cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
journals@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No.1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding of Community Service and Engagement
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant
Core Subject :
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Perancangan Ulang Interior Ruang Kelas RA Miftahul ‘Uulum Guna Meningkatkan Efektifitas Ruang Kiki Putri Amelia
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8588

Abstract

Kegiatan belajar mengajar akan dapat dilaksanakan dengan optimal jika ruang/wadah tempat aktivitas dirancang didesain dengan baik, sesuai standar kenyamanan secara fungsional maupun secara psikologis. RA Miftahul ‘Uulum merupakan RA dengan target kalangan siswa menengah kebawah, merupakan sekolah berbasis Islami yang terus berkembang dan berusaha memberikan layanan terbaik bagi siswanya. Kondisi yang terbatas dari sisi lahan, Kondisi bangunan dan perkembangan dari Pendidikan menuntut pihak sekolah untuk terus mengikuti perkembangan. Pengabdian Masyarakat kali ini merupakan salah satu jalan untuk dapat membantu RA Miftahul ‘Uulum berkembang dengan salah satunya dapat memperoleh referensi perencangan ruang kelas yang dapat memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Luaran dari pegabdian Masyarakat ini adalah dengan membuat analisis kondisi eksisting dan rekomendasi perancangan ruang kelas, serta studi awal furniture yang akan dikembangkan pada kegaitan pengabdian masyarakat selanjutnya. Kegiatan ini pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkelanjutan dengan secara bertahap mengembangankan RA Miftahul ‘Uluum, tidak terbatas dengan studi kasus yang sama, kegiatan ini diharapkan dapat diaplikasikan kepada institusi pendidikan lainnya yang membutuhkan.
Proses digitalisasi pada lingkungan sekolah alam Gaharu Prajna Deshanta Ibnugraha
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8589

Abstract

Sekolah Alam Gaharu mengintegrasikan empat pilar pendidikan yang diyakini menjadi faktor kunci keunggulan umat manusia, yaitu pilar akhlaq, ilmu, kepemimpinan, serta Pilar Bisnis dan Kewirausahaan. Pada pilar ilmu, pendampingan teknologi digital menjadi hal penting baik dalam pembelajaran maupun dukungan operasional di lingkungan sekolah alam Gaharu. Digitalisasi tersebut menjadi tantangan bagi sekolah alam Gaharu karena tidak tersedianya sumber daya untuk mengimplementasikan kondisi tersebut. Oleh karena itu, program PkM ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung proses operasional di sekolah alam Gaharu.
Pengaplikasian Desain Universal pada Perancangan Ulang Landscape dan Facade Masjid di Griya Harapan Difabel Cimahi Hana Faza Surya Rusyda; Fernando Septony Siregar; Hendi Anwar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8590

Abstract

Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel memiliki program layanan dalam membimbing penyandang disabilitas, yang meliputi bimbingan fisik, mental, sosial, keterampilan spiritual. Batik yang dihasilkan komunitas Pusyansos GHD sudah mempunyai banyak hasil dan dapat dipejualbelikan secara umum sehingga dijadikan salah satu UMKM disana. Dalam pengabdian masyarakat ini akan berfokus pada tempat yang digunakan untuk kegiatan bimingan mental tersebut, salah satunya berada di Masjid. Masjid tersebut mempunyai permasalahan pada desain penataan landscape area masjid dan façade masjid. Pada landscapenya perlu diolah kembali supaya menjadi ramah difabel serta mempunyai desain yang unik. Tema desain lokalitas nantinya dikembangkan menjadi perancangan landscape dan facade dari masjid Pusyansos GHD. Solusi yang ditawarjan dalam menyelesaikan masalah dari Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel adalah perancangan landscape masjid dan facade masjid dengan konsep universal desain, serta memberikan tema yang unik. Tema unik ini akan membuat menarik perhatian pengunjung yang datang sekaligus dapat melihat area sekitar majid dan berswafoto pada landscape yang terdesain. Hal ini akan meningkatnya kunjungan pengujung dan akan meningkatkan pula penghasilan dan pengembangan dari UMKM batik yang merupakan karya dari komunitas yang dibimbing oleh Pusyansos GHD.
Pelatihan Berpikir Komputasional bagi Guru dan Siswa SD Mutiara Hati Ade Romadhony; Fazmah Arif Yulianto; Untari Wisesty
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8594

Abstract

Berpikir Komputasional (Computational Thinking/CT) merupakan sebuah kemampuan krusial yang penting untuk dipelajari pada jenjang sekolah dasar dan menengah. Kemampuan Berpikir Komputasional (BK) berkontribusi pada semakin terasahnya kemampuan analisis siswa serta penguasaan materi dengan level kompleksitas lebih tinggi. Berdasarkan istilahnya, kemampuan BK sering kali dianggap wajib memanfaatkan komputer sebagai sarana pembelajaran. Persepsi tersebut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran BK di level pendidikan dasar dan menengah. SD Mutiara Hati yang berlokasi di kota Bandung saat ini belum mengimplementasikan pembelajaran BK pada program belajar siswa. Melalui program pelatihan BK yang dilaksanakan oleh tiga dosen dari Fakultas Informatika Universitas Telkom, para guru memperoleh informasi mengenai apa itu BK dan para siswa diberikan beberapa contoh soal serta aktivitas yang terkait dengan aspek BK. Evaluasi mengenai pemahaman guru terhadap BK yang dilakukan melalui survey yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai BK. Para siswa juga menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap contoh implementasi BK, terutama pada aktivitas. Potens keberlanjutan program yang didapat berdasarkan saran/masukan dari guru adalah disediakannya media yang lebih sesuai bagi siswa SD, terutama siswa pada fase A (kelas satu dan dua), sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran BK dengan menyenangkan dan melalui contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas sehari-hari.
PELATIHAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN PEMANFAATAN DIGITAL LITERASI KEUANGAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN POTENSI KEBERLANJUTAN UMKM SEKTOR PARIWISATA UNTUK PERTUMBUHAN HALAL TOURISM sita deliyana firmialy; wiwin aminah; imanuddin hasbi; ismaya adriyanti
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8595

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang signifikan dalam mengembangkan gaya hidup halal, termasuk pariwisata halal, berkat populasi Muslim yang besar. Pariwisata halal di negara ini, yang melibatkan aspek-aspek Islami seperti layanan, fasilitas ibadah, dan akomodasi, dapat memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Dalam dua tahun terakhir, sektor pariwisata halal, khususnya di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan, telah berkembang pesat dan berdampak positif pada PDB daerah.Dalam rangka meningkatkan kecepatan pertumbuhan sektor pariwisata ini, penting untuk fokus pada penguatan konsep literasi dan digitalisasi, dimana dalam konteks penguatan aspek keuangan pariwisata halal, terutama berfokus pada peningkatan aspek digital literasi keuangan dan keuangan syariah untuk UMKM yang berbasis pariwisata. Namun, masih ada tantangan terkait pemahaman literasi digital dan literasi keuangan syariah di kalangan UMKM sektor pariwisata. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan mengenai literasi keuangan digital dan keuangan syariah sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan UMKM untuk meningkatkan potensi keberlanjutan dari pariwisata halal.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dibentuk untuk menjawab kebutuhan tersebut, dimana diharapkan melalui kegiatan ini dapat memperluas pengetahuan pelaku bisnis UMKM mengenai keuangan Syariah serta mampu memanfaatkan peluang ini secara efektif dan efisien, dimana diharapkan melalui program ini pelaku bisnis UMKM mempunyai pengetahuan untuk mengetahui kekuatan bisnis mereka dan dapat mengembangkan potensi tersebut dengan teknologi yang berkembang dewasa ini, serta pada akhirnya mampu dijadikan pertimbangan dalam keputusan dan membuat bisnis berjalan lebih sehat dan berkembang dalam jangka panjang.
PENERAPAN DAN EVALUASI SAPTA PESONA DENGAN MENGGUNAKAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS DI DESA WISATA SUGIHMUKTI: Implementation and Evaluation of Sapta Pesona Using Importance-Performance Analysis (IPA) Muhammad Azhari; Muhammad Azhari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8597

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan Sapta Pesona di Desa Wisata Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Selain itu, tujuan penelitian ini juga mengindentifikasi indikator-indikator Sapta Pesona yang memerlukan perbaikan dan pengembangan, agar Desa Wisata Sugihmukti mampu untuk meningkatkan statusnya menjadi Desa Wisata rberkembang yang tadinya adalah Desa Wisata Rintisan. Responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Desa Wisata Sugihmukti sebanyak 34 orang, yang berkunjung di bulan Oktober 2024. Alat analisa yang digunakan adalah Importance- Performance Analysis (IPA), yang nantinya mampu mengidentifikasi apakah suatu indikator, berada pada area kritis yang membutuhkan perbaikan dan pengembangan dengan segera (prioritas utama), atau berada pada area yang sudah baik dan patut dipertahankan, atau berada pada area yang bukan prioritas, atau berada pada area yang mendapatkan perhatian berlebihan (overkill). Atribut daya tarik atas atraksi buatan yang unik, atribut keamanan pada indikator tersedianya lahan parkir beserta keamanannya, mayoritas atribut kebersihan, atribut sumber daya manusia, utamanya pada indikator menyediakan layanan informasi dan juga penanganan keluhan pengunjung dan adopsi teknologi pada aspek informasi digital serta efek jaringan, memiliki tingkat kesesuaian rasio antara kinerja dan kepuasan yang relatif rendah. Kesimpulan penelitian mengindikasikan, bahwa atribut dan indikator yang memerlukan perhatian khusus dari pengelola Desa Wisata Sugihmukti adalah atribut daya tarik atas indikator atraksi buatan yang unik, atribut keamanan atas lahan parkir beserta keamanannya yang memadai, atribut kebersihan untuk indikator kebersihan lingkungan, fasilitas dan sarana prasarana, dan ketersediaan sanitasi dan tempat sampah. Kemudian atribut sumber daya manusi dari aspek komunikasi untuk penyampaian informasi dan penanganan keluhan,dan terakhir atribut adopsi teknologi atas indikator ketersediaan informasi digital dan efek jaringan yang positif.
Penguatan Etika Profesional dan Kesiapan Kerja bagi Siswa SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Agus Achmad Suhendra; Yus Natali; Lia Hafiza; Putri Rahmawati; Andri Agustav Wirabudi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9272

Abstract

Kesiapan kerja dan pemahaman terhadap etika profesional sejak dini menjadi aspek penting dalam pendidikan menengah atas,khususnya di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK). Transformasi industri dan perkembangan teknologi yang pesat, lulusanSMK tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai integritas, tanggung jawab, sertakemampuan berpikir kritis dan manajemen waktu yang baik. Dunia kerja modern membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanyaterampil, tetapi juga mampu mengambil keputusan etis dan bekerja secara kolaboratif dalam tim. Solusi untuk hal tersebut daladilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi tim dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggimenyelenggarakan workshop bertema “Kesiapan Kerja dan Etika Profesional” yang ditujukan kepada siswa SMK. Kegiatan inidirancang dengan metode interaktif yang memadukan penyampaian materi, diskusi, serta studi kasus langsung yang relevandengan situasi dunia kerja. Selain memberikan pemahaman konseptual, peserta juga diajak untuk mengidentifikasi tantangandan potensi diri, serta menyusun rencana pengembangan karier secara sistematis. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanyapeningkatan antusiasme dan kesadaran peserta terhadap pentingnya etika kerja dan efisiensi waktu. Kegiatan ini tidak hanyamemberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tetapi juga memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik dalammengembangkan kurikulum yang mendukung kesiapan kerja dan pembentukan karakter profesional peserta didik. Para siswaantusias dalam mengikuti kegiatan dan mendapatkan wawasan mengenai keahlian soft skills di dunia kerja.
KONTRIBUSI ENERGI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK DESA WISATA BERBASIS LOKAL WISDOM Rika Mulyati; Muharman Lubis; Hendarman Suhendro; Muhammad Zakki Riyana
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9284

Abstract

Pemanfaatan energi yang berwawasan lingkungan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pemerataan elektrifikasi di berbagai daerah. Tingkat penggunaan energi listrik dapat ditelusuri melalui indikator evaluasi seperti rasio elektrifikasi. Per Maret 2024, rasio elektrifikasi nasional tercatat sebesar 99,83%, menandakan bahwa masih ada sebagian kecil wilayah yang belum terjangkau akses listrik. Di Provinsi Jawa Barat sendiri, angka rasio elektrifikasi mencapai 99,99%, termasuk pada wilayah desa wisata yang memiliki potensi ekonomi lokal. Sejak tahun 2022, PT Eleska Iatki sebagai mitra Dinas ESDM Jawa Barat aktif berkontribusi dalam pelaksanaan program Jabar Caang. Pada tahun 2023–2024, perusahaan ini menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat di sektor kelistrikan, yakni dengan memberikan bantuan infrastruktur listrik di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, serta pendistribusian lampu hemat energi, token listrik, dan sembako di Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada prinsip CSR menurut Crowther dan Aras, yang menekankan aspek Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan. Lokasi penerima manfaat ditentukan berdasarkan klasifikasi wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), yang umumnya memiliki potensi sebagai destinasi wisata lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya rasio elektrifikasi 100% serta mengurangi beban ekonomi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan energi.
Pelatihan Pengelolaan Konten pada Website SDN 012 Babakan Ciparay Kota Bandung Ati Suci Dian Martha; Mira Kania Sabariah; Gede Agung Ary Wisudiawan
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9292

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu pengembangan website SDN 012 Babakan Ciparay Kota Bandung. Website tersebut telah dikembangkan sebagai media informasi resmi sekolah untuk mendukung transparansi, komunikasi, serta peningkatan mutu layanan pendidikan. Namun, agar website dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan, diperlukan kompetensi dalam pengelolaan kontennya oleh para guru dan tenaga administrasi sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan konten website bagi guru dan tenaga administrasi SDN 012 Babakan Ciparay. Pelatihan ini mencakup pemahaman dasar tentang sistem manajemen konten, cara memperbarui informasi, publikasi artikel, pengunggahan media, serta praktik terbaik dalam mengelola website secara efektif dan efisien. Selain itu, sesi praktik langsung akan dilakukan untuk memastikan peserta dapat mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru dan tenaga administrasi mampu secara mandiri melakukan pengelolaan konten website sekolah. Sehingga, konten website yang ada selalu terbarui dan relevan dengan kebutuhan para pemangku kepentingan. Keberlanjutan pengelolaan konten website yang baik juga akan memperkuat citra sekolah serta meningkatkan aksesibilitas informasi bagi siswa, orang tua, dan masyarakat luas.
Implementasi Ketahanan Pangan dengan Urban Farming di KWT Mekar Arum Mewangi, GBA 3, Bojongsoang, Kab. Bandung Sugondo Hadiyoso; Muhammad Farhan Alghifari Chaniago Saputro; Yuyun Siti Rohmah; Budi Prasetya
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9310

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu penting yang menjadi program pemerintah Indonesia. Ketahanan pangan bersifat mendesak, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, populasi yang terus bertambah, serta yang tidak kalah penting adalah keterbatasan lahan pertanian. Implementasi ketahanan pangan melalui urban farming menjadi solusi inovatif dalam menghadapi keterbatasan lahan dan meningkatkan kemandirian pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengkaji pelaksanaan urban farming oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Arum Mewangi di Griya Bandung Asri 3, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Tujuannya adalah menerapkan penelitian berkaitan dengan urban farming dalam mendorong ketahanan pangan mandiri serta memberdayakan ibu-ibu dalam kegiatan pertanian perkotaan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan pendampingan kelompok. Selain implementasi, tim juga memberikan pelatihan pembibitan sayuran hidroponik. Hasil kegiatan ini diharapkan urban farming tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan lokal tetapi juga memperkuat partisipasi perempuan dalam pengelolaan sumber daya pertanian. Sistem yang diimplementasikan dilengkapi dengan sensor-sensor untuk mendeteksi suhu air, suhu udara, dan kelembapan sekitar sehingga kondisi lingkungan hidroponik dapat terus termonitor. Dengan memanfaatkan lahan terbatas secara optimal, KWT Mekar Arum Mewangi berharap dapat menciptakan model ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dimulai dari lingkup kecil.