cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
lppmununtb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 06, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30322537     DOI : https://doi.org/10.69503/abdinesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu secara umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Penyuluhan Pernikahan Usia Anak Pada Orang Tua sebagai Upaya Pencegahan Stunting Didin Septa Rahmadi; Auliya Nurhalimah; Dian Neni Naelasari; Febrina Sulistiawati; Nurmaningsih Nurmaningsih
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.733

Abstract

Seribu hari pertama kelahiran seorang anak ialah masa berkembangnya kecerdasan yang begitu pesat pada setiap individu dan diistilahkan dengan zaman keemasan (masa emas). Pola asuh anak yang belum maksimal bisa memicu buruknya tumbuh kembang anak, khususnya pada masa emas balita (stunting). Melakukan pendekatan dengan tenaga kesehatan, perangkat desa dan Masyarakat setempat untuk memudahkan dalam melakukan penyuluhan dengan tim pengabdian. Hasil yang dapat dilihat dari kegiatan penyuluhan adalah Masyarakat mampu memahami dampak dari pernikahan usia anak, yang memiliki risiko tinggi penyebab terjadinya stunting. Masyarakat dapat membuka pola berpikir bahwa pernikahan yang ideal untuk mencegah peningkatan angka stunting adalah Perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. Pada Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting ini dilaksanakan dengan hasil yang baik dan responsif dari peserta yaitu ibu-ibu. Selama kegiatan dan setelah kegiatan berlangsung, pengetahuan dari yang kurang paham menjadi lebih paham mengenai stunting, terdapat perubahan dampak dari stunting dan dampak dari pernikahan usia anak.
Inovasi Digital dalam Perpustakaan: Pengembangan E-Library Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan Perpustakaan di Fakultas Teknik UNU NTB Angga Radlisa Samsudin; Fazlul Rahman; Sunardi Sunardi; Dedy Sofian MZ; Rusdan Rusdan; Mohamad Tamrin; Riana Riana; Fahimah Saifuddin; Jian Budiarto
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.954

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, perpustakaan digital (e-library) menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan aksesibilitas informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Namun, banyak perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, yang masih bergantung pada sistem perpustakaan manual dengan keterbatasan dalam pengelolaan koleksi dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi e-library berbasis web yang dapat digunakan oleh civitas akademika untuk mempermudah pencarian dan peminjaman koleksi buku, jurnal, dan referensi ilmiah secara digital. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, pengembangan aplikasi, uji coba, dan pelatihan pengguna. Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah aplikasi e-library yang memungkinkan mahasiswa, dosen, dan pengelola perpustakaan untuk mengakses koleksi perpustakaan secara online, dengan fitur pencarian, peminjaman digital, dan manajemen koleksi yang lebih efisien. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, serta mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian yang lebih efektif.
Informasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik Yang Bijaksana untuk Mengurangi Resistensi Antibiotik di Lingkungan Desa Reyan Gerung Lombok Barat Dewi Natalia Sri Harmoni; Dian Neni Naelasari; Nurmaningsih Nurmaningsih
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.956

Abstract

Permasalahan resistensi antibiotik menjadi salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan global pada saat ini. Resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri-bakteri menjadi kebal terhadap efek dari antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi. Fenomena ini dapat mengakibatkan pengobatan menjadi tidak efektif, meningkatkan risiko komplikasi medis yang serius, serta memperpanjang masa penyakit dan perawatan. Program "Informasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik Bijaksana untuk Mengurangi Resistensi Antibiotik di Lingkungan Desa Reyan Gerung Lombok Barat" bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Resistensi antibiotik menjadi ancaman serius yang disebabkan oleh penggunaan yang tidak bijaksana. Program ini melibatkan analisis masalah, penyusunan materi edukasi berbasis bukti ilmiah, kampanye edukasi, dan pelatihan praktis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dari hasil program, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik, penurunan angka penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, dan pembentukan kader edukasi. Evaluasi menunjukkan efektivitas metode interaktif yang digunakan, meskipun tantangan seperti kebiasaan lama dan akses informasi tetap ada. Program ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung upaya pengurangan resistensi antibiotik di masyarakat. pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan antibiotik secara bijaksana. Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk tokoh lokal, kader, dan tenaga kesehatan, program ini berpotensi menghasilkan perubahan perilaku jangka panjang yang signifikan.
Literasi Perlindungan Hukum Dalam Transaksi Elektronik Habibul Umam Taqiuddin
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.967

Abstract

Perdagangan secara elektronik yang semakin marak terjadi dewasa ini selain memberikan peluang dari berbagai kemudahan disatu sisi, ternyata juga memberikan dampak negatif. Dampak negatif yang sering terjadi antara lain berupa kemungkinan-kemungkinan kerugian yang dialami konsumen yang melakukan transaksi jual beli atau investasi. Adapun identifikasi masalah yang diangkat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : 1) Bagaimana bentuk perlindungan hukum transaksi ekonomi digital?. 2) Bagaimana penyelesaian sengketa transaksi elektronik?. Tujuan dan manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1) Untuk menganalisa bentuk perlindungan hukum transaksi elektronik. 2) Untuk menganalisa penyelesaian sengketa transaksi elektronik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 1) Peserta dapat memahami bahwa perlindungan hukum dalam transaksi elektronik meliputi perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. 2) Peserta dapat memahami penyelesaian sengketa transaksi elektronik dapat diselesaikan melalui jalur litigasi dan non litigasi. Penyelesaian sengketa baik litigasi maupun non-litigasi diatur dalam UU ITE.
Peningkatan Pemahaman dan Penerapan Biopori Sebagai Solusi Genangan Air di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama NTB Taufikul Hadi; L. Auliya Akraboe Littaqwa; Gendewa Tunas Rancak; Fitri Syilvia Hatifah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.968

Abstract

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB mengalami permasalahan genangan air akibat penyempitan lahan terbuka hijau yang berfungsi sebagai daerah resapan. Dengan jumlah mahasiswa sekitar 4000 orang dan luas lahan terbuka kurang dari seperempat total lahan kampus seluas 4 hektar, pembangunan gedung telah mengurangi kemampuan tanah dalam menyerap air hujan, menyebabkan genangan di berbagai area kampus. Untuk mengatasi masalah ini, UNU NTB melakukan program pengabdian masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan biopori bagi civitas kampus, serta kampanye edukasi melalui media sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknologi biopori sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengatasi genangan air, memelihara kesuburan tanah, dan memanfaatkan sampah organik. Biopori berperan ganda dalam meresapkan air hujan ke dalam tanah, mencegah banjir, sekaligus mengubah sampah organik menjadi kompos. Program ini menargetkan seluruh civitas UNU NTB sebagai peserta dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan kampus dan meningkatkan ketersediaan air tanah.
Sosialisasi Tanggap Darurat Saat Terjadi Bangunan Runtuh Henderjetac Carolina Corwa; Astuti R; Fitriani Fitriani; Josepha Mariana Tamaela; Rifki Sakinah Nompo
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.972

Abstract

Simulasi bencana gempa bumi merupakan langkah penting dalam mitigasi bencana, karena gempa bumi termasuk salah satu jenis bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada bangunan, infrastruktur, dan lingkungan, serta mengancam keselamatan jiwa manusia. Melalui sosialisasi tanggap darurat bangunan runtuh, diharapkan para pekerja di lingkungan Puskesmas Sorong Kota memiliki kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Sosialisasi ini mencakup pemahaman langkah-langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi yang aman, penggunaan alat-alat penyelamatan, serta koordinasi yang efektif dengan tim penyelamat.Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat, 8 November 2024, di Puskesmas Sorong Kota, Papua Barat Daya, menggunakan metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Peserta kegiatan terdiri dari kepala puskesmas, dokter, dan petugas kesehatan lainnya. Sosialisasi ini terlaksana sesuai rencana dan menghasilkan dampak positif, terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan. Hasil yang diharapkan dapat tercapai, yakni peningkatan kesiapan para pekerja dalam menghadapi situasi darurat
Gerakan Bersih Lingkungan: Sinergi Masyarakat untuk Kelestarian Alam di Misool, Lilintah, Raja Ampat Fatimah Fatimah; Josepha Mariana Tamaela; Rifki Sakinah Nompo; Fitriani Fitriani
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.973

Abstract

Pencemaran lingkungan pesisir di Teluk Lilintah, Misool, Papua Barat Daya, semakin meningkat akibat akumulasi sampah plastik yang mengancam kelestarian ekosistem laut dan pariwisata. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih melalui gerakan bersih lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan masyarakat dan aksi bersih pantai, yang dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan dosen. Penyuluhan dilakukan dengan memanfaatkan leaflet, sedangkan aksi bersih pantai difokuskan pada pengumpulan dan pembakaran sampah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah plastik ditemukan sebagai jenis limbah dominan yang mengancam ekosistem pantai. Diskusi menekankan perlunya fasilitas pendukung, seperti tempat daur ulang dan pembuangan akhir, untuk memastikan keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Komunitas Kader Posyandu Eva Damayanti; Hilwa Azkiya Hasibuan; Ira Agustin; Nadia Hafifah Siregar; Rizka Octavia; Rani Suraya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.977

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan pertumbuhan anak, imunisasi, dan penyuluhan kesehatan. Namun, berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas, fasilitas, dan rendahnya partisipasi masyarakat, menghambat efektivitas mereka. Pemberdayaan melalui pendampingan komunitas dapat meningkatkan kapasitas kader, mendorong partisipasi aktif, dan memperkuat keberlanjutan program. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan komunitas terhadap kader Posyandu dengan fokus pada metode pendampingan, tantangan implementasi, serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja kader dan pelayanan kesehatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan pendampingan komunitas, yang meliputi pelatihan, bimbingan, dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan komunitas berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, seperti imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Faktor pendukung utama meliputi komitmen kader, dukungan pemerintah, dan fasilitas yang memadai, sementara hambatan yang dihadapi mencakup keterbatasan dana, kompetensi kader, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Untuk mengoptimalkan keberhasilan program, diperlukan kolaborasi antara berbagai pihak dan pendekatan partisipatif. Dengan demikian, pendampingan komunitas dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Domestik Rumah Tangga Dengan Menerapkan Prinsip 3R Ahmad Sirojul Wahhaj; Kuratul Jannah; Baiq Jannatun Rizkia; Ida Sofiana; Khaerul Kahfi; Anisa Mardianti; Nira Amanda Pratiwi; Solatia Aprilia; Syahwil Syahwil; Sahrul Ramdani; Tendi Yanto; Wahyudi Wahyudi; Yaswinta Yaswinta; Zul Fathoni; Uzlifatul Azmiyati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.978

Abstract

Permasalahan sampah domestik rumah tangga merupakan isu lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemanfaatan sampah domestik rumah tangga dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Lantan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian penyuluhan dan demosntrasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun tanpa pengukuran formal melalui pre-test, post-test maupun observasi sistematis, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah dan prinsip 3R. Interaksi dan diskusi informal selama kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan minat masyarakat untuk mempelajari dan mempraktikkan prinsip-prinsip tersebut. Materi yang disampaikan relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, meskipun memerlukan tindan lanjut dan pendampingan yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun tanpa data kuantitatif terukur, sosialisasi prinsip 3R telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan minat masyarakat, serta meletakkan dasar bagi inisiatif pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Evaluasi Program Posyandu Balita Dalam Mendukung Kesehatan Anak Amanda Dwika; Avio Andhra P Putra; M Hadin Zakwan; Leoni Safitri Harianja; Rendi Darmansyah; Rani Suraya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.982

Abstract

Posyandu adalah bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Penelitian ini berfokus pada Posyandu Kemala di Kota Medan untuk mengevaluasi perannya dalam mendukung kesehatan anak, khususnya pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian imunisasi. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam, penelitian ini mengevaluasi efektivitas program kesehatan ibu dan anak (KIA), imunisasi, gizi, serta penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76% masyarakat memanfaatkan layanan Posyandu, dengan keberhasilan signifikan seperti penurunan angka stunting sebesar 10% dan peningkatan status gizi balita. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan jumlah kader, fasilitas kesehatan yang kurang memadai, serta rendahnya partisipasi ibu muda dalam kegiatan penyuluhan. Dengan dukungan teknis dan strategi promosi yang lebih baik, Posyandu dapat terus menjadi ujung tombak layanan kesehatan berbasis masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.