cover
Contact Name
AIEDIL PEBRI SUWARNA
Contact Email
aidil.febri@usimar.ac.id
Phone
+6282292643847
Journal Mail Official
lppm@usimar.ac.id
Editorial Address
Jl.Pondok Pesantren no 10 kel.lamokato
Location
Kab. kolaka,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
ISSN : 25991248     EISSN : 25991248     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah adalah jurnal yang berisi tentang teknologi pembelajaran, administrasi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, pedagogy dan yang lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
METODE DAN STRATEGI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIFHADIS MAUDHU'IY Rofia Masrifah; Tasmin Tangngareng
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan yang akan disajikan pada jurnal ini adalah Hadis-hadis yang berimplikasikan pada metode pendidikan di antaranya terdiri dari: metode tanya jawab, metode pengulangan, metode demonstrasi, metode eksperimen, metode pemecahan masalah, metode diskusi, metode pujian/memberi kegembiraan, metode pemberian hukuman. Selanjutnya, dalam penelusuran hadist yang dilakukan, penulis cenderung menggunakan Takhrij bil maudhui yaitu penelusuran hadist dengan tema yang telah ditentukan yaitu metode dan strategi pembelajaran. Dari proses penelusuran tersebut dapat dilihat beberapa metode pembelajaran menurut perspektif hadits yaitu: metode tanya jawab, dialog, kisah, keteladanan dan analogi.
EVALUASI PEMBELAJARAN MENURUT AL-QUR’AN Rofia Masrifah; Reski Mei; Muhammad Yusuf; Ahmad Mujahid
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu komponen dalam suatu sistem pendidikan yang melibatkan pendidik dan peserta didik. Artinya evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan terencana. Evaluasi dijadikan alat untuk menilai serta mengukur suatu keberhasilan dalam proses pendidikan. Al-Qur’an sebagai sumber utama pendidikan islam banyak mengungkapkan konsep evaluasi di dalam ayat-ayatnya sebagai acuan bagi manusia untuk hati-hati dalam melakukan perbuatannya. Didalam Al-Qur’an istilah evaluasi tidak memiliki makna kata yang pasti tetapi terdapat kata-kata yang bisa dijadikan sebagai rujukan yang memaknai kata evaluasi tersebut yaitu seperti Al-Bala, Al-Hukm, Al-Qodha dan AlNazr. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengkaji beberapa buku dan jurnal-jurnal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi segenap pendidik agar bisa lebih memahami makna kata evaluasi dalam pendidikan maupun dalam pendidikan islam.
CORRELATION OF PROBLEM SOLVING ABILITY WITH LEARNING OUTCOMES IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION AND ETHICS SUBJECTS AT SMP NEGERI 2 KOLAKA Andi Fani Pratiwi; Ahmad Tanaka; Akmir Akmir
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is not only a learning process, but developing the abilities and potential within students. With the growth of students' abilities, intelligence, and potential, every child has knowledge, is healthy both physically and mentally, has good abilities, can be independent, and can be responsible both for themselves and in society. This research uses a quantitative approach. A quantitative approach based on the philosophy of positivism, used to research on certain populations or samples, data collection using research instruments, data analysis is quantitative / statistical, with the aim of describing and testing predetermined hypotheses. From the results of this study, it can be seen that between probelm solving ability and learning outcomes in Islamic Religious Education and Budi Pekerti subjects there is a considerable correlation. To be able to give an interpretation of the strength of the relationship, it can be seen in the following table of Interpretation of the correlation coefficient value.
FILIAL PIETY IN THE PIOUS CHILD ACCORDING TO IMAM AL BUKHARI'SAL-ADAB AL-MUFRAD Ruslinah Haji Yahanid; Mohd Rosmizi Abd Rahman; Muhammad Khairi Mahyuddinii
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children are invaluable gifts from Allah to married couples and their families. Even before the child is born or the parents are married, the quest for the pious child begins with du’a, or supplication to Allah for a righteous child and protection against misguidance and idolatry.  Nurturing and raising children is not an easy task.  It is a huge responsibility to raise pious or righteous children in accordance with the Qur'an and Hadith.  Raising and transforming these pious children into excellent Muslim-practicing adults is a more important but challenging task. Literature has shown that there have been many books regarding this pious child but the book of Imam al-Bukhari’s al-Adab al-Mufrad is a popular choice for most Muslims past and present. This article aims to highlight the qualities of the pious child taught by the Prophet PBUH and the Companions as in the said book regarding instilling filial piety by Imam Bukhari. The methodology used is the content analysis from a qualitative research methodology. The general findings show that the pious child is the righteous child who he believes and worships Allah subhanahu wa ta'ala (SWT) and believes and follows the sunnah of the Prophet Muhammad Peace Be Upon Him (PBUH). This pious child will promote filial piety, uphold good social etiquette, and mature into a responsible and respectable adult according to Islamic tenets.
KONSEP FITRAH: PERWUJUDANNYA DALAM LINGKUNGANPENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF HADIS Mustika Abidin; Muhammadiyah Amin; La Ode Ismail Ahmad
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam merupakan agama yang sempurna dan kesempurnaannya mencakup setiap aspek kehidupan. Berangkat dari kesempurnaan Islam, maka seluruh umat Islam harus menjadikan Islam sebagai rujukan dalam setiap persoalan yang dihadapinya. Hanya dengan kembalinya manusia pada fitrahnya yang semula barulah ia dapat memperoleh keamanan, kebaikan, kedamaian, dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Karena Islamlah manusia mampu merancang lingkungan pendidikannya dengan baik, karena Islam selalu memberikan perhatian yang sangat serius dan prioritas terhadap lingkungan pendidikan Islam. Setidaknya ada beberapa lingkungan pendidikan Islam yang dapat dijadikan tempat mengembangkan potensi atau fitrah manusia, yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.  Penelitian ini mengkaji tentang Konseps Fitrah: Perwujudannya dalam Lingkungan Pendidikan Islam Perspektif Hadis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menyusun dan menganalisa data menggunakan literatur atau bahan bacaan berupa buku, jurnal, dan kitab hadis. Hasil penelitian ini didasarkan pada Hadis Abu Daud nomor 4091 yang didukung oleh Hadis Bukhari nomor 1296 tentang “setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuannya-lah yang menjadikan ia yahudi atau nashrani”. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan keluarga, madrasah, dan masyarakat harus diperhatikan secara matang agar sejalan dengan ajaran Islam yang berlandaskan Al-Qur'an dan hadis, guna menumbuhkan/mengembangkan fitrah tersebut. Sebab, ketiga lingkungan ini dapat menjadi faktor pemersatu yang mendorong proses perkembangan pendidikan Islam bagi manusia.
WAWASAN AL-QUR’AN TENTANG ILMU PENGETAHUAN Mustika Abidin; Hasyim Haddade; Andi Rahmat Abidin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an merupakan mukjizat Islam yang abadi dan sebagai panduan utama dalam kehidupan manusia, mencakup segala aspek kehidupan seperti aqidah, ibadah, jihad, ekonomi, hukum, dan lain-lain. Selain itu, Al-Qur'an juga banyak membahas tentang ilmu pengetahuan. Penelitian ini mengeksplorasi pandangan Al-Qur'an terhadap ilmu pengetahuan dengan menguraikan makna ilmu dalam Al-Qur'an, ayat-ayat yang membahas ilmu, serta pandangan para ahli tafsir. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik atau metode maudhu'i untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an. Adapun kesimpulannya bahwa dalam sejarah turunnya al-Qur’an disebutkan bahwa ayat yang pertama kali Allah swt. turunkan kepada Nabi Muhammad saw. adalah ayat yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan sebagaimana QS al-Alaq/96: 1-5: Allah memulai wahyu-Nya dengan perintah "Bacalah!". Ayat ini menunjukkan pentingnya membaca sebagai sarana untuk memperoleh pemikiran dan pemahaman yang luas. Al-Qur'an juga menegaskan bahwa dalam proses penemuan ilmu pengetahuan, terlibat tiga komponen utama yaitu al-Sama (pendengaran), al-Bashar (penglihatan), dan al-Fu'ad (pemahaman). Ketiga komponen ini merupakan alat potensial yang dimiliki manusia untuk memperoleh dan mengembangkan pengetahuan. Secara lebih lanjut, al-Qur'an menjelaskan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan melibatkan tiga langkah kunci: observasi (pengamatan), pengukuran, dan analisis. Ini menunjukkan bahwa al-Qur'an tidak hanya memberikan panduan spiritual dan moral, tetapi juga memberikan fondasi untuk metodologi ilmiah yang digunakan dalam memahami dan mengembangkan pengetahuan tentang alam semesta dan kehidupan.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN BERDASARKAN ILMU TAJWID DI TAMAN PENGAJIAN AL-QUR’AN MIR’ATUL MUJAHID KECAMATAN LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA Winda Faradillah; Suhrah; Muhammad Akbar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidahnya, maka diperlukan pemahaman ilmu tajwid. Penguasaan ilmu tajwid yang di dalamnya memuat berbagai macam cabang ilmu dapat memudahkan seseorang dalam membaca Al-Qur’an. Tidak hanya memudahkan, namun sesorang yang menguasai ilmu tajwid menjadikan bacaan Al-Qur’annya menjadi baik dan benar. Kemampuan membaca Al-Qur’an santri Taman Pengajian Al-Qur’an Mir’atul Mujahid Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka ada yang membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid dan ada juga yang belum mampu membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah ilmu tajwid atau tidak semua santri membaca Al-Qur’an dengan baik sesuai dengan ilmu tajwid. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. penelitian ini dilaksanakan di Taman Pengajian Al-Qur'an Mir'atul Mujahid Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, wawancara, observasi, tes dan dokumentasi, serta yang menjadi sumber data adalah ketua TPQ, guru dan santri Taman Pengajian Al-Qur'an Mir'atul Mujahid Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara, lembar observasi, lembar penilaian, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Kemampuan membaca santri secara rata-rata berdasarkan aspek penilaian yakni dinilai dari aspek izhar, idgham, iqlab, ikhfa, mad dan makhraj yakni 21,8871 berada dalam kategori “sedang”. Kesulitan yang sering dialami santri dalam membaca Al-Qur’an di TPQ Mir’atul Mujahid Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka antara lain kesulitan dari segi sifatul huruf, makharijul huruf, panjang pendeknya suatu bacaan dan bacaan yang didengungkan. Upaya guru untuk membantu kesulitan santri dalam membaca    Al-Qur’an di TPQ Mir’atul Mujahid Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka antara lain guru menerapkan metode muraja’ah, metode pembiasaaan dan metode menyimak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PADA MATA PELAJARAN FIQH PESERTA DIDIK KELAS V  SDIT AL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA Susi Apryana; Muhammad Akbar; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by student learning outcomes where in the learning process students are less active and pay less attention to explanations from their teachers, and there are some students who don't like the subject, and there are some participants who are lazy about doing assignments. So this can affect learning outcomes. This research uses the Team Quiz type cooperative learning model.The formulation of the problem in this research is (1) How is the Team Quiz type cooperative learning model implemented in the Fiqh subject for class V students at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka? (2) What are the learning outcomes of students in the Fiqh subject by implementing the Team Quiz type cooperative learning model for class V SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka?, The research method used includes the type of classroom action research (PTK) with a quantitative approach. The research subjects are class V students at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. The research procedures carried out included four stages, namely: Planning, Implementation, Observation and Reflection, with data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation and tests. The research instruments used student and teacher observation sheets, interview sheets, test sheets and documentation sheets. The research results show that the application of the Team Quiz type cooperative learning model has an effect on improving student learning outcomes. The increase in student learning outcomes occurred due to the correct implementation of the Team Quiz type cooperative learning model. Where students learn in a small group consisting of three people and work together with each other. The application of the Team Quiz type cooperative learning model is able to foster enthusiasm for working together with group friends so that it can improve student learning outcomes. This is proven by the increase in student learning outcomes, where in the pre-cycle student achievement reached 33%, in cycle I the achievement of student learning outcomes was 56%, while in cycle II the achievement of student learning outcomes was 90%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE  STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR  MATA  PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PESERTA DIDIK KELAS XI IIS 1 SMA NEGERI MOWEWE Nur Padilla; Muh. Iqbal; Suhardin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD), Hasil Belajar, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang masih rendah diakibatkan oleh peserta didik yang kurang memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru, kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan peseta didik kurang memperhatikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian yakni peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Mowewe, prosedur penelitian yang dilakukan meliputi empat  tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan tes, adapun instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru dan peserta didik, lembar wawancara, lembar tes dan lembar dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar pessrta didik. peningkatan hasil belajar peserta didik terjadi karena penerapan yang tepat dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Dimana peserta didik belajar dalam satu kelompok dan saling bekerja sama
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN “SMART APP CREATOR (SAC)” PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IIS 2 SMA NEGERI 1 MOWEWE Reski Aulia; Nurhayati; Suhrah
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran Smart app creator (SAC) merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membuat berbagai macam aplikasi multimedia interaktif berbasis desktop, mobile dan web. Media pembelajaran ini dapat dijadikan sumber belajar yang dapat meningkatkan perhatian dan motivasi belajar peserta didik dan mempermudah guru dalam mengajar sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan efisien. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IIS 2 yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik  pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner/pembagian angket terhadap responden dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian ini digunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik ketika belajar menggunakan media pembelajaran smart app creator (sac). Hal ini terlihat pada persentase yang didapatkan pada siklus I yaitu 76% peserta didik setuju dengan menggunakan media smart app creator (SAC) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Serta 14% peserta didik kurang setuju dengan penggunaan media smart app creator (SAC) dan 9,99% yang tidak setuju dengan pengunaan media smart app creator (SAC) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Sedangkan persentase yang didapatkan pada siklus II yaitu 92,99% peserta didik sangat setuju dengan menggunakan media smart app creator (SAC)  dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam  Dan Budi Pekerti. Serta 4% peserta didik kurang setuju dan  2,99% tidak setuju dengan penggunaan media smart app creator (SAC) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam  dan Budi Pekerti.

Page 2 of 4 | Total Record : 33