cover
Contact Name
Jufri
Contact Email
jufriwabula1987@gmail.com
Phone
+6285145001684
Journal Mail Official
jufriwabula1987@gmail.com
Editorial Address
Jl. Betoambari 36 Kota Baubau Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Syattar; Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
ISSN : 30314976     EISSN : 27470350     DOI : https://doi.org/10.35326/syattar.v1i2.1185
SYATTAR merupakan Jurnal Ilmiah. Nama SYATTAR merupkan penggabungan dari kata Syari’ah (Hukum Islam ) dan Tarbiyah (Pendidikan Islam). Jurnal SYATTAR akan memuat Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan dengan kategori keilmuannya adalah “Agama”. Bahasa yang digunakan dalam artikel adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Frekuensi terbitan Jurnal “SYATTAR” adalah Tahunan (2 kali dalam setahun, yakni pada bulan Mei dan November dan waktu pertama kali terbit adalah bulan Mei 2020 dengan media terbitan Online. Jurnal SYATTAR bernaung pada Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Buton Dimana Rektor sebagai Pelindung dan Dekan sebagai Penanggungjawab. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam, dengan Alamat Penerbit: Fakultas Agama Islam Gedung B. Lt. 2 Jl. Betoambari No. 36 Kota Baubau Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93712.
Articles 53 Documents
TEORI MASUKNYA ISLAM DI NUSANTARA DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM MASA AWAL DI ACEH (Lembaga Dan Tokohnya) La Jusu
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait teori masuknya Islam ke nusantara dan pertumbuhan pesantren, lembaga dan pemimpinnya, pada masa awal Aceh. Buku fisik dan elektronik, dan data yang diperoleh darinya, digunakan dalam metode pengumpulan informasi dan data. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa: 1) Meskipun masih ada pembahasan mengenai kemunculan awal Islam di Nusantara, namun ada lima hipotesis yang dapat digali terkait kemunculan Islam yang tidak terduga di Nusantara, yaitu: Hipotesis Gujarat/India, Mekkah /Hipotesis Arab, Hipotesis Persia, Hipotesis Cina, dan Hipotesis Turki; 2) Peningkatan pendidikan Islam di Aceh pada masa lalu sejalan dengan perkembangan Islam di Aceh yang diperkirakan telah ada sejak pertengahan abad VII Masehi. Ada 5 lembaga pendidikan Islam di Aceh, yaitu Meunasah, Rangkang, Dayah, Dayah Tengku Cik dan Jami'ah yang pada awal kemajuan yayasan pendidikan dimotori oleh para Ulama diantaranya Hamzah Fansuri, Nuruddin Ar-Raniri, Abdur Rauf al-Singkili, Syamsuddin As-Sumatrani dan lainnya
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SMP NEGERI 11 BAUBAU Muhamad Ridwan; Basri Basri
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dimasa pandemi covid 19 pada SMP Negeri 11 Baubau. Sasaran dalam penelitian ini adalah tetang kendala yang dihadapi dalam pembelajaran dan implementasi pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Populasi penelitian ini adalah berjumlah 2 orang guru Pendidikan Agama Islam, sedangkan instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik deskripsi kualitatif. Hasil penelitian bahwa proses pembeljaran selama masa pandemik adalah pembelajaran jarak jauh atau online. Terdapat kendala dalam proses belajar mengajar jarak jauh yaitu jaringan internet yang tidak memadai dan kurangnya siswa yang memiliki handphone android, ketidak mampuan membeli kuota paket internet, sehingga perlunya Pihak sekolah memberikan kebijakan dengan membolehkan hadir ke sekolah tatap muka dengan jumlah yang terbatas, yaitu setiap kelas di bagi 2 kelompok belajar, dengan jam belajar bergantian untuk mendapatkan tugas dari guru hal ini merupakan wujud dari implementasi pihak sekolah dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan
STUDI PERBANDINGAN WAKAF BERJANGKA WAKTU MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 41 TAHUN 2004 La Hanuddin; Irma Purnamayanti
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Wakaf berjangka menurut hukum Islam dan undang-undang Nomor 41 tahun 2004. Jenis penelitian ini menggunakan strategi penelitian kepustakaan dengan pendekatan studi perbandingan (comperative studi). Dalam konteks illmu hukum pendekatan perbandingan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam penelitian normatif untuk menganalisis satu persoalan hukum dengan berbagai tinjauan hukum. Dalam penelitian ini persoalan hukum dimaksud adalah wakaf berjangka waktu, yang ditinjau menurut hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Menurut kompilasi hukum Islam, wakaf merupakan perbuatan hukum seseorang atau sekolompok orang atau badan hukum yang memisahkan sebagian benda miliknya untuk selama-lamanya guna kepentingan ibadah sesuai dengan ajaran Islam. (2) Menurut undang-undang Nomor 41 Tahun 2004, Pasal 1 ayat (1) menyebutkan bahwa wakaf merupakan perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian hartanya untuk dimanfaatkan selama-lamanya. Konsekuensi wakaf berjangka waktu menurut hukum Islam diharapkan menghasilkan sumber uang yang secara terus menerus
DAMPAK PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) TERHADAP EKSISTENSI LEMBAGA PENDIDIKAN (Studi Kasus pada SD Negeri 41 Buton) Madi Madi; Sulasri Sulasri
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari Program Keluarga Berencana (KB) terhadap eksistensi lembaga pendidikan, khususnya pada SD Negeri 41 Buton. Program KB bertujuan mengendalikan pertumbuhan populasi dengan mengedukasi dan memberikan akses terhadap metode kontrasepsi kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada SD Negeri 41 Buton. Data dikumpulkan melalui Observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pihak-pihak yang memahami masalah sehubungan dengan peneitian ini. Selain itu, data sekunder dari dokumen-dokumen terkait pendidikan dan Program KB juga dikumpulkan untuk mendukung analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa program KB memiliki dampak yang signifikan terhadap eksistensi lembaga pendidikan, terutama pada SD Negeri 41 Buton, Dampak tersebut meliputi: 1) Penurunan angka kelahiran, sebagai akibat dari partisipasi aktif masyarakat dalam program KB yang berdampak pada jumlah calon siswa baru di SD Negeri 41 Buton dari waktu ke waktu; 2) Dengan alat kontrasepsi yang digunakan, menyebabkan banyak ibu-ibu mengeluh karena tidak cocok dengan kesehatannya; 3) Dampak sosial budaya. Partisipasi dalam program KB telah mengubah pandangan masyarakat terhadap keluarga yang lebih kecil dan lebih berkualitas
METODE PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA DAN REALITAS PERILAKU DISIPLIN ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 27 BUTON Rusli Rusli; Maudin Maudin
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang metode pendidikan agama dalam keluarga dan realitas perilaku disiplin anak di Sekolah Dasar Negeri 27 Buton. Masalah penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana metode Pendidikan Agama Dalam Keluarga; dan 2) Bagaimana Realitas Perilaku disiplin anak di Sekolah Dasar Negeri 27 Buton. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan wawancara yang mendalam berkaitan dengan masalah diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Metode pendidikan anak melalui keteladanan, nasehat yang baik dari orang tua agar anak menjadi sosok generasi yang bertanggungjawab; 2) Realitas perilaku disiplin anak di sekolah cukup baik, misalnya: anak tiba di sekolah tepat waktu, mengikuti pembelajaran dengan baik dan pulang dari sekolah sesuai dengan jam pulang sekolah
ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN RASIO EFISIENSI PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MAKASSAR PERIODE 2016-2021 Muhammad Ilham; Rahman Ambo Masse; Muhammad Nasri Katman
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan, penghimpunan, dan penyaluran dan kinerja keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2016-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yakni penelitian yang diarahkan untuk memberikan fakta atau peristiwa secara sistematis dan tepat. Berdasarkan penelitian terhadap karakteristik penduduk atau wilayah tertentu, diperoleh hasil bahwa peningkatan penghimpunan BAZNAS Kota Makassar sudah baik menurut rasio pertumbuhannya. Dengan demikian, secara umum dapat dikatakan bahwa menjadi cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan koleksi pada tahun 2018 mengalami peningkatan. Kemudian pertumbuhan penyaluran BAZNAS Kota Makassar secara keseluruhan dapat dikatakan sangat baik. Hal ini dapat dianalisa melalui adanya peningkatan dana yang sangat signifikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Demikian pula halnya dengan kinerja keuangan BAZNAS Kota Makassar yang diukur dengan rasio efisiensi, dapat dikatakan bahwa secara umum cukup efisien. Hal ini tercermin dalam rasio peghimpunan yang dapat dikatakan sangat efisien. Sedangkan rasio sumber daya manusia (SDM), biaya operasional, dan total hak amil dapat dikatakan belum efisien
PERAN MAJELIS TAKLIM KHAERUNNISA DALAM MEMBANGUN NILAI-NILAI AGAMA PADA MASYARAKAT DESA KAKENAUWE KABUPATEN BUTON Madi Madi; Maudin Maudin
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran majelis taklim khaerunnisa desa kakenauwe dalam membangun nilai-nilai agama masyarakat. Majelis Taklim merupakan lembaga pendidikan informal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat sejak masa Rasulullah Muhammad saw. Walaupun kegiatan taklimnya dilakukan dengan cara diam-diam (sirriyyah fardiyyah). Penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bertujuan membuat dekripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta secara empiris di lapangan. Dalam proses pengumpulan data serta fakta-fakta di lapangan penulis menggunakan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran majelis taklim khaerunnisa Desa Kakenauwe dalam membangun nilai-nilai keagamaan masyarakat sangat bermanfaat sebab dengan kegiatan pengajian rutin bulanan dapat memperoleh pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama, dapat meningkatkan kemampuan dalam membaca al-Quran, walaupun pada sisi lain terdapat beberapa hambatan dalam penyelenggaraan Majelis diantaranya sarana dan prasarana serta faktor pendidikan dari para pengurus dan anggota yang beragam.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENERAPAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 BUTON TENGAH Sulasri; Rusli
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar Pendidikan Agama Islam, sangat ditentukan oleh metode pembelajaran yang digunakan guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama islam adalah metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dengan penerapan metode resitasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah sebagai populasi penelitiannya. Sebagai penelitian kualitatif, maka instrument yang digunakan meliputi Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data, menggunakan teknik reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode resitasi siswa mampu menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan tugas yang diberikan, penerapan metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama islam pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah
PEMBINAAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA MODEL MODERASI DI KELURAHAN LIABUKU KECAMATAN BUNGI KOTA BAUBAU La Samsu; Jamal
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembinaan toleransi antar umat beragama model moderasi di Kelurahan Liabuku Kacamatan Bungi Kota Baubau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi yakni penelitian yang memahami fenomena yang terjadi sehingga menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Untuk memperoleh data, maka digunakan tes dan non tes sebagai instrumen penelitian. Tekhnik analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif prosentatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Hubungan toleransi antar umat beragama model moderasi di Kelurahan Liabuku kecamatan Bungi Kota Baubau, masing di pandang sangat baik; 2) Diyakini bahwa syari’ah Islam melalui pemahaman ajaran Agama Islam dengan prinsip toleransi model moderation dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat; 3) Adapun nilai yang tekandung adalah dalam bentuk sosial, kerja sama, membangun komunikasi antar umat beragama, antar teman sebaya, dan antar keluarga sangat toleransi, dengan kembali pada prinsip bagimu agamamu dan bagiku agamaku
INTERNALISASI KARAKTER RELIGIUS MELALUI METODE PEMBIASAAN DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-SYAIKH ABDUL WAHID KOTA BAUBAU Safaruddin Yahya
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengungkap bagaimana lembaga Islam seperti pondok pesantren menanamkan karakter religius kepada peserta didiknya. Melihat pendidikan karakter dewasa ini menjadi kebutuhan yang sangat urgen untuk diterapkan di satuan pendidikan seperti sekolah, pesantren, perguruan tinggi dan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan kasus tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) karakter religious menjadi acuan pelaksanaan pendidikan karakter di pondok modern Al-Syaikh Abdul Wahid, (2) Karakter religius ditanamkan kepada santri melalui pembiasaan mengikuti kegiatan-kegiatan santri seperti shalat berjamaah, puasa sunnah, berdo’a bersama dan tadarrus al Qur’an. Membiasakan santri mengikut kegiatan-kegiatan didalam pondok, diperkuat dengan keteladanan dalam mendidik yang dimulai dari keteladanan guru, dalam memberikan reward dan punishment dapat menumbuhkan karakter religius santri sehingga santri dapat disiplin menjalankan aktivitas ibadah di dalam pondok, mandiri dan tanggungjawab dalam melaksanakan aktivitas-aktivitas religius santri yang dilaksanakan melalui program harian, mingguan, bulanan, dan tahunan