cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
lppmununtb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 06, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30322537     DOI : https://doi.org/10.69503/abdinesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu secara umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik dan Pengobatan Gratis di Desa Perampuan Labuapi Lombok Barat 2024 Munawir Munawir; Novia Arista
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.983

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pemahaman warga Desa Perampuan tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan rasional. Masalah resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak tepat menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan layanan pengobatan gratis untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat desa. Tujuan pengabdian masyarakat Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang benar. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya resistensi antibiotik. Memberikan layanan kesehatan dasar dan pengobatan gratis kepada warga yang membutuhkan. Metode pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi penggunaan obat antiobiotik dan pengobatan gratis. Penyampaian materi tentang penggunaan antibiotik, dampak resistensi, dan cara pengobatan yang tepat melalui ceramah, diskusi, dan pembagian brosur. Pengobatan Gratis: Pelayanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, dan pemberian obat-obatan secara gratis. Evaluasi: Melakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil Kegiatan: Masyarakat Desa Perampuan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Peserta kegiatan antusias mengikuti sesi edukasi dan memanfaatkan layanan pengobatan gratis. Terjalinnya hubungan baik antara tim pengabdi dengan masyarakat desa. Kesimpulan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik dan memberikan manfaat langsung melalui layanan pengobatan gratis. Diperlukan kegiatan lanjutan untuk memastikan pemahaman masyarakat terus meningkat dan masalah kesehatan di desa dapat teratasi secara berkelanjutan.
Pelatihan Identifikasi Boraks Pada Bakso dengan Menggunakan Kunyit di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Meilynda Pomeistia; Supiani Rahayu; Laili Apriani; Lale Budi Hutami Rahayu
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.994

Abstract

Penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks dalam makanan olahan masih sering ditemukan, khususnya pada jajanan seperti bakso. Boraks berbahaya bagi kesehatan karena bersifat toksik dan tidak boleh mennambahkannya dalam makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasisiwa dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, tentang bahaya boraks serta cara sederhana mengidentifikasinya menggunakan kunyit. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan alat deteksi boraks berbahan dasar kunyit, seperti tusuk gigi yang telah direndam ekstrak kunyit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu memahami serta mempraktikkan cara deteksi boraks secara mandiri. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih makanan yang aman dikonsumsi serta mendorong gaya hidup sehat dalam keluarga.
Literasi Hukum Perlindungan Data Pribadi untuk Generasi Milenial dan Z Habibul Umam Taqiuddin
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1021

Abstract

Perlindungan data pribadi merupakan bagian dari hak privasi yang dijamin oleh konstitusi, namun tingkat pemahaman generasi milenial dan Z terhadap aspek hukum perlindungan data masih rendah. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana literasi hukum generasi muda terkait isu tersebut serta merumuskan model edukasi hukum yang efektif untuk meningkatkan kesadaran mereka. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) yang diterapkan melalui kegiatan penyuluhan interaktif, simulasi kasus, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta belum memahami dasar hukum perlindungan data pribadi, jenis-jenis data sensitif, serta hak-hak sebagai subjek data. Setelah mengikuti model edukasi berbasis partisipatif dan kontekstual, pemahaman peserta meningkat secara signifikan, ditunjukkan oleh kemampuan mereka membedakan antara data umum dan sensitif, serta sikap kritis terhadap praktik digital yang berisiko terhadap privasi. Model edukasi hukum yang diterapkan terbukti lebih efektif dibanding pendekatan normatif-konvensional, karena mampu membangun kesadaran hukum secara bermakna melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, pendekatan edukasi hukum yang interaktif, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan digital generasi muda perlu dikembangkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan pendidikan formal, komunitas digital, maupun platform daring, sebagai upaya membentuk budaya hukum yang sadar akan pentingnya perlindungan data pribadi di era transformasi digital.
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Berora Muhammad Syamsussabri; Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Murni Sapta Sari
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1053

Abstract

Desa Berora merupakan salah satu desa dengan jumlah penambang rakyat yang cukup banyak yang termasuk dalam pertambangan skala kecil yang menggunakan metode Hg dalam pengolahan emas. Desa ini berada di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan lebih mudah untuk memperoleh emas dari batuan. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran penambang dalam proses penambangan dan pengolahan limbah pertambangan emas. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan secara langsung pada penambang dan diskusi interaktif secara langsung di lokasi penambang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di Desa Berora. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat yakni penyuluhan kepada penambang, dan masyarakat umum.
Edukasi Kesehatan: Makanan Sehat Bergizi Bagi Anak SD Dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi di SD Negeri 2 Kota Sorong Rifki Sakinah Nompo; Fitriani Fitriani; Fatimah Fatimah; Josepha Mariana Tamaela; Natalia Glory Darista; Serli Fenetiruma; Victoria Enjeliana Rumfaan; Yopi Yahya Duwit; Yustisya Susan Aktawlora; Novela Naa; Susana Yamese; Veronika Meron; Yoab Ebzon Patjanan; Nhurul Fachdillah Febriyanti; Sera Kokomina Blesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1072

Abstract

Masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam pembentukan pola hidup sehat anak, termasuk kebiasaan konsumsi makanan bergizi. Namun, masih banyak anak usia sekolah yang mengalami masalah gizi akibat rendahnya pemahaman tentang makanan sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai makanan sehat dan bergizi melalui edukasi yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Kota Sorong, Papua Barat Daya, melibatkan 229 siswa, 11 mahasiswa, dan 4 dosen. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media PowerPoint. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti kegiatan dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap makanan bergizi serta kemampuan dalam memilah jenis makanan sehat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pihak sekolah dan guru, yang menjadi faktor penting dalam keberlanjutan edukasi gizi di lingkungan sekolah. Edukasi berbasis sekolah yang melibatkan pendekatan visual terbukti efektif dalam menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat pada anak-anak usia dini.
Peningkatan Pemahaman Remaja Tentang Nursepreneur di SMK Triana Mirasari; Adriana Mardiah; Yeni Nur Rahmayanti
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1144

Abstract

Nursepreneur merupakan konsep kewirausahaan yang mengintegrasikan nilai-nilai keperawatan dalam praktik usaha. Fenomena meningkatnya jumlah lulusan perawat yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja menjadi tantangan tersendiri. Edukasi nursepreneur di tingkat remaja, khususnya siswa keperawatan, menjadi salah satu upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Tunas Harapan, Plupuh – Sragen tentang konsep nursepreneur, peluang usaha, dan karakteristik yang harus dimiliki seorang nursepreneur. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2025 dengan metode penyuluhan, diskusi, dan pembagian leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait konsep dan peluang usaha nursepreneur serta antusiasme yang tinggi dalam diskusi. Edukasi nursepreneur pada remaja diharapkan menjadi langkah awal mencetak perawat wirausaha yang mampu bersaing di dunia bisnis.
Edukasi Tanggap Bencana Gempa Bumi Wujudkan Sikap Kesiapsiagaan Siswa PMR Wira SMA Negeri Karangpandan Joey Anung Anindtya Widodo; Anindhita Yudha Cahyaningtyas; Nuriyah Yuliana
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1250

Abstract

SMAN Karangpandan, Karanganyar, terletak di wilayah dengan potensi risiko gempa bumi tinggi sehingga memerlukan analisis kesiapsiagaan bencana yang komprehensif. Kegiatan ini diawali dengan identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (analisis SWOT) yang dimiliki sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta diskusi dengan pihak sekolah, dilanjutkan dengan penyusunan strategi kesiapsiagaan berbasis hasil analisis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekolah memiliki komitmen kuat dari pihak manajemen, keterlibatan aktif guru dan siswa, dukungan BPBD dan PMI, serta lokasi strategis untuk evakuasi. Namun, ditemukan kelemahan berupa rendahnya pemahaman evakuasi, keterbatasan fasilitas pendukung, minimnya dana, serta kurangnya dokumentasi dan evaluasi. Peluang peningkatan kesiapsiagaan muncul dari dukungan regulasi, keberadaan relawan, dan kemajuan teknologi, sementara ancaman yang dihadapi meliputi potensi gempa besar, sikap acuh sebagian warga sekolah, keterbatasan anggaran, dan penyebaran disinformasi. Kesimpulannya, strategi kesiapsiagaan yang efektif memerlukan peningkatan pelatihan dan simulasi rutin, perbaikan sarana prasarana, pencarian sumber pendanaan, serta penguatan jejaring kemitraan, dengan dukungan edukatif dari Dosen Prodi Sarjana Keperawatan STIKes Mitra Husada Karanganyar guna membentuk komunitas sekolah tangguh bencana.
Strategi Peningkatan Wisatawan Melalui Pembuatan Spot Foto, Gapura, dan Pentas Seni di Gunung Jae, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Aldys Salwa Zaelani; Hermawan Ramdi; Tindih Mayani; Alfia Khoirunnisa; Siti Mauliana Sari; Sumaini; Kurratul Aini; Laily Axzmi; Nurul Khatimah; Anggun Fitriani; Gilang Dwi Ramadhani; Muhammad Raid Zaidani; Trisna Kusuma Wardani; Mukminah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/kwdz3q75

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Sedau dalam membuat strategi peningkatan jumlah wisatawan di Gunung Jae, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat melalui pembangunan spot foto, gapura, dan pentas seni berbasis masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya lokal, strategi ini bisa menarik wisatawan, khususnya generasi muda yang mencari pengalaman "instagrammable," sekaligus melestarikan seni tradisional dan meningkatkan kesadaran pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan melibatkan koordinasi dengan pihak desa, sosialisasi, pelatihan pembuatan wayang botol, serta pentas seni yang melibatkan masyarakat dan sekolah setempat. Hasil Pengabdian ini menunjukkan peningkatan daya tarik visual destinasi dan partisipasi aktif komunitas, serta dampak positif pada pelestarian budaya dan ekonomi lokal. Strategi ini menjadi solusi berkelanjutan untuk pengembangan pariwisata berwawasan budaya dan lingkungan di Gunung Jae.
Peduli Lansia dengan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Gratis di Desa Langko Mustakim; Lino Adi Setya; Ade Irawan Daud; Godlife Harvi; Nita Elinda; Aena Irawati; Ziadatul Fanny; Molida Sofiani; Petro Nela Tefania Dappa Tadi; Susan Damayanti; Inam Delima; Dewi Natalia Sri Harmoni; Novia Dara Puspita
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/y329pz64

Abstract

Desa Langko merupakan daerah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit masih relatif rendah. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan komplikasi yang tidak terdeteksi. Tujuan:Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis serta memberikan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan pemeriksaan kesehatan rutin. Metode: kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif. Pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) Persiapan dan koordinasi dengan perangkat desa; (2) Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan (pengukuran tekanan darah, gula darah,timbng berat badan,dan pemberian vitamin/obat-obatan) serta penyuluhan kesehatan; (3) Evaluasi dan konsultasi hasil. Partisipasi masyarakat diukur melalui kehadiran dan antusiasme dalam sesi tanya jawab. Hasil: Kurang Leih Sebanyak 150 warga Desa Langko berpartisipasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan 35% peserta memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), 20% memiliki kadar gula darah di atas normal, dan 18% memiliki kadar kolesterol tinggi. Sebagian besar peserta (85%) tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan berdasarkan pre-test dan post-test sesi edukasi. Kesimpulan: terdapat prevalensi faktor risiko penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes, hiperkolesterolemia) yang cukup tinggi di Desa Langko. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan akses layanan kesehatan langsung dan meningkatkan pemahaman pada masyarakat. Diperlukan program berkelanjutan dan kerja sama dengan puskesmas setempat untuk pemantauan lanjutan peserta yang teridentifikasi memiliki risiko kesehatan.
Program Pembuatan Plang Nama Sekolah untuk Meningkatkan Identitas Pendidikan di Desa Wakan Dusun Menuri Lalu Ahmad Safari; Febrian Maulana Haji; Baiq Yessi Rahmah; Zuhratul Aini; Mariana; Nurhidayah; Baiq Juwairiyah; Fathya Saputri; Kasturi Handayani; Noval Zarkasi; Lalu Roy Istomi Efendy; Hardianto; Andy Mulyan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/p15yf875

Abstract

Program pembuatan plang nama sekolah di SD Islam Terpadu Menuri, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memperkuat identitas sekolah serta meningkatkan citra lembaga pendidikan di mata masyarakat. Identitas sekolah yang jelas berperan penting sebagai penanda lokasi, sarana informasi, dan media promosi. Melalui program ini, tim KKN UNU NTB 2025 bersama pihak sekolah dan masyarakat berhasil mewujudkan plang nama sekolah yang representatif, kokoh, dan mudah dibaca. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, perancangan desain, pembuatan, pemasangan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong, sehingga selain menghasilkan plang fisik, juga mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sarana pendukung pendidikan. Hasil kegiatan ini tidak hanya sebatas plang sekolah, tetapi juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya keterkenalan sekolah, memudahkan akses informasi, serta menambah nilai estetika lingkungan sekolah. Dengan adanya plang ini, SIT Menuri memiliki identitas yang lebih jelas dan mudah dikenali masyarakat, sekaligus memperkuat citra profesional sebagai lembaga pendidikan. Program ini membuktikan bahwa kegiatan sederhana dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang bagi sekolah, masyarakat, serta dunia pendidikan secara luas.