cover
Contact Name
Farisatma
Contact Email
jurwawasansarjana@gmail.com
Phone
+6285381243563
Journal Mail Official
jurwawasansarjana@gmail.com
Editorial Address
JUWARA: Jurnal Wawasan Sarjana published multidisciplinary research papers. The scope and focus are related to research with a multidisciplinary approach covering the following fields of Education. All manuscripts submitted to journals will be processed Peer-Reviewed by relevant experts in their fields. The Journal of Undergraduate Insights is published three times a year, namely: April, August and December.
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wawasan Sarjana
ISSN : 2988599X     EISSN : 2986514X     DOI : https://doi.org/10.35326/juwara.v4i3
JUWARA: Jurnal Wawasan Sarjana adalah jurnal Open Access yang diterbitkan untuk publikasi artikel ilmiah berupa hasil penelitian dan riset, artikel review, laporan kasus para mahasiswa, praktisi, dan dosen . Ruang lingkup dan fokus terkait dengan Pendidikan: IPS, IPA; Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bimbingan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Guru Anak Usia Dini TK/MI, dll. JUWARA mengundang semua artikel penelitian lapangan dan penelitian data (Kuantitatif dan Kualitatif), yang tidak diterbitkan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan. Seluruh naskah yang diserahkan ke jurnal akan di proses secara Peer-Reviewed oleh para ahli yang relevan dibidangnya.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
Improving Reading Skills Comprehension of Short Story Reading Material through the Skimming Method in Elementary School Students Kamasiah; Karim Karim; Farisatma; Krisnawati
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving Reading Comprehension Skills in Short Story Reading Material Through the Skimming Method for Class V Students of Elementary School State 1 Kaobula. Thesis, Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Muhammadiyah University of Buton. This research is a Classroom Action Research. Subjects of totaling 23 students. This research was conducted in two cycles, each consisting of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. How to improve reading comprehension skills on short story reading material through the skimming method of fifth grade students at Elementary School State 1 Kaobula? Purpose is improve reading comprehension skills on short story reading material through the skimming. Prior to using the skimming method,8 students (34.8%) completed grades with an average score of 50.61 and then experienced an increase in cycles I and II with 13 students completing grades. (56.5%) with an average value of 67.82. Cycle II with the acquisition of data on student scores that were completed as many as 19 students (82.6%) average value of 82.4. Skimming method can improve reading comprehension skills in short story reading material for fifth grade students of Elementary School State 1 Kaobula.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Menggunakan Media Cerita Bergambar dalam Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SD Negeri 3 Katobengke Mira Mira; Muhammad Yusnan; Irman Matje
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninkatkan keterampilan menulis siswa menggunkan media cerita bergambar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SD Negeri 3 Katobengke. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengatahuan siswa tentang membaca nyaring serta penggunaan media yang belum maksimal pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas III SD Negeri 3 Katobengke pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Jumlah siswa di kelas III yaitu 25 siswa diantaranya 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, tes, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus, siklus I dan siklus II dengan KKM Bahasa Indonesia 70% yaitu: hasil penelitian pada pra siklus siswa yang mencapai nilai KKM ada 10 orang siswa (40%). Selanjutnya pada siklus I siswa yang mencapau nilai KKM ada 15 orang siswa (60%). Pada siklus II siswa yang mencapai nilai KKM ada 11 orang siswa (84%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dusimpulkan bahwa pengunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 3 Katobengke. Guru disarankan dapat menggunakan media cerita bergambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Melalui Permainan Tradisional Ase Risnajayanti Risnajayanti; Andi Khairiatunnisa; Usman Usman
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini ialah rendahnya kemampuan kerjasama anak dari 22 orang anak hanya 8 orang anak yang bekembang dengan baik kemampuan kerjasamanya. Rendahnya kemampuan kerjasama anak, yaitu anak belum mampu terlibat aktif dalam permainan kelompok dan berkomuikasi dengan baik bersama temannya. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan permainan tradisional ase. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak melalui permainan tradisional ase di TK Giat Bangun Bombana. Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan dalam penelitian yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah anak didik yang berjumlah 22 orang yang terdiri dari 14 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan rentang usia 5-6 Tahun. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kemampuan kerjasama anak pada observasi awal mencapai presentase 36% sebanyak 8 orang anak. Pada siklus I kemampuan kerjasama anak meningkat mencapai persentase 60% sebanyak 13 orang anak. Pada siklus II kemampuan kerjasama anak meningkat mencapai presentase 82% sebanyak 18 orang anak. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan tradisional ase dapat meningkatkan kemampuan kerjasama anak.
Pembelajaran Bahasa Wolio dalam Upaya Melestarikan Bahasa Kesultanan Buton di Lingkungan Masyarakat Muslim Muslim; Zidan Larios
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran serta pemerintah dalam menghidupkan kembali bahasa Wolio dan menjaga bahasa Buton dalam upaya mempertahankan bahasa Kesultanan Buton. Teknik observasi dan wawancara mendalam merupakan bagian dari metode pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis tematik digunakan untuk menguji data. Berdasarkan temuan studi tersebut, saat ini penggunaan bahasa wolio relatif sedikit hingga penuturnya pada akhirnya mulai berkurang. Banyaknya pendatang, perkawinan suku, dan hadirnya beberapa kelompok pengguna bahasa daerah di Kota Baubau antara lain Wolio, Lipu, dan Ciacia menjadi penyebab menurunnya pengguna bahasa Wolio. Akibatnya, pemerintah kesulitan dalam menetapkan peraturan terkait penggunaan bahasa daerah.
Kebijakan Pendidikan Islam Pada Masa Orde Lama (Kajian Historis Tentang Perjalanan Pendidikan Islam di Indonesia Pada Masa Orde Lama) Fajar Al Mahmudi; Agung Pangeran Bungsu
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanggal 17 Agutsus 1945 Indonesia memproklamirkan diri menjadi bangsa yang merdeka. Pasca kemerdekaan masa pemerintahan di Indonesia dikenal dengan sebutan ordel lama. Pemerintahan pada masa ini dipimpin oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno semenjak tajun 1945-1966. Indonesia pada masa ini tengah berjuang untuk mampu berbenah, memperbaiki, dan mengatur ulang tatanan negara dari berbagai aspek. Ideologi negara, ekonomi rakyat, pembangunan, tak kalah penting tentang Pendidikan. Walaupun dalam keadaan yang tengah hiruk pikuk, pemerintah pada masa orde lama mampu memberikan fokus dan perhatian terhadap Pendidikan, termasuk Pendidikan Islam. Berbagai kebijakan dikeluarkan dan ditetapkan oleh pemerintah terkait kebijakan Pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Teknik kepustkaan/library researceh. Data-data dikumpulkun dari berbagai sumber kaitannya dengan kebijakan Pendidikan Islam pada masa orde lama lalu ditampilkan sebagai hasil rangkuman penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pemerintah Indonesia pada masa pemerintahan orde lama mampu menetapkan kebijakan Pendidikan Islam yang baik pada saat itu. Walaupun Indonesia dalam keadaan kacau dalam berbagai aspek pasca kemerdekaan, namun terkait Pendidikan Islam pemerintah mampu memberikan kebijakan yang sangat baik. Kebijakan Pendidikan Islam yang ditetapkan pada masa itu diantaranya; menjadikan pelajaran Agama sebagai mata pelajaran yang wajib diadakan dan dilaksanakan di sekolah Indonesia, baik sekolah dasar hingga Pendidikan tinggi. Kebijakan-kebijakan lainnya pun ditetapkan guna mengembangkan dan memantapkan Pendidikan Islam.
Implementasi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Feldasni; Selni; Rizky Nur Bait; Jabir; Cipta Ilma Kasih
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara yang baik pada siswa sekolah dasar juga dapat mendukung keberhasilan mereka dalam bidang akademik lainnya. Kemampuan untuk mengemukakan pikiran dan ide secara lisan membantu siswa dalam mengikuti pelajaran, berpartisipasi dalam diskusi kelas, dan menyelesaikan tugas-tugas yang melibatkan presentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, bertujuan untuk memahami secara mendalam peran guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di sekolah dasar. Instrumen penelitian meliputi panduan wawancara untuk menggali pengalaman dan strategi guru, pedoman observasi untuk mencatat praktik pengajaran di kelas, serta dokumentasi seperti rencana pelajaran dan catatan evaluasi keterampilan berbicara siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran guru sebagai pendidik, motivator, mediator, dan fasilitator sangat krusial dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Melalui peran ini, guru dapat memfasilitasi latihan berbicara yang efektif, memberikan dorongan positif, serta mengatasi hambatan yang dihadapi siswa, sehingga secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara mereka.
Kajian Studi Pustaka Tentang Metode Pengajaran Cerita Rakyat Dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Risman Iye; Kamasiah; Hendrawan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian studi pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai metode pengajaran cerita rakyat yang telah dikembangkan dan diterapkan dalam pendidikan sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai metode pengajaran cerita rakyat yang telah diterapkan di sekolah dasar, serta mengevaluasi efektivitas metode-metode tersebut dalam mengembangkan karakter, keterampilan literasi, dan pemahaman budaya siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai literatur yang relevan mengenai metode pengajaran cerita rakyat di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode pengajaran cerita rakyat dalam pembelajaran di sekolah dasar menawarkan potensi besar untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pembentukan karakter. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya pelatihan guru dan sumber daya, pendekatan ini dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan nilai-nilai moral dan budaya kepada siswa. Dengan dukungan yang memadai melalui pelatihan dan pengembangan kurikulum yang relevan, metode ini dapat memperkaya pengalaman belajar dan mendukung pertumbuhan karakter siswa secara holistik.
The Impact of Using Social Media as a Learning Tool on the Development of Elementary School Students' Social Skills Muthmainnah
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of social media as a learning tool is increasingly widespread in elementary education. This study aims to evaluate the impact of social media use on the social skills of elementary school students. The use of social media as a learning tool at SD Negeri 2 Wameo offers many benefits, there are significant gaps in its implementation. This study uses Qualitative Research Type. In addition, interviews with teachers and classroom observations were also conducted to obtain additional data. By collecting and analyzing existing theories, this study will build a strong conceptual framework to support the findings and data analysis. The results of the study show that the use of social media in learning at SD Negeri 2 Wameo significantly improves students' social interaction, adaptability, communication skills, and empathy development. Although it offers many benefits, it is important to manage the use of social media wisely to avoid risks and ensure that this platform supports a positive and effective learning environment. Although it offers many benefits in students' social development, the use of social media as a learning tool requires wise management.
Social and Technological Transformation: A Literature Review on Learning Challenges in Elementary Schools Fitra Imawarti; Sulastri; Mildayanti; Wa Ode Adelina; Wa Ode Siti Elma Sari; Aulia Nur Afifa Samiun; Muhammad Yusnan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

he purpose of this study is to explore and understand the challenges faced in learning in primary schools in line with the ongoing social and technological transformation. This study uses a literature review method to explore the challenges of learning in primary schools in the context of social and technological transformation. This method involves collecting, assessing, and synthesizing relevant literature to gain a comprehensive understanding of the topic under study. By conducting a literature review, this study aims to identify patterns, findings, and gaps in the existing literature and provide valuable insights into the challenges and solutions in technology-based and social learning. The results of the study indicate that practical strategies and evidence-based recommendations to help educators overcome these challenges, such as inclusive approaches to reducing the digital divide and learning methodologies that utilize technology effectively. Thus, the results of this study are expected to provide comprehensive guidance to improve the quality of education in primary schools, as well as suggest policy and practice measures that can help education systems adapt to social and technological changes. The findings of the study will cover the impact of the digital divide, such as differences in access to technological devices and the internet between students, and how this affects equity in learning.
Enhancing the Quality of Indonesian Language Instruction for Elementary School Students Using Puzzle Media and the Know-Want-Learn Approach Nikmatul Uliah
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to improve student cooperation and learning outcomes of grade IV students of Elementary School 19 Buton Tengah. This type of research uses classroom action research with 28 students as subjects. The minimum competency criteria value in this school is 80. Research activities include planning, action, observation and reflection. Data collection uses observation and tests. The results of the study in cycle I, the percentage of learning completion was 64% with an average learning outcome score of 75.7. In cycle II, there was an increase, namely with a percentage of learning completion of 100% with an average learning outcome score of 87. From the assessment results, there were 5 groups that experienced an increase with 3 groups being very good at collaborating between students and 2 groups also being good at collaborating between students. So improving learning by using puzzle media has succeeded in improving learning outcomes and increasing activity between students to complete the tasks given.