cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Pola Perilaku Penggunaan Transportasi Online oleh Masyarakat Bandung Yuliadi Erdani; Muhammad Dzaki; Luthfia Najmi Rachmadiyanti; Muhammad Defval Andika Saripudin; Muhammad Hamzah Nur Fadhilah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3238

Abstract

Jasa transportasi daring (mencakup ojek dan taksi) yang berbasis aplikasi kini telah menjadi preferensi primer mobilitas bagi komunitas urban, termasuk di wilayah Bandung. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pola pemanfaatan transportasi online , berfokus pada analisis frekuensi pemesanan, struktur biaya perjalanan, dan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengguna. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran statistik deskriptif terkini mengenai kondisi di lapangan dari perspektif pengemudi. Metode studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan 100 pengemudi ojek online yang masih aktif beroperasi di berbagai wilayah Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa kuesioner singkat yang mencakup profil pengemudi, aktivitas harian, tarif, pendapatan, serta pengalaman mereka dengan penumpang. Data yang terkumpul diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Analisis ini digunakan guna memaparkan ukuran tendensi sentral, seperti kalkulasi nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), dan modus, serta ukuran dispersi, yang mencakup standar deviasi dan jangkauan interkuartil. Untuk data kategorik, digunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transportasi online telah menjadi bagian penting dalam mobilitas harian masyarakat Bandung. Permintaan tertinggi terjadi pada jam sibuk pagi (05.00–09.00) dan sore hari (15.00–18.00). Rata-rata pesanan per hari berkisar 10-20 order, dengan tarif rata-rata per perjalanan antara Rp12.000 hingga Rp18.000. Mayoritas pengemudi (94,7%) menyatakan bahwa biaya operasional sangat memengaruhi pendapatan bersih mereka , yang berada di kisaran Rp150.000 hingga Rp300.000 per hari. Temuan ini juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar penumpang menggunakan layanan ini untuk perjalanan kerja/kampus (94,7%), menunjukkan tingkat ketergantungan yang sangat tinggi pada moda ini. Penelitian ini memberikan gambaran yang kuat tentang perilaku pengguna serta variasi tarif yang memengaruhi permintaan perjalanan.
Implementasi Kebijakan Permen-LHK No. 09 Tahun 2021 di KTH Lestari Hutan Katanjung 1 Desa Katanjung Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Supadi Supadi; Yuli Fatmawati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Strategi Jangka Benah pada Kelompok Tani Hutan Katanjung 1 Desa Katanjung Kabupaten Kapuas. Permen ini merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam rangka percepatan pelaksanaan Perhutanan Sosial yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat, pengelolaan hutan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan serta studi dokumentasi terhadap dokumentasi kebijakan dan aktivitas KTH. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi Permen LHK No. 9 Tahun 2021 di KTH Lestari Hutan Katanjung 1 telah berjalan, namun masih menghadapi sejumah kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, dukungan teknis yang belum optimal, dan kurangnya sinergis antara masyarakat pemerintah serta pihak pendamping. Meski demikian terdapat peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan hutan lestari serta munculnya insiatif lokal dalam kegiatan rehabilitasi dan diversifikasi hasil hutan bukan kayu (HHBK). Secara keseluruhan implementasi kebijakan ini menunjukan arah positif dalam mendukung keberlanjutan hutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat meskipun memerlukan penguatan pada aspek pendampingan pembiayaan dan koordinasi antara pemangku kepentingan.
Analisis Kuantitatif Persepsi Mahasiswa terhadap Fasilitas Kampus sebagai Faktor Penunjang Kenyamanan Belajar Yuliadi Erdani; Salim Setiawan; Syamdesta Ataullah; Rujhan Milah; Sita Khoerunnisa
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat kenyamanan belajar siswa berdasarkan persepsi mereka terhadap fasilitas kampus. Studi ini berfokus pada mahasiswa Otomasi dan Mekatronika di Politeknik Manufaktur Negeri Bandung yang belajar di bidang ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Instrumen survei, kuesioner skala Likert 1-5, disebarluaskan secara online. Data dari 68 responden dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi variasi, tendensi sentral, dan bentuk distribusi data. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa tentang fasilitas kampus secara umum berada dalam kategori "Baik". dengan skor tertinggi pada item "Kenyamanan Kursi dan Meja" (Mean = 3,91). Namun, beberapa aspek seperti "Kebersihan dan Kelayakan Toilet" (Mean = 2,84) dan "Kualitas Kantin" (Mean = 2,91) teridentifikasi masih memerlukan peningkatan. Hasil ini menunjukkan bahwa sumber daya harus dialokasikan secara lebih terfokus untuk meningkatkan fasilitas khusus agar lebih mudah bagi siswa untuk belajar.
Studi tentang Kesadaran Finansial dan Pola Pengeluaran Mahasiswa: Kasus Politeknik Manufaktur Bandung Yuliadi Erdani; Fadzkal Mayzanio; Doni Viana; Fadhli Rizqi; Daffa Hamdany
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengeluaran mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung serta tingkat kesadaran mereka dalam mengelola keuangan pribadi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 51 mahasiswa aktif tahun akademik 2025/2026. Analisis dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif untuk menghitung rata-rata, median, modus, dan ukuran dispersi dari berbagai kategori pengeluaran, seperti konsumsi, transportasi, hiburan, kebutuhan kuliah, internet, dan kebutuhan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memprioritaskan pengeluaran internet (skor rata-rata: 3,88), diikuti oleh transportasi (3,78), dan kebutuhan pribadi (3,73). Skor rata-rata kesadaran keuangan mahasiswa sebesar 4,10 dari 5, menandakan tingkat kesadaran yang tinggi. Namun, skor penerapan hanya 3,31, mengungkapkan kesenjangan antara kesadaran dan praktik. Masih terdapat mahasiswa yang kurang disiplin dalam mencatat keuangan dan mengendalikan belanja impulsif. Secara umum, hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa meskipun mahasiswa Polman Bandung memiliki kesadaran finansial yang baik, masih diperlukan peningkatan keterampilan pengelolaan keuangan praktis agar mahasiswa mampu mengelola keuangan pribadi secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Analisa Korelasi Kebiasaan Begadang terhadap Kinerja Akademik Mahasiswa Yuliadi Erdani; Raden Muhammad Nafish Ginanjar; Muhammad Rausyanfikry Hablillah; Naufal Shoyifful Mubarok; Putri Amelia Kresna
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3245

Abstract

Studi ini dirancang dengan tujuan eksplisit untuk mengukur tingkat kebiasaan begadang pada mahasiswa, mengidentifikasi faktor-faktor pendorong utama, dan mengevaluasi implikasi yang ditimbulkan terhadap kinerja akademik harian mereka. Tingginya prevalensi kurang tidur di kalangan pelajar universitas menjadi perhatian karena potensi dampaknya yang merugikan pada kesehatan dan kesuksesan belajar.Pendekatan kuantitatif diadopsi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan instrumen skala Likert (rentang 1 sampai 5) yang disebarkan kepada 50 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Data yang terkumpul kemudian dikenakan analisis statistik deskriptif untuk menentukan skor rata-rata perilaku begadang dan menilai keparahan konsekuensi yang dialami.Hasil menunjukkan bahwa begadang merupakan praktik yang sangat umum di antara peserta studi. Pemicu utama yang teridentifikasi adalah tekanan akademis berat, termasuk tenggat waktu tugas, penyelesaian proyek, dan persiapan ujian yang intensif. Tingkat kebiasaan ini tercermin dari skor rata-rata 3,7 dan median 4. Dampak negatif yang paling sering dikeluhkan mencakup berkurangnya fokus selama perkuliahan, rasa kantuk berlebihan di siang hari, dan kelelahan fisik/mental yang signifikan.Kesimpulan dari temuan ini adalah bahwa kurang tidur telah menjadi pola hidup yang rutin dan baku bagi mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterampilan manajemen waktu, penyesuaian jadwal akademik yang lebih realistis, dan kampanye edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas tidur. Lembaga pendidikan didorong untuk menciptakan program dukungan yang memfasilitasi keseimbangan studi dan kehidupan pribadi, serta mengambil langkah proaktif untuk memitigasi dampak buruk dari tidur kronis yang tidak memadai.
Evaluasi Efektivitas Booth Refill Air “Kick Your Plast” dalam Mendukung Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Politeknik Manufaktur Negeri Bandung Yuliadi Erdani; Insan Salsabila; Jonathan Rafael; Krishna Khoirurrizal; Luthfan Dzul Ikram
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3246

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas booth refill air “Kick Your Plast” dalam mendukung pengurangan penggunaan plastik sekali pakai serta praktik keberlanjutan di lingkungan kampus. Evaluasi dilakukan karena fasilitas refill terbukti berkontribusi pada pengurangan konsumsi botol plastik di berbagai institusi pendidikan tinggi (Uehara & Ynacay-Nye, 2018; Sustainability, 2019; Pascawati et al., 2025). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner skala Likert (1–5) kepada 20 mahasiswa yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan distribusi frekuensi, mean, median, modus, range, mean deviation, simpangan baku, serta koefisien variasi (Riduwan, 2018; Field, 2013; Sugiyono, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap booth refill air cenderung positif, dengan nilai rata-rata keseluruhan 4,145 dan coefficient of variation 20,7%, mengindikasikan konsistensi penilaian. Fasilitas dinilai mudah diakses, terjangkau, dan mendukung kebiasaan membawa tumbler pribadi, sehingga dapat membantu menekan penggunaan botol plastik (Nasution et al., 2024; Safitri et al., 2025; Fauziah et al., 2023). Namun, aspek kualitas air dan ketersediaan lokasi masih menjadi kendala bagi sebagian pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa program “Kick Your Plast” efektif mendorong perilaku konsumsi ramah lingkungan, namun tetap membutuhkan peningkatan pada beberapa aspek operasional untuk mengoptimalkan dampaknya.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Penggelapan oleh Kurator dalam Perkara Kepailitan Brigita Aras Soraya Waruwu; Besty Habeahan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3255

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualifikasi yuridis tindak pidana penggelapan oleh kurator dalam perkara kepailitan serta sistem pertanggungjawaban hukum yang berlaku, meliputi aspek pidana, perdata, dan etik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum normatif yang menelaah sinkronisasi antara KUHP, UU KPKPU, dan Kode Etik AKPI, melalui analisis atas norma, doktrin, serta ketentuan perundang-undangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penggelapan oleh kurator terkualifikasi sebagai Penggelapan dengan Pemberatan (Pasal 374 KUHP), karena penguasaan atas harta pailit terjadi berdasarkan profesi dan jabatan yang diberikan pengadilan. Sistem pertanggungjawaban yang berlaku bersifat multi-lapis dan paralel (Tri-Sistem), meliputi: (1) pertanggungjawaban pidana (Pasal 374 KUHP), (2) tanggung jawab perdata (Pasal 72 UU KPKPU), dan (3) sanksi etik-administratif (Kode Etik AKPI dan Pasal 71 UU KPKPU), di mana seluruh proses hukum ini dapat berjalan secara simultan untuk memberikan perlindungan dan memastikan integritas profesi kurator. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan pengawasan serta penambahan ketentuan pidana lex specialis dalam UU Kepailitan agar mampu mencegah serta menindak pelanggaran kurator secara komprehensif sesuai perkembangan praktik hukum modern.
Analisis Framing Robert Entman dalam Pemberitaan Isu Pemangkasan Bantuan Pengungsi Rohingya di Media Daring Antaranews.com Talitha Nakhwah; Abie Besman; Henny Sri Mulyani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing yang dibangun oleh media daring Antaranews.com dalam memberitakan isu pemangkasan bantuan bagi pengungsi Rohingya selama periode Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model analisis framing Robert Entman. Berita yang dianalisis dalam penelitian ini berjumlah tiga dengan fokus utama pada empat elemen framing yang diterapkan, yaitu bagaimana Antaranews.com mendefinisikan masalah, memperkirakan penyebab masalah, membuat keputusan moral, dan memberikan penyelesaian masalah. Data penelitian diperoleh dari situs resmi media daring Antaranews.com dengan teknik pengumpulan studi teks. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Antaranews.com membingkai isu pemangkasan bantuan bagi pengungsi Rohingya dengan menonjolkan aspek kemanusiaan. Antaranews.com menyebut isu ini sebagai persoalan finansial yang mengancam kelangsungan hidup para pengungsi. Dalam mengidentifikasi penyebab, Antaranews.com menyoroti Amerika Serikat sebagai pemicu pemotongan bantuan serta pemerintah Myanmar sebagai akar permasalahan kedatangan pengungsi Rohingya di Bangladesh. Secara keseluruhan, framing yang dilakukan Antaranews.com menunjukkan keberpihakan terhadap pengungsi Rohingya dengan merefleksikan isu ini sebagai dampak dari minimnya dukungan dan tanggung jawab internasional.
Konflik yang Tak Kunjung Usai: Studi Multispesies Petani dan Monyet Ekor Panjang lewat Ekologi Politik Kritis Rifki Afwakhoir
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3261

Abstract

Penelitian ini ingin menguraikan mengapa masalah perambanan monyet ekor panjang (MEP) di Gunungkidul belum dapat diatasi lewat etnografi multispesies untuk menggali relasi petani lokal dengan MEP kemudian dihubungkan dengan perspektif ekologi politik dengan melihat bagaimana institusi pemerintah merespons dan merepresentasikan masalah perambanan MEP. Pada penelitian ini kita dapat melihat relasi petani dusun Abang dengan MEP sudah terjalin sejak zaman dahulu dan hanya meramban di sekitar sarang mereka. Namun, dalam 10 tahun terakhir, perambanan oleh MEP menyebar sehingga dirasakan seluruh petani secara kolektif. Hilangnya habitat MEP akibat pembangunan infrastruktur pariwisata di Gunungkidul menjadi penyebab masalah ini sehingga MEP perlu mencari habitat lain, terutama dekat dengan pertanian masyarakat.  Rehabilitasi habitat MEP dengan menanam tanaman buah yang menjadi solusi yang sulit diwujudkan. Para petani dengan kondisi ekonomi miskin tidak memiliki biaya untuk melakukan hal tersebut secara mandiri. Dalam merespons masalah ini, pemerintah kelurahan sudah menyerah. Instansi pemerintah tingkat kabupaten pun hanya memberikan saran tanpa bantuan penanganan yang nyata. Ketika dinas kehutanan mencoba melakukan rehabilitasi habitat MEP justru mendapat penolakan dari petani karena adanya konflik antara petani dan dinas Kehutanan yang sudah berlangsung lama. Di sisi lain, pemerintah pusat masih memandang bahwa MEP sebagai sumberdaya yang masih melimpah dan bisa diekspor. Berbagai tingkat instansi pemerintah masih merepresentasikan MEP sebagai hama pengganggu kehidupan petani miskin yang banyak jumlahnya yang membuat rehabilitasi habitat belum menjadi fokus. Penelitian ini menyarankan pihak pemerintah untuk menempatkan MEP sebagai korban sehingga dapat mendorong kebijakan politik yang memperhatikan ruang hidup mereka dengan keterlibatan petani lokal di dalamnya.
Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Pantura Agro Wisata (PAS) Gemilang Kabupaten Sampang (Kajian Pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, Dan Spasial) Wahyudi Pramono
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3263

Abstract

Penelitian ini mengkaji perencanaan kawasan Pantura Agro Wisata (PAS) Gemilang di Kabupaten Sampang, yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pariwisata berbasis agribisnis di wilayah Pesisir Utara (Banyuates, Ketapang, dan Sokobanah). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka tematik, holistik, integratif, dan spasial (THIS). Penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara, dan observasi lapangan. Wawancara pada pemangku kepentingan dan masyarakat, serta data sekunder dari dokumen resmi dan laporan program. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman untuk mengidentifikasi potensi, sinergi sektoral, dan dampak program. Pendekatan THIS memungkinkan pemetaan strategis potensi agribisnis, kolaborasi lintas sektoral. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan destinasi wisata, kunjungan wisatawan, kemandirian desa wisata, dan pelaku usaha UMKM.