cover
Contact Name
Farisatma
Contact Email
jurwawasansarjana@gmail.com
Phone
+6285381243563
Journal Mail Official
jurwawasansarjana@gmail.com
Editorial Address
JUWARA: Jurnal Wawasan Sarjana published multidisciplinary research papers. The scope and focus are related to research with a multidisciplinary approach covering the following fields of Education. All manuscripts submitted to journals will be processed Peer-Reviewed by relevant experts in their fields. The Journal of Undergraduate Insights is published three times a year, namely: April, August and December.
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wawasan Sarjana
ISSN : 2988599X     EISSN : 2986514X     DOI : https://doi.org/10.35326/juwara.v4i3
JUWARA: Jurnal Wawasan Sarjana adalah jurnal Open Access yang diterbitkan untuk publikasi artikel ilmiah berupa hasil penelitian dan riset, artikel review, laporan kasus para mahasiswa, praktisi, dan dosen . Ruang lingkup dan fokus terkait dengan Pendidikan: IPS, IPA; Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bimbingan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Guru Anak Usia Dini TK/MI, dll. JUWARA mengundang semua artikel penelitian lapangan dan penelitian data (Kuantitatif dan Kualitatif), yang tidak diterbitkan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan. Seluruh naskah yang diserahkan ke jurnal akan di proses secara Peer-Reviewed oleh para ahli yang relevan dibidangnya.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
STIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA RESEPTIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI CERITA RAKYAT WAKATOBI (LA NDOKE-NDOKE KENE LA KOLOPUA) DI KELURAHAN ONEMAY KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI astiani astiani; Asma Kurniati; Siti Mirsa Susanti
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2379

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Bagaimana Perkembangan Bahasa Reseptif Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Cerita Rakyat Wakatobi(La Ndoke-Ndoke Kene La Kolo-Kolopua) Di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 5 anak yangberada di kelurahan onemay yang terdiri dari 4 anak perempuan 1 anak laki-laki.data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, analisis data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi data, display data, verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa stimulasi perkembangan bahasa reseptif anakusia 4-5 tahun melalui cerita rakyat wakatobi (la ndoke-ndoke kene la kolo-kolopua) sudah berkembang sesuai harapan. Karena anak-anak yang antusias dalama mengikuti kegiatan, terlihat sangat menyenangkan saat anak mendengarkan cerita rakyat. Hal ini terlihat dari anak-anak sudah mampu menyimak perkataan orang lain, mengerti dua perintah yang di berikan bersamaan, memahami cerita yang dibacakan, memperhatikan cerita dan mampu menjawab pertanyaan tentang mereka dan mendengarkan dan memahami perkataan di rumah dan disekolah. Sebagian anak sudah memahami cerita rakyat la ndoke-ndoke kene la kolo-kolopua yang dibacakan oleh peneliti dan orang tuanya.
STIMULASI NILAI-NILAI KEAGAMAN ANAK USIA 3-4 TAHUN DENGAN METODE CERITA DI DESA LAMBALE KECAMATAN KULISUSU BARAT Feronika Satria; Asma Kurniati; Siti Misra Susanti
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2380

Abstract

Perkembangan nilai-nilai agama adalah kemampuan bersikap, bertingkah laku dan bertindak. Dalam stimulasi nilai-nilai keagamaan pada anak usia dini perlu adanya metode. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stimulasi nilai-nilai keagamaan anak usia 3-4 dengan metode cerita di Desa Lambale Kecamatan Kulisusu Barat. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif yang melibatkan guru dan orang tua anak. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa stimulasi nilai-nilai keagamaan anak usia 3-4 tahun dengan metode cerita di Desa Lambale Keamatan Kulisusu Barat yaitu: 1) Mengetahui arti kasih dan sayang kepada ciptaan Tuhan, seperti menceritakan kisah Nabi Sulaiman dan seekor semut dan Kisah Nabi Muhammad dan seekor Kucing. Dalam indikator pertama yang paling dominan yaitu 1 anak yang berkembang sangat baik. 2) Mulai meniru doa pendek sesuai dengan agamanya, seperti membaca doa masuk dan keluar rumah dan membaca doa sebelum dan sesudah makan yang dominan dalam indicator kedua yaitu 3 orang anak yang berkembang sangat baik.
KETERLIBATAN ORANG TUA PADA PEMBELAJARAN LURING ANAK USIA DINI DI DESA MATANAUWE Fikarmawati Fikarmawati; Gawise Gawise; Siti Misra
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2381

Abstract

adanya pandemi covid-19 menyebabkan proses belajar mengajar harus dilaksanakan di rumah. Pembelajaran secara luring atau diluar jaringan merupakan jalan alternative dikarenakan sulitnya jaringan, keberatan untuk membeli paket internet dan kebanyakan ada juga orang tua yang tidak memiliki handphone sehingga tidak bisa melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka atau langsung. Saat anak belajar di rumah secara luring keterlibatan orang tua sangat penting dan berpengaruh terhadap hasil belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mendampingi anak pada proses pembelajaran luring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang mempelajari permasalahan yang ada dan prosedur kerja yang berlaku. Penelitian kualitatif deskrptif ini bertujuan untuk menggambarkan apa yang sedang terjadi saat ini. keterlibatan orang tua pada pembelajaran luring anak usia dini di Desa Matanauwe. Hal ini dapat dilihat dari hasil data yang diperoleh di desa matanauwe bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran luring ini. keterlibatan orang tua seperti memberikan motivasi semangat belajar anak, memfasilitasi kebutuhan belajar anak dan cara menumbuhkan nilai-nilai karakter anak di lingkungan keluarga sangat baik.
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE AMPAS KELAPA DI TK DARMA WANITA TUNAS BANGSA DESA LAHUMOKO KECAMATAN KAMBOWA KABUPATEN BUTON UTARA ambar widiawanti; Asma Kurniati; Henny Henny
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2383

Abstract

Peneliltian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase di TK Darma Wanita Tunas Bangsa Desa Lahumoko Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam kaitannya dengan yang dimaksud dengan penelitian deskriptif yaitu prosedur penelitian dengan cara mengumpulkan data berupa kata, gambar, bukan angka. Metode utama pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan secara alami di sumber data. Analisis kualitatif data penelitian dilakukan sebelum masuk lapanga, selama dilapangan dan setelah selesai. Berdasarkan hasil studi lapangan, peneliti menemukan kesimpulan mengenai mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase ampas kelapa di TK Darma Wanita Tunas Bangsa Desa Lahumoko Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara yang dikembangkan pada berbagai macam anak, seperti memperkenalkan dan mengajarkan anak kolase ampas kelapa dalam berbagai aspek yaitu aspek pribadi, aspek pendorong, aspek proses dan aspek produk. Dalam hal ini dapat mengembangkan kreativitas anak sejak dini.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI (3-6 TAHUN) DI KELURAHAN TONGANO TIMUR KECAMATAN TOMIA TIMUR KABUPATEN WAKATOBI Harsianti Besan; Agus Slamet; Rahman Saleh
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini (usia 3-6 tahun) di Kelurahan Tongano Timur Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun. Data di kumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, data di analisis secara kualitatif dengan menggunakan cara redukasi data, disply data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini (3-6 tahun) sudah berperan baik namun belum terlalu maksimal. Karena masih sangaat kurangnya peran oraang tua dalam menjelaskan perbedaan anak perempuan dan laki-laki, pemberian, pemberian informasi mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh di sentuh oleh orang lain, serta penanaman rasa malu dalam hal untuk tidak menukar atau mengganti pakaian di hadapan orang lain. Peran orang tua dalam menyampaikan pendidikan seks lebih dominan menggunakaan peraan orang tua sebagai teacher.
STIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN PUZZLE KREASI DI TK NURUL JIHAD PEROPA KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI fitriani layla fitriani; Muhammad Iksan; Rachman Saleh
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i1.2423

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (field Research) dan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Lipu yang berjumlah 21 siswa.Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Lipu Kabupaten Buton Selatan?Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan Model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan di kelas IV SD Negeri 1 Lipu Kabupaten Buton Selatan? Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum menerapkan pembelajaran kooperatif teknik mecari pasangan pada pelajaran IPS, diperoleh sebanyak 8 (38%) tuntas dan 13 (61,9%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 63,80. Namun setelah pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan dalam pelajaran IPS pada siklus I dan siklus II diperoleh data bahwa hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siklus I menyatakan sebanyak 14 (66,6%) tuntas dan 7(33,3%) belum tuntas dan nilai rata-rata 70. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukan 18 (81,9%) tuntas dan 3 (14,2%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 76. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran koperatif teknik mencari pasangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Lipu Kabupaten Buton Selatan
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG AMAL USAHA MUHAMMADIYAH DESA MOLA NELAYAN BAKTI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Restia Ningsih; Basri Basri; Abdul Rahim
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i2.3186

Abstract

Persepsi masyarakat tentang Muhammadiyah masih sering keliru memahami Muhammadiyah dibebarapa daerah Wakatobi, salah satunya adalah di Desa Mola Selatan Kecamatan Wangi-wangi Selatan. Penelitian ini menfokuskan pada sejarah masuknya SMA muhammadiyah dan bagaimana persepsi masyarakat tentang persyarikatan muhammadiyah. Metode penelitian ini pada dasarnya bersifat kualitatif, adapun data kuantitatif hanya sebatas kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data yang akurat, objektif serta konkrit. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktif, induktif, dan komparatif serta penarikan atau verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sejarah masuknya SMA Muhammadiyah ke Desa Mola Nelayan Bakti dipengaruhi oleh faktor internal serta faktor eksternal, seperti seberapa baik warga menerima amal usaha yang didirikan di Desa Mola Nelayan Bakti. Warga Desa Mola Nelayan Bakti memiliki sikap yang sangat religius terhadap Muhammadiyah, ada yang mendukung, ada yang merasa biasa-biasa saja, dan ada juga yang secara terang-terangan menolak Muhammadiyah
PENGEMBANGAN KEMATANGAN KARIR DALAM PROGRAM BIMBINGAN KARIR SISWA DI MTs NEGERI BAHARI Ika Wahyu Ningsih; Tarno Tarno
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i2.3187

Abstract

Bimbingan karir sebagai usaha bimbingan kepada siswa dalam usaha pertimbangan untuk bekerja atau tidak, dan jika perlu bekerja. memiliki lapangan kerja yang cocok dengan ciri-ciri pribadi, menentukan lapangan pekerjaan dan memasukinya serta mengadakan penyesuaian kerja secara baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif adalah rancangan penelitian yang menggambarkan secara jelas dan nyata variabel penelitian dalam bentuk angka-angka dan statistik. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata program bimbingan karir (Variabel X) yaitu 72,37 dengan bobor skor 4342, dan nilai rata-rata kematangan karir siswa (Variabel Y) yaitu 75,69 dengan bobot skor 4541. Setelah diketahui nilai rata-rata dari semua hubungan, maka peneliti menganalisis Validitas, rebilitas, dan hipotesis dengan menggunakan program SPSS 16,0 dengan taraf α=0,5. Pengujuian indeks diukur dari taraf 0,70-0,90. Artinya terdapat validitas yang kuat terhadap angket yang digunakan. Kesimpulannya seluruh item yang digunakan telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabilitas. Artinya terdapat validitas yang cukup terhadap angket yang digunakan. Kesimpulannya seluruh item yang digunakan telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabilitas
NILAI MORAL DALAM NOVEL MY PERFECT SUNSET KARYA KYRIA Fithriyah Inda Nur Abida
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i2.3188

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Analisis Nilai Moral dalam Novel My Perfect Sunset Karya Kyria. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan untuk memperoleh data dan informasi mengenai nilai-nilai moral yaitu dengan melakukan penulisan pustaka (percetakan). Hasil penelitian data secara keseluruhan Analisis Nilai Moral dalam Novel My Perfect Sunset Karya Kyria, terdapat 7 aspek yaitu Kesabaran, Tawakal, Ibadah, Tolong Menolong Bekerja Keras, Pengendalian Diri, dan Penyesalan, Adapun Nilai Moral aspek kesabaran terdapat 2 kutipan, Nilai Moral aspek tawakkal terdapat 2 kutipan, Adapun Nilai Moral aspek Ibadah terdapat 2 kutipan, Tolong Menolong sesama makhluk sosial, manusia tak bisa hidup sendirian. Adapun Nilai Moral aspek tolong menolong terdapat 13 kutipan, Bekerja keras akan mendapatkan yang diinginkan meski dalam melakukannya bersusah payah. Adapun Nilai Moral aspek rajin bekerja terdapat 4 kutipan, Pengendalian diri membuat seseorang terbiasa menikmati keteraturan hidup, terbiasa taat, dan merasa bahagia. Adapun Nilai Moral aspek mampu mengendalikan diri terdapat 5 kutipan, Penyesalan adalah perasaan yang harus dirasakan dalam hidup. Karena dengan menyesal, seseorang akan berusaha menjadi lebih baik lagi, dan meminimalisasi kesalahan dalam hidupnya. Adapun Nilai Moral aspek penyesalan terdapat 23 kutipan
PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN KATA DALAM MENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DI KELAS VIII SMP NEGERI SATU ATAP LAMANGGAU Risman Iye; Rodi Samudy; Rusman Masiri
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i2.3189

Abstract

Keterampilan menulis sangat bervariasi di sekolah dan memiliki berbagai macam bentuk. Pembelajaran menulis Puisi siswa diharapkan mampu menuliskan apa yang dirasakan, apa yang dipikirkan dengan menggunakan bahasa yang indah yang mengandung kiasan, memiliki makna konotasi yang baik dan menjadikan Puisi bebas tersebut menarik untuk dibaca. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis puisi bebas pada siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Lamanggau yang terdiri atas 31 siswa, yaitu 11 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Instrumen dalam penelitian ini dilakukan dengan tes, wawancara, dan pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa menulis puisi menunjukan ketuntasan belajar siswa tidak tuntas sebanyak 29 siswa atau 93,55 %, sedangkan kategori tuntas sebanyak 2 siswa atau 6,46 %. Pada pencapaian siklus I menunjukan tidak tuntas sebanyak 9 siswa atau 29,04 %, sedangkan kategori tuntas menunjukan frekuensi yang dicapai sebanyak 24 siswa atau 77,42 %. Pencapaian siklus II menunjukan ketuntasan belajar siswa tidak tuntas sebanyak 29 siswa atau 93,55 %, sedangkan kategori tuntas sebanyak 7 siswa atau 22,59 %.