cover
Contact Name
Novriyanto Napu
Contact Email
n.napu@ung.ac.id
Phone
+6282116783909
Journal Mail Official
serambijurnal@transbahasa.co.id
Editorial Address
Jl. Ir. Hi. Joesoef Dalie No.34
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Serambi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by TRANSBAHASA
ISSN : -     EISSN : 30483948     DOI : -
Core Subject :
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Transbahasa. Sebagaimana serambi pada sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat interaksi dan diskusi antar masyarakat sosial, jurnal SERAMBI bertujuan untuk menjadi forum hasil penelitian dan karya akademis multidisiplin tentang sebuah praktik dan proses pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini dikelola dengan sistem OJS (Open Journal System) dan terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Pendidikan Kesehatan Seksual pada Remaja Di SMA dalam Upaya Menurunkan Perilaku Seksual Beresiko Rahim, Nirwanto K.; Sulistiani, Ita
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i1.16

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang krusial, ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan psikososial yang membuat individu rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk dalam hal eksplorasi seksualitas. Minimnya pendidikan seksual yang tepat serta tingginya paparan informasi keliru melalui media sosial menyebabkan banyak remaja terjebak dalam perilaku seksual berisiko, yang berdampak pada meningkatnya kasus kehamilan remaja dan infeksi menular seksual. Fokus pengabdian ini adalah pemberian pendidikan kesehatan seksual komprehensif kepada siswa SMA Negeri 1 Bongomeme. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mencegah perilaku seksual berisiko. Kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif berbasis partisipatif, meliputi pre-test, presentasi, video edukatif, roleplay, diskusi kelompok, dan post-test. Subjek kegiatan berjumlah 50 siswa kelas XI yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian program. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 24,8 poin dari pre-test ke post-test. Secara kualitatif, 91% siswa merasa lebih mampu menjaga batasan diri, dan 85% lebih bijak dalam memilih pergaulan. Sebanyak 18 siswa menyatakan komitmen sebagai peer educator di sekolah, menandai terbentuknya agen perubahan internal. Kesimpulannya, pendekatan edukatif yang menyeluruh dan disesuaikan dengan kebutuhan psikososial remaja efektif dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat terkait seksualitas, serta berpotensi memberikan dampak preventif jangka panjang di lingkungan sekolah.
Bimbingan Teknis Pengenalan Anak Berkebutuhan Khusus dan Strategi Pembelajaran Inklusif di Sekolah Reguler Umar, Sri Yulan; Mannasai, Annisa Fahmi; Pratama, Fiola Indah Putri
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i1.17

Abstract

Pendidikan inklusif bertujuan memberikan akses dan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Namun, banyak guru sekolah dasar belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai ABK dan strategi pembelajaran yang sesuai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek) yang bertujuan meningkatkan literasi guru terhadap ABK dan penerapan pendekatan inklusif dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SD Negeri 7 Batudaa, Kabupaten Gorontalo, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi lapangan, dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki antusiasme tinggi, meskipun sebagian besar belum memiliki latar belakang pendidikan khusus. Selama kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman mengenai deteksi dini ABK dan modifikasi pembelajaran yang sesuai. Kegiatan ini membuktikan bahwa bimtek dengan pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman nyata dapat meningkatkan kesiapan guru dalam mengelola kelas inklusif. Diperlukan pelatihan lanjutan dan dukungan sistemik agar pendidikan inklusif dapat terimplementasi secara berkelanjutan di sekolah dasar.
Penguatan Kesadaran Lingkungan melalui Program Pengabdian Berbasis Edukasi Ekosistem Laut Pratama, Fiola Indah Putri; Ardini, Pupung Puspa; Mannassai, Annisa Fahmi; Umar, Sri Yulan
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i1.18

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pesisir Pantai Leato, Kota Gorontalo, adalah pencemaran ekosistem laut akibat tingginya limbah plastik, khususnya mikroplastik, yang berasal dari perilaku masyarakat dan wisatawan yang belum sadar lingkungan. Fokus pengabdian ini adalah penguatan kesadaran lingkungan melalui edukasi tentang ekosistem laut dan bahaya mikroplastik, serta aksi nyata berupa kegiatan bersih pantai dan penyediaan tempat sampah kreatif. Subjek dalam kegiatan ini adalah masyarakat Pantai Leato yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan pelaku wisata, serta mahasiswa dan stakeholder seperti TNI AL dan pemerintah desa. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat dari aspek pengetahuan hingga perubahan perilaku konkret terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, edukasi, hingga aksi dan monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai, perubahan perilaku terhadap sampah, serta munculnya struktur sosial baru yang lebih peduli lingkungan. Inovasi seperti tempat sampah daur ulang juga menjadi pemicu kesadaran visual. Keberhasilan program ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif lintas sektor efektif dalam menciptakan transformasi sosial dan keberlanjutan lingkungan pesisir.
Eksplorasi Awal Kesadaran Ortografik Guru Bahasa melalui Pendekatan Survei Edukatif Bouti, Suleman
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i1.19

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesadaran awal guru bahasa di Kota Gorontalo terhadap konsep dasar ortografi melalui pendekatan survei edukatif berbasis daring. Survei ini dirancang tidak hanya sebagai alat pengumpulan data, tetapi juga sebagai media reflektif yang memberikan stimulus pemahaman kepada guru mengenai pentingnya ortografi dalam pengajaran bahasa. Subjek kegiatan terdiri dari 30 guru dari berbagai jenjang pendidikan: guru bahasa daerah di tingkat SD, guru Bahasa Indonesia di tingkat SMP, dan guru bahasa asing (Inggris atau Arab) di tingkat SMA. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memiliki pemahaman konseptual yang kuat terhadap ortografi, namun merespons secara positif terhadap penjelasan dan ilustrasi yang diberikan dalam instrumen survei. Refleksi mereka menunjukkan adanya potensi besar untuk mengembangkan kompetensi ortografik jika diberikan pendekatan edukatif yang kontekstual dan aplikatif. Beberapa tantangan utama yang teridentifikasi antara lain adalah perbedaan sistem ortografi antar bahasa ajar, keterbatasan sumber pembelajaran yang relevan, serta kurangnya pelatihan metodologis yang mendalam. Berdasarkan hasil ini, kegiatan ini merekomendasikan penyusunan modul pelatihan ortografi yang berbasis bahasa ajar, serta pelaksanaan pelatihan lintas jenjang dan bahasa yang sesuai dengan praktik dan kebutuhan guru. Secara lebih luas, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan literasi ortografi sebagai bagian dari literasi profesional guru bahasa dalam konteks pendidikan multibahasa.
Ketepatan Penggunaan Preposisi dalam Kalimat pada Teks Narasi oleh Siswa Kelas X-B SMAN 1 Wonosari Lihawa, Kartin; Hatibie, Yunita
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i1.20

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ketepatan penggunaan preposisi dalam kalimat pada teks narasi yang ditulis oleh siswa kelas X-B SMAN 1 Wonosari, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Sebanyak 32 siswa terlibat dalam proses pembelajaran bahasa Inggris yang difokuskan pada penulisan teks naratif. Dari jumlah tersebut, hanya 17 siswa yang menyerahkan tugas menulis, baik secara langsung maupun melalui media daring seperti WhatsApp. Seluruh karya siswa kemudian dianalisis dari aspek struktur kalimat, fokus pada penggunaan preposisi, serta orisinalitas tulisan. Hasil menunjukkan bahwa 6 karya terindikasi sebagai hasil plagiarisme, baik dari internet maupun salinan dari teman. Dengan demikian, hanya 11 karya yang dapat dijadikan representasi kemampuan asli siswa dalam menulis teks naratif. Dari 11 karya tersebut, 8 siswa berhasil memperoleh kategori nilai A, yang mencerminkan pemahaman dan penggunaan preposisi secara tepat dan kontekstual. Sementara itu, masing-masing satu siswa memperoleh nilai B, C, dan D. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan memadai dalam menggunakan preposisi dalam struktur kalimat naratif. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pendekatan ini memungkinkan guru memberikan ruang bagi perbedaan minat, bakat, dan gaya belajar siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
Sosialisasi Permainan Pickleball Sebagai Alternatif Olahraga Fungsional di Sekolah Dasar Negeri 1 Tilango, Kabupaten Gorontalo Said, Hariadi
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.21

Abstract

Pickleball merupakan olahraga net inovatif yang menggabungkan unsur-unsur dari tenis lapangan, bulutangkis, dan tenis meja, serta dikenal sebagai olahraga yang inklusif, mudah dimainkan, dan tidak memerlukan biaya tinggi. Kegiatan sosialisasi permainan pickleball di Sekolah Dasar Negeri 1 Tilango, Kabupaten Gorontalo, dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan alternatif aktivitas jasmani yang menyenangkan dan fungsional kepada siswa sekolah dasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada siswa dan guru melalui praktik bermain serta pelatihan teknik dasar pickleball seperti servis, pukulan forehand, dan rally pendek. Metode pelaksanaan mencakup demonstrasi, latihan kelompok, dan pertandingan mini yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan motorik anak. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya respons positif dan antusiasme tinggi dari siswa, terutama dalam hal partisipasi aktif dan keinginan untuk terus bermain di luar jam pelajaran. Para guru PJOK juga menyatakan ketertarikan untuk mengintegrasikan pickleball ke dalam kurikulum sebagai alternatif permainan yang ramah fasilitas dan tidak membebani fisik siswa secara berlebihan. Temuan ini mendukung pandangan bahwa olahraga rekreatif seperti pickleball memiliki potensi besar dalam meningkatkan partisipasi aktivitas fisik, keterampilan sosial, dan koordinasi motorik siswa sekolah dasar. Selain itu, kegiatan ini juga mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas sekolah yang sebelumnya kurang dimaksimalkan. Oleh karena itu, sosialisasi pickleball dinilai relevan dan perlu dikembangkan lebih luas di sekolah-sekolah dasar lainnya.
Sosialisasi Pencegahan “Tiga Dosa Besar Pendidikan” di SMP Negeri 1 Suwawa Timur Rumagit, Fadly; Napu, Novriyanto; Ulfitra, Annida; Soga, Fahrul Aiman
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.36

Abstract

Kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi merupakan isu krusial yang mengganggu iklim belajar serta perkembangan siswa di sekolah. Untuk merespons kondisi tersebut, mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan penyuluhan bertajuk “Sosialisasi Tiga Dosa Besar Pendidikan” di SMP Negeri 1 Suwawa Timur pada 19 Juni 2025. Kegiatan diawali dengan observasi kebutuhan dan koordinasi dengan pihak sekolah guna merancang materi yang relevan. Pelaksanaan mencakup ceramah interaktif bersama narasumber dari Polsek, Babinsa, dan Puskesmas, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang turut melibatkan orang tua atau wali murid. Hasil menunjukkan tingginya partisipasi peserta dan peningkatan pemahaman mengenai langkah pencegahan serta pentingnya sinergi keluarga–sekolah dalam mitigasi risiko. Evaluasi mengidentifikasi perlunya tindak lanjut berupa mekanisme pelaporan, program edukasi berkelanjutan, dan pelibatan lintas sektor termasuk penanganan isu stunting. Temuan ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi kebijakan bagi sekolah dalam memperkuat lingkungan belajar yang aman, sehat, dan inklusif, sehingga upaya pencegahan dapat berlangsung konsisten dan berdampak positif bagi seluruh warga sekolah.
Implementasi Kegiatan Program Mengajar Sekolah (PMS) Universitas Negeri Gorontalo di SMA Negeri 5 Gorontalo Yoyang, Juniar Yunita; Hanafi, Hanisah
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.38

Abstract

Tulisan ini membahas implementasi Program Mengajar Sekolah (PMS) Universitas Negeri Gorontalo yang dirancang untuk menjembatani fondasi teoretis pengajaran dengan praktik pedagogis melalui pemberian pengalaman nyata kepada mahasiswa. Kegiatan berlangsung selama 4 bulan mulai dari tanggal 22 April hingga 31 Juli 2025 di SMA Negeri 5 Gorontalo. Dalam implementasinya, kegiatan ini termanifestasi menjadi 7 program yakni Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1), Pengenalan Lapangan Persekolahan PLP 2, English Language Learning Assessment, English Instructional Design, Profesi Kependidikan, Kemaritiman, dan Kuliah Kerja Nyata Tematik Pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain experiential learning, di mana peneliti sekaligus berperan sebagai praktikan yang terlibat langsung dalam kegiatan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, guru pamong, dan dosen pembimbing dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Melalui keterlibatan langsung di sekolah, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika kelas, strategi pengajaran, serta tantangan nyata dalam dunia pendidikan. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan PMS di SMA Negeri 5 Gorontalo memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa dalam mengintegrasikan teori dengan praktik, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan profesional sebagai calon pendidik di masa depan.
Hambatan Siswa dalam Mengikuti Tuntutan Kurikulum dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 1 Kabila Ramdhan, Moh.; Luwiti, Sri Rumiyatiningsih
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.39

Abstract

Penelitian ini mengkaji hambatan pemenuhan tuntutan kurikulum mata pelajaran Bahasa Inggris yang dialami siswa SMP Negeri 1 Kabila. Tujuannya adalah mendeskripsikan kesulitan utama siswa, menelusuri faktor penyebab, dan menawarkan solusi kontekstual. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara informal dengan guru, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil kajian menunjukkan kesulitan utama siswa terletak pada penguasaan kosakata dasar, pemahaman tata bahasa sederhana, dan penggunaan struktur bahasa yang sesuai tuntutan kurikulum, khususnya dalam keterampilan membaca dan menulis. Faktor penyebab yang memperparah hambatan ini meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan media pembelajaran, serta metode pengajaran yang cenderung tradisional. Untuk mengatasi permasalahan ini, disarankan guru perlu melakukan beberapa langkah perbaikan. Solusi tersebut mencakup pengayaan kosakata secara intensif, penguatan konsep tata bahasa dasar, serta penggunaan media interaktif dan kontekstual yang lebih relevan dengan pengalaman sehari-hari siswa. Implementasi solusi ini diharapkan dapat menjadikan pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Kabila lebih efektif, menarik, dan mampu meningkatkan ketercapaian kurikulum.
Peningkatan Pemahaman Procedure Text bagi Siswa SMK melalui Pembelajaran Interaktif dan Kontekstual Huntoyungo, Ilham; Otoluwa, Moon Hidayati
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.40

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Gorontalo dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menangani hambatan siswa kelas XI dalam memahami materi Procedure Text pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang menjadi ciri khas Procedure Text. Permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi rendahnya penguasaan kosakata bahasa Inggris, keterbatasan pemahaman tata bahasa dasar seperti pembedaan antara noun dan verb, serta rendahnya kemampuan siswa dalam mengenali language features seperti penggunaan kata kerja perintah, kata penghubung, dan urutan langkah. Hambatan tersebut bersumber dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi dan keterbatasan bekal pengetahuan sebelumnya, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang cenderung teoritis dan minimnya penggunaan media interaktif. Melalui program pengabdian ini, tim pelaksana mengembangkan strategi pembelajaran yang bersifat kontekstual, komunikatif, dan praktis, di antaranya pengayaan kosakata melalui latihan bertahap, penguatan pemahaman tata bahasa dasar, penggunaan video tutorial dan gambar langkah-langkah sebagai media visual, serta pendekatan kolaboratif melalui kerja kelompok. Implementasi program menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan mampu memahami Procedure Text dengan lebih baik. Selain memberikan dampak positif langsung pada pembelajaran, program ini juga mendorong guru untuk mengembangkan metode mengajar yang lebih inovatif dan sekolah untuk meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan.

Page 2 of 3 | Total Record : 22