cover
Contact Name
Sahrul
Contact Email
irulcom9@gmail.com
Phone
+6285237222150
Journal Mail Official
irulcom9@gmail.com
Editorial Address
Jln. Bukit Limau FA-06 Perum Permata Puri, Ngaliyan, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teaching and Learning Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30901480     DOI : https://doi.org/10.66770/tlrj
Core Subject :
Teaching and Learning Research Journal is an educational science journal with EISSN: 3090-1480 published by Permata Education. This journal publishes four editions each year in January, April, July, and November. This journal only accepts original scientific research works (not reviews) that have not been published by other media. The focus and scope of the Teaching Learning Riset Journal includes learning strategies in education, learning model design, development of learning tools, and various matters related to learning in the world of education from elementary school to higher education. Authors are invited to submit electronically via the Journal Website no more than 12 pages of the complete paper. The submitted paper must follow the author FORMAT available in the GUIDELINES.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Upaya Meningkatkan Literasi Awal pada Anak Usia 4-5 Tahun Kelompok A Melalui Media Wordwall dalam Pembelajaran Tematik Di PAUD IT Ar Risalah Ratno Ratno; Didik Ardi Santoso; Novita Sarry; Muhammad Sukiram
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i2.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penggunaan media wordwall pada pembelajaran tematik di kelompok A PAUD IT Ar Risalah, meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia 4-5 tahun kelompok A di PAUD IT Ar Risalah melalui penggunaan media wordwall dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian guru dan siswa. Data yang digunakan data kualitatif dan kuantitatif, dengan sumber data yaitu siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi dengan lembar pengamatan dan studi dokumen. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia 4-5 tahun kelompok A di PAUD IT Ar Risalah dilaksanakan melalui tahap pembukaan, inti, dan penutup. Pada tahap pembukaan wordwall digunakan untuk menarik perhatian dan membangun kesiapan belajar anak. Pelaksanaan pembelajaran ini meningkatkan hasil observasi kinerja guru dari 77,22% pada siklus I menjadi 88,33% pada siklus II, serta hasil observasi siswa dari 75,56% pada siklus I menjadi 84,72% pada siklus II. Penggunaan media wordwall dapat meningkatkan kemampuan literasi awal anak. Hal ini terlihat dari peningkatan skor rata-rata dan ketuntasan hasil belajar, yaitu pra-siklus rata-rata 8,00 dengan 33,33% tuntas, siklus I rata-rata 10,04 dengan 50% tuntas, dan siklus II rata-rata 12,46 dengan 83,33% tuntas.
Efektivitas Website sebagai Media Pembelajaran Statistik Melalui Pembelajaran Daring: Tinjauan Literatur Sahrul Sahrul; Eddi Indro Asmoro; Roro Nawang Wulan; Hery Setyowati; Ahmad Syafi'
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan website sebagai media pembelajaran statistik melalui pembelajaran daring. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, website telah menjadi salah satu platform penting dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini mengulas berbagai studi yang meneliti pengaruh penggunaan website dalam pembelajaran statistik di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan website dalam Pembelajaran daring dapat mendorong peningkatan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan hasil akademik mereka. Platform seperti Liveworksheets, Google Sites, dan Quizizz terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap materi statistik. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis website yang mengadopsi model Problem-Based Learning (PBL) juga menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar statistik siswa. Secara keseluruhan, website sebagai media pembelajaran menawarkan berbagai kelebihan, termasuk fleksibilitas waktu, kemudahan akses, dan interaktivitas yang mendukung pembelajaran yang lebih efektif. Oleh karena itu, penerapan website dalam pembelajaran daring Diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran statistik.
Transformasi Media Pembelajaran Digital terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik: Studi Literatur Muhammad Fatahul Uyun; Monica Niken Wulandari; Tugino Tugino; Mia Hafizah Tumangger; Ahnaf Tsabitul Azmi
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi media pembelajaran digital telah menjadi inovasi penting dalam dunia pendidikan modern. Kemajuan teknologi telah mengubah proses pembelajaran dari yang sebelumnya konvensional menjadi berbasis digital. Penggunaan media pembelajaran digital terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi media pembelajaran digital terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Proses identifikasi awal menemukan 67 artikel yang relevan dengan topik penelitian, dan setelah seleksi, diperoleh 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa, meningkatkan minat, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran digital juga berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar melalui video interaktif, e-learning, LMS, dan aplikasi multimedia. Penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas media pembelajaran digital dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan tingkat literasi digital. Hambatan seperti akses internet terbatas dan distraksi juga ditemukan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran digital memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa.
Strategi Pembelajaran Berbasis Pendekatan Psikologis untuk Anak Usia Dini: Studi Kasus di KB Mekar Arum Pidekso Sarwitri Sarwitri; Rustanti Rustanti; Trilestari Trilestari; Yumrotul Khasanah
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i2.106

Abstract

Pembelajaran anak usia dini perlu dirancang sesuai dengan karakteristik perkembangan psikologis anak agar proses belajar berlangsung aman, menyenangkan, dan bermakna. Dalam praktik PAUD, kegiatan belajar yang terlalu menekankan hafalan, latihan berulang, dan capaian akademik berisiko mengurangi rasa ingin tahu, kreativitas, serta kenyamanan anak dalam belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran berbasis pendekatan psikologis yang diterapkan guru dalam kegiatan belajar anak usia dini di KB Mekar Arum Pidekso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan dua guru, dan analisis dokumen modul ajar. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis pendekatan psikologis diterapkan melalui penerimaan emosi anak, penguatan positif, pembelajaran berbasis bermain, penggunaan benda konkret, pendampingan bertahap, serta penyediaan lingkungan kelas yang aman dan nyaman. Strategi tersebut membantu anak mengelola emosi, berinteraksi dengan teman sebaya, mengikuti aturan, menunjukkan kemandirian, dan terlibat dalam kegiatan belajar tanpa tekanan akademik berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa guru PAUD perlu memahami aspek psikologis anak sebelum merancang pembelajaran, sehingga kegiatan belajar dapat mendukung perkembangan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik secara seimbang.
Keterlibatan Orang Tua Dalam Pembelajaran dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Pada Keluarga Berpenghasilan Upah Minimum Regional Retno Wulandari; Putri Prihatin Ningsih; Umi Lestari; Endri Kusumastuti
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i2.108

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia dini dibentuk oleh layanan PAUD dan pengalaman belajar harian di lingkungan keluarga. Artikel ini mengkaji keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia dini pada keluarga berpenghasilan Upah Minimum Regional (UMR). Dalam tulisan ini, UMR digunakan sebagai istilah populer untuk merujuk pada standar upah minimum daerah; secara regulatif, istilah yang lebih teknis adalah Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Kajian ini menggunakan pendekatan analytical literature review dengan menelaah literatur tentang perkembangan kognitif anak usia dini, keterlibatan orang tua, lingkungan belajar rumah, status sosial ekonomi, tekanan ekonomi keluarga, serta dukungan BOP PAUD/BOSP. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua mendukung perkembangan kognitif melalui komunikasi hangat, stimulasi bahasa, permainan edukatif, eksplorasi sensorimotor, kegiatan bercerita, pengenalan angka dan bentuk, dukungan emosional, serta rutinitas harian. Pada keluarga berpenghasilan UMR, keterbatasan ekonomi dapat mengurangi akses terhadap buku, alat permainan edukatif, layanan PAUD berkualitas, dan waktu pendampingan. Pengaruh tersebut tidak selalu bersifat langsung karena kualitas interaksi keluarga dapat menjadi faktor pelindung. Artikel ini menawarkan Model Kompensasi Keterlibatan Orang Tua dalam PAUD sebagai kerangka konseptual untuk menjelaskan bagaimana keterlibatan orang tua, dengan dukungan satuan PAUD dan kebijakan BOP PAUD/BOSP, membantu anak memperoleh pengalaman belajar bermakna meskipun keluarga memiliki keterbatasan ekonomi.
Analisis Keterlambatan Bicara Pada Anak usia Dini : Faktor Penyebab Dan Solusi Intervensi Dewi Purbo; Titi Amanah; Sukur Sukur; Zuliani Istighfarihah
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern ini, keterlambatan bicara pada anak usia dini merupakan salah satu permasalahan perkembangan yang cukup sering ditemukan, keterlambatan bicara dapat mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak yaitu kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan dapat juga berpengaruh pada perkembangan akademik anak.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dokumentasi studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal terkait perkembangan bahasa pada anak, yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak usia dini serta mengidentifikasi solusi intervensi yang dapat dilakukan oleh orang tua,dan pendidik. Penelitian ini dilakukan di RA Al Madani Kota Semarang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan bicara dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor biologis, kurangnya stimulasi lingkungan, penggunaan gawai secara berlebihan, serta pola interaksi keluarga yang kurang optimal. Intervensi yang efektif meliputi stimulasi bahasa secara rutin, terapi wicara, pembatasan penggunaan gawai, peningkatan interaksi verbal antara anak dan orang tua, serta deteksi dini terhadap gangguan perkembangan. Dengan penanganan yang tepat dan dilakukan sejak dini, keterlambatan bicara dapat diminimalkan sehingga anak mampu mencapai perkembangan komunikasi yang optimal.
Tingkat Peminatan Belajar Anak Usia Dini Melaluli Penggunaan IFP (Interactive Flat Panel) Di TK Aisyiyah Wulandari Wulan; Arsih Pambudi Rahayu; Ummu Mahsunah; Achmad Soegito
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i2.111

Abstract

Anak usia dini adalah anak yang berusia 0-6 tahun, pada masa ini adalah masa keemas an pada cara berpikir anak. Pembelajaran pada lembaga PAUD adalah proses belajar bagi anak usia dini yang dilakukan melalui kegiatan bermain untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Di era modern ini perkembangan teknologi digital sangat pesat dan telah memberikan banyak pengaruh dalam berbagai aspek terutama dibidanag Pendidikan. Dengan adanya media IFP (Interactive Flat Panel) khususnya di Taman kanak-kanak dapat menawarkan metode pembelajaran interaktif pada anak usia dini. Peran guru atau pendidik sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran anak di sekolah untuk menarik minat belajar dan dapat menjadikan proses belajar menjadi menyenangkan dan juga masuk dalam semua aspek perkembangan untuk anak usia dini. Penggunaan maedia digital seperti IFP sangat membantu dalam proses kegiatan pembelajaran dan menarik minat belajar anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif diskriptif. Subjek dalam penilitihan ini adalah guru dan murid di TK Aisyiyah pada kelompok usia 4-5 tahun. Adapun tiga tahapan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan ketertarikan tinggi pada Anak Usia Dini ketika belajar menggunakan media IFP di sekolah TK Aisyiyah. Adanya perubahan yang signifikan dalam peminatan belajar anak terhadap penggunaan media IFP ini dikarenakan media ini bersifat interaktif, menarik dan menyenangkan untuk Anak Usia Dini.
Kajian Teori: Implementasi Pemberian Skor Pada Penilaian Pembelajaran Irhamni Irhamni; Nurul Hakiki; Nur Sakilah; Rahmadina Lubis; Siti Aminah
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 3 (2026): Juli
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji domain kognitif dalam proses pembelajaran serta berbagai teknik penskoran yang digunakan dalam evaluasi hasil belajar peserta didik. Domain kognitif merupakan aspek penting yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, mulai dari tingkat pengetahuan hingga kemampuan mencipta. Pengukuran domain ini memerlukan penilaian tepat agar perkembangan intelektual peserta didik dapat teridentifikasi secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik penskoran dalam evaluasi pembelajaran sangat beragam, meliputi penskoran pada tes pilihan ganda (tanpa koreksi, dengan koreksi, dan beda bobot), tes benar-salah (dengan dan tanpa denda), serta tes uraian (objektif dan non-objektif). Setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan serta harus disesuaikan dengan tujuan penilaian dan karakteristik soal. Selain domain kognitif, domain afektif juga memiliki peran penting dalam keberhasilan belajar peserta didik karena berkaitan dengan sikap, minat, dan nilai. Oleh karena itu, penilaian hasil belajar sebaiknya dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan aspek kognitif dan afektif agar diperoleh gambaran yang utuh tentang kemampuan peserta didik.
Pemanfaatan Media Digital sebagai Strategi Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini: Studi Literatur Ririn Linawati; Oktoberty Oktoberty; Monica Niken Wulandari; Mia Hafizah Tumangger; Khieng Channa
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 3 (2026): Juli
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran anak usia dini terus berkembang, namun kajian yang secara khusus mengintegrasikan berbagai bentuk media digital sebagai strategi pembelajaran matematika anak usia dini masih terbatas. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada penggunaan satu jenis media tertentu, sehingga diperlukan kajian yang memetakan manfaat dan implementasi media digital secara lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital sebagai strategi pembelajaran matematika anak usia dini berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel ilmiah yang relevan terkait media digital dan pembelajaran matematika anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital, seperti aplikasi edukasi, permainan interaktif, Wordwall, computer-assisted instruction (CAI), dan Augmented Reality (AR), mampu mendukung perkembangan matematika awal anak, meliputi pengenalan angka, konsep bilangan, pola, kemampuan berpikir simbolik, serta pemecahan masalah. Selain itu, media digital dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi strategi pembelajaran matematika yang efektif apabila diterapkan sesuai tahap perkembangan anak dan didukung oleh pendampingan guru serta orang tua.
Evaluasi Pembelajaran dalam Konteks Pendidikan: Tes, Pengukuran, dan Penilaian Annisa Annisa; Arianto Arianto; Ani Saputri; Futri Ramadani; Rahma Dani Nst; Robiatul Adawiyah
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 3 (2026): Juli
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tes pengukuran, penilaian, dan evaluasi merupakan komponen yang saling terkait namun memiliki perbedaan konseptual dan aplikatif dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengulas pengertian, fungsi, serta hubungan antara keempat istilah tersebut dalam konteks pendidikan. Evaluasi dapat dilakukan tepat waktu dan menghasilkan temuan yang memadai jika dilakukan beberapa tahapan dengan proses pembelajaran, diantaranya adalah menetapkan tujuan, memilih desain evaluasi, membuat alat evaluasi, mengumpulkan data, menginterpretasikan dan mengevaluasinya Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tes berfungsi sebagai instrumen untuk memperoleh data, pengukuran mengubah data tersebut menjadi informasi kuantitatif, dengan penilaian menafsirkan data untuk mengetahui tingkat pencapaian belajar, sedangkan evaluasi merupakan proses sistematis dalam memberikan pertimbangan dan keputusan berdasarkan data yang telah dianalisis. Keempat komponen ini penting untuk memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran, meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan, serta memberikan umpan balik bagi guru, siswa, dan lembaga pendidikan. Dengan memahami perbedaan dan keterkaitan antar komponen, pelaksanaan evaluasi pembelajaran dapat berjalan lebih objektif, menyeluruh, dan bermakna.