cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Pengaruh sertifikasi Guru Terhadap Motivasi Kerja Dan Peningkatan Kualitas Guru di Indonesiaa Ummu Azizah Nasution; Tri Anggi Saputra; Fania Raisa Saukina Siregar; Widya Suci Rahmadani; Muhammad Hasyimsyah Batubara
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Histori pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatan kualitas usmber daya manusia,dan guru aadalah komponen untuk keberhasilan proses pembelajaran.Oleh karena itu kebijakan pendidikan Indonesia memprioritaskan peningkatan profesionalisme Guru (Mulyas,2013).Program sertifikasi guru dan dosen adalah salah satu upaya pemerintah untuk meninngkatkan kualitas dan profesionalisme guru.Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ,kesejahteraan,dan motivasi kinerja guru melalui pemberian ssertifikasi guru melalui pemberian sertifikat pendidikan,kebudayaan,riset,dan teknology (Kemendikbud,2022).Hasil uji kompetensi guru (UKG) nasional masih bawah standar kompetensi yang diharapkan.Selain itu beberapa penelitia menunjukkan bahhwa sertifikasi guru dapat meningkatkan motivasi kinerja guru,terutama dalam kesehatan ekonomi.Namun sertivikasi teersebut belum secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas,(Suryadi,2015;Nurdin,2018).Study sebelum nya lebih fokus terhadap dampak sertifikasi terhadap kesejahteraan atau kinerja guru secara keseluruhan.Namun masih sedikit penelitian yang menganalisis hubungan antara sertifikasi guru,motivasi guru,dan peningkatan kualitas guru.Oleh karana itu ppenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sertifikasi guru terhadap motivasi kerja dan peninngkatan kualitas guru di Indonesia.
Perencanaan Program Tahfizh Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang Kiki Rahma Alya; Ade Akhmad Saputra
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the planning of the tahfizh Al-Qur'an program in improving the quality of student memorization at Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The subjects of the study include the head of the madrasah, the deputy head of the madrasah for the curriculum, the coordinator of the tahfizh program, the tahfizh teacher, and the students. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldaña model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the planning of the tahfizh Al-Qur'an program at Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang has been carried out systematically through the preparation of program objectives, memorization targets, learning schedules, determination of memorization methods, and the preparation of a learning evaluation system. The memorization target for regular students is set at least 3 juz, namely Juz 30, Juz 1, and Juz 2 which are listed in the student's tahfizh book. The implementation of the program is carried out through intracurricular and extracurricular activities. The learning methods used are the sorogan and muraja'ah methods. The evaluation system is carried out through daily assessments using tahfizh books with indicators of tajweed, fashahah, accuracy, and fluency of memorization, as well as follow-up evaluation in the form of tahfizh exams, munaqosah, and tahfizh graduation which are optional according to the readiness of students. Obstacles in the implementation of the program include diverse student motivations, differences in basic ability to read the Qur'an, lack of consistency in muraja'ah, and limited learning time. This study shows that structured tahfizh program planning is able to make a positive contribution in improving the quality of students' memorization
Tinjauan Kritis Pendekatan Komunikatif Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital Rizqi Mauliddiyah; Sheila Salsabilla; Ahmad Nur Mizan
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of the communicative approach in Arabic language learning in the digital era. The communicative approach emphasizes the use of language as a tool for active and contextual communication. This research aims to analyze the advantages, weaknesses, and development solutions of digital based communicative learning in Arabic education. The study uses a qualitative method with a library research design by collecting data from relevant journals, books, and scientific articles. The findings show that the communicative approach improves students’ language skills, increases self confidence, enhances learning motivation, and creates a more interactive and collaborative learning environment. However, several challenges remain, such as unequal student participation, limited teacher competence in managing technology-based communicative learning, and inadequate facilities and internet access. Therefore, appropriate technology integration and the adjustment of learning strategies to students’ characteristics and needs are essential to support effective, innovative, and sustainable Arabic language learning in the digital era
Integrasi Agama dan Sains dalam Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Tauhid Mubarok; M. Mubin; Muhammad Sholeh; Rifqi Khairul Anam
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang implementasi nilai-nilai Tauhid dalam integrasi pembelajaran agama dan sains pada kurikulum pendidikan Islam sebagai respons terhadap problem dikotomi ilmu yang masih terjadi dalam sistem pendidikan modern. Selama ini, ilmu agama sering diposisikan terpisah dari sains, sehingga melahirkan ketimpangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep tauhid sebagai landasan filosofis integrasi ilmu, menjelaskan bentuk implementasinya dalam kurikulum pendidikan Islam, serta mengkaji relevansinya terhadap tantangan pendidikan kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui kajian terhadap literatur klasik dan kontemporer mengenai tauhid, pendidikan Islam, serta integrasi ilmu pengetahuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tauhid memiliki posisi sentral sebagai asas ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam pendidikan Islam, sehingga seluruh cabang ilmu pada hakikatnya bersumber dari Allah dan harus diarahkan bagi kemaslahatan manusia. Implementasi nilai-nilai tauhid dapat dilakukan melalui perumusan tujuan kurikulum yang holistik, pengembangan materi pembelajaran yang menghubungkan ayat qauliyah dan ayat kauniyah, strategi pembelajaran kolaboratif antara agama dan sains, serta sistem evaluasi yang menilai aspek kognitif, afektif, spiritual, dan moral peserta didik. Dengan demikian, integrasi pembelajaran agama dan sains berbasis tauhid mampu melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Artikel ini menegaskan bahwa tauhid bukan sekadar doktrin teologis, melainkan paradigma pendidikan yang strategis dalam membangun kurikulum pendidikan Islam yang integratif dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.
Formalisasi Mutu Berbasis Legitimasi Ideologis dalam Manajemen Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Andika Febriyanto Kahfi; Sabarudin; Dinda Agustiana; Awla Putri Adibah
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Islamic educational ideology, power relations, and the quality of Islamic educational management in the administration of Madrasah Ibtidaiyah. The study is motivated by the tendency of educational management practices to prioritize administrative aspects over the internalization of Islamic ideological values in decision-making processes and institutional governance. This research employed a qualitative approach using a case study design. The research subjects consisted of the principal, teachers, and administrative staff selected purposively based on their involvement in institutional managerial processes. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed using thematic analysis through the stages of open coding, axial coding, and selective coding. The findings reveal that Islamic educational ideology functions as a normative foundation in madrasah management practices through the values of tawhid, trustworthiness, justice, deliberation, and ihsan. However, the implementation of these values is influenced by the power relations within the institution. Participatory power structures tend to encourage transparent and collaborative managerial practices, whereas administrative and centralized domination of power potentially shifts the orientation of educational quality toward formalistic practices. This study also proposes an integrative model illustrating the interconnection between ideology, power relations, managerial practices, and the quality of Islamic educational management in a holistic manner. Therefore, strengthening the quality of Islamic education requires the integration of ideological values into every managerial practice in order to establish substantive and sustainable educational governance.
Pengelolaan Lingkungan Belajar sebagai Strategi Penciptaan Iklim Kelas yang Kondusif Silfi Putri Suciyati; Itna Khusnatul Azizah; Dwi Nur Lailiya Rahmadani; Lailatul Usriyah
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of the learning environment is one of the key strategies in classroom management for creating a conducive classroom climate. The learning environment encompasses not only the physical aspects of the classroom but also the social, emotional, and psychological aspects that influence students’ interactions and engagement in the learning process. This article aims to conceptually examine the role of learning environment management as a strategy for creating a conducive classroom climate based on a literature review of various reputable journals. The method used is a literature review analyzing relevant scientific articles published in the last five years. The results of the study indicate that learning environment management, when implemented in a planned and integrated manner—encompassing physical, social, and emotional aspects—contributes to the creation of a classroom climate that is safe, comfortable, and supportive of students’ active engagement. Thus, learning environment management can serve as a classroom management strategy to support effective and sustainable learning processes.
Strategi Manajemen Konflik antara Guru dan Siswa dalam Perspektif Pendidikan Islam di SMP Muhammadiyah 01 Palembang Okta Romadhon; Ade akhmad Saputra
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik antara guru dan siswa merupakan hal yang wajar terjadi di lingkungan sekolah, sehingga diperlukan strategi manajemen konflik yang tepat agar tidak mengganggu proses pembelajaran. Di SMP Muhammadiyah 01 Palembang, konflik dikelola melalui lima pendekatan, yaitu kompetitif, kolaboratif, menghindar, akomodatif, dan kompromi yang diterapkan secara fleksibel sesuai situasi.Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu mengarahkan, mengendalikan emosi, serta membangun komunikasi yang efektif dengan siswa. Penerapan strategi tersebut terbukti membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih tertib, harmonis, dan kondusif.Dalam perspektif pendidikan Islam, seluruh strategi manajemen konflik yang diterapkan mencerminkan nilai-nilai penting seperti musyawarah, keadilan, kesabaran, kasih sayang, dan ukhuwah. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar dalam penyelesaian setiap permasalahan di sekolah.Dengan demikian, manajemen konflik tidak hanya berfungsi sebagai upaya penyelesaian masalah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter siswa agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
Kopi sebagai Strategi Kognitif: Analisis Atkinson-Shiffrin dan Mekanisme Neurobiologis Mahasiswa Rama Armedi; Andika Febriyanto; Agung Priyono
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terdahulu cenderung mengkaji dampak konsumsi kopi secara terpisah antara aspek kesehatan murni dan psikologi umum. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai efek konsumsi kopi melalui perspektif psikologi belajar dengan menyelidiki mekanisme biologis yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi pustaka (library research) serta teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dosis moderat (2–3 cangkir per hari atau sekitar 150 mg) aman dan efektif meningkatkan fungsi kognitif mahasiswa seperti atensi dan memori dengan bertindak sebagai attentional gatekeeper. Namun, performa kognitif ini tidak berjalan linear melainkan mengikuti pola kurva U-terbalik dari Hukum Yerkes-Dodson; konsumsi kafein yang berlebihan justru memicu kecemasan akademik dan gangguan tidur yang mempersempit kapasitas memori kerja mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan dan memberikan kontribusi akademik utama berupa pengisian kekosongan literatur dengan mereposisi konsumsi kopi sebagai bagian dari gaya belajar (learning styles) dan strategi kognitif mahasiswa, sekaligus menyusun kerangka teoretis integratif yang memadukan model pemrosesan informasi Atkinson-Shiffrin dengan mekanisme neurobiologis otak.
Sosiologi Lembaga Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Islam Di Wilayah Perbatasan: Studi Ketimpangan Akses Dan Kualitas Pendidikan Meli Astutianingsih; Muh Hanif
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inequalities in access to and quality of education are serious issues at SMP IT Nusantara Kembaran, characterized by inadequate facilities, a shortage of teachers and textbooks, and low parental economic capacity. This study aims to identify the factors causing inequalities in access to and quality of education at SMP IT Nusantara Kembaran. This study employs a phenomenological qualitative approach through observation, in-depth interviews, and document analysis involving teachers, students, parents, and community leaders. The findings reveal that these inequalities stem from an imbalanced teacher-to-student ratio and a lack of learning resources. Consequently, students drop out due to financial constraints, face learning difficulties from sharing textbooks, experience diminished motivation to learn, and encounter limited access to transportation to school. This study concludes that these inequalities have the potential to perpetuate intergenerational social disparities, thus requiring affirmative policies and more participatory school management.
Pengaruh Artificial Intelligence Terhadap Peran Guru: Antara Ancaman dan Peluang Laila Safidri; Henni Zuraidah; Putri Zulaika Zahara; Muhammad Hasyimsyah Batubara
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 5 (2026): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas dampak kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terhadap peran guru dalam pendidikan modern. Integritasi AI telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran , dan penyebaran pengetahuan di lingkungan pendidikan. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis deskriptif yang diambil dari beberapa sumber literatur relevan, seperti jurnal, buku, akademik, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan lingkungan belajar, menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, meningkatkan efisiensi administrasi, serta mendukung profesionalisme guru melalui teknologi digital. Selain itu, AI membantu guru dalam materi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Namun penerapan AI juga menghadirkan sejumlah tantangan, seperti perubahan metode pengajaran tradisional, penolakan terhadap sistem otomatis, serta munculnya masalah etika terkait teknologi, seperti privasi data dan berkurangnya interaksi manusia dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini, Guru tetap memiliki peran yang sangat penting sebagai fasiliator, mentor, serta pengembangan pemikiran, dan karakter siswa. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan strategi pedagogis yang adaptif agar penerapan AI tetap berfokus pada prinsip-prinsip kemanusiaan dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.