cover
Contact Name
Moh Fikri Septiono
Contact Email
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Phone
+6285136480215
Journal Mail Official
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas YPIB Majalengka Kampus 2 Cirebon Jl. Perjuangan Jl. Majasem No. 10a, Kota Cirebon – 45131 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains
ISSN : 26861062     EISSN : 25982583     DOI : https://doi.org/10.51997
Core Subject : Health,
Praeparandi Journal, Journal of Pharmacy and Science (ISSN print 2598-2583, e-ISSN: 2686-1062) is a scientific publication covering pharmacology and clinical pharmacy, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmaceutical and pharmaceutical preparation technology, social pharmacy, and pharmaceutical services . published by the YPIB Cirebon College of Pharmacy twice a year, namely in July-August and January-February. This praeparandi is intended as a publication medium to display quality research articles in the categories of original research articles, scientific views/literature reviews, reviews, and case reports related to the health sector, especially pharmaceutical science. All submissions will be reviewed by experts
Articles 139 Documents
UJI PERBANDINGAN ALAT BANTU TERHADAP KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS DALAM MENGKONSUMSI OBAT TUBERKULOSIS Ris Ayu Nuari; Dwi Meiria A; Faisal Ramadhan; Khoirunnisa; Nevi Listyoweni; Rochimah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/carx8d49

Abstract

Jumlah kasus Tuberkulosis di Indonesia menurut laporan WHO tahun2015,diperkirakan ada 1 juta kasus Tuberkulosis baru per tahun (399 per 100.000 penduduk) dengan 100.000 kematian pertahun (41 per 100.000 penduduk). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (oat) sebelum dan sesudah pemberian alat bantu minum obat serta mengetahui pengaruh dari masing-masing alat bantu minum obat anti tuberculosis (oat) terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di tiga Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 93 orang pasien TB dengan 3 metode alat bantu yang berbeda. Alat bantu minum obat yang digunakan untuk minum obat antituberkulosis (oat) adalah Aplikasi SembuhTB di Puskesmas Kebondalem, Jam Alarm di Puskesmas Rowosari dan Mojo, dan Kalender di Puskesmas Bantarbolang. Kriteria pasien yang diambil untuk penelitian adalah pasien usia 11 – 60 tahun dan mempunyai handphone android serta mampu mengoperasikan untuk yang aplikasi sembuh TB.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasientuberkulosis di Puskesmas Kebondalem, Puskesmas Bantarbolang, Puskesmas Rowosari dan Puskesmas Mojo terjadi peningkatan sesudah pemberian alat bantu yaitu kepatuhan tinggi naikdari 29,03 % menjadi 59,14%. Aplikasi sembuh TB merupakan alat bantu yang paling efektif dibandingkan dengan alat bantu jam alarm dan alat bantu kalender. Hal ini didasarkan pada pengujian statistik uji lanjut diketahui aplikasi sembuh TB memiliki nilai mean rank tertinggi 64.32 dibandingkan dengan alat bantu yang lainnya diantaranya 53.09 untuk alat bantu jam alarm, dan 30.50 untuk alat bantu kalender. 
Uji Aktivitas Antibakteri Serbuk Instan Perasan Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Eti Haryati; Luky Septiansyah A; Nurul Kholifah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/rbhtd352

Abstract

Seiring dengan berkembangnya jaman yang semakin maju secara tidak langsung mempengaruhi pola konsumsi makanan dan minuman serba instan oleh karena itu berkembang pula minuman kesehatan salah satunya adalah minuman serbuk instan. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) memiliki potensi besar sebagai obat pencegah infeksi gigi dan mulut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri serbuk instanperasan kulit buah jeruk nipis terhadap bakteri Streptococcus mutans. Metode pembuatan serbuk instan menggunakan metode Foam mat drying. Evaluasi sediaan meliputi mutu kimia, mutu fisik dan mutu organoleptik. Uji stabilitas sediaan menggunakan metode dipercepat selama 1 bulan dengan suhu penyimpanan 40 C, 250 C dan 400 C. Metode penelitian secara eksperimental menggunakan metode difusi sumuran dalam medium nutrien blood dan darah segar.  Hasil penelitian menunjukan serbuk instan perasan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia, swingle) dengan zat aktif anti bakteri flavonoid memiliki aktivitas anti bakteri terhadap Streptococcus mutans dengan konsentrasi 20%, 30% dan 40% yaitu 5,34 mm, 6,40 mm, dan 7,93 mm. Daya aktivitas terbesar terdapat pada konsentrasi 40% yaitu 7,93 mm. 
PENGARUH PEMBERIAN VIDEO EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN SWAMEDIKASI DALAM MEMILIH DAN MENGGUNAKAN OBAT BATUK PADA MASYARAKAT PEKALANGAN KECAMATAN PEKALIPAN KOTA CIREBON Siti Pandanwangi TW; Taufik Ali; Caroline Meriska
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/wpgzcr17

Abstract

Swamedikasi (Self Medication) atau pengobatan sendiri merupakan upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit sebelum mereka memutuskan untuk mencari pertolongan ke pusat pelayanan kesehatan atau petugas kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh sebelum dan sesudah pemberian video edukasi tentang swamedikasi dalam memilih dan menggunakan obat batuk terhadap pengetahuan masyarakat di Pekalangan KecamatanPekalipan Kota Cirebon tahun 2021.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode preexperimental design type one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir kelompok tunggal), diterapkan terhadap 100 responden masyarakat di Pekalangan Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon. Pada penelitian ini analisa data menggunakan aplikasi SPSS versi 25 dengan menggunakan uji t-tes berpasangan (Paired Samples Test)  Berdasarkan hasil uji t didapatkan nilai sig. (0,00 < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian video edukasi terhadap pengetahuan swamedikasi dalam memilih dan menggunakan obat batuk pada masyarakat yang tinggal di Pekalangan Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon tahun 2021. Adapaun faktor yang mempengaruhinya adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pekerjaan. 
UJI EFEKTIVITAS SEDATIF SERBUK INSTAN EKSTRAK KERING DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica Linn.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Nella Nafilah; Ahmad Azrul Zuniarto
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/ndbsh722

Abstract

Putri Malu mampu menimbulkan efek relaksasi saraf di otak sehingga dapatmenimbulkan efek sedasi adalah melatonin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fektivitas sedatif serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus).  Penelitian ini bersifat eksperimental, ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit putih jantan terbagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (Diazepam), kontrol negatif (Basis serbuk instan) serta kontrol perlakuan serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) dengan dosis 500 mg/KgBB, 600 mg/KgBB dan 700 mg/KgBB. Setelah diberi perlakuan mencit didiamkan per 30 menit sampai 150 menit dan di uji pada rotarod selama 2 menit dengan kecepatan 30 rpm. Data berupa rata-rata frekuensi jatuh mencit dari rotarod. Analisis data menggunakan One Way Anova dan UjiSample Paired T-test.  Hasil One Way Anova diperoleh Fhitung > Ftabel (3,934 > 2,87) yang berarti serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) efektif sebagai sedatif terhadap mencit putih jantan. Hasil analisis Sample Paired T-test diperoleh nilai Sig (0,00 < 0,05, 0,188 > 0,05 dan 0,00 < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) pada dosis 600 mg/KgBB memiliki efektivitas sedatif setara dengan kontrol positif. 
UJI PENETAPAN KADAR PROTEIN KOLAGEN DAN UJI HEDONIK SEDIAAN GEL KOLAGEN LIMBAH IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus russellii) Bambang Karsidin; Yenny Sri Wahyuni; Novia Dwiyanti
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/vt9byt97

Abstract

Protein merupakan suatu zat makanan yang amat penting bagi tubuh, karena zat ini disamping berfungsi sebagai bahan bakar tubuh, juga berfungsi sebagai zat pembangun dan zat pengatur. Ikan merupakan salah satu biota yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku penghasil kolagen salah satunya adalah ikan kakap merah (Lutjanus russellii). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya kadar protein kolagen pada ikan kakap merah (Lutjanus russellii) dan mengetahui taraf kesukaan gel kolagen limbah ikan kakap merah (Lutjanus russellii) kepada panelis.  Penelitian ini bersifat eksperimental. Sediaan gel kolagen ikan kakap merah dibuat dengan konsnetrasi 1%, 2% dan 3%. Uji kadar protein menggunakan metode kjeldahl dan uji hedonik dilakukan pada 20 panelis dengan menggunakan uji anova pada program SPSS.  Berdasarkan hasil penelitian sediaan gel kolagen ikan kakap merah mengandung kandungan protein kolagen sebesar 91,4% sedangkan pada hasil uji hedonik menyatakan bahwa sediaan gel kolagen limbah ikan kakap merah disukai oleh panelis. 
UJI EFEKTIVITAS ANTI ASMA EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L. DC) TERHADAP POLA PERNAFASAN MARMUT JANTAN Ahmad Azrul Zuniarto; Rahma Nafi’ah; Ikra Nurohman
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/mwq8z079

Abstract

Penelitian ini berdasarkan suatu permasalahan yang masih banyak terjadi pada penduduk indonesia yaitu penyakit asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) terhadap pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi dengan histamin dihidroklorida dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) yang memiliki aktivitas untuk memperbaiki pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi histamin dihidroklorida berdasarkan pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1. Penyakit ini merupakan gangguan saluran pernafasan yang ditandai oleh menurunnya angka amplitudo dan naiknya frekuensi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan melakukan penelitian secara langsung terhadap objek yang diteliti. Penelitian pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1.Berdasarkan data dari hasil penelitian tersebut didapat hasil bahwa ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) pada dosis 650 kg/bb memiliki efek bronkhodilator lebih baik dibandingkan dengan dosis 630 kg/bb dan 700kg/bb.
FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYAKIT GINJAL KRONIKSTUDI KASUS DI RSUD 45 KUNINGAN Ade Joharudin; Linda Fitriyani; Fina Fauziatun Rofi’ah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/7eqsyx30

Abstract

Jumlah penderita gagal ginjal kronis yang mendapatkan terapi hemodialisa di RSUD 45 Kuningan terus meningkat. Faktor predisposisi, faktor biomedik dan faktor perilaku berpengaruh terhadap terjadinya penyakit ginjal kronik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor resiko penyakit ginjal kronik di RSUD 45 Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisa deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap penyakit ginjal kronik di RSUD 45 Kuningan yaitu tingkat pendidikan dengan nilai asymp.sig 0,000 (< 0,05), riwayat keluarga yang sebelumnya memiliki penyakit ginjal kronik dengan nilai asymp.sig 0,000 (<0,05), riwayat hipertensi dengan nilai asymp.sig 0,047 (<0,05), riwayat merokok dengan nilai asymp.sig 0,005 (<0,05) dan riwayat mengkonsumsi alkohol dengan nilai asymp.sig 0,000 (<0,05). 
UJI EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA SUSPENSI EKSTRAK UMBI SARANG SEMUT (Hydnophytum formicarum Jack.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Tatang Hermawan; Fitri Zakiah; Jacky Yoana Andrianie
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/0yjaq679

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu gangguan kronis yang bercirikan hiperglikemia (glukosa darah terlampau meningkat). Terkait kandungan flavonoid dan tanin yang dimilikinya, sarang semut diduga dapat menurunkan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui efektivitas suspensi ekstrak umbi sarang semut sebagai antihiperglikemia dan pada dosis berapa yang paling efektif sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus putih jantan galur wistar sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu suspensi ekstrak umbi sarang semut dosis 2,5 g/kgBB, dosis 5 g/kgBB, dosis 10 g/kgBB, suspensi glibenklamid (kontrol positif) dan suspensi CMC 2% (kontrol negatif).Seluruh kelompok diinduksi aloksan dan diberi sukrosa 10% terlebih dahulu sampai dengan kadar glukosa darahnya mencapai >135 mg/dL. Perlakuan diberikan selama 10 hari dimana pada hari ke 7 dan ke 14 diukur kadar gula darah yang sebelumnya telah puasa selama 18 jam. Hasil pengukuran kadar gula darah yang diperoleh dianalisis menggunakan metode One Way Anova kemudian dilanjutkan dengan Paired T-Test. Dari penelitian yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa suspensi ekstrak umbi sarang semut efektif sebagai antihiperglikemia serta pada dosis 5 g/kgBB dan dosis 10 g/kgBB memiliki potensi yang sama seperti glibenklamid dosis 0,5 mg/kgBB.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR Subagja; Nurfatmawati; Siti Kuswati
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/zjhqx576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pada dosis berapa ekstrak etanol kulit kacang tanah (Arachis hypogeae L.) dapat menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih jantan galur wistar. Pengujian dilakukan dengan mengamati penurunan kadar kolesterol darah sebelum dan sesudah perlakukan menggunakan 15 ekor tikus putih jantan galur wistar dengan berat badan kurang lebih 200 gram, yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 60 mg/200 gram BB/hari, ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 120 mg/200 gram BB/hari, ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 240 mg/200 gram BB/hari, kontrol positif (Suspensi Gemfibrozil) dan kontrol negatif (CMC 1%). Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol darah pada semua kelompok ekstrak etanol kulit Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) dan kontrol positif, sedangkan pada kontrol negatif mengalami kenaikan kadar kolesterol darah. Hasil data yang diperoleh diolah secara statistik dengan analisis ANOVA-one way dan paired t-test dengan taraf kepercayaan 99% dengan menggunkanan aplikasi IBM SPSS versi 21.0 windows menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) pada dosis 240 mg/200 gram BB/hari paling efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan dan sudah mempunyai efektivitas setara dengan kontrol postif (Suspensi Gemfibrozil).
UJI EFEKTIVITAS ANTIPIRETIK SUSPENSI EKSTRAK DAUN SAWI LANGIT (Vernonia cinerea L.) PADA TIKUS JANTAN (Rattus novergicus) Cece Supriatna; Rizki Rahmah Fauzia; Khotibul Umam
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/tbz57539

Abstract

Sawi langit adalah salah satu tanaman obat tradisional di Indonesia yang memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiat Sawi langit yaitu sebagai obat demam. Telah dilakukan uji efektifitas antipiretik suspensi ekstrak daun Sawi langit (Vernonia cinerea [L.] Less.) pada tikus jantan (Rattus norvegicus).Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas suspensi ekstrak daun Sawi langit sebagai antipiretik dan mengetahui konsentrasi paling efektif dari suspensi ekstrak daun Sawi langit sebagai antipiretik pada tikus jantan. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hewan uji yang yang digunakan berupa 18 ekor tikus putih jantan yang dibagi ke dalam 6 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok kontrol negatif diberikan suspensi CMC, kelompok kontrol positif diberikan Rhelafen, 2 kelompok diberikan ekstrak kental daun Sawi langit masing-masing dengan konsentrasi 10% dan 100%, dan 2 kelompok eksperimental diberikan suspensi ekstrak daun Sawi langit masing-masing dengan konsentrasi 5% dan 10%. Induksi demam pada hewan uji menggunakan vaksin DTP-HB 0,1 ml. Pengukuran suhu rektal dilakukan sebelum dan sesudah pemberian vaksin dan setelah pemberian zat uji berturut-turut pada menit ke-30, 60, 90, 120, 150 dan 180. Hasilnya pemberian suspensi ekstrak daun sawi langit dengan konsentrasi 10% menunjukan penurunan suhu rektal lebih besar dibanding dengan konsentrasi 5%. Pemberian Rhelafen menunjukan penurunan suhu rektal lebih tinggi dibanding dengan suspensi ekstrak daun Sawi langit 10%. Kesimpulannya Suspensi ekstrak daun Sawi langit efektif sebagai antipiretik dan suspensi ekstrak daun Sawi langit yang paling efektif pada konsentrasi 10%.

Page 3 of 14 | Total Record : 139