cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Tren Penelitian Tantangan Profesi Jurnalis di Artificial Intelligence: Analisis Bibliometrik Artikel Terindeks Scopus Tahun 2020–2025 Taufik Hasyim; Muhamad Anggi Pratama; Anggi Saputra; Adzkiyah Mubarokah; Ari Suryadi; Araf Aliwijaya
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitial global mengenai tantangan profesi jurnalis di era AI. Penelitian ini menggunakan metode analisis bibliometrik. Data penelitian diambil dari publikasi artikel internasional terindeks Scopus pada periode tahun 2020–2025. Data dikumpulkan menggunakan kueri pencarian bertema “journalism,” “challenges,” dan “artificial intelligence,” dan disesuaikan untuk pencarian title-keyword-abstract. Kemudian, data hasil pencarian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Dari 434 dokumen yang memenuhi kriteria, ditemukan peningkatan publikasi signifikan setiap tahun. Negara publikasi yang paling produktif adalah Amerika Serikat, India dan Spanyol. Terjadi peningkatan jumlah publikasi yang tinggi pada tahun 2024 (131 dari 60). Hasil analisis dan pemetaan kata kunci menunjukkan beberapa temuan utama terkait permasalahan tantangan profesi jurnalis di era AI yaitu: (1) Tantangan akurasi informasi, (2) Tantangan isu fakenews dan misinformasi, (3) Permasalahan dilema redaksi terkait regulasi penggunaan AI, dan (4) Permasalahan etika penggunaan AI pada produksi berita. Permasalahan ini menjadi dasar bagi profesi jurnalis untuk beradaptasi di era AI. Temuan ini menegaskan pentingnya etika, kolaborasi antara manusia dan teknologi, serta perlunya regulasi etis untuk menjaga integritas jurnalistik di tengah era otomatisasi. Untuk implikasi kebijakan maka pemerintah, Dewan Pers atau asosiasi selaku pembuat kebijakan perlu menyiapkan pedoman nasional agar penggunaan AI dalam jurnalisme tetap etis dan bertanggung jawab.
Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pada Narapidana Perempuan Penyalahguna Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Nuril Ainun Hidayah; Irvan Sebastian Iskandar
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3204

Abstract

Penyalahgunaan narkotika menjadi isu global yang signifikan termasuk di Indonesia di mana negara ini menjadi pasar utama peredaran narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program rehabilitasi sosial bagi narapidana perempuan penyalahguna narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa program ini mencakup berbagai kegiatan seperti morning meeting, terapi kelompok, konseling adiksi dan kegiatan vokasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup narapidana serta mempersiapkan mereka untuk reintegrasi sosial. Kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah memainkan peran penting dalam keberhasilan program menyediakan dukungan yang diperlukan untuk rehabilitasi. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi seperti keterbatasan sarana prasarana, program ini berhasil memberikan dampak positif bagi narapidana. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perhatian lebih terhadap rehabilitasi sosial untuk mengurangi risiko kekambuhan dan mendukung pemulihan narapidana.
Jabatan Kependetaan dalam Gereja HKBP dan Implikasinya Dalam Kehidupan Jemaat Hana Pasaribu; Ponten Naibaho
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3209

Abstract

Jabatan kependetaan dalam Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) memiliki peran sentral dalam memelihara, memimpin, dan melayani kehidupan iman jemaat. Berdasarkan Tata Dasar dan Tata Laksana HKBP, pendeta dipanggil bukan hanya sebagai pemimpin liturgis, tetapi juga sebagai pelayan Firman, sakramen, dan pastoral yang menghidupi misi gereja, yaitu marturia, koinonia, dan diakonia. Jabatan ini merupakan panggilan ilahi yang menuntut ketaatan, integritas, dan kesetiaan terhadap Kristus serta tanggung jawab terhadap jemaat yang dilayani. Melalui pelayanan pendeta, gereja menghadirkan kehadiran Allah secara nyata dalam kehidupan umat, baik melalui pengajaran, pendampingan rohani, maupun kesaksian sosial. Implikasi jabatan kependetaan terhadap kehidupan jemaat tampak dalam pertumbuhan iman, pembinaan spiritual, dan keterlibatan aktif dalam pelayanan. Pendeta menjadi teladan dalam kehidupan etis dan moral, serta menjadi penggerak dalam menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat. Namun, jabatan ini juga menghadapi tantangan kontekstual, seperti perubahan sosial, tuntutan profesionalitas, dan krisis kepercayaan. Oleh karena itu, pendeta HKBP dituntut untuk terus memperbarui diri melalui pembinaan teologis, spiritual, dan kontekstual agar pelayanannya tetap relevan dan transformatif. Jabatan kependetaan bukan sekadar posisi struktural, melainkan panggilan pelayanan yang berimplikasi langsung pada kualitas iman dan kesaksian jemaat dalam mewujudkan Kerajaan Allah di dunia.
Refleksi Kritis dan Analisis Etika Penelitian Pendidikan Dessy Pramudiani; Alfiana Hanifah; Rani Astria; Endarman Saputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3210

Abstract

Etika penelitian  dalam pendidikan menjadi fokus utama kajian ini dengan tujuan menganalisis prinsip, implementasi, serta berbagai bentuk pelanggaran etika yang muncul dalam praktik penelitian di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur ilmiah mengenai etika penelitian pendidikan, serta menganalisis kasus nyata pelanggaran etika sebagai bahan refleksi kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelanggaran etika seperti plagiarisme, manipulasi data, pelanggaran kerahasiaan, dan pengabaian persetujuan partisipan masih terjadi secara signifikan dalam berbagai konteks penelitian. Temuan ini juga menegaskan bahwa prinsip-prinsip dasar etika penelitian, yaitu beneficence, respect for persons, justice, integrity, dan responsibility, belum diterapkan secara konsisten oleh sebagian peneliti, terutama dalam penelitian yang melibatkan anak usia dini, peserta didik berkebutuhan khusus, dan kelompok rentan lainnya. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa masalah etika tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman peneliti mengenai standar etis, tetapi juga oleh lemahnya pengawasan institusi serta tekanan akademik yang memicu praktik yang tidak etis. Berdasarkan refleksi kritis tersebut, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan integritas moral peneliti dan penguatan peran institusi dalam memastikan kepatuhan terhadap standar etika. Rekomendasi praktis diberikan agar peneliti pendidikan mampu menyeimbangkan tuntutan akademik dengan penerapan prinsip etis sehingga kualitas, keterandalan, dan integritas penelitian pendidikan dapat terjaga.
Implementasi Program CSR PT. Pertamina Hulu Rokan Kategori Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Kampung Bandar Kota Pekanbaru Aisyah Kusumo Dewi; Dadang Mashur
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.3211

Abstract

Kampung Bandar Sub-district is one of the areas that has received a Corporate Social Responsibility (CSR) program from PT Pertamina Hulu Rokan, particularly in the category of community economic empowerment. The implementation of this program is based on the importance of CSR in improving community welfare through business capacity strengthening and local economic development in Kampung Bandar. The main problems faced in this area include limited market access, low technological literacy among business actors, and weak consistency of community participation after training activities are completed. Therefore, a more structured implementation strategy is required to ensure the program runs effectively and sustainably. This effort needs to be supported by competent human resources, effective communication among stakeholders, and continuous mentoring. The focus of this study is to describe the implementation of PT Pertamina Hulu Rokan’s CSR program in Kampung Bandar and to identify the obstacles encountered during its execution. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. The analysis applied Van Meter and Van Horn’s implementation model, which emphasizes six main variables: policy standards and objectives, resources, inter-organizational communication, characteristics of implementing agents, disposition of implementers, and the socio-economic and political environment. The findings indicate that the CSR program has contributed positively to improving community skills and strengthening the local economy, although several challenges remain to be addressed.
Implementasi Inovasi Sistem Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pekanbaru Kelvin Chandra; Ahmad Hadi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.3212

Abstract

Public service is a government responsibility that must be continuously improved in line with evolving community needs. One form of innovation is the Single Emergency Call Number (NTPD) 112, which connects the public with the regional emergency service center. In the city of Pekanbaru, this service has been implemented by the Department of Communication and Information Technology to facilitate public complaints, in accordance with Ministry of Communication and Information Technology Regulation No. 10 of 2016. This study employs a qualitative descriptive method and involves department officials and the public as subjects. The results indicate that the NTPD 112 program has not yet been successful, but it still faces several challenges, such as insufficient public awareness, low public understanding of the service features, and inadequate operator response. The government is striving to improve education and services related to disaster management. However, public awareness of the importance of emergency services remains low, resulting in the program's effectiveness not yet being optimal in reducing disaster risks.
Rekonstruksi Kebijakan Penerapan Restorative Justice dalam Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Ringan untuk Mewujudkan Keadilan Restoratif di Indonesia Deniro Fadjar Fachriza Purba Dasuha; Budiman Sinaga
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara penganiayaan ringan serta merumuskan rekonstruksi kebijakan hukum pidana yang mendukung efektivitas penerapan konsep tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan empiris dengan menganalisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta wawancara dengan aparat penegak hukum di Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan keadilan restoratif dalam perkara penganiayaan ringan secara normatif didukung oleh instrumen hukum seperti Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021. Secara empiris, mekanisme mediasi penal terbukti efektif memulihkan hubungan sosial dan mengurangi beban perkara di pengadilan. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa perbedaan penafsiran antarpenegak hukum, belum adanya pengaturan setingkat undang-undang, serta keterbatasan kompetensi mediator. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi kebijakan hukum pidana untuk mengintegrasikan prinsip keadilan restoratif secara eksplisit ke dalam KUHP dan KUHAP serta memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum. Reformasi ini diharapkan dapat membangun sistem peradilan pidana yang lebih humanis, menjamin keadilan substantif, dan sejalan dengan nilai kemanusiaan serta keadaban.
Collaborative Efforts Between Disperindag Jatim and PT Feihuang in Increasing Halal Food and Beverages to China Anggita Putri Syarafinna
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3225

Abstract

Business matching is an activity where businesses and buyers meet with the same commodity background to create an exchange of information about market characteristics and consumer preferences of each party. Seeing this potential, the East Java Provincial Industry and Trade Office (Disperindag Jatim) organized offline business matching on November 14, 2024 to bring together halal-certified food and beverage sector MSME players from East Java with prospective buyers from China. This study aims to explain the collaborative efforts through business matching conducted by the East Java Disperindag in collaboration with PT Feihuang. The novelty of this research lies in exploring how regional government and private sector collaboration serves as a strategic model to facilitate halal product exports through business matching activities. The method used is descriptive qualitative with data collected in primary data collection through interviews with the Head of the East Java Disperindag Export Promotion Division and secondary data in the form of activity documents and literature studies, analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data collection, reduction and conclusion drawing. The results showed that this business matching activity successfully facilitated the exchange of strategic information related to market preferences between countries and became the first step in building mutually beneficial and long-term oriented trade cooperation.
Analisis Statistik Deskriptif Faktor-Faktor Lingkungan Belajar Daring yang Dipaksakan terhadap Variabilitas dan Kecenderungan Motivasi Belajar Mahasiswa Jurusan Teknik Otomasi Manufaktur dan Mekatronika Yuliadi Erdani; Adhikara Firdaus; Alief Sugata; Alvian Reihan; Arbiyan Saputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif tingkat kecenderungan memusat (MoCT) dan variasi dispersi (MoVD) faktor-faktor LOE (Teknologi, Interaksi, Materi) serta korelasinya dengan Motivasi Belajar (Intrinsik dan Ekstrinsik) mahasiswa. Desain penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen kuesioner Skala Likert 5-poin. Data diolah menggunakan MoCT (Mean, Median, Modus) dan MoVD, termasuk Standard Deviation (), Coefficient of Variation (), Skewness (), dan Kurtosis () untuk data kelompok. Analisis MoCT dihipotesiskan menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap LOE umumnya berada pada kategori ‘Setuju/Tinggi’ (). Namun, MoVD menunjukkan adanya dispersi yang signifikan ( dan  yang tinggi) terutama pada aspek Ketersediaan dan Aksesibilitas Teknologi, mengindikasikan polarisasi pengalaman belajar. Lebih jauh, distribusi Motivasi Intrinsik cenderung menunjukkan negative skewness (), mengisyaratkan bahwa meskipun titik tengah motivasi tinggi, terdapat kelompok minoritas mahasiswa yang berisiko tinggi kehilangan dorongan belajar internal. Disimpulkan bahwa efektivitas LOE sangat ditentukan oleh homogenitas pengalaman belajar. Heterogenitas persepsi yang diungkap oleh MoVD yang tinggi menuntut strategi intervensi yang terpersonalisasi untuk memitigasi risiko penurunan motivasi pada kelompok yang paling terdampak oleh krisis infrastruktur.
Strategi Komunikasi Politik Tim Sukses Prabowo Subianto di Pesta Rakyat dalam Meraih Suara Gen Z di Pemilu 2024 Naura Rania Bari; Nikolas Silitonga; Vionita Shakila Maharani; Zitha Yolanda Raya; Muhammad Prakoso Aji
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3237

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana tim kampanye Prabowo Subianto memanfaatkan Pesta Rakyat sebagai strategi komunikasi politik hybrid untuk menarik perhatian pemilih Generasi Z pada Pemilu Presiden Indonesia 2024. Meningkatnya dominasi Gen Z dalam komposisi pemilih serta perilaku politik mereka yang berorientasi digital menciptakan tantangan baru bagi aktor politik dalam membangun resonansi yang bermakna dengan pemilih muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesan politik dikonstruksi, bagaimana saluran media dipilih, dan bagaimana citra kandidat dibentuk dalam format kampanye berbasis hiburan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data berbasis studi literatur, penelitian ini menerapkan teori komunikasi politik McNair untuk mengeksplorasi empat dimensi analitis: pesan, media, citra, dan efektivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pesta Rakyat berhasil mentransformasikan komunikasi politik menjadi lebih visual, emosional, dan berbasis pengalaman melalui perpaduan antara acara offline berskala besar dan amplifikasi online melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Model hybrid ini memperluas jangkauan pesan dan meningkatkan kedekatan kandidat dengan audiens Gen Z. Namun, strategi ini juga menghadapi keterbatasan, terutama terkait risiko keterlibatan yang dangkal dan menurunnya substansi kebijakan ketika elemen hiburan mendominasi pesan politik. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa kampanye hybrid berbasis hiburan memiliki potensi besar untuk memobilisasi pemilih muda, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada konsistensi pesan, autentisitas kandidat, serta keseimbangan antara daya tarik emosional dan substansi komunikasi politik.