cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Pengaruh Media Audio untuk Mengembangkan Keterampilan Menyimak Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Wahyu Nurmalasari Nurmalasari
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam mendukung siswa sekolah dasar untuk menguasai kemampuan berbahasa. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan menyimak siswa kelas IV masih tergolong rendah, yang ditandai dengan kurangnya pemahaman terhadap materi simakan, kesulitan dalam mengidentifikasi ide pokok, serta ketidakmampuan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang didengarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audio dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan siswa kelas IV SDN 1 Gembleb sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 2 Gembleb sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyimak yang signifikan melalui penggunaan media audio, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media audio efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Dominasi Teknologi di Era AI dan Pergeseran Otoritas Guru dalam Pendidikan Syifa Fajriyah; Muhammad Irfan; Rufaidah; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed the educational landscape by changing how teachers deliver instruction and how students access knowledge. The emergence of Generative AI tools, such as ChatGPT, Gemini, Claude, and Microsoft Copilot, has reduced students' dependence on teachers as the primary source of information while creating new opportunities for personalized and technology-assisted learning. This study aims to examine the shift in teacher authority in the AI era, identify its impacts on teachers and students, and explore strategies for integrating AI into education without diminishing the essential role of teachers. A qualitative descriptive approach with a literature review method was employed by analyzing recent national and international scholarly publications related to AI, teacher authority, and educational transformation. The findings indicate that AI enhances learning efficiency, supports personalized instruction, and improves access to educational resources. However, it also challenges teachers' traditional authority and requires stronger digital literacy and ethical guidance. Therefore, AI should function as a complementary.
Pengembangan Media Pop Up Book Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IIIPengembangan Media Pop Up Book Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Umu Kulstum; Ina Agustin; Sri Cacik
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early reading skills are the foundation of literacy that determines the success of students' learning at the next level of education. This study aims to analyze the validity level of PAPEMBA (Indonesian Beginning Reading Learning Board) media as an interactive board-based learning media developed to improve the initial reading ability of elementary school grade I students. The research uses a quantitative descriptive approach with data obtained through validation sheets of material experts and media experts. The validation results showed that PAPEMBA media obtained an overall average of 82.67% with a very valid category. In detail, validation by linguists obtained a score of 89% (very valid), media experts of 89% (very valid), and material experts of 70% (valid). These findings show that PAPEMBA media is suitable for use in learning to read in elementary school grade I, with several improvements in the material aspect to be more optimal in supporting the achievement of learning goals.
Profil Murabbi dalam Hadits Nabi sebagai Model Kompetensi Guru Abad 21: Integrasi Pedagogik, Digital, dan Spiritual Anggie Tiara Wardana
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis profil murabbi dalam hadis Nabi sebagai model kompetensi guru abad ke-21 melalui integrasi aspek pedagogik, digital, dan spiritual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui identifikasi kandungan hadis, kategorisasi nilai kompetensi, dan kontekstualisasi dengan kebutuhan pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil murabbi mencakup tiga dimensi utama. Dimensi pedagogik menempatkan guru sebagai pendidik yang amanah dalam menyampaikan ilmu dan membimbing peserta didik. Dimensi digital menekankan pemanfaatan teknologi secara etis, kritis, dan bertanggung jawab berdasarkan prinsip kejujuran dan amanah ilmu. Dimensi spiritual menempatkan guru sebagai teladan moral dan penerus nilai kenabian yang berorientasi pada pembentukan akhlak. Dengan demikian, profil murabbi berbasis hadis dapat menjadi model kompetensi guru abad ke-21 yang memadukan profesionalitas, literasi digital, keteladanan, dan spiritualitas dalam pendidikan Islam.
Landasan Berpikir Ilmiah dalam Pendidikan Islam: Berpikir Kritis, Rasionalitas, dan Kritisisme Immanuel Kant Zaskia Miftaqhul Jannah; Noor Laila Rahmawati; Muhammad Naufal Fawwaz Alghifari; Bina Prima Panggayuh
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of globalization and modern challenges in science and technology demand that Islamic education establish a robust epistemological foundation for scientific thinking, yet the application of critical philosophical approaches within religious learning remains contested. This article aims to analyze the integration of critical thinking, rationality, and Immanuel Kant’s philosophical criticism as an epistemological framework within Islamic religious education. Utilizing a qualitative library research method, this study examines relevant academic literature to explore how these philosophical concepts can be adapted into the Islamic educational context. The findings indicate that Kant’s criticism, which offers a synthesis between rationalism and empiricism, provides a systematic and objective basis for modern scientific paradigms. However, PAI application faces challenges reconciling reason with revelation and perceptions of secularism, while offering opportunities for rationality and digital literacy. Proportional application can enrich PAI while preserving Islamic values.
Validitas Media PAPEMBA untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I Sekolah Dasar Nabila Nur Bintang Maharani; Novialita Angga Wiratama; Sri Cacik
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early reading skills are the foundation of literacy that determines the success of students' learning at the next level of education. This study aims to analyze the validity level of PAPEMBA (Indonesian Beginning Reading Learning Board) media as an interactive board-based learning media developed to improve the initial reading ability of elementary school grade I students. The research uses a quantitative descriptive approach with data obtained through validation sheets of material experts and media experts. The validation results showed that PAPEMBA media obtained an overall average of 82.67% with a very valid category. In detail, validation by linguists obtained a score of 89% (very valid), media experts of 89% (very valid), and material experts of 70% (valid). These findings show that PAPEMBA media is suitable for use in learning to read in elementary school grade I, with several improvements in the material aspect to be more optimal in supporting the achievement of learning goals.
Literasi Digital Guru Sekolah Dasar untuk Pembelajaran Bermakna di Era Kecerdasan Buatan Mutiara Rahmadani; Rana Nazihah; Ira Destria Midasmara
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is an increasingly important competence for elementary education because students need to access, evaluate, create, and communicate information safely and critically. This article aims to examine the role of teachers’ digital literacy and technological competence in supporting meaningful learning and to formulate practical implications for Primary School Teacher Education (PGSD) students. The study used a narrative literature review of accessible peer-reviewed articles, systematic reviews, meta-analyses, and authoritative UNESCO documents. The reviewed evidence indicates that digital literacy in elementary schools is related to students’ ability to manage information, participate in digital environments, protect personal data, and use technology responsibly. Digital media, educational games, web-based learning, and project-based activities can support engagement and learning when they are aligned with pedagogical objectives. At the same time, AI requires additional attention to teacher readiness, ethics, verification, privacy, and human agency. The article concludes that PGSD programs should develop digital and AI literacy as part of pedagogical competence rather than as mere technical skills.
Transformasi Pembelajaran Sekolah Dasar melalui Integrasi Artificial Intelligence di Era Digital Azizah Islamiyah; Intan Widya Sari; Dhesinta Adelya
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has emerged as a technology with significant potential to transform elementary school learning, particularly in learning planning, media development, personalization, and student engagement. This study aims to analyze the opportunities, benefits, challenges, and implications of AI implementation in elementary school learning. This study employed a qualitative literature review approach by collecting secondary data from relevant scientific journal articles and educational documents concerning AI, elementary education, learning media, and teacher competencies. The findings indicate that AI can improve teacher efficiency and creativity, support adaptive and interactive learning media, and provide opportunities to develop students’ critical thinking, creativity, literacy, numeracy, and problem-solving skills. However, its implementation is constrained by teachers’ digital competencies, limited infrastructure, inadequate training, information accuracy, ethical concerns, and data security. Therefore, AI should be positioned as a learning support tool rather than a replacement for teachers. Effective implementation requires teacher competence, adequate infrastructure, continuous training, and responsible use
Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Pertunjukan Randai di Sanggar Minang Saiyo Desa Ibul Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi Sisla Olivia
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap kekayaan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam seni pertunjukan tradisional randai, khususnya yang berkembang di Sanggar Minang Saiyo, Desa Ibul, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi. Randai sebagai seni pertunjukan tradisional Minangkabau tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan nonformal yang sarat nilai-nilai luhur pembentuk karakter, terutama bagi generasi muda. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo Desa Ibul. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian, yaitu tokoh adat, ketua sanggar, pemusik, dan anggota randai Sanggar Minang Saiyo. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo mengandung tujuh nilai pendidikan yang saling berkaitan, yaitu nilai kebersamaan (gotong royong), disiplin, kreativitas dan inovasi, keberanian, moral, menghargai budaya dan warisan, serta rasa empati. Ketujuh nilai tersebut tersampaikan secara terpadu melalui rangkaian pertunjukan, mulai dari cerita, lawak, tarian atau joget, music, dan lagu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo berperan sebagai media pendidikan nonformal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Ibul
Analisis Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Tingkat Kecemasan Matematika Siswa Sekolah Dasar Dea Rahmawati; Devina; Ika Lesmana Putri
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap tingkat kecemasan matematika pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur (literature review). Matematika merupakan disiplin ilmu fundamental yang memerlukan kemampuan berpikir kritis dan sistematis; namun, fenomena kecemasan matematika (mathematics anxiety) sering menjadi hambatan psikologis yang menghambat capaian kognitif siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berperan sebagai variabel kunci dalam membentuk resiliensi emosional anak. Pola asuh demokratis yang mengedepankan komunikasi responsif dan kehangatan emosional terbukti efektif dalam memitigasi kecemasan, sedangkan pola asuh otoriter, permisif, maupun lalai cenderung meningkatkan tekanan psikologis dan rasa tidak aman anak dalam menghadapi persoalan numerik. Meskipun banyak orang tua menyadari gejala kecemasan pada anak, studi ini menemukan adanya kesenjangan dalam strategi penanganan praktis yang diterapkan di lingkungan rumah. Dengan demikian, sinergi antara lingkungan sekolah yang inovatif dan pendampingan orang tua yang suportif sangat krusial untuk membangun ketahanan mental siswa, mengurangi disrupsi psikologis, serta mengoptimalkan potensi akademis mereka dalam belajar matematika.