cover
Contact Name
Jumadi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281578146104
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
ISSN : 28090802     EISSN : 28090799     DOI : 10.51903
Core Subject : Engineering,
Jurnal Imliah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Juritek meliputi bidang Informatika, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi dan Teknik Industri. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal Juritek diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen terbit 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November
Articles 304 Documents
Evaluasi Kualitas Layanan Sistem Aku Dicari Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung Menggunakan Metode Servqual dan IPA Pasek Wedana, I Gede; Saskara, Gede Arna Jude Saskara; Putra, I Nyoman Tri Anindia
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7218

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung telah mengadopsi sistem digital "Aku Dicari" untuk layanan administrasi kependudukan. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa sistem ini belum memberikan pelayanan yang sepenuhnya lancar karena adanya kendala dari sisi pengguna. Masalah-masalah ini, yang meliputi tampilan antarmuka yang membingungkan, sering terjadinya error, informasi prosedur yang kurang jelas, dan waktu tunggu dokumen yang lama, memicu potensi ketidakpuasan pengguna. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan evaluasi kualitas layanan menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesenjangan antara pengalaman kinerja dan harapan pengguna sebagai acuan prioritas perbaikan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menganalisis data yang dikumpulkan dari 100 pengguna aktif sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Servqual berhasil mengidentifikasi kesenjangan kinerja negatif, yang berarti layanan belum memenuhi harapan pengguna (rata-rata gap sebesar -0,84 dengan tingkat kesesuaian 79,46%). Selain itu, pemetaan IPA mengungkapkan lima indikator atribut layanan sebagai prioritas utama untuk segera diperbaiki (Kuadran I). Kelemahan spesifik tersebut adalah kejelasan tampilan gambar dan ikon (T02), pembaruan informasi layanan secara rutin (RL06), kecepatan respons sistem (RS02), kecepatan dan ketepatan respons tombol/menu (RS03), serta ketersediaan panduan penggunaan (A04). Kesimpulannya, implementasi Servqual dan IPA secara efektif menemukan kelemahan spesifik pada Sistem Aku Dicari dari perspektif pengguna. Temuan ini berfungsi sebagai rekomendasi perbaikan yang objektif untuk membantu pengembang sistem dan Disdukcapil Kabupaten Badung dalam meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.
Analisis Tren Penelitian Sambungan Baut dan Las pada Baja H-Beam Menggunakan Pendekatan Bibliometrik Bulan suryani; Dwi widya putri; Fathir achmad; Sadan Habib
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7231

Abstract

Research on bolted and welded connections in H-beam steel structures has continued to grow due to the increasing demand for strong, efficient, and earthquake-resistant steel structures. This study aims to analyze publication trends, researcher collaboration patterns, and thematic developments related to bolted and welded connections using a bibliometric approach. The data were obtained from the Scopus database consisting of 302 publications from 2019 to 2025. The analysis was conducted using Bibliometrix in RStudio and visualized using VOSviewer. The results show that the number of publications increased significantly each year, indicating growing research interest in steel connection studies. Keyword analysis revealed that the dominant topics include bolted connections, finite element methods, seismic design, and structural health monitoring. The thematic mapping indicates that stiffness, energy dissipation, and structural performance are the main research focuses. In addition, co-authorship analysis demonstrates active scientific collaboration among researchers in the development of steel connection studies. Overall, research on bolted and welded connections in H-beam steel structures is developing toward a multidisciplinary approach integrating numerical analysis, structural performance evaluation, and modern monitoring technology.
Desain Standalone Screen untuk Mengatasi Kepasiran Sumur PAL-S4 Lapangan PAL-S Sukamto, Haris; Suhascaryo, Nur; Kristanto, Dedy
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7272

Abstract

Produksi pasir merupakan salah satu permasalahan yang umum terjadi pada reservoir batupasir tidak terkonsolidasi dan dapat menyebabkan erosi peralatan, gangguan produksi, serta penurunan kinerja sumur. PAL-S4 merupakan sumur pengembangan gas yang berada di Lapangan PAL-S, Tarakan Offshore Block, Kalimantan Utara, Indonesia, dengan target reservoir Formasi Top Santul 7000 yang memiliki karakteristik batupasir tidak terkonsolidasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang standalone screen sebagai metode sand control guna mengatasi permasalahan kepasiran dan menjaga keberlanjutan produksi gas. Metode penelitian meliputi analisis potensi kepasiran formasi, analisis particle size distribution (PSD) menggunakan sieve analysis, pemilihan screen, serta evaluasi kinerja sumur. Hasil analisis menunjukkan nilai derajat sementasi sebesar 1,26, kandungan lempung sebesar 25%, kekuatan formasi sebesar 0,425 × 10¹² psi², dan laju alir kritis sebesar 20,21 MMSCFD yang mengindikasikan adanya potensi kepasiran. Analisis PSD menunjukkan ukuran butir pasir berada pada rentang 0,009 mm hingga 0,250 mm dengan karakteristik relatif seragam dan tersortasi baik. Berdasarkan hasil screen selection, dipilih Shrouded-Metal Mesh Screen (SMMS) dengan ukuran mesh 100 dan bukaan screen sebesar 149 μm yang dirancang untuk dipasang menggunakan metode thru-tubing. Evaluasi kinerja sumur menunjukkan bahwa laju produksi gas menurun dari 23 scf/min menjadi 16 scf/min setelah pemasangan screen akibat tambahan hambatan aliran. Namun demikian, desain yang diusulkan mampu mengendalikan produksi pasir dengan tetap mempertahankan kinerja produksi pada tingkat yang dapat diterima. Oleh karena itu, desain standalone screen yang diusulkan dinilai layak secara teknis untuk diterapkan pada Sumur PAL-S4.
Evaluasi Kualitas Website Disdukcapil Karangasem Menggunakan Metode WebQual 4.0 dan IPA Putra, I Gede Ardi Sukaryadi; Pradnyana, I Made Ardwi; Damayanthi, Luh Putu Eka
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7302

Abstract

Transformasi digital dalam sektor pemerintahan mendorong pemanfaatan website sebagai sarana penyediaan informasi dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Website Disdukcapil Karangasem merupakan salah satu website portal pemerintah daerah yang digunakan dalam penyampaian informasi administrasi kependudukan, namun selama dioperasikan belum pernah dilakukan evaluasi terhadap sisi kualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kualitas website berdasarkan evaluasi dengan metode WebQual 4.0, Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner WebQual 4.0 secara offline dan online kepada 100 responden dengan 36 item pernyataan menggunakan skala Likert 6 tingkat. Hasil penelitian menunjukkan skor WQI sebesar 0,67 dalam kategori baik namun belum optimal, hasil tingkat kesesuaian berada dibawah 100%, dan hasil skor rata-rata tingkat kesenjangan antara performance dan importance sebesar -1,14 yang mengindikasikan kualitas website Disdukcapil Karangasem belum memenuhi harapan masyarakat Karangasem dan masih perlu peningkatan. Berdasarkan hasil analisis kuadran IPA, terdapat temuan 14 atribut yang berada pada Kuadran I meliputi USB1.2.2, USB1.4.1, USB1.4.2, USB1.5.1, USB1.5.2, USB1.6.1, USB1.6.2, USB1.7.1, USB1.7.2, USB1.8.1, ITQ2.3.2, SICQ3.2.1, SICQ3.2.2, SICQ3.3.2 sebagai prioritas utama perbaikan. Perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan tampilan visual dan tata letak website agar lebih menarik dan rapi, optimalisasi fitur website yang mengalami kendala teknis, pembaruan informasi secara berkala, peningkatan keamanan website melalui penggunaan protokol HTPS, serta penyediaan layanan aksesibilitas dan layanan interaktif seperti fitur komunikasi atau diskusi dengan pengguna.
Pengaruh Geometri Kampuh V-GROOVE Pada Sambungan Las SMAW Terhadap Kekuatan Bending Baja St-41 Muhammad Ferry Rodzak; Asroful Abidin; Rohimatush Shofiyah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7316

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan dua material logam dengan menggunakan energi panas sehingga menghasilkan sambungan yang permanen. Salah satu metode pengelasan yang banyak digunakan dalam dunia industri adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW) karena memiliki proses yang sederhana, biaya relatif ekonomis, dan mampu diaplikasikan pada berbagai jenis material. Kualitas sambungan las dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah variasi sudut kampuh yang dapat mempengaruhi penetrasi las dan kekuatan sambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh V-Groove 65°, 75°, dan 85° terhadap kekuatan bending hasil las SMAW berbahan baja ST-41. Cara penelitian menerapkan metode eksperimen dengan pendekatan one-factor-at-a-time (OFAT). Material yang digunakan berupa baja ST-41 dengan elektroda E6013 dan arus pengelasan sebesar 110 A. Pengujian yang dilakukan hanya berupa uji bending untuk mengetahui kemampuan sambungan las dalam menerima pembebanan lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut kampuh berpengaruh terhadap kekuatan bending sambungan las. Nilai kekuatan bending tertinggi diperoleh pada sudut kampuh 85° sebesar 58,156 MPa, sedangkan nilai terendah diperoleh pada sudut kampuh 65°. Semakin besar sudut kampuh, maka penetrasi pengelasan yang dihasilkan semakin baik sehingga meningkatkan kekuatan bending hasil las pada baja ST-41.
Kaji Eksperimental Efek Kecepatan Sirkulasi Udara Dan Waktu Pembakaran Terhadap Performa Pembakaran Kompor Bio Massa Nur Hasim; Muhamad Safii; Althesa Androva; Suheri Suheri
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7321

Abstract

Indonesia is currently facing a significant challenge in managing its growing energy demands, driven by rapid population growth and accelerating economic development. This rising dependency on fossil-based fuels if left unaddressed poses serious environmental and social risks, including pollution, greenhouse gas emissions, and long-term energy insecurity. As a result, biomass has emerged as one of the most promising renewable energy alternatives, particularly for household and community cooking needs. This study investigates the combustion performance of biomass-based biopellets, formulated from a balanced blend of sawdust waste and rice bran, as the primary fuel source. Combustion experiments were carried out inside a purpose-built biomass stove with dimensions of 520 × 250 × 190 mm. To evaluate how airflow intensity and burning duration influence thermal output, three air velocity settings were applied 3 m/s, 6 m/s, and 9 m/s delivered through a controlled blower system. Combustion duration was systematically extended across ten intervals ranging from 60 seconds up to 600 seconds, allowing a detailed characterization of both combustion and thermal efficiency at each stage. Experimental results revealed that the highest thermal efficiency was consistently achieved at an air velocity of 9 m/s combined with a combustion duration of 600 seconds, yielding 46.349% for biopellets and 41.381% for wood. These figures demonstrate a clear positive relationship between increased airflow and prolonged burning time with overall energy conversion performance. The outcomes of this research are intended to serve as a practical engineering reference for designing next-generation biomass stoves that are both energy-efficient and environmentally responsible. Specifically, an air velocity of 9 m/s and a 600-second combustion window are strongly recommended as the benchmark operating parameters for optimal biomass stove performance in real-world applications.
Analisis Perbandingan Efektivitas Pendinginan Radiator Menggunakan Variasi Nanofluida Al2O3 dan Air pada Sistem Pendingin Mesin Mobil Taufiq Hidayatno; muhamad safii; althesaanadrova
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7353

Abstract

The engine cooling system plays a crucial role in maintaining the engine's working temperature within an optimal range. This study aims to analyze and compare the cooling effectiveness of a radiator using Al2O3 nanofluid at 0.3% volume concentration against water as a conventional coolant. Tests were conducted on an automotive engine at engine speed variations of 1000, 1500, 2000, 2500, and 3000 RPM. Measured parameters included radiator inlet and outlet temperatures, mass flow rate, and heat transfer efficiency. Results show that 0.3% Al2O3 nanofluid achieved an average cooling effectiveness of 19.16%, compared to 15.53% for water. The 4.6% increase in thermal conductivity of the nanofluid contributed significantly to improved heat transfer in the radiator. This study concludes that 0.3% Al2O3 nanofluid is an effective alternative for improving automotive engine cooling system performance.
Analisis Komparatif Efisiensi Termal Dan Laju Perpindahan Panas Pada Pemanasan Air Tradisional (Kayu Bakar) Dan Modern LPG Ahmad Wildanu; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif efisiensi termal dan laju perpindahan panas pada proses pemanasan air menggunakan bahan bakar tradisional (kayu bakar) dan modern (LPG/Liquefied Petroleum Gas). Pengujian dilakukan dengan memanaskan 1 liter air dari suhu ambient 28°C hingga titik didih 100°C menggunakan kompor tradisional berbahan bakar kayu dan kompor LPG standar. Parameter yang diukur meliputi waktu pemanasan, konsumsi bahan bakar, suhu api, dan laju perpindahan panas konvektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompor LPG memiliki efisiensi termal rata-rata 65%, sedangkan kompor kayu bakar hanya mencapai 45%. Laju perpindahan panas pada kompor LPG berkisar antara 376–524 W, sementara kayu bakar hanya menghasilkan 167–232 W. Faktor rugi panas akibat radiasi dan konveksi parasitik lebih dominan pada sistem kayu bakar. Secara ekonomi, kayu bakar masih lebih terjangkau di wilayah pedesaan, namun dampak lingkungannya berupa emisi partikel halus (PM2.5) dan CO sangat signifikan. Penelitian ini memberikan bukti kuantitatif yang komprehensif bagi pengambil kebijakan dalam program konversi energi memasak di Indonesia.
Analisis Laju Perpindahan Kalor Konduksi Pada Berbagai Jenis Bahan Wajan Terhadap Kecepatan Pematangan Bahan Pangan Lusiana Marita; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7402

Abstract

Perpindahan kalor konduksi merupakan faktor penentu utama efisiensi proses pemasakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan laju perpindahan kalor konduksi pada wajan berbahan aluminium, besi cor, dan teflon (PTFE), serta dampaknya terhadap kecepatan pematangan bahan pangan. Pengujian dilakukan menggunakan kompor listrik 1.000 W dengan termokopel tipe-K dan kamera termal FLIR E8-XT untuk merekam distribusi suhu permukaan. Lima jenis bahan pangan digunakan sebagai indikator kecepatan pematangan: telur mata sapi, daging sapi, kentang iris, tahu, dan tepung panir. Hasil menunjukkan konduktivitas termal terukur aluminium (208,5 W/m·K), besi cor (49,6 W/m·K), dan teflon (0,26 W/m·K). Wajan aluminium mencapai suhu 200°C dalam 189 ± 3,1 detik, 2,3 kali lebih cepat dibanding besi cor dan 6,2 kali lebih cepat dibanding teflon. Waktu pematangan seluruh bahan pangan pada aluminium 2,3–2,4 kali lebih singkat dibanding besi cor dan 5,9–6,6 kali lebih singkat dibanding teflon. Analisis statistik ANOVA satu arah menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,001). Penelitian ini menegaskan bahwa konduktivitas termal bahan wajan berkorelasi kuat (r = 0,98) dengan laju pemanasan dan kecepatan pematangan, sehingga pemilihan material wajan perlu mempertimbangkan kebutuhan proses memasak secara spesifik.
Analisis Kemampuan Retensi Panas Pada Berbagai Merek Tumbler (Botol Insulasi) Berdasarkan Hukum Pendinginan Newton Raditya bayu herlambang; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7420

Abstract

Tumblers or insulated bottles are everyday consumer products designed to maintain beverage temperature over a period of time. This study aims to analyze the heat retention capability of five commercial tumbler brands Zojirushi SX-CC45, Hydro Flask 32oz, Stanley Classic, Thermos Stainless, and Generic Brand A using a quantitative approach based on Newton's Law of Cooling. Hot water at an initial temperature of 90°C was poured into each tumbler, and temperature was measured every 10 minutes for 120 minutes at an ambient temperature of 28°C. The total heat decay coefficient (k) was obtained through nonlinear regression to the exponential model Tt= Tamb + (T₀ − T amb)e⁻kt. Results indicate k values ranging from 0.0021 min⁻¹ (Zojirushi, best) to 0.0127 min⁻¹ (Generic Brand A, worst), with heat retention efficiency at 120 minutes of 85.3% and 20.8%, respectively. R² values for all fitting curves exceed 0.99, confirming the validity of Newton's model in a closed system. This study provides a quantitative reference for consumers in selecting quality tumblers and a scientific basis for manufacturers to improve product insulation design.