatan 30.000 rpm, dengan suhu ruang sekitar (27-30°C) dan waktu pengadukan selama 20 menit. Pada uji coba kedua ekstrak tersebut, setelah dilakukan pengujian didapatkan hasil nanoemulsi yang stabil dan memiliki kelarutan yang baik. 
REVIEW JURNAL : ENKAPSULASI GELATIN TULANG IKAN LELE Aden Dhana Rizkita; Antan Saldaw; Ayu Andini Rizky Lestari Rohman; Kon Yohanes; Syahrul Syah Gibran
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan yang mengandung satu jenis obat atau lebih dan dimasukkan ke dalam cangkang disebut kapsul. Cangkang kapsul dapat terbuat dari gelatin. Gelatin dapat ditemukan pada kulit atau tulang beberapa hewan, seperti sapi dan ikan. Tulang ikan lele juga dapat digunakan sebagai sumber gelatin. Oleh karena itu, review artikel ini dibuat untuk memberikan informasi berbagai hasil penelitian mengenai bagaiman membuat dan melakukan evaluasi cangkang kapsul dari tulang ikan lele Clarias garepinus.   Metode penelitian yang digunakan untuk enkapsulasi gelatin tulang ikan lelemenggunakan metode asam menghasilkan bubuk gelatin dari tulang ikan lele. Uji gelatin menunjukkan pH 4,85 dan kadar air 13,5%.  Setelah mengubah jumlah gelatin yang digunakan, gelatin yang dihasilkan kemudian dipisahkan menjadi dua formula (formula I mengandung 25 gram gelatin dan formula II mengandung 35 gram gelatin). Dari uji yang di dapatkan formula 1 menghasilkan cangkang kapsul yang rapuh dan formula 2 menghasilkan cangkang kapsul yang tidak rapuh. Dalam uji coba kerapuhan di dapatkan hasil bahwa cangkang kapsul formula 2 memenuhi standar karena cangkang kapsul yang di hasilkan tidak rapuh. Setelah di lakukan penelitian dari beberapa jurnal dapat di simpulkan bahwa gelatin tulang ikan lele hampir memenuhi standar dan cangkang kapsul yang terbuat dari tulang ikan lele memenuhi standar. 
HUBUNGAN KETEPATAN PERESEPAN ANTI BIOTIKA BERDASARKAN METODE GYSSENS TERHADAP PERBAIKAN KLINIS PADA PNEUMONIA KOMUNITAS DI RS SWASTA KOTA YOGYAKARTA Muhammad Muhlis; Dyah A. P; Rhiska Novalinda
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotika yang tidak rasional pada pasien community acquiredpneumonia (CAP) dapat menyebabkan terjadinya DRP. Ketepatan peresepan antibiotika dapat meningkatkan keberhasilan terapi serta mencegah munculnya DRP antibiotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketepatan peresepan antibiotika terhadap perbaikan klinis pasien pneumonia komunitas yang menjalani rawat inap di RS Swasta Kota Yogyakarta.  Penelitian ini dirancang secara observasional analitik dengan data retrospektif, data berupa rekam medis pasien dewasa dengan diagnosa pneumonia komunitas yang menjalani rawat inap pada periode Januari-Juli 2020, evaluasi ketepatan peresepan antibiotika menggunakan metode Gyssens. Perbaikan klinis yang diamati berupa jumlah leukosit, Respiratory Rate (RR).suhu tubuh, Length of Stay (LOS). Hubungan ketepatan peresepan antibiotika terhadap perbaikan klinis di analisis dengan chi-square.  Hasil penelitian didapat 46 pasien dengan 57 peresepan antibiotika, peresepan antibiotika yang tepat sebanyak 13,5% dan tidak tepat sebanyak 86,5%. Hasil uji nilai signifikansi ketepatan peresepan antibiotika terhadap parameter perbaikan klinis jumlah leukosit (p = 0,200 > 0,05); respiratory rate (p = 0,592 > 0,05); suhu tubuh (p = 0,307 > 0,05); LOS (p = 0,200 > 0,05).  Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara ketepatan peresepan antibiotika terhadap perbaikan jumlah leukosit, suhu tubuh, respiratory rate (RR), dan length of stay (LOS) 
PERBANDINGAN KADAR FENOLIK TOTAL ANTARA SEDUHAN DAUN TIN (Ficus carica L.) Dengan TEH KOMBUCHA DAUN TIN Bambang Karsidin; Subagja; Revaldi Alfarizi
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Perbandingan Kadar Fenolik Total AntaraSeduhanDaun Tin (Ficus carica L.) Dan Teh Kombucha Daun Tin (Ficus carica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar fenolik total antara seduhan daun tin (Ficus carica L.) dan teh kombucha daun tin (Ficus carica L.).  Kadar senyawa fenolik dapat dianalisa menggunakan spektrofotometri UV-Visible. Penentuan kadar fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan standar asam galat dan dinyatakan dalam mg ekivalen asam galat (GAE) per gram simplisia.  Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa seduhan daun tin memiliki kadar fenolik total sebesar 126,3 mg GAE/g, dan kadar fenolik total teh kombucha daun tin sebesar 227,7 mg GAE/g. Hasil menunjukan bahwa perbandingan kadar fenolik total yang terkandung pada teh kombucha daun tin lebih tinggi dibandingkan dengan seduhan daun tin dengan perbandingan 0,5:1. 
UJI AKTIVITAS GRANUL SERBUK LIMBAH IKAN LAUT DENGAN BAHAN TAMBAHAN AMILUM BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) TERHADAP BAKTERI PATOGEN IKAN Nina Pratiwi Susanti; Anto Sugiharto; Rodiya; Ahmad Azrul Zuniarto; Wahyuni Aprilia Santi; Yuyun Yuningsih; Sutisno
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/xd3p1517

Abstract

Salah satu tanaman yang memiliki manfaat sebagai antibakteri ialah biji durian yang memiliki kandungan pati atau amilum yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri granul serbuk limbah ikan laut dengan bahan tambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) terhadap bakteri patogen ikan. Penelitian ini menggunakan metode difusi sumuran untuk menguji aktivitas antibakteri dengan media pertumbuhan nutrient agar. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan pengenceran sediaan granul serbuk limbah ikan laut dengan bahantambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) pada konsentrasi 2%, 4% dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan granul serbuk limbah ikan laut dengan bahantambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas Aeruginosa dengan adanya zona hambat pada konsentrasi 2% sebesar 5,3 mm, konsentrasi 4% sebesar 7,1 mm, konsentrasi 5% sebesar 8,8 mm. Konsentrasi Paling efektif untuk menghambat bakteri Pseudomonas Aeruginosa yaitu konsentrasi 5%. 
ANALISIS FAKTOR RESIKO KEMATIAN DENGAN KOMORBID PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT PERMATA CIREBON Cut Ainul Mardhiyyah; Luky Septiansyah A; O. Ahmad Mundzir; Bambang Karsidin; Siti Pandanwangi; Amanda Dwi Utami
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/8f1wfd26

Abstract

Penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) telah menimbulkan perhatian kesehatan yang besar bagi dunia. Wabah yang awalnya belum diketahui etiologinya ini pertama kali diperkenalkan di Wuhan, Cina pada 12 Desember 2019. Orang-orang dengan penyakit komorbid lebih beresiko menderita gejala yang parah apabila terkena virus COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usia dan jenis kelamin serta menganalisis faktor resiko komorbid pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Permata Cirebon.  Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien COVID-19 periode 1 Januari sampai 31 Juli 2021 yang memenuhi kriteria dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data retrospektif dengan jumlah sampel 200 orang.  Hasil data jenis kelamin pada pasien COVID-19 didominasi oleh laki-laki sebesar 55,5% dengan kasus kematian 25 pasien laki-laki dari total 40 kasus kematian. Data usia pada pasien COVID-19 didominasi oleh kelompok usia kurang dari 60 tahun sebanyak 72,5% dengan jumlah kematian 24 pasien dan 16 kasus kematian pada pasien dengan usia lebih dari 60 tahun. Faktor komorbid COVID-19 yang paling banyak adalah penyakit jantung 34,5% dari komorbid lainnya yaitu hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit ginjal, namun jumlah kasus kematian terbesar pada komorbid penyakit diabetes sebanyak 16 pasien atau 40% dari kasus kematian. 
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN VITAMIN PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN NUANSA MAJASEM KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Ahmad Azrul Zuniarto; Fitri Zakiah; Wirsyad Yuniuswoyo; Soni Suharmono; Elis Karlina
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/g1gnaq04

Abstract

Vitamin merupakan golongan zat gizi esensial dalam tubuh yang terlibat dalam banyak fungsi fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin, untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin sebelum dan setelah penayangan video, dan untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin di Perumahan Nuansa Majasem Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi.  Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan sampel 94 responden. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan video.  Hasil pengujian menggunakan uji T paired sample test dengan nilai sig (2-tailed) <0,05 (0,00 < 0,05) yang berarti bahwa terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada Masyarakat Perumahan Nuansa Majasem, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Adapun Tingkat pengetahuan meningkat setelah penayangan video dengan nilai pretest 70% dan posttest 85%. Sedangkan berdasarkan data demografi, kelompok yang paling berpengaruh paling tinggi adalah jenis kelamin yaitu laki-laki dengan nilai selisih 0,93. 
ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (Drps) PADA PASIEN TERAPI INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI SALAH SATU PUSKESMAS DI KOTA CIREBON Mega Rustanti; Ahmad Azrul Zuniarto; Ris Ayu Nuari; Ade Joharudin
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/p5j00n79

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di negara sedang berkembang merupakan penyebab kematian. Drug Related Problems (DRPs) merupakan kejadian yang tidak diharapkan, berupa pengalaman pasien yang melibatkan terapiobat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui presentase kejadian dari masing-masing DRPs yang meliputi ada indikasi tanpa obat, ada obat tanpa indikasi, ketidaktepataan pemilihan obat, dosis rendah, dosis tinggi, interaksiobat, efek samping obat dan tingkat kepatuhan pasien, dalam terapi pengobatan infeksi saluran pernafasan akut pada pasien ISPA di salah satu Puskesmas di Kota Cirebon.  Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif dan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Pengambilan data menggunakan teknik random sampling. Analisis kejadian drug related problems dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian dengan buku standar secara deskriptif  Hasil penelitian dari 85 kasus pasien ISPA yang memenuhi kriteria inklusimenunjukkan kejadian DRPs kategori ada indikasi tanpa obatsebanyak 18 kasus (12,94%), ada obat tanpa indikasi sebanyak 5 kasus (5,88%), ketidaktepataan pemilihan obat tidak terdapat kasus yang terjadi, dosis rendah sebanyak 13 kasus (15,29%), dosis tinggi sebanyak 9 kasus (10,58%), interaksi obat sebanyak 10 kasus (11,76%), sedangkan untuk DRPs kategori efek samping obat paling banyak terjadi mual dengan presentase 50,0% dan  DRPstingkat kepatuhan pasien tergolong rendah dengan presentase 60,40% 
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN VITAMIN PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN GSP KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Siti Pandanwangi; Retno Tresno Sunandi; Eka Putri Wulandari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/a2fq8e82

Abstract

Vitamin merupakan salah satu zat senyawa kompleks yang sangat diperlukan oleh tubuh kita yang berfungsi sebagai mengatur proses metabolisme dan fungsi normal tubuh.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat sebelum dan sesudah penayangan video.Untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat penggunaan vitamin dan Untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pemgetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi  Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen studi "one grouppretest/posttest”. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan sampel 95 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Febuari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Pretest Posttest dan video sebagai media edukasi.  Hasil pengujian menggunakan uji T paired sampel test dan nilai sig (2-tailed)<0,005. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sig (2-tailed) sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa hasil tingkat pengetahuan meningkat setelah adanya penayangan video dengan nilai Pretest 64% dan Posttest 86%. Terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Berdasarkan data demografi kelompok yang paling berpengaruh adalah pada kelompok pekerjaan wiraswasta dengan hasil selisih Pretest Posttest 1,07 

Page 2 of 14 | Total Record : 139