cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
journals@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No.1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding of Community Service and Engagement
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant
Core Subject :
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
PELATIHAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN UNTUK KOMUNITAS PODCAST BUMI DAN MANUSIA Pradipta Dirgantara; Sherly Artadita
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9311

Abstract

Gerakan komunitas berperan penting dalam mengadvokasikan dan mendorong aksi lingkungan. Namun begitu, pemahaman mengenai isu, terminologi, dan juga teknik komunikasi lingkungan menjadi salah satu hambatan. Dengan adanya media sosial dan konten digital sebagai sarana dan prasaran untuk memperluas jangkauan isu lingkungan, potensi untuk menyebarluaskan pentingnya kesadaran terhadap aksi lingkungan semakin besar. Meski demikian, masih sedikit komunitas yang secara aktif memanfaatkan media sosial dan digital untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi khalayak banyak. Universitas Telkom telah memberikan perhatian khusus pada isu lingkungan, keberlanjutan, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai salah satu Green Campus. Berdasarkan komitmen ini, Universitas Telkom menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan komunikasi lingkungan dan menumbuhkan kesadaran lingkungan kepada komunitas Podcast Bumi dan Manusia. Pelatihan ini diberikan kepada 30 orang anggota Podcast Bumi dan Manusia selama dua jam bertempat di Open Library Telkom University. Pelatihan ini terdiri dari pemaparan konsep, teori, dan isu Komunikasi Lingkungan, diskusi, dan praktik komunikasi digital menggunakan Canva untuk Komunikasi Lingkungan. Pelatihan ini diharapkan ini dapat memberikan manfaat dalam memperkuat kemampuan komunikasi lingkungan komunitas melalui media sosial dan digital.
PENGUATAN KESADARAN HUKUM DAN KEAMANAN DALAM SMART DEVELOPMENT: STRATEGI WUJUDKAN DESA AMAN DAN TERTIB ERA INDUSTRIAL ENGINEERING 5.0 agus kusnayat; Tatang Mulyana; Mohammad Deni Akbar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9315

Abstract

Program Era Revolusi Industri 5.0 menuntut adanya adaptasi sosial yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan budaya hukum dan keamanan lingkungan yang berkelanjutan. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memperkuat sistem keamanan lingkungan di Desa Panyadap, sebagai langkah strategis menuju desa cerdas dan tertib. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis partisipatif, serta simulasi penerapan sistem keamanan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap pentingnya hukum dalam kehidupan bermasyarakat sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuknya Kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) dan Sistem Keamanan Lingkungan Berbasis Digital sederhana menjadi indikator konkret keberhasilan program ini. Kegiatan ini juga memperkenalkan prinsip Smart Village 5.0 dengan menekankan integrasi teknologi sederhana dalam keamanan, seperti penggunaan grup komunikasi daring untuk laporan kejadian dan early warning system berbasis komunitas. Faktor pendukung kesuksesan kegiatan ini meliputi partisipasi aktif masyarakat, dukungan aparatur desa, serta kemudahan adaptasi teknologi sederhana oleh warga. Namun, tantangan utama adalah minimnya infrastruktur digital di beberapa wilayah dan masih rendahnya literasi hukum di kalangan usia lanjut. Untuk itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan, penguatan infrastruktur, serta pendampingan komunitas secara berkala agar transformasi budaya hukum dan keamanan ini dapat berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa membangun budaya hukum dan keamanan lingkungan bukan hanya persoalan regulasi, tetapi juga soal membangun kesadaran kolektif, solidaritas sosial, dan adaptasi teknologi secara kontekstual sesuai kebutuhan desa. Implementasi konsep Desa Cerdas dan Tertib di era 5.0 diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi desa-desa lain yang ingin memperkuat daya saing dan ketahanan sosial di tengah perkembangan global yang dinamis.
Pemasangan Solar Cell sebagai Tenaga Listrik Alternatif untuk Penerangan Lampu Kelas di Sekolah Menengah Kejuruan Voctech 1 Tangerang Sevierda Raniprima; Muhamad Roihan; Pietra Dorand
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan pasokan listrik di beberapa sekolah kejuruan dapat berdampak pada efektivitas kegiatan belajar mengajar, terutama dalam mendukung penggunaan perangkat elektronik dan penerangan di ruang kelas. SMK Voctech 1 Tangerang menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya listrik yang menghambat optimalisasi proses pembelajaran. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memasang sistem solar cell sebagai sumber tenaga listrik alternatif guna meningkatkan ketersediaan energi bagi penerangan ruang kelas. Kegiatan ini mencakup perancangan, instalasi, serta pelatihan pemeliharaan sistem solar cell kepada tenaga pendidik dan siswa, sehingga mereka dapat mengelola dan merawat teknologi ini secara mandiri. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, perancangan sistem, instalasi perangkat, serta sosialisasi dan pelatihan kepada pihak sekolah. Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga memberikan wawasan praktis kepada siswa mengenai teknologi energi terbarukan. Dengan adanya implementasi sistem solar cell ini, SMK Voctech 1 Tangerang dapat mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional, menekan biaya operasional, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi sekolah lain dalam mengadopsi solusi energi berkelanjutan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Pelatihan Design Thinking untuk Meningkatkan Kompetensi Z-Leadership Remaja RW15 Desa Citeurup Kabupaten Bandung Muhammad Kodrat; Faishal Mufied Al-Anshary; Fathur Rahman
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9326

Abstract

Design Thinking merupakan pendekatan inovatif yang mengedepankan empati, eksplorasi ide, serta implementasi solusi kreatif untuk menjawab tantangan kompleks. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Indonesia saat ini memiliki potensi besar dari kelompok usia produktif remaja (10–19 tahun), yang mencakup sekitar 16,04% dari total populasi. Untuk mengoptimalkan potensi ini, dibutuhkan program pelatihan yang mampu membekali generasi Z dengan kompetensi kepemimpinan inovatif dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data. Menjawab kebutuhan tersebut, dosen Telkom University melaksanakan Program Pelatihan Design Thinking for Z Leadership melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di RW 15, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung—wilayah dengan keterbatasan akses terhadap program pengembangan remaja. Program ini dirancang dalam bentuk lokakarya interaktif, simulasi kasus, dan pendampingan langsung untuk mendorong penerapan prinsip Design Thinking dalam kehidupan nyata dan peluang ekonomi lokal. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 50% peserta merasakan dampak positif pelatihan, terutama dalam peningkatan pola pikir inovatif dan kesiapan menghadapi tantangan era digital. Sebanyak 95,4% peserta (63,6% sangat setuju; 31,8% setuju) menyatakan harapan agar kegiatan serupa dilanjutkan dan direplikasi di komunitas remaja lain yang memiliki permasalahan serupa. Temuan ini menegaskan bahwa Design Thinking dapat menjadi model strategis dalam membentuk kepemimpinan generasi muda yang relevan, kreatif, dan berdaya saing.
Transformasi Bisnis Pesantren Al-Kasyaf: Merancang dan Mengoptimalkan Proses Bisnis Berkelanjutan Ade Irma Susanty; Herdiansyah Gustira Pramudia Suryono; Citra Kusuma Dewi; Adrian Ariatin
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9328

Abstract

Pesantren Al-Kasyaf di Cileunyi, Kabupaten Bandung, merupakan pesantren berbasis ekosufisme yang mengintegrasikan pendidikan keislaman, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi melalui unit-unit bisnis seperti produksi sabun, tempe, pertanian organik, dan bank sampah. Meskipun telah menjalankan berbagai usaha sosial produktif, pesantren ini masih menghadapi tantangan struktural seperti tidak adanya SOP, belum terintegrasinya workflow antarunit, dan keterbatasan dalam pemasaran serta branding. Untuk menjawab tantangan tersebut, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Transformasi Bisnis Pesantren Al-Kasyaf: Merancang dan Mengoptimalkan Proses Bisnis Berkelanjutan”. Kegiatan ini mencakup pelatihan proses bisnis, desain workflow, simulasi alur bisnis, serta pendampingan perumusan SOP bagi unit usaha. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, didukung dengan tingkat kepuasan tinggi terhadap kegiatan pelatihan. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan kesiapan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dapat menjadi model efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas serta menciptakan ekosistem pesantren yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan zaman
Penggalian Potensi Kewirausahaan Anak Panti Asuhan Melalui Pendekatan Design Thinking Faqih Hamami; Faishal Mufied Al Anshary; Dita Pramesti
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9331

Abstract

Kewirausahaan atau dikenal dengan entrepreneurship adalah kemampuan penting yang harus dimiliki pelajar. Dengan memiliki ilmu dasar kewirausahaan diharapkan anak dapat dengan mudah mengidentifikasi kondisi sekitar dan membangun solusi nyata. Salah satu pendekatan yang umum digunakan adalah design thinking yang berorientasi pada kebutuhan manusia. Sebagai bentuk kontribusi dalam penguatan keterampilan kewirausahaan, dosen Universitas Telkom berkolaborasi dengan Yayasan Griya Sodaqo Indonesia melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengadakan pelatihan design thinking untuk menggali potensi anak panti asuhan. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong kemampuan berpikir anak untuk berfikir aktif dan kreatif terhadap kondisi di lingkungan mereka. Pelatihan dilaksanakan di ruang kelas yang telah didesain agar mendukung proses pelatihan dengan baik. Berdasarkan hasil feedback pelatihan diperoleh informasi bahwa semua peserta memberikan nilai setuju dan sangat setuju untuk semua komponen. tiga komponen penilaian mendapatkan lebih dari 50% dan komponen tiga mendapatkan persentase tertinggi bahwa 84.2% peserta sangat setuju untuk keramahan dan ketanggapan Dosen dan mahasiswa selama pelatihan kewirausahaan.
Pengembangan Fitur Jurnal Harian pada Aplikasi Kehadiran Digital Berbasis Website untuk Optimalisasi Monitoring Akademik di SDN 012 Babakan Ciparay Fadil Al Afgani; Sri Widowati; Mira Kania Sabariah
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9332

Abstract

Aplikasi Kehadiran Siswa Digital (SiAbwa) berbasis Web telah berhasil diterapkan di SDN 012 Babakan Ciparay. Berdasarkan hasil pengamatan, keberadaan aplikasi SiAbwa dapat meningkatkan pencatatan administrasi yang lebih baik dibandingkan proses manual sebelumnya. Namun muncul permintaan kebutuhan tambahan dari pihak pengguna yaitu berupa fitur memonitor pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan Jurnal Harian dan Rekapitulasi kehadiran siswa. Salah satu sasaran yang akan dicapai pihak SDN 012 adalah adanya sistem adminitrasi akademik yang terpadu, bukan hanya berfokus pada pencatatan kehadiran siswa saja namun juga untuk sebagai media evaluasi. Untuk memenuhi hal tersebut, dilakukan penambahan dua fitur esensial yaitu Jurnal Harian dan Rekapitulasi Kehadiran Siswa, pada aplikasi siAbwa. Fitur Jurnal Harian dirancang untuk memungkinkan para guru mendokumentasikan aktivitas, materi, serta observasi kualitatif dari proses pembelajaran setiap hari. Sementara itu, fitur Rekapitulasi Kehadiran Siswa berfungsi untuk mengolah data presensi mentah menjadi laporan yang informatif dan ringkasan performa kedisiplinan setiap siswa. Dengan penambahan kedua fitur baru ini, kepala sekolah dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan oleh para guru, disamping itu guru kelas dapat memantau dan mengevaluasi kehadiran dan perkembangan akademik para siswa. Aplikasi SiAbwa dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan dan proses pembinaan yang lebih efektif dan berbasis data secara terpadu.
Pelatihan Artificial Intelligence Tools Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Generasi Muda Kurniawan Nur Ramadhani; Febryanti Sthevanie; Gia Septiana Wulandari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9333

Abstract

Familia Kreativa adalah sebuah Social Enterprise yang berfokus pada pengembangan produk edukasi kreatif untuk anak-anak usia 3-9 tahun. Dengan visi untuk menginspirasi keluarga di seluruh dunia, Familia Kreativa menyediakan berbagai printable berkualitas yang mendukung proses belajar yang menyenangkan dan interaktif. Sebagai Social Enterprise, Familia Kreativa tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki misi sosial untuk mendukung pengembangan kreativitas anak-anak di Indonesia. Di sisi lain, kemajuan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), muncul peluang besar dalam bidang desain grafis. AI memungkinkan desainer untuk bekerja lebih cepat, efisien, dan inovatif. Pelatihan AI tools kemudian telah dilaksanakan untuk membekali para generasi muda binaan Familia Kreativa dengan keahlian penggunaan AI tools khususnya pada bidang desain grafis. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas, terutama bagi anggota remaja, serta memberikan pemahaman tentang potensi dan keterbatasan AI dalam desain grafis, agar dapat memanfaatkannya secara bijak.
Transformasi Digital Wana Wisata Gunung Puntang: Pengembangan Sistem Informasi Geografis sebagai Media Interpretasi dan Daya Tarik Wisata Ersy Ervina; Annisa Khoirul Husna; Muhammad Ary Murti
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Puntang, yang terletak di Desa Campakamulya, Kabupaten Bandung, merupakan kawasan wisata alam dengan potensi tinggi dalam bidang sejarah, petualangan, dan edukasi lingkungan. Namun, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah kurangnya informasi yang dapat diakses secara cepat dan akurat oleh calon wisatawan. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan peta digital berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai media interpretasi dan promosi destinasi wisata Gunung Puntang. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perancangan sistem berbasis web, pengembangan aplikasi dengan teknologi Leaflet.js, OpenStreetMap, OpenRouteService, PHP, dan MySQL, serta uji coba sistem secara langsung di perangkat desktop dan mobile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta digital interaktif yang dikembangkan mampu menyajikan informasi spasial secara lengkap, termasuk titik-titik penting seperti pos pendakian, lokasi bersejarah, jalur utama, serta informasi edukatif lainnya. Fitur pencarian lokasi, estimasi jarak, dan rute otomatis turut memperkaya pengalaman pengguna dalam menjelajahi kawasan. Aplikasi ini terbukti meningkatkan kemudahan akses informasi, mendukung konsep wisata mandiri, dan menjadi sarana edukasi berbasis geospasial yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pariwisata berbasis teknologi digital dan dapat menjadi model bagi penerapan peta digital di destinasi wisata alam lainnya di Indonesia, sekaligus sebagai strategi promosi yang adaptif di era transformasi digital.
Penguatan Daya Tarik Wisata Alam Melalui Platform Website: Digitalisasi Gunung Puntang sebagai Studi Kasus Riza Taufiq; Ersy Ervina; Annisa Khoirul Husna; Satrio Wirayuda
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9339

Abstract

Gunung Puntang, yang terletak di Desa Cempakamulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, merupakan destinasi wisata alam dan sejarah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan digital. Daya tarik kawasan ini tidak hanya terletak pada keindahan alamnya—seperti hutan tropis, udara sejuk, dan lanskap pegunungan—tetapi juga pada peninggalan sejarah berupa Stasiun Radio Malabar dari era kolonial Belanda. Kombinasi antara kekayaan alam dan nilai historis menjadikan Gunung Puntang sebagai objek wisata edukatif yang unik. Di tengah perkembangan teknologi informasi, pengelolaan dan promosi pariwisata tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi digital, terutama melalui media website. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan website informatif dan responsif sebagai wajah digital Gunung Puntang yang menyajikan informasi menyeluruh kepada calon wisatawan. Metodologi yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall, yang mencakup tahapan komunikasi, perencanaan, perancangan, pengkodean, dan implementasi. Website yang dikembangkan terdiri atas beberapa fitur utama seperti halaman utama, informasi sejarah, destinasi wisata, detail objek, dan peta digital interaktif yang terintegrasi dengan Google Maps. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa platform digital ini mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, memperluas jangkauan promosi, serta menunjang upaya transformasi digital dalam sektor pariwisata berbasis keberlanjutan. Diharapkan, melalui kehadiran website ini, Gunung Puntang dapat lebih dikenal secara luas dan memberikan pengalaman wisata yang lebih terstruktur, aman, dan menyenangkan bagi pengunjung.