cover
Contact Name
I KETUT NGURAH ARDIAWAN
Contact Email
ngurah.ardiawan@mpukuturan.ac.id
Phone
+6282237091739
Journal Mail Official
ngurah.ardiawan@mpukuturan.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD
ISSN : 28277880     EISSN : 28277880     DOI : -
Core Subject :
WIDYAJAYA: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD adalah jurnal ilmiah yang berisi dan menyebarluaskan hasil penelitian, studi mendalam, dan ide-ide atau karya inovatif di bidang pendidikan dasar yang diterbitkan oleh STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Karya inovatif mahasiswa, guru, dosen, peneliti, akademisi, dan praktisi pengembangan sektor pendidikan dasar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
MODEL PEMBELAJARAN ARCS (PERHATIAN, RELEVANSI, KEYAKINAN, DAN KEPUASAN) TENTANG HASIL PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PRESTASI SISWA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR GUGUS VI KECAMATAN BENTENG I Ketut Sudha; Nyoman Lisna Handayani; I Made Sedana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran ARCS ( attention , relevance, confidence, dan satisfaction) terhadap motivasi berprestasi siswa. ) terhadap hasil belajar IPA dan motivasi berprestasi siswa kelas IV SD Gugus VI Kabupaten Kubu, sampel penelitian berjumlah 46 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling . Desain eksperimen yang digunakan adalah Post Test Only Control Group Design . Pengumpulan data menggunakan instrumen angket untuk variabel motivasi berprestasi dan tes untuk variabel hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ANOVA dua jalur dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh antara hasil belajar IPA dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus VI Kabupaten Kubu terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus VI Kabupaten Kubu. adalah sebuah hal yang signifikan perbedaan motivasi berprestasi antara siswa yang belajar dengan Model Pembelajaran ARCS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai F sebesar 25,322 df = 1, dan Sig = 0,000; (2) Di sana adalah sebuah hal yang signifikan (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi berprestasi dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan Model Pembelajaran ARCS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai F sebesar 26,405 , df = 1, dan sig = 0,000 ; (3) secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan motivasi berprestasi dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan Model Pembelajaran ARCS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan hasil penelitian .
INTEGRASI NILAI PANCASILA TERHADAP PEMBELAJARAN PKN DI SD NEGERI 4 PANJI ANOM Ni Kadek Sinta Duwi Cayani; Putu Yeni Fitri Wahyuni; Made Sariani; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia berperan penting membentuk karakter generasi muda, terutama melalui pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai Pancasila diintegrasikan ke dalam pembelajaran PKn di SD Negeri 4 Panji Anom, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Berdasarkan wawancara dengan guru kelas 6, ditemukan bahwa pembelajaran Pancasila dilakukan dengan cara kemanusiaan, ke dalam aktivitas harian di kelas lewat pembiasaan berdoa sebelum memulai pembelajaran dan pembentukan kesepakatan kelas untuk mematuhi norma-norma yang telah disepakati. Tantangan yang dihadapi oleh guru adalah sulitnya menerapkan nilai Pancasila secara konsisten, terutama karena perkembangan zaman membuat siswa tidak fokus pada pembelajaran. Kendala lain adalah keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran yang tepat, meskipun fasilitas seperti proyektor sudah tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, integrasi nilai Pancasila dalam pembelajaran PKn efektif dalam membantu siswa memahami dan menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan mereka. Dengan pendekatan yang kolaboratif antar guru dan siswa, pembentukan karakter Pancasila dapat dicapai lewat proses.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN EKSPERIMEN SEDERHANA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SD NEGERI 1 KALIUNTU Ni Gusti Ayu Fany Mahayanti; Made Adi Nugraha Tristaningrat; I Gede Arya Wiradnyana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Tentang Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Eksperimen Sederhana Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mata Pelajaran Ipas Kelas V Di SD Negeri 1 Kaliuntu. Adapun rumusan masalah dalam penelitian yaitu: Apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan bantuan eksperimen sederhana dan kelas yang menggunakan pembelajaran Konvensional dalam konteks pembelajaran IPAS.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak implementasi dan mengatahui perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan eksperimen sederhana mata pelajaran IPAS siswa Kelas V di SD Negeri 1 Kaliuntu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan cara menerapkan treatment kelompok eksperimen dan tidak menerapkannya pada kelompok kontrol yang memiliki jumlah populasi sebanyak 43 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan tes dan dokumentasi dengan teknik pengolahan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, , uji analisis deskriptif, uji N-Gain score, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independent N-Gain Score. Berdasarkan hipotesis yang telah diujikan bahwa, analisis data menggunakan uji-t independent N-Gain score menunjukkan bahwa t hitung > t tabel yaitu 16,168 > 1,566. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis IPAS Siswa kelas V SD Negeri 1 Kaliuntu, maka dari itu diharapkan penelitian ini dapat dijadikan inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ni Luh Safna Dewi; I Ketut Suparya; Kadek Hengki Primayana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikasi terhadap hasil belajar IPAS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV Negeri Gugus II Kecamatan Kubutambahan sebanyak 236 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yag dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Kubutambahan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBANTUAN POWTOON [11] UNTUK MATERI PECAHAN PADA MATA PELAJARAN{2} MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Kadek Ari Agustina; L Heny Nirmayani; Ni Nyoman Kurnia Wati
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan video animasi berbantuan Powtoon untuk materi persentase pada matematika kelas V SD N 3 Sukasada, tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran interaktif yang valid dan bermanfaat. Untuk mengumpulkan informasi mengenai tingkat validitas media pembelajaran, penelitian ini menggunakan angket yang diisi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Metode pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate) hanya digunakan pada tahap pengembangan. Objektif, visual, audio, kegunaan, dan manfaat menjadi elemen yang divalidasi dalam pengembangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran animasi memperoleh skor 0,81 dari keseluruhan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA MULTYPLY CARDS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI MATEMATIKA Luh Puspayani; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; I Ketut Ngurah Ardiawan
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi antara siswa kelas IV yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards, dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan dengan total 236 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Kemampuan literasi numerasi matematika pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berada dalam kondisi normal dan varians kedua kelompok homogen. Uji hipotesis (Ha) dan (H1) dengan uji-t independent menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 11.540 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.669, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Ini berarti nilai Sig. (2-tailed) < α (α=0.05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, Model Pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards berpengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan.
PEMBELAJARAN LITERASI SAINS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV KELAS 2 KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM Komang Gangga Sutawan; Nyoman Lisna Handayani; I Made Sedana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan literasi IPA dan hasil belajar IPA secara simultan pada siswa Kelas IV Gugus 2 Kecamatan Abang antara yang mengikuti Model STM dengan yang mengikuti Model PJBL yang dilaksanakan sekolah, sampel penelitian berjumlah 49 orang yang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Desain eksperimen dilakukan dengan menggunakan Post Test Only Control Group Design. Data diperoleh melalui instrumen angket untuk variabel Literasi IPA dan pengujian untuk variabel hasil belajar IPA. Data yang terkumpul dievaluasi menggunakan analisis Monova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan literasi IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dengan siswa yang mengikuti Model PJBL dengan nilai F sebesar 52,066 df = 1, dan Sig = 0,000; (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA. Temuan penelitian ini adalah terdapat disparitas yang cukup besar dalam memahami ide-ide pada model pembelajaran IPA, teknologi, masyarakat. (3) Hasil uji statistik Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, dan Roy's Largest Akar dengan nilai F masing -masing sebesar 28,648 dengan nilai signifikansi 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi IPA dan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran IPA dan Tekno Masyarakat antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran IPA dan Tekno Masyarakat Kelas IV SDN Gugus 2 Kecamatan Abang.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL GOOGLE SITES BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SEKOLAH DASAR Made Hery Permana Putra; Komang Surya Adnyana; I Nyoman Pancaria
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik kelas V memiliki minat belajar rendah, mudah bosan, sulit mengingat materi, dan lebih memilih bermain HP setelah sekolah. Pembelajaran IPAS terasa monoton akibat minimnya penggunaan media digital oleh guru. Pengembangan media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan atau fenomena yang terjadi. Penelitian ini memiliki tujuan 1) mendeskripsikan rancang bangun, 2) menganalisis validitas, 3) dan kepraktisan media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development atau R&D) yang mengadaptasi model ADDIE sebagai acuan dalam proses pengembangannya. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SD Negeri 2 Petandakan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan beberapa metode, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Subjek yang digunakan pada penelitian ini melibatkan tiga ahli di setiap aspek baik (media, bahasa, materi), dua guru, dan 10 peserta didik. Temuan penelitian ini mengungkapkan hasil: (1) Rancang bangun media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha diawali dengan tahap analisis untuk mengetahui permaslahan dan kebutuhan pembelajaran yang terjadi dilapangan kemudian merancang media yang di lakukan pada tahap desain meliputi mempersiapakan sarana pendukung pembuatan media dan pembuatan rancangan media, (2) validitas media berada dalam kategori “Sangat Tinggi” dengan skor 0,98 (media), 0,95 (materi), dan 0,91 (bahasa), serta (3) kepraktisan media dalam kategori “Sangat Praktis” dengan hasil penilaian 99% dari guru dan 99% dari peserta didik. Berdasarkan uji validitas dan kepraktisan, media pembelajaran ini layak diuji coba di lapangan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA GOOGLE SITES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPAS SISWA KELAS V SD GUGUS V KECAMATAN BULELENG Ni Kadek Manik Dwi Pradnyani; L.Heny Hirmayani; Komang Surya Adnyana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan Google Sites terhadap kemampuan berpikir kritis IPAS siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Buleleng. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori konstruktivisme Lev Vygotsky. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest group design. Sampel penelitian yang ditentukan menggunakan teknik random sampling, yang terdiri dari 25 peserta didik dari SD Negeri 3 Kaliuntu sebagai kelas eksperimen dan 30 peserta didik dari SD Negeri 4 Kaliuntu sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mengenai kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan jenis tes essay. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa antara yang menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media Google Sites dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil analisis uji -t yang menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari nilai thit sebesar 10,823, sedangkan nilai ttabel untuk jumlah responden 53 adalah 1,674. Dengan demikian nilai thit 10,823 > ttabel 1,674 atau nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < dari α = 0,05. Hal ini dibuktikan juga dengan perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu 89,40 > 70,83. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media Google Sites memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis IPAS siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Buleleng.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL INTERAKTIF IPAS (KODIPAS) BERBASIS KEHIDUPAN MASYARAKAT DI BALI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR I Gusti Ngurah Bagus Arya Atmaja; Made Adi Nugraha Tristaningrat; Ni Nyoman Kurnia Wati
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran IPAS adalah belum tersedia media pembelajaran yang interaktif, seperti komik digital interaktif. Kearifan lokal seperti kehidupan masyarakat di Bali yang ada di sekitar peserta didik belum banyak dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, pembuatan media pembelajaran yang menggabungkan kehidupan masyarakat di Bali sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan rancang bangun, serta menganalisis validitas dan kepraktisan Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, namun hanya mencakup sampai tahap implementasi. Subjek penelitian mencakup 2 ahli instrumen, 9 ahli produk, serta 8 guru dan 80 peserta didik kelas IV SD Gugus IV kecamatan Sukasada untuk menguji kepraktisan. Wawancara, dokumentasi, dan angket digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan dihitung menggunakan rumus validitas Aiken dan Mean. Hasil penelitian menunjukkan Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali memperoleh validitas sangat tinggi dengan skor ahli materi sebesar 0,99, ahli media sebesar 0,94 dan ahli desain sebesar 0,85. Sedangkan pada tahap uji kepraktisan, penilaian guru memperoleh rata-rata persentase sebesar 95%, sementara penilaian dari peserta didik sebesar 91%, yang keduanya memenuhi standar penilaian yang sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali dapat digunakan secara optimal dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena tingkat validitas dan kepraktisannya tinggi.