cover
Contact Name
Jul Hendri
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
yusmaniarti8@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Islamic Religious Education (JoIRE)
ISSN : -     EISSN : 30897327     DOI : https://doi.org/10.70248/joire.v2i2
Core Subject :
Journal of Islamic Religious Education is a national journal for scientific research: Instructional Media of Islamic Studies, Instructional Strategy of Islamic Studies, Development Curriculum of Islamic Studies, Management of Islamic Studies, Religious Education, Islamic Education, Religious Moderation, Islamic Education Material, Educators and Students, Islamic Education learning methods, Politics of Islamic Education, Islamic Education Philosophy, History of Islamic Education, Local culture in Islamic education, Management of Religious, Education Institutions, Roles and Practices of Religious Educators, Management and Funding of Religious Education, Quality Assurance, and Accreditation of Religious Education, The Role of Students in Religious Education, Islamic Philosophy.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
INTEGRATION OF MAQĀṢID AL-SHARĪʿAH IN THE ISLAMIC LEGAL EDUCATION CURRICULUM Muhammadong Muhammadong
Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v1i4.3190

Abstract

This study aims investigate the incorporation of Maqāṣid al-Sharī‘ah into the Islamic law education curriculum to reinforce the basis of justice and the applicability of Islamic law in contemporary society. This study employs a qualitative technique, including literature analysis and interviews with scholars and practitioners of Islamic law. The study's findings suggest that including Maqāṣid al-Sharī‘ah into the Islamic law curriculum may enhance students' comprehension of the overarching aims of Islamic law, namely the safeguarding of religion, life, intellect, lineage, and property. Maqāṣid principles in Islamic law education assist students learn theory and also make them think critically and be flexible when faced with new problems. In conclusion, including Maqāṣid al-Sharī‘ah into the curriculum of Islamic law education is essential for cultivating legal practitioners who comprehend social justice and can apply Islamic law more effectively in contemporary society.  
BAHAN PERTIMBANGAN MATERI MENULIS LEBIH DAHULU DARI PADA MEMBACA DAN MENGHAFAL PADA BUKU PAI KARYA SOLEH BAEDOWI DAN HAIRIL MUHAMMAD ANWAR Salsabila Amelia I Naki; Najamuddin Petta Solong
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i1.3410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan pedagogis penempatan materi menulis lebih dahulu daripada membaca dan menghafal dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karya Soleh Baedowi dan Hairil Muhammad Anwar, serta menilai relevansinya terhadap konteks pembelajaran PAI di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis dokumen, di mana data utama diperoleh dari kajian teks buku ajar PAI dan Budi Pekerti, didukung oleh literatur teoritis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan menulis lebih dahulu diposisikan sebagai aktivitas kognitif untuk membangun kesadaran fonologis, pemahaman struktur ayat, dan internalisasi makna, serta memiliki legitimasi kurikuler dalam Kurikulum Merdeka, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, kemampuan awal siswa, ketersediaan media ajar, dan budaya pembelajaran sekolah yang masih berorientasi pada membaca dan menghafal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan menulis lebih dahulu berpotensi menjadi strategi literasi PAI yang efektif dan bermakna, tetapi memerlukan pertimbangan pedagogis yang matang, adaptasi kontekstual, serta dukungan sistemik agar dapat diimplementasikan secara optimal dalam pembelajaran.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN SKI Azizah Ababil; Happy Susanto; Aldo Redho Syam
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i1.3462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media film animasi dalam meningkatkan hasil belajar santri pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Aisyiyah Qur’anic Boarding School. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test post-test, di mana subjek penelitian berjumlah 20 santri yang seluruhnya dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain dengan bantuan program SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar santri setelah penggunaan media film animasi, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pre-test ke post-test pada dua tahap pengukuran serta nilai signifikansi uji paired sample t-test yang lebih kecil dari 0,05, sehingga perbedaan hasil belajar dinyatakan signifikan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan media film animasi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada santri Aisyiyah Qur’anic Boarding School.  
URGENSI KEPEMIMPINAN YANG UNGGUL DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Istikhori Istikhori; Moh. Jujun Sirojudin; Suhendi Mubarok; Wahid Nurwaluyadin Sofyan; Ari Rahmatullah Fauzi; M. Arif Hidayat; Hendi Supandi
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i1.3476

Abstract

Kepemimpinan merupakan faktor strategis yang berperan menentukan keberhasilan peningkatan mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual urgensi kepemimpinan unggul dalam membangun dan menjaga mutu pendidikan yang berkelanjutan. Pembahasan difokuskan pada karakteristik kepemimpinan unggul, meliputi visi transformatif, keteladanan moral dan spiritual, kemampuan adaptif dan inovatif, serta orientasi humanistik dan partisipatif. Melalui telaah literatur dan pendekatan deskriptif-analitis, artikel ini menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu membangun budaya mutu, meningkatkan profesionalisme guru, menciptakan iklim kerja yang kondusif, serta mendorong peningkatan hasil belajar peserta didik. Dalam perspektif pendidikan Islam, kepemimpinan dipahami sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual, sehingga nilai-nilai etis seperti amanah, adil, ikhlas, dan tawadhu’ menjadi landasan penting dalam praktik kepemimpinan pendidikan. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas kepemimpinan pada setiap jenjang pendidikan merupakan strategi utama dalam mewujudkan sistem pendidikan yang unggul, humanis, dan berdaya saing di tengah tantangan global. Kata kunci: kepemimpinan unggul, mutu pendidikan, kepemimpinan pendidikan, budaya mutu, pendidikan Islam.
IMPLEMENTASI KEGIATAN BINA PRIBADI ISLAM DALAM MENINGKATKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMP IT QURROTA A’YUN PONOROGO Firda Kurnia Fitriyani; Nuraini Nuraini; Lilis Sumaryanti
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan Bina Pribadi Islam (BPI) dalam meningkatkan karakter disiplin siswa di SMP IT Qurrota A’yun Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilaksanakan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap koordinator BPI, guru pembina, serta siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Bina Pribadi Islam di SMP IT Qurrota A’yun dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar. Implementasi kegiatan BPI berdampak positif terhadap peningkatan karakter disiplin siswa, yang tercermin dalam ketepatan waktu, ketaatan terhadap tata tertib sekolah, tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta konsistensi perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Bina Pribadi Islam merupakan program pembinaan yang efektif dalam membentuk karakter disiplin siswa, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, ketersediaan buku ajar, sumber daya pembina, serta dukungan lingkungan keluarga, sehingga diperlukan penguatan sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua agar pelaksanaannya lebih optimal dan berkelanjutan.   Kata Kunci: Bina Pribadi Islam, Karakter Disiplin, Pendidikan Islam, Siswa SMP, Sekolah Islam Terpadu
STRATEGI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BERIBADAH JAMAAH MASJID RABI’AH AL ‘ADAWIYYAH PONOROGO Eka Kurniawati; Nuraini Nuraini; Syamsul Arifin
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah yang diterapkan di Masjid Rabi’ah Al ‘Adawiyyah Ponorogo dalam meningkatkan motivasi beribadah jamaah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi dakwah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengurus masjid, da’i, serta jamaah aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah di Masjid Rabi’ah Al ‘Adawiyyah Ponorogo dilakukan melalui pendekatan segmentatif, komunikatif, kontekstual, dan berbasis komunitas, dengan pemanfaatan media sosial serta pelibatan generasi muda sebagai penggerak kegiatan, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi beribadah jamaah baik secara kognitif, afektif, maupun perilaku. Simpulan, bahwa strategi dakwah yang adaptif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan jamaah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi beribadah serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial di era modern. Kata Kunci: Strategi Dakwah, Motivasi Beribadah, Masjid, Jamaah, Dakwah Kontemporer
KONTRIBUSI PEMIKIRAN PARA FILSUF MUSLIM TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Yurna Bachtiar; Moh. Jujun Sirojudin; Suhendi Mubarok Mubarok; Wahid Nurwaluyadin Sofyan; M. Arif Hidayat
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i1.3529

Abstract

Artikel ini membahas peran para filsuf Muslim klasik seperti Al-Ghazali, Ibn Sina, dan Ibn Khaldun dalam membangun dasar pendidikan Islam. Pembahasan difokuskan pada pentingnya keseimbangan antara aspek intelektual, spiritual, dan moral dalam proses pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa gagasan pendidikan para filsuf Muslim tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga rasional, berbasis pengalaman, dan memiliki pandangan ke depan. Melalui analisis filosofis dan historis, artikel ini menunjukkan bahwa pemikiran mereka masih relevan untuk menjawab berbagai persoalan pendidikan modern yang cenderung menitikberatkan aspek materi dan mengabaikan nilai kemanusiaan. Kajian ini didasarkan pada pandangan bahwa masalah utama pendidikan saat ini bukan hanya terletak pada metode atau sistem pembelajaran, tetapi pada hilangnya tujuan dan makna pendidikan itu sendiri. Oleh sebab itu, pemikiran para filsuf Muslim klasik dikaji sebagai rujukan penting dalam menawarkan konsep pendidikan yang lebih utuh dan berorientasi pada pembentukan manusia secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan filosofis dan historis terhadap karya-karya utama para tokoh, sehingga dapat menggali dasar pemikiran pendidikan Islam secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menurut para filsuf Muslim bukan sekadar proses penyampaian ilmu pengetahuan, tetapi merupakan proses pembinaan akal, penyucian jiwa, dan pembentukan akhlak. Temuan ini menegaskan bahwa prinsip pendidikan Islam klasik masih sangat relevan untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini, terutama dalam menghadapi kecenderungan sekularisasi, penggunaan ilmu secara sempit, dan berkurangnya perhatian terhadap nilai etika dan spiritual.
KETERBATASAN PRASARANA SEBAGAI STIMULUS INOVASI PEMBELAJARAN PAI SMP IT AL IKHWAN MEDAN Andini Andini; Nurul Hikmah; Yufita Try Rizky; Aulia Rahmadhani; Yolanda Aktuari; Rahmadani Rahmadani; Muhammad Ridho; Marzuqi Wahid Tanjung; Umy Fitriani Nasution; Salsabila Fitry
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan prasarana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai stimulus lahirnya inovasi pembelajaran di SMP IT Al Ikhwan Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, peserta didik, serta pihak manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan prasarana, seperti minimnya media pembelajaran berbasis teknologi, keterbatasan alat peraga, dan ruang praktik keagamaan, tidak menghambat tercapainya tujuan pembelajaran PAI, melainkan mendorong guru untuk mengembangkan inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, penggunaan media sederhana, penerapan metode pembelajaran aktif dan partisipatif, serta penguatan keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai Islami. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keterbatasan prasarana dapat berfungsi sebagai stimulus inovasi pembelajaran PAI apabila direspons secara adaptif dan kreatif oleh guru, sehingga kualitas pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai keislaman tetap dapat terjaga secara efektif dan berkelanjutan.  
JEJAK SEJARAH PERADABAN ISLAM: EVOLUSI INSTITUSI PENDIDIKAN, KONTRIBUSI METODOLOGIS, DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDIDIKAN GLOBAL Iqbal Mubhij
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan evolusi institusi pendidikan dalam peradaban Islam, menganalisis kontribusi metodologisnya, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap perkembangan pendidikan global hingga konteks Indonesia kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis-analitis melalui studi kepustakaan, kritik sumber (eksternal dan internal), klasifikasi data, serta analisis heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi terhadap manuskrip klasik, dokumen wakaf, biografi intelektual Muslim, serta literatur akademik relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peradaban Islam klasik membangun sistem pendidikan yang terstruktur melalui evolusi institusi dari masjid dan kuttab, Bayt al-Hikmah, hingga madrasah yang didukung sistem wakaf, kurikulum holistik, serta metode pengajaran berbasis talaqqi, ijazah, observasi, dan eksperimen. Model kelembagaan, sistem akreditasi keilmuan, integrasi ilmu naqli dan ‘aqli, serta tradisi kritik sanad berkontribusi signifikan terhadap lahirnya metode ilmiah modern dan menjadi prototipe bagi universitas-universitas Eropa abad pertengahan. Dalam konteks Indonesia, warisan tersebut bertransformasi melalui pesantren dan madrasah yang terus beradaptasi dengan tuntutan globalisasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam klasik memiliki peran fundamental dalam membentuk fondasi pendidikan global secara institusional dan metodologis, serta tetap relevan sebagai inspirasi pengembangan sistem pendidikan integratif yang menyeimbangkan spiritualitas dan kompetensi modern.  
INTEGRASI DAN INTERKONEKSI USHUL FIQH DENGAN REALITAS SOSIAL DALAM PENETAPAN HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE Bq.Risqi Irhamni; Ichwanudin
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis operasionalisasi prinsip-prinsip Ushul Fiqh dalam transaksi jual beli online, mendeskripsikan realitas sosial praktik marketplace, cash on delivery (COD), retur, dan e-wallet di kalangan UMKM Muslim Indonesia, serta mengkonstruksi model integrasi dan interkoneksi antara prinsip Ushul Fiqh dan dinamika ekonomi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif-analitis dan paradigma integratif–interkonektif yang memadukan studi kepustakaan dan studi lapangan melalui wawancara, observasi, serta analisis normatif menggunakan pendekatan tahqīq al-manāṭ, qiyās, maslaḥah, maqāṣid al-syarī‘ah, dan ‘urf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad digital tetap sah selama memenuhi rukun dan syarat akad dengan substansi kejelasan kehendak, kerelaan para pihak, dan transparansi objek transaksi sebagai ‘illat utama, serta praktik marketplace, COD, retur, dan e-wallet dapat diakomodasi dalam kerangka hukum Islam sepanjang menjaga prinsip keadilan, perlindungan harta, dan pencegahan gharar. Simpulan, bahwa integrasi dan interkoneksi antara Ushul Fiqh dan realitas sosial menghasilkan model penetapan hukum yang autentik, komprehensif, kontekstual, dan aplikatif dalam ekosistem transaksi digital modern.  

Page 3 of 4 | Total Record : 33