cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 591 Documents
Pengaruh Hot Herbal Compres Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Siti Naili Ilmiyani; Dwi Wirastri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.570

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi merupakan tanda siklus subur dan puncak kesuburan perempuan dan juga secara seksualitas sudah siap untuk memiliki keturunan. Dalam keadaan normal, menstruasi terjadi saat lapisan dalam dinding rahim luruh dan keluar dalam bentuk yang kental yaitu darah menstruasi dan masa reproduksi dimulai ketika sudah terjadi pengeluaran sel telur yang matang (ovulasi) pada siklus menstruasi. Keluhan yang paling sering muncul pada wanita yang menstruasi adalah nyeri menstruasi (Dismenore) . Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi paling umum yang dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan nonfarmakologis seperti hot herbal compress menjadi alternatif yang aman dan efektif. Tujuan: Mengetahui pengaruh hot herbal compress terhadap intensitas nyeri dismenore pada siswi kelas X MA Yastaqiem Pengadangan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest pada 22 siswi. Intervensi berupa hot herbal compress dilakukan dua kali sehari selama dua hari. Data dikumpulkan menggunakan skala nyeri NRS dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (90,9%), dan setelah intervensi seluruh responden mengalami penurunan ke kategori nyeri ringan (100%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0.000 (< 0.05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Kesimpulan: Hot herbal compress efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada siswi kelas X MA Yastaqiem Pengadangan dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman serta praktis.
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Sikap Dan Prilaku Kesehatan Reproduksi Remaja MTS Darul Huda Ayu Ananda; Shinta Wahyusari; Rif’atul Fani; Ratna Roesardhyati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.571

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kondisi yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, kesiapan yang dimulai sejak usia remaja. Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Berdasarkan hasil survei awal yang telah dilakukan peneliti dengan wawancara pada siswa remaja Mts Darul Huda setelah bertemu dan berinteraksi dengan responden. Dalam 10 murid yang diwawancarai, ditemukan bahwa orang 5 siswi mengatakan tidak mendapat informasi mengenai kebersihan organ genetalia dari orang tua mereka dan 3 orang siswi mengatakan mereka merasa malu dan merupakan hal yang porno untuk diungkapkan, selain itu 2 orang siswi mengatakan hanya mendapat pengetahuan tentang menggunakan pembalut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan sikap dan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja Mts Darul Huda. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di MTS Darul Huda Jl. KH Ahmad Dahlan, Sumber Wuni, Codo, Kec. Wajak, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025. Populasi penelitian adalah seluruh siswi Mts Darul Huda pada tingkat kelas VII, VIII, dan IX yang berusia antara 12–15 tahun dengan jumlah populasi 53. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.  Hasil penelitian ini berupa peran orang tua (khususnya dalam aspek komunikasi) pada remaja MTs Darul Huda mayoritas berada pada kategori rendah atau bermasalah, yaitu sebesar 62,3% hingga 64,2%, Mayoritas remaja memiliki sikap kesehatan reproduksi dalam kategori kurang (69,8%), perilaku kesehatan reproduksi remaja menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, di mana 73,6% responden memiliki perilaku berisiko. Kondisi ini mencakup aspek higiene reproduksi yang rendah serta kurangnya pengendalian diri dalam interaksi sosial.  Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan sikap kesehatan reproduksi remaja (p-value = 0,015). Kekuatan hubungan bersifat negatif (r = -0,331) dan terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja (p-value = 0,002).  
Pengujian Penerimaan Pengguna Pada Aplikasi Puskesmas Khusnul Khotimah; Kamelia Nurbaiti Mz.; Elisabeth Bewa Kewuta; Graiceana Amanda Malik; Fahrullah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.572

Abstract

Aplikasi sistem informasi di fasilitas kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas pengelolaan data. Namun, implementasi sistem tidak selalu berjalan optimal apabila sistem yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap Aplikasi Puskesmas Sehati sebagai sistem informasi berbasis web. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah User Acceptance Testing (UAT) dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna aplikasi, yaitu tenaga kesehatan dan staf administrasi puskesmas. Instrumen kuesioner disusun berdasarkan aspek kemudahan penggunaan, kegunaan sistem, kejelasan tampilan antarmuka, kesesuaian fitur, dan manfaat sistem terhadap pekerjaan pengguna. Data dianalisis menggunakan skala Likert dan dihitung dalam bentuk persentase tingkat penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap seluruh aspek pengujian. Hal ini menunjukkan bahwa Aplikasi Puskesmas Sehati dapat diterima dengan baik oleh pengguna dan dinilai layak digunakan dalam mendukung pelayanan dan administrasi di lingkungan puskesmas.
Status Gizi Ibu Hamil Sebagai Prediktor Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wae Nakeng Endang Puji Ati; Ekawaty Lutfia Haksari; Dewi Rokhanawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.574

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan suatu kondisi status gizi kurang yang bersifat kronik yang disebabkan oleh gizi yang tidak adekuat sejak masa kehamilan sampai dengan anak berusia 2-5 tahun. Stunting tidak hanya menekankan tinggi badan yang kurang berdasarkan umur anak, melainkan alarm akan krisis nutrisi yang mengancam masa depan anak dikemudian hari. Tujuan: Mengetahui bagaimana korelasi  status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Metode Penelitian: Studi case control melibatkan 152 ibu, 76 balita stunting dan 76 balita normal  dengan menggunakan pendekatan kuantitatif analitik observasional untuk membedah faktor-faktor risiko stunting. Hasil: Berdasarkan enam variabel yang diteliti diantaranya status gizi ibu hamil, usia, pendidikan, pekerjaan, tinggi badan, dan paritas, status gizi ibu terbukti dengan menjadi salah satu prediktor terhadap kejadian stunting dengan nilai p-value 0,001, OR 3,854 (CI 1,754-8,469). Sehingga, Ibu hamil dengan gizi kurang selama kehamilan memiliki risiko 4 kali lebih tinggi melahirkan balita stunting dibandingkan ibu dengan status gizi baik. Kesimpulan: penelitian ini menemukan bahwa status gizi ibu hamil menjadi salah satu prediktor stunting pada balita.  
Hubungan Dukungan Keluaraga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayamanya Kecamatan Poso Kota Alma; Juliana Novly Ratuanik; Noviyana Arifin T
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.575

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Kepatuhan pasien dalam minum obat menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi, dan dukungan keluarga berperan besar dalam meningkatkan kepatuhan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kayamanya, Kecamatan Poso Kota. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus yang berkunjung ke Puskesmas Kayamanya pada Januari–Mei 2025 sebanyak 233 orang, dengan sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hensarling’s Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk mengukur dukungan keluarga dan Morisky, Green, Levine Medication Adherence Questionnaire (MGL MAQ) untuk mengukur kepatuhan minum obat. Analisis data dilakukan menggunakan uji fisher’s exact test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia manula (>65 tahun) (35,7%), berjenis kelamin perempuan (77,1%), berpendidikan terakhir SMA (38,6%), bekerja sebagai IRT (71,4%), seluruh responden berstatus menikah (100%), dan mayoritas memiliki tiga anak (44,3%). Sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga tinggi (80,0%) dan menunjukkan kepatuhan minum obat baik (87,1%). Hasil uji fisher’s exact test diperoleh nilai p=0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus.
Hubungan Perilaku Konsumsi Alkohol Dengan Obesitas Sentral Pada Pria Dewasa Muda Di Wilayah Perkotaan Giggsy Almero Daffa Arkana; Musthika Wida Mashitah; Dion Kunto Adi Patria
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.576

Abstract

Obesitas sentral merupakan faktor risiko utama penyakit kardiometabolik dan semakin sering ditemukan pada usia produktif. Salah satu faktor perilaku yang diduga berkontribusi adalah konsumsi alkohol. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku konsumsi alkohol dan akumulasi lemak abdomen pada pria dewasa muda di komunitas perkotaan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 123 responden pria. Data karakteristik responden, pola konsumsi alkohol, serta lingkar perut dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran langsung. Obesitas sentral ditentukan berdasarkan lingkar perut >90 cm. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil menunjukkan bahwa 74,0% responden mengonsumsi alkohol dalam berbagai tingkat frekuensi, dengan 43,9% occasional drinker, 28,5% reguler drinker, dan 1,6% heavy drinker. Sebanyak 25,2% responden mengalami obesitas sentral. Proporsi obesitas sentral meningkat seiring dengan intensitas konsumsi alkohol, yaitu 0% pada non-drinker, 20,4% pada occasional drinker, 51,4% pada reguler drinker, dan 100% pada heavy drinker. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan obesitas sentral (p < 0,001). Konsumsi alkohol berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko obesitas sentral pada pria dewasa muda, menunjukkan pola hubungan menyerupai dosis–respon. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian konsumsi alkohol dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular.
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Primigravida Pra Sectio Caesarea Di RS Kota Gorontalo Wiwied Widyasmara Thaib; Dwi Nur Octaviani Katili; Surya Indah Nurdin; Sri Mulyaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.577

Abstract

Sectio Caesarea (SC) adalah tindakan pembedahan yang dilakukan karena alasan medis atau non- medis. Operasi ini melibatkan pengangkatan bayi dengan membuat sayatan melalui jaringan ikat. Sayatan ini meninggalkan reseptor rasa sakit pada luka bedah, dan rasa sakitnya meningkat setelah anestesi habis. Berdasarkan data persalinan yang ditolong oleh bidan di Provinsi Gorontalo meningkat dari 41,56% pada 2023 menjadi 47,07% pada 2024, sedangkan di Kota Gorontalo persalinan oleh dokter kandungan naik dari 65,96% pada 2023 menjadi 82,31% pada 2024, menunjukkan pergeseran ke arah layanan medis modern. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan Dukungan Suami terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin Primigravida Pra Sectio Caesarea di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini diambil dari data tanggal 15-30 Desember 2025 berjumlah 62 orang di Kota Gorontalo. Hasil penelitian diperoleh seluruh responden (62 orang atau 100%) memiliki tingkat dukungan suami tinggi dan tingkat kecemasan dalam kategori normal. Tidak ditemukan responden dengan dukungan suami kategori sedang atau rendah, maupun kecemasan ringan hingga berat. sehingga dapat ditarik kesimpulan dukungan Suami memiliki hubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin Primigravida Pra Sectio Caesarea di Kota Gorontalo.
Efektifitas Pemberian Kombinasi Sari Kacang Hijau Dan Kurma (SARKUMA) Terhadap Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Hayatul Rahimah; Zidni Karimatun Nisa’
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.578

Abstract

Kejadian anemia pada ibu hamil cenderung meningkat. Dari tahun 2013 hingga 2018, kejadian anemia meningkat lebih dari 40%. Anemia tidak hanya mempengaruhi ibu tetapi juga janin dalam kandungan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah menyediakan Tablet Suplemen Zat Besi (TTD), namun hal ini masih menghadapi kendala, diantaranya sebagian ibu hamil enggan mengonsumsi TTD sesuai kebutuhan karena efek samping yang dirasakan. Pemenuhan kebutuhan zat besi dapat dilakukan melalui konsumsi bahan pangan yang kaya akan zat gizi yang berperan dalam proses pembentukan hemoglobin. Salah satu sumber pangan yang mengandung zat besi serta mineral pendukung lainnya adalah kacang hijau dan kurma. Sejumlah penelitian sebelumnya melaporkan bahwa konsumsi kacang hijau dan kurma memiliki potensi dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menelaah pemberian kombinasi kacang hijau dan kurma yang diformulasikan dalam bentuk minuman terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian minuman kombinasi sari kacang hijau dan kurma (SARKUMA) dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dengan one group pretes-posttes. Pupulasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di desa Banyuputih. Pengambilan sampel menggunakan puorposive random sampling dengan jumlah 30 responden. Sarkuma diberikan 1x perhari selama 7 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik parametrik Paired t-test, nilai P adalah 0,07 > 0,05, yang berarti tidak ada perbebdaan yang signifikan terhadap kadar Hb ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian sarkuma. Namun, terdapat perubahan sebesar 0,32 gr/dl setelah intervensi. pengaruh intervensi tersebut belum memberikan dampak yang cukup kuat untuk menimbulkan perubahan kadar hemoglobin yang bermakna. Hal ini disebabkan keterbatasan dari durasi pemberian yang terlalu singkat. Kesimpulan: Sarkuma berpotensi memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan zat gizi ibu hamil, namun belum memberikan bukti yang efektif bila digunakan sebagai intervensi tunggal.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Berbasis Audiovisual Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Tentang Pencegahan HIV/AIDS Pada Catin Di KUA Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Elvi Harianti; Angga Arsesiana; Ivana Devitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.579

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS masih merupakan permasalahan kesehatan yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam kehidupan rumah tangga, sehingga diperlukan upaya pencegahan sejak sebelum pernikahan. Calon pengantin menjadi sasaran yang tepat untuk diberikan edukasi kesehatan agar memiliki pemahaman dan sikap yang benar terkait pencegahan HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pemberian edukasi kesehatan berbasis media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest dan melibatkan 58 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest dan melibatkan 58 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Kesimpulan: Edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif calon pengantin terhadap upaya pencegahan HIV/AIDS.
Studi Kualitatif Dimensi Biopsikososial Pada Ibu Hamil Primigravida Dengan Kecemasan Di Masa Pandemi Covid-19 Dea Pebrianti; Ismarwati; Cesa Septiana Pratiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.580

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 ini, ibu hamil dikategorikan ke dalam kelompok rentan terpapar Covid-19. Hal ini dikarenakan perubahan perinatal secara fisik serta imunologi diketahui bahwa ibu hamil umumnya mempunyai kerentanan yang meningkat terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan ibu hamil primigravida secara mendalam pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sleman dan Puskesmas Sewon I Bantul. Penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan pendekatan Sequential Explanatory Design. konteks penelitian ini adalah hasil penelitian kualitatif. Wawancara dilakukan pada 15 informan yang merupakan ibu hamil primigravida yang memiliki skor >21 di Puskesmas Sleman dan Puskesmas Sewon I Bantul. Data dikumpulkan melalui one-to-one indepth interview selama kurang lebih 50 menit. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini mengadopsi model Milles dan Hubberman (1984). Berdasarkan hasil analisis kualitatif di peroleh salah satu tema yaitu dimensi biopsikososial pada ibu hamil dengan kecemasan. Faktor yang mungkin atau yang paling sering di rasakan oleh ibu hamil yaitu dukungan sosial dan ekspektasi ibu hamil terhadap lingkungan dan pelayanan kesehatan, hal ini dikarenakan kurangnya dukungan dari suami, keluarga dan tenaga kesehatan serta keluhan terhadap pelayanan yang terlalu lama, tenaga kesehatan tidak ramah dalam memberikan pelayanan serta kurangnya support system dari suami dan keluarga. Diharapkan penyedia layanan kesehatan (puskesmas) dapat mengembangkan inovasi atau kebijakan adanya layanan telemedicine seperti layanan kebidanan secara online tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kepada suami dan keluarga.