cover
Contact Name
Pharmascience
Contact Email
dita.sandi@ulm.ac.id
Phone
+6285189393438
Journal Mail Official
jps@ulm.ac.id
Editorial Address
https://pharmascience.ulm.ac.id/index.php/pharmascience/about
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Pharmascience
ISSN : 23555386     EISSN : 24609560     DOI : https://doi.org/10.20527/jps.v13i1
Core Subject :
ournal of Pharmascience accepts scientific articles as original reasearch articles and review articles on pharmacy and health. Journal of Pharmascience publishes various scientific articles covering Pharmacy and Pharmaceutical Sciences in the field but not limited to: Clinical Pharmacy Community Pharmacy Pharmacology Natural Pharmacy Pharmaceutical Chemistry Pharmaceutical Technology Pharmaceutical Management Pharmaceutical Education Apart from the topics above, the Journal of Pharmascience also accepts other manuscripts in the health field, such as: Validation and development of analytical methods for a variety of samples, including food Implementation and analysis of a variety of surveys related to medical therapy, disease, health procedures, and other aspects of health
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Analisis Pola Distribusi Apotek Di Kota Banjarbaru Berdasarkan Nearest Neighbor Statistics dan Sistem Informasi Geografis Muhammad Zaini; Satibi Satibi; Lutfan Lazuardi
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5731

Abstract

Apotek merupakan fasilitas kesehatan, tempat dilakukan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat. Distribusi apotek belum merata diseluruh kecamatan di kota Banjarbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola distribusi apotek di kota Banjarbaru dan mengidentifikasi jumlah apotek terhadap jumlah penduduk dan jumlah rumah sakit. Peneltian ini merupakan studi non eksperimental dengan studi deskriptif analitik menggunakan software SIG untuk pemetaan lokasi apotek. Rumus Hagget (Nearest Neighbor Statitstics) digunakan untuk mengetahui pola distribusi apotek di kota Banjarbaru. Plotting apotek menggunakan GPS berbasis android pada 47 buah apotek berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Banjarbaru di tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan apotek tidak terdistribusi merata dan terkonsentrasi di pusat kota Banjarbaru dengan pola distribusi mengelompok (T=0,15). Jumlah apotek di kota Banjarbaru tidak berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Pola distribusi apotek di Kota Banjarbaru memiliki kecenderungan mendekati provider kesehatan (rumah sakit). Kata kunci : Distribusi Apotek, SIG, Nearest Neighbor Statistics
Pengaruh Carbopol 934P, Hydroxy Propyl Methyl Cellulose, dan Polietilen Glikol Terhadap Swelling Indexs Pada Sediaan Tablet Bukal Bilayer Simvastatin Aristha Novyra Putri; Teuku Nanda Saifullah; Mimiek Murrukmihadi
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5732

Abstract

Simvastatin dapat menurunkan Low-Density Lipoprotein Cholesterol dan meningkatkan High Density Lipoprotein Cholestrol. Simvastatin memiliki bioavailabilitas rendah (5%) karena mengalami metabolisme di hati dan waktu paruh 3 jam. Swelling Index adalah kemampuan sediaan mengembang, berpengaruh terhadap pelepasan obat, dimana semakin besar kemampuan sediaan mengembang, maka akan semakin lama pelepasan obat yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Carbopol 934P, HPMC, dan PEG 6000 terhadap swelling index pada tablet bukal bilayer simvastatin. Penentuan formula dengan factorial design 23 menggunakan software Design Expert® sebanyak 8 formula. Pembuatan formula tablet bukal bilayer dibuat menggunakan metode direct compress terdiri atas layer yang mengandung polimer dan obat. Layer 2 sebagai backing membrane dan mengandung bahan tidak larut air. Evaluasi uji sifat fisik tablet meliputi, bobot, keseragaman bobot, diameter, ketebalan, kekerasan, dan swelling index. Hasil uji menunjukkan bahwa Carbopol signifikan meningkatkan swelling index dibandingkan HPMC dan PEG 6000. Kata kunci: simvastatin, buccal bilayer, Carbopol, HPMC, swelling index
Efek Ekstrak Minyak Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Terhadap Peningkatan Memori dan Fungsi Kognitif Mencit Berdasarkan Passive Avoidance Test Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah; Muhamat Muhamat; Ali Akbar
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5733

Abstract

Salah satu produk pangan fungsional dari ikan air tawar dan dikenal sebagai sumber protein adalah ikan patin yang banyak ditemukan di Kalimantan Selatan. Minyak dari ikan tidak hanya bisa dihasilkan oleh ikan air laut tetapi bisa juga berasal dari ikan air tawar seperti ikan patin. Ekstrak minyak ikan patin mengandung omega 3 (EPA dan DHA), dan omega 6 (ARA) yang sangat bagus sebagai asupan gizi, kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan sel khususnya pada memori otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak minyak ikan patin terhadap peningkatan memori dan fungsi Kognitif pada mencit berdasarkan passive avoidance test. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 pengulangan. Perlakuan yang digunakan berupa pemberian ekstrak minyak ikan patin dengan dosis 26, 52, 104 mg/Kg BB, pirasetam dan aquadest. Pengukuran memori otak dilakukan dengan uji passive avoidance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak minyak ikan patin berpengaruh terhadap peningkatan memori otak dan fungsi Kognitif. Kata kunci: minyak , ikan patin, memori, fungsi kognitif, mencit
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pada Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Herda Ariyani
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5734

Abstract

Tuberkulosis Paru termasuk penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Berdasarkan Survei Pravelensi TB oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI, dewasa ini diketahui bahwa Indonesia merupakan negara peringkat kedua dengan kasus TB terbanyak di dunia. Waktu pengobatan yang panjang dengan jenis obat lebih dari satu menyebabkan penderita sering terancam putus berobat selama masa penyembuhan dengan berbagai alasan, oleh karena itu penyakit ini sangat perlu mendapat perhatian untuk ditanggulangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan penderita dalam program pengobatan TB paru di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan desain deskriptif korelasional. Pengambilan data dilakukan menggunakan angket dalam bentuk kuisioner dengan teknik purposive sampling. Statistical Program for Social Sciences (SPSS) versi 23 digunakan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Sebanyak 20% responden berpengetahuan baik, 42,5% berpengetahuan cukup, 35% berpengetahuan kurang dan 2,5% berpengetahuan sangat kurang, 92,5% patuh dan 7,5% tidak patuh selama pengobatan. Analisa data dilakukan dengan uji Spearman Rho dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Berdasarkan analisa statistik α = 0.05 diperoleh r = 0,383 dan ρ = 0,015, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahun dengan kepatuhan penderita TB paru. Semakin baik tingkat pengetahuan penderita terhadap penyakit, cara penularan dan pengobatan TB Paru maka akan semakin baik pula kepatuhan yang dimiliki, dan begitu pula sebaliknya. Diharapkan kepada dokter, farmasis, perawat, dan petugas kesehatan lain dapat berkolaborasi membangun partnership yang baik untuk memberikan pendidikan kesehatan yang adekuat bagi penderita terutama terkait pentingnya kepatuhan dalam menjalani terapi. Kata kunci : Pengetahuan; Kepatuhan; Tuberkulosis Paru; Mycobacterium tuberculosis
Pengujian Efek Tonikum Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuchipagus) Pada Mencit Putih Jantan Dengan Metode Ketahanan Lama Waktu Berenang Dita Ayulia Dwi Sandi; Satrio Wibowo Rahmatullah
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5735

Abstract

Sarang walet Putih (SBW) (Aerodramus fuchipagus) merupakan salah satu sumber daya alam hayati asal Indonesia. Sarang walet putih (Aerodramus fuchipagus) tidak hanya banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai makanan yang bergizi, tetapi juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat. Salah satu khasiat yang dipercayai oleh masyarakat adalah efek tonikum (meningkatkan stamina/mengatasi kelelahan). Tujuan penelitian ini adalah membuktikan efek tonikum sarang burung wallet dengan metode ketahanan lama waktu berenang. Kelompok perlakuan dibagi menjadi 5 yaitu kontrol negatif (akuadest), kontrol positif (kafein) dan kelompok SBW Do I 75 mg/40 g BB, Do II 100 mg/40 g BB dan Do III 150 mg/40 g BB. Hewan uji menggunakan mencit putih jantan dan tiap kelompok perlakuan menggunakan 3 mencit. Pada metode ketahanan lama waktu berenang mencit diberikan perlakuan sesuai masing-masing kelompok, 30 menit kemudian dibiarkan berenang didalam baskom berisi air, dan dicatat lama waktu berenang. Hasil penelitian berupa waktu ketahanan berenang paling lama dimiliki oleh kelompok kontorl positif (43.04 menit), SBW Do III (35.46 menit), SBW Do II (24.16 menit), SBW Do I (15.25 menit) dan kontrol negatif (5.49 menit). Hasil analisis dengan kruskal-wallis nilai sig. 0,01 sehingga ada pengaruh kelompok perlakuan terhadap lama waktu berenang yang dihasilkan. Hasil analisis lanjutan dengan mann-whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan kontrol positif (kafein) dengan kelompok perlakuan sarang burung wallet putih (Aerodramus fuchipagus) dosis 150 mg/40 g BB untuk lama waktu berenang yang dihasilkan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah sarang burung wallet putih (Aerodramus fuchipagus) dosis 150 mg/40 g BB berpotensi sebagai tonikum. Kata kunci : Sarang burung wallet putih, Aerodramus fuchipagus, tonikum
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah Daerah Pelaihari, Kalimantan Selatan Dengan Metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) Rakhmadhan Niah; Helda Helda
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5736

Abstract

Stres oksidatif merupakan ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif mulai dari tingkat sel, jaringan, hingga ke organ tubuh. Stres oksidatif dapat diatasi dengan antioksidan alami, seperti kulit buah naga merah yang mengandung antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persen aktivitas antioksidan dan IC50 dari ekstrak etanol kulit buah naga merah. Pengukuran aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Analisis data yang dihasilkan berupa persen aktivitas antioksidan dan nilai IC50 dari ekstrak etanol kulit buah naga merah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak etanol kulit buah naga merah dengan konsentrasi 0,0625; 0,125; 0,25; 0,5; dan 1 gram/100 mL memberikan persentse aktivitas antioksidan dengan rata-rata masing-masing sebesar 6,468%; 9,738%; 12,286%; 13,141% dan 20,867%. Ekstrak etanol kulit buah naga merah memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 3,14 gram/100 ml. Kata kunci : kulit buah naga, antioksidan, DPPH
Kajian Farmakognostik Tumbuhan Sugi-Sugi (Breynia cernua Muel. Arg.) Asal Amuntai Kalimantan Selatan Fitriyanti Fitriyanti; Nashrul Wathan; Gunawan Gunawan
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5737

Abstract

Sugi-sugi (Breynia cernua Muel. Arg.) merupakan tumbuhan yang digunakan turun temurun sebagai obat luka luar dan cacar bagi masyarakat Amuntai, Kalimantan Selatan. Dilihat dari prospek yang sangat potensial maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan memberikan dasar ilmiah mengenai gambaran farmakognostik dengan metode kualitatif. Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh data parameter kualitatif meliputi hasil dari pemeriksaan makroskopik, mikroskopik, dan organoleptik melakukan uji pendahuluan senyawa kimia terhadap serbuk daun sugi-sugi. Uji organoleptik hasilnya berupa daun dengan rasa pahit menusuk dan aroma yang khas, buah tidak berbau dan berasa kelat, akar tidak berbau dan tidak berasa, batang tidak berbau dan berasa pahit. Hasil pengamatan mikroskopik ditemukan bentuk sel epidermis, berkas pembuluh, tipe stomata anisositik dan sel penanda berupa kalsium oksalat yang dapat dijadikan sebagai identitas atau pengenal simplisia yang bersangkutan. Hasil uji pendahuluan senyawa kimia diperoleh hasil bahwa sampel positif terhadap uji saponin, flavonoid, dan kuinon. Kata kunci : Sugi-sugi, Breynia cernua Muel. Arg.,farmakognostik,
Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Dalam Menangani Kasus Makanan Bermelamin Di Yogyakarta Khusnul Diana
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5738

Abstract

Melamin merupakan zat kimia yang dilarang dicampur dalam produk makanan. Sekitar tahun 2008, ditemukan kandungan melamin dalam susu bayi buatan China untuk membuat kadar protein terlihat tinggi. Untuk melihat bagaimana kinerja BBPOM Yogyakarta dalam menangani kasus makanan bermelamin, maka perlu di evaluasi dengan melihat kepuasan masyarakat serta mengetahui gap yang terjadi antara harapan dengan yang dirasakan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada masyarakat di Yogyakarta. Dalam hal ini, sebagian masyarakat Yogyakarta dilibatkan untuk melihat kepuasan dan gap (kesenjangan) yang terjadi. Analisis deskriptif diperlukan untuk melihat distribusi responden dan dilakukan uji Chi Square untuk melihat hubungan karakteristik responden terhadap kepuasan. Analisis kuantitatif dilakukan dengan uji simple regression dan analisis gap. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis kepuasan masyarakat menunjukan terjadi gap (kesenjangan) di semua dimensi, gap tertinggi yaitu pada dimensi reliability. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa masyarakat belum puas terhadap kinerja BBPOM Yogyakarta dalam menangani kasus makanan bermelamin. Kata kunci : melamin, kepuasan, dimensi ServQual, Balai Besar POM
Uji Aktivitas Infusa Akar Tawas Ut (Ampelocissus rubiginosa L.) Sebagai Hepatoprotektor Terhadap Mencit Putih Jantan Balb/C Yang Diinduksi Karbon Tetraklorida (CCl4) Karunita Ika Astuti; Khoerul Anwar; Agung Biworo
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5739

Abstract

Hepatoprotektor adalah senyawa atau zat yang berkhasiat melindungi sel hati terhadap pengaruh zat toksik yang dapat merusak hati. Tumbuhan Tawas ut (Ampelocissus rubiginosa L.) merupakan tanaman yang secara empiris digunakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah sebagai hepatoprotektor. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan bukti, mengetahui dosis efektif, dan gambaran kerusakan hati mencit sebagai efek hepatoprotektor ekstrak infusa akar tawas ut pada mencit jantan Balb/C. Penelitian dilakukan dengan pemberian infusa akar tawas ut pada dosis 30%, 40%, dan 50% selama 7 hari pada mencit putih jantan yang kemudian diinduksi karbon tetraklorida (CCl4). Penelitian untuk melihat nilai SGPT dan SGOT pada serum darah serta histopatologi hati. Metode menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan dibagi menjadi 6 kelompok dengan 5 kali pengulangan. Kontrol positif menggunakan Hepa-Q dan kontrol negatif menggunakan CCl4. Hasil paling efektif dari semua kelompok terdapat pada dosis 30% dengan nilai SGPT dan SGOT sebesar 97,80 ± 18,40 U/L dan 157,00 ± 16,914 U/L, sedangkan untuk kontrol negatif memiliki nilai 375,80 ± 96,693 U/L pada SGPT dan 435,60 ± 96,432 U/L pada SGOT. Gambaran kerusakan hati secara histopatologi menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok positif dengan kelompok dosis 30% yang juga pada kelompok normal, sehingga menunjukkan adanya daya hepatoprotektor infusa tawas ut pada dosis 30%. Kata Kunci : infusa, akar tawas ut, Ampelocissus rubiginosa L., hepatoprotektor.
Analisis Kualitatif Formalin Pada Ikan Tongkol Yang Dijual Di Pasar Lama Banjarmasin Dwi Rizky Febrianti; Reni Maylina Sari
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5740

Abstract

Pembusukan ikan laut merupakan suatu kerugian bagi nelayan sehingga diperlukan suatu pengawetan yang dapat menjaga kualitas ikan. Pengawetan dengan bahan kimia berbahaya seperti formalin sering dilakukan dengan alasan harga formalin yang relatif lebih murah dibandingkan dengan bahan pengawet yang aman. formalin merupakan bahan kimia yang penggunaannya dilarang untuk produk makanan. Bahaya utama formalin bila tertelan dan akibat yang ditimbulkan dapat berupa bahaya kanker pada manusia karena bersifat karsinogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan formalin pada ikan tongkol yang dijual di Pasar Lama Banjarmasin. Sampel yang diteliti berjumlah 5 sampel yang diambil secara teknik accidental sampling. Metode konvensional menggunakan pereaksi Ag(NH3)2NO3 dan KMnO4 0,1 N. Hasil penelitian dari 5 sampel ikan tongkol yang berasal dari Pasar Lama Banjarmasin menunjukkan positif dengan pereaksi Ag(NH3)2NO3 dan KMnO4 0,1 N berupa terbentuknya cermin perak dan perubahan warna dari ungu tua menjadi pudar. Kata kunci : ikan, formalin, Ag(NH3)2NO3 dan KMnO4 0,1 N

Page 1 of 37 | Total Record : 362